<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>kasuspembunuhan &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/kasuspembunuhan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Mon, 29 Aug 2022 11:56:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>kasuspembunuhan &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Polda Bali Ungkap Kasus Pembunuhan Pegawai Bank</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/polda-bali-ungkap-kasus-pembunuhan-pegawai-bank/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=polda-bali-ungkap-kasus-pembunuhan-pegawai-bank</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/polda-bali-ungkap-kasus-pembunuhan-pegawai-bank/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Aug 2022 11:56:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Bali]]></category>
		<category><![CDATA[kasuspembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[poldabali]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=55904</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="853" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/08/16617709304526049365330680959239.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/08/16617709304526049365330680959239.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/08/16617709304526049365330680959239-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/08/16617709304526049365330680959239-1024x682.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/08/16617709304526049365330680959239-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/08/16617709304526049365330680959239-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Polda Bali mengungkap kasus pembunuhan yang jasadnya ditemukan di got di Jalan Raya Denpasar &#8211; Gilimanuk di Desa Melaya, Jembrana, Senin (29/8). Pelaku ditangkap di Bandar Lampung pada Sabtu (27/8). Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Stefanus Satake Bayu Setianto, mengungkapkan dari pengakuan pelaku berinisial NSP (40) dan RN (28) diketahui motif pembunuhan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="853" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/08/16617709304526049365330680959239.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/08/16617709304526049365330680959239.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/08/16617709304526049365330680959239-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/08/16617709304526049365330680959239-1024x682.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/08/16617709304526049365330680959239-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/08/16617709304526049365330680959239-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Polda Bali mengungkap kasus pembunuhan yang jasadnya ditemukan di got di Jalan Raya Denpasar &#8211; Gilimanuk di Desa Melaya, Jembrana, Senin (29/8). Pelaku ditangkap di Bandar Lampung pada Sabtu (27/8).</p>



<p>Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Stefanus Satake Bayu Setianto, mengungkapkan dari pengakuan pelaku berinisial NSP (40) dan RN (28) diketahui motif pembunuhan ini adalah faktor ekonomi, karena kedua pelaku ingin menguasai harta Gusti Mirah berupa mobil Honda Brio.</p>



<p>&#8220;Sang pelaku berinisial NSP bekerja sama dengan temannya RN untuk menguasai harta Mirah Lestari yaitu 1 unit mobil Honda Brio,&#8221; katanya.</p>



<p>Pelaku, kata dia, merupakan kekasih korban Gusti Mirah Lestari, awalnya mengajak Gusti Mirah untuk berjalan-jalan dan makan-makan di daerah Jimbaran.</p>



<p>Setelah makan-makan, pelaku mengakui bahwa Gusti Mirah dieksekusi di dalam mobil dalam keadaan mobil masih melaju di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk. &#8220;Barang bukti yang kita sita dalam kasus pembunuhan ini yaitu 1 unit mobil Honda Brio Satya DK 1792 FAL dan 2 unit HP milik korban,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Gusti Agung Mirah Lestari merupakan wanita berusia 42 tahun, yang diketahui merupakan seorang pegawai bank di Gianyar.</p>



<p>Pelaku pembunuhan Mirah Lestari dijerat dengan tindak pidana pencurian dan kekerasan yang menyebabkan hilangnya nyawa yaitu pasal 349 KUHP dan 338 KUHP Junto 55 KUHP dan 365 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal yaitu hukuman mati.</p>



<p>Dia menyebutkan kejadian ini berawal pada hari Minggu (21/8) keluarga melaporkan orang hilang di Polres Badung. Lalu pada Selasa (23/8) masyarakat melaporkan adanya penemuan jenasah di jalan sekitar Melaya mendekat ke arah Gilimanuk pukul 01.00 Wita. TKP penemuan jasad ini adalah dekat selokan Jalan Denpasar-Gilimanuk, Banjar Sumbersari Desa Melaya, Kecamatan Melaya, Jembrana.</p>



<p>Dari olah TKP dan berdasarkan kamera CCTV diketahui bahwa mobil korban melintas menyeberangi Gilimanuk pada Minggu (21/8) pukul 23.00 Wita.</p>



<p>Pelaku NSP bertugas menyetir, sementara itu posisi korban berada di sebelah NSP. Sedangkan pelaku RN bertugas melakukan eksekusi dari kursi belakang.</p>



<p>RN mencekik korban menggunakan tas yang dipakai RN. Mirah Lestari pun dilumpuhkan hingga meninggal dunia. Selanjutnya mayat dibuang di sekitar Jalan Raya Melaya. Sementara handphone korban dibuang di daerah Tabanan. Pelaku pun segera melarikan diri dan menjual mobil Mirah Lestari di Boyolali.</p>



<p>Dari CCTV ditelusuri jejak pelaku dan dilakukan pengejaran oleh polisi hingga di Banyuwangi lalu ke Situbondo. Pihak kepolisian pun mendapat info bahwa kendaraan ada di Boyolali dan sudah berpindah tangan serta berganti nomor polisi.</p>



<p>Mobil milik korban pun dijual seharga Rp 25 juta. &#8220;Dari pengakuan NSP, dari hasil penjualan mobil tersebut dia mendapatkan uang Rp 10 juta dan RN mendapat bagian Rp 15 juta. Selanjutnya pelaku bergeser ke Jakarta. Polisi terus mengejar pelaku yang posisinya terus berpindah-pindah. Terakhir, pelarian pelaku pun terhenti di Lampung,&#8221; terangnya. (bgn008)22082910</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/polda-bali-ungkap-kasus-pembunuhan-pegawai-bank/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polresta Denpasar dalami dugaan kasus pembunuhan seorang wanita</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/polresta-denpasar-dalami-dugaan-kasus-pembunuhan-seorang-wanita/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=polresta-denpasar-dalami-dugaan-kasus-pembunuhan-seorang-wanita</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/polresta-denpasar-dalami-dugaan-kasus-pembunuhan-seorang-wanita/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Jan 2021 03:26:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[dalamidugaankasus]]></category>
		<category><![CDATA[kasuspembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[polrestadenpasar]]></category>
		<category><![CDATA[seorangwanita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=21205</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG_20201231_135356.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG_20201231_135356.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG_20201231_135356-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG_20201231_135356-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG_20201231_135356-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Polresta Denpasar beserta jajaran sedang mendalami dugaan kasus pembunuhan seorang wanita bernama Dwi Farica Lestari (23) yang terjadi di sebuah indekos di daerah Denpasar Selatan, Bali.  &#8220;Masih kami dalami kasusnya, banyak kemungkinan ada beberapa yang kami curigai coba kerucutkan untuk bukti-bukti yang ada,&#8221; kata Kapolresta Denpasar Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan saat ditemui [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG_20201231_135356.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG_20201231_135356.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG_20201231_135356-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG_20201231_135356-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG_20201231_135356-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Polresta Denpasar beserta jajaran sedang mendalami dugaan kasus pembunuhan seorang wanita bernama Dwi Farica Lestari (23) yang terjadi di sebuah indekos di daerah Denpasar Selatan, Bali. </p>



<p>&#8220;Masih kami dalami kasusnya, banyak kemungkinan ada beberapa yang kami curigai coba kerucutkan untuk bukti-bukti yang ada,&#8221; kata Kapolresta Denpasar Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan saat ditemui di Polsek Denpasar Selatan, Kamis (21/1)</p>



<p>Ia mengatakan bahwa seluruh prosesnya masih didalami baik dari CCTV dan keterangan saksi-saksi. &#8220;Dari CCTV itu kami lakukan untuk mengecek dan memperjelas indikasi dugaan pelaku,&#8221; katanya pula. Selanjutnya, terkait indikasi terduga pelaku merupakan ojek online atau tidak, saat ini masih dilakukan penyelidikan ke beberapa penyedia ojek online. &#8220;Dari rekaman CCTV ada beberapa yang dikumpulkan untuk keperluan identitas pelaku. Dari pihak ojek online kooperatif dalam penyelidikan,&#8221; ujar Kapolresta lagi. </p>



<p>Kapolresta membenarkan bahwa korban bekerja sebagai penyedia jasa prostitusi online. Menurut dia, korban telah berada di Bali sejak Kamis (14/1), dua hari sebelum kejadian. Selain itu, pelaku yang saat ini masih dalam pencarian, diduga adalah orang ke lima yang ada ke tempat kejadian perkara (TKP). </p>



<p>Kasus pembunuhan tersebut terjadi pada Sabtu (16/1) pukul 02.30 WITA, di sebuah kamar indekos Jalan Tukad Batanghari Gang X No 12 Panjer, Denpasar Selatan, Bali. Saat kejadian, teman korban bernama Dianty (22) sempat makan bersama korban sekitar pukul 01.20 WITA. Kemudian, setelah makan, korban korban masuk ke kamarnya. Sekitar pukul 01.40 WITA, saksi Dianty terjaga dari tidur karena ada suara teriakan dan berisik berupa bunyi suara kaki. Lalu, karena saksi merasa tidak enak selanjutnya saksi Dianty bertanya kepada korban melalui aplikasi <em>whatsapp</em>. Namun korban tidak meresponsnya. Selanjutnya, karena saksi Dianty merasa takut terjadi sesuatu, lalu menghubungi penjaga rumah indekos untuk menemaninya mengecek kondisi korban. Ketika penjaga indekos mengecek kamar korban, ditemukan banyak darah di lantai dan ditemukan korban dalam kondisi tidak bernyawa lagi.(bgn123)21012208</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/polresta-denpasar-dalami-dugaan-kasus-pembunuhan-seorang-wanita/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
