<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#kebakaranbadung &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/kebakaranbadung/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Sun, 23 Aug 2020 08:40:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>#kebakaranbadung &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kandang Ayam dan Kandang Babi Terbakar, Kerugian Rp 300 Juta Lebih</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/kandang-ayam-dan-kandang-babi-terbakar-kerugian-rp-300-juta-lebih/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kandang-ayam-dan-kandang-babi-terbakar-kerugian-rp-300-juta-lebih</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/kandang-ayam-dan-kandang-babi-terbakar-kerugian-rp-300-juta-lebih/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[dev]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Aug 2020 08:40:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Badung]]></category>
		<category><![CDATA[Pemda Badung]]></category>
		<category><![CDATA[#badung]]></category>
		<category><![CDATA[#damkarbadung]]></category>
		<category><![CDATA[#kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[#kebakaranbadung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://baliglobalnews.com/?p=5873</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="960" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/bakar2.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/bakar2.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/bakar2-300x225.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/bakar2-1024x768.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/bakar2-768x576.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/bakar2-86x64.jpg 86w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>Badung, Baliglobalnews Kebakaran hebat terjadi pada kandang ayam dan kandang babi milik I Nyoman Widiana (46) di Banjar Padang, Gang Padang Sari, Kerobokan, Kuta Utara, pada Sabtu&#160;&#160;(22/8)&#160;pukul&#160;11.20. Kobaran api tidak hanya menghanguskan kandang babi dan kandang ayam beserta 50 ekor ayam aduan, juga membakar satu unit mobil Toyota Kijang&#160;Kapsul DK 1157 CB,&#160;1 unit sepeda motor&#160;&#160;Honda [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="960" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/bakar2.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/bakar2.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/bakar2-300x225.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/bakar2-1024x768.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/bakar2-768x576.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/bakar2-86x64.jpg 86w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>
<p>Badung, Baliglobalnews</p>



<p>Kebakaran hebat terjadi pada kandang ayam dan kandang babi milik I Nyoman Widiana (46) di Banjar Padang, Gang Padang Sari, Kerobokan, Kuta Utara, pada Sabtu&nbsp;&nbsp;(22/8)&nbsp;pukul&nbsp;11.20.</p>



<p>Kobaran api tidak hanya menghanguskan kandang babi dan kandang ayam beserta 50 ekor ayam aduan, juga membakar satu unit mobil Toyota Kijang&nbsp;Kapsul DK 1157 CB,&nbsp;1 unit sepeda motor&nbsp;&nbsp;Honda Prima&nbsp;tahun&nbsp;89 DK 4814 FA dan seluruh bangunan.&nbsp;Selain itu, api juga menyambar rumah kos milik tetangga korban di sebelah utara, I Dewa Sedana (60). Tidak ada korban jiwa dilaporkan pada kebakaran tersebut.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="768" height="1024" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/bakar-768x1024.jpg" alt="" class="wp-image-5875" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/bakar-768x1024.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/bakar-225x300.jpg 225w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/bakar.jpg 960w" sizes="(max-width: 768px) 100vw, 768px" /><figcaption>Bali Global News/ist

Kebakaran yang terjadi di kandang ayam dan kandang babi serta merabat ke rumah kos sebelahnya di Banjar Padang, Gang Padang Sari, Kerobokan, Kuta Utara, pada Sabtu  (22/8) pukul 11.20</figcaption></figure>



<p>Kasus kebakaran tersebut kemudian dilaporkan ke&nbsp;Polsek Kuta Utara. Informasi yang dihimpun di Polsek Kuta Utara menyebutkan kebakaran pertama kali dilihat seorang saksi, Bayu Suyasa (30)&nbsp;sedang&nbsp;berada di&nbsp;rumah. Dia mendapat telepon dari warga sekitar&nbsp;yang&nbsp;meminta bambu untuk membuat layangan.&nbsp;Saksi pun keluar rumah. Akan tetapi, dari lantai dua rumahnya dia melihat di arah selatan sangat terang bukan karena cahaya lampu. Saksi pun merasa ada sesuatu terjadi di tempat kandang ayam milik ayahnya itu. Seketika saksi langsung turun menuju kandang dan melihat api sudah berkobar besar.&nbsp;Saksi mencoba membuka pintu pagar dan berteriak dan warga berdatangan untuk membantu memadamkan,&nbsp;namun api terlalu besar.</p>



<p>Saksi lainnya, I Kadek Prema (23), menyebutkan pada pukul 23.20 wita dia sedang tiduran di kamar lantai 2 yang berada di sebelah utara kandang ayam. Mahasiswa itu lalu mendengar suara benda bergesekan. Semula dia mengira suara tersebut berasal dari kipas angin dalam kamarnya. Saksi melihat ke jendela dan terlihat api sudah membubung tinggi dan besar dari kandang ayam sebelah selatan kamarnya.&nbsp;Dia&nbsp;pun&nbsp;berteriak. Seketika itu orangtuanya datang menuju kamarnya dan membantu untuk menobrak pintu kamar kosan sebelah barat,&nbsp;karena tidak ada penghuni.&nbsp;Mereka&nbsp;lantas&nbsp;mengeluarkan semua barang milik penghuni kamar kos.&nbsp;Setelah semua barang dikeluarkan,&nbsp;saksi&nbsp;lantas&nbsp;menelpon pemadam kebakaran.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="768" height="1024" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/bakar1-768x1024.jpg" alt="" class="wp-image-5874" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/bakar1-768x1024.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/bakar1-225x300.jpg 225w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/bakar1.jpg 960w" sizes="(max-width: 768px) 100vw, 768px" /><figcaption>Bali Global News/ist

Kebakaran yang terjadi di kandang ayam dan kandang babi serta merabat ke rumah kos sebelahnya di Banjar Padang, Gang Padang Sari, Kerobokan, Kuta Utara, pada Sabtu ,(22/8) pukul 11.20.</figcaption></figure>



<p>Penyebab kebakaran diduga berasal dari korsleting arus listrik  di kandang ayam. Pasalnya, di tempat itu banyak tikus dan mesin penetas telur selalu menyala. Pukul 11.28, Pemadam Kebakaran Pos Kunti Seminyak tiba di TKP dan berusaha memadamkan api. Api baru dapat dijinakkan oleh Petugas Damkar pada pukul 24.15 dengan mengerahkan 5 Unit mobil Damkar Badung.  Kerugian material diperkirakan Rp 350.000.000. (bgn/hms)20082315</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/kandang-ayam-dan-kandang-babi-terbakar-kerugian-rp-300-juta-lebih/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
