<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#kasusDBD &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/kasusdbd/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Wed, 18 Jan 2023 12:29:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>#kasusDBD &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kasus DBD Meningkat, Dinkes Denpasar Gencarkan PSN dan Ajak Masyarakat Pantau Jentik Nyamuk</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/kasus-dbd-meningkat-dinkes-denpasar-gencarkan-psn-dan-ajak-masyarakat-pantau-jentik-nyamuk/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kasus-dbd-meningkat-dinkes-denpasar-gencarkan-psn-dan-ajak-masyarakat-pantau-jentik-nyamuk</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/kasus-dbd-meningkat-dinkes-denpasar-gencarkan-psn-dan-ajak-masyarakat-pantau-jentik-nyamuk/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Jan 2023 12:29:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[#kasusDBD]]></category>
		<category><![CDATA[dinkesdenpasar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=64561</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1200" height="1600" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/01/IMG-20230118-WA0075.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/01/IMG-20230118-WA0075.jpg 1200w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/01/IMG-20230118-WA0075-225x300.jpg 225w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/01/IMG-20230118-WA0075-768x1024.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/01/IMG-20230118-WA0075-1152x1536.jpg 1152w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Denpasar mengalami peningkatan sejak Desember 2022. Dimana pada November hanya ada 58 kasus dan Desember meningkat menjadi 201 kasus. Pada bulan Januari 2023 diprediksi lonjakan kasus DBD masih akan terjadi. Pasalnya, hingga 17 Januari 2023 terdata ada sebanyak 102 kasus. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1200" height="1600" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/01/IMG-20230118-WA0075.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/01/IMG-20230118-WA0075.jpg 1200w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/01/IMG-20230118-WA0075-225x300.jpg 225w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/01/IMG-20230118-WA0075-768x1024.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/01/IMG-20230118-WA0075-1152x1536.jpg 1152w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Denpasar mengalami peningkatan sejak Desember 2022.</p>



<p>Dimana pada November hanya ada 58 kasus dan Desember meningkat menjadi 201 kasus. Pada bulan Januari 2023 diprediksi lonjakan kasus DBD masih akan terjadi. Pasalnya, hingga 17 Januari 2023 terdata ada sebanyak 102 kasus.</p>



<p>Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, Anak Agung Ayu Candrawati. &#8220;Jika dilihat dari tren per bulan tahun 2022, memang ada lonjakan kasus pada Desember 2022. Januari ada peningkatan kasus juga karena sampai pertengahan bulan sudah ada 102 kasus,&#8221; katanya pada Rabu (18/1/2023).</p>



<p>Adanya peningkatan kasus ini menurutnya disebabkan oleh cuaca yang tidak menentu kadang hujan dan kadang panas. Hal ini menyebabkan banyak air tergenang di tempat penampungan dan menjadi habitat perkembangbiakan nyamuk. Apalagi saat ini masyarakat belum terlalu menyadari hal tersebut.</p>



<p>&#8220;Penularannya sangat cepat, misal ada kasus dan darah penderita dihisap nyamuk penyebab DBD maka akan cepat menular,&#8221; katanya.</p>



<p>Terkait langkah antisipasi penyebaran DBD ini jajarannya gencarkan melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN), penaburan Abate dan&nbsp;&nbsp; diperlukan peran serta masyarakat melalui gerakan 3 M plus. Karena pencegahan DBD tak akan bisa dilakukan apabila hanya dengan mengandalkan foging.</p>



<p>&#8220;Langkah yang bisa dilakukan sangat simpel, cukup gerakan 3M atau Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) itu paling efektif efisien,&#8221; katanya.</p>



<p>Pihaknya mengimbau, agar di setiap rumah ada satu orang yang bertugas memantau jentik minimal seminggu sekali. &#8220;Jika ada air yang tergenang di bak mandi atau penampungan, lakukan pengurasan secara rutin minimal seminggu sekali. Sehingga masyarakat mohon kesadarannya juga, jangan hanya mengandalkan fogging saja dari kami,&#8221; katanya.</p>



<p>Ayu Candrawati menambahkan, terkait dengan pelaksanaan fogging, ada beberapa hal atau persyaratan yang harus terpenuhi.</p>



<p>Syarat untuk bisa dilakukan fogging fokus yakni ada tiga kasus dalam radius 100 meter persegi. Atau ada demam dengan penyebab tidak jelas dan saat pemeriksaan jentik ditemukan ada 20 jentik di kawasan tersebut.</p>



<p>&#8220;Karena fogging ini hanya membunuh nyamuk dewasa saja, kalau masih ada jentik nanti akan tumbuh jadi nyamuk dewasa lagi, sehingga tidak mungkin foging terus-terusan,&#8221; katanya.</p>



<p>Selain itu, kata dia, ada beberapa efek samping terhadap kesehatan jika dilakukan terus menerus di satu wilayah. &#8220;Fogging juga harus dilakukan oleh petugas khusus yang terlatih agar pencampuran dosisnya sesuai,&#8221; paparnya. (bgn003)23011814</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/kasus-dbd-meningkat-dinkes-denpasar-gencarkan-psn-dan-ajak-masyarakat-pantau-jentik-nyamuk/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tekan Peningkatan Kasus DBD, Kelurahan Panjer Fogging Fokus Wilayah</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/tekan-peningkatan-kasus-dbd-kelurahan-panjer-fogging-fokus-wilayah/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=tekan-peningkatan-kasus-dbd-kelurahan-panjer-fogging-fokus-wilayah</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/tekan-peningkatan-kasus-dbd-kelurahan-panjer-fogging-fokus-wilayah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Nov 2022 12:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#kasusDBD]]></category>
		<category><![CDATA[#panjer]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=60269</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="720" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/11/IMG-20221125-WA0076.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/11/IMG-20221125-WA0076.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/11/IMG-20221125-WA0076-300x169.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/11/IMG-20221125-WA0076-1024x576.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/11/IMG-20221125-WA0076-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Guna menekan peningkatan kasus demam berdarah dengue (DBD), Kelurahan Panjer melaksanakan fogging focus yakni pengasapan dengan fokus lokasi dalam radius tertentu pada Jumat (25/11/2022). Kegiatan tersebut melibatkan staf kelurahan dan seluruh kepala lingkungan beserta petugas fogging yang ada di lingkungan Kelurahan Panjer. Lokasi yang disasar adalah Lingkungan Bekul, dimana ditemukan 13 kasus DBD [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="720" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/11/IMG-20221125-WA0076.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/11/IMG-20221125-WA0076.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/11/IMG-20221125-WA0076-300x169.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/11/IMG-20221125-WA0076-1024x576.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/11/IMG-20221125-WA0076-768x432.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Guna menekan peningkatan kasus demam berdarah dengue (DBD), Kelurahan Panjer melaksanakan fogging focus yakni pengasapan dengan fokus lokasi dalam radius tertentu pada Jumat (25/11/2022).</p>



<p>Kegiatan tersebut melibatkan staf kelurahan dan seluruh kepala lingkungan beserta petugas fogging yang ada di lingkungan Kelurahan Panjer. Lokasi yang disasar adalah Lingkungan Bekul, dimana ditemukan 13 kasus DBD pads Oktober 2022.</p>



<p>Lurah Panjer, Ari Budi, saat dihubungi&nbsp; mengatakan tujuan dari fogging fokus adalah untuk membunuh sebagian besar vektor infektif nyamuk DBD dengan cepat, sehingga rantai penularan segera dapat diputuskan.</p>



<p>&#8220;Kita ketahui curah hujan yang tinggi mengakibatkan banyaknya genangan air di tempat-tempat yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk Aedes Aegypti seperti ban dan botol bekas. Oleh karena itu, kami mengimbau kepada masyarakat agar rutin melakukan pemberantasan sarang nyamuk dengan melaksanakan gotong-royong di rumah dan lingkungan sekitar melalui 3M Plus (menguras bak penampungan air, menutup tempat penampungan air, dan mendaur ulang barang-barang bekas yang dapat menampung air) plus melakukan pemantauan jentik dan menaburkan bubuk larvasida.</p>



<p>Dengan dilaksanakan kegiatan fogging focus ini kasus DBD di Kelurahan Panjer tidak bertambah secara signifikan, sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa Fogging bukanlah satu-satunya cara untuk menekan terjadinya kasus DBD, cara efektif lainnya yakni dengan melakukan gerakan pemberantasan sarang nyamuk sebagai tindakan preventif,&#8221; ujarnya. (bgn003)22112508</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/tekan-peningkatan-kasus-dbd-kelurahan-panjer-fogging-fokus-wilayah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
