<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>kajiulang &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/kajiulang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Mon, 28 Jun 2021 04:12:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>kajiulang &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Orang tua di Kupang minta pemerintah kaji ulang sekolah tatap muka</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/orang-tua-di-kupang-minta-pemerintah-kaji-ulang-sekolah-tatap-muka/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=orang-tua-di-kupang-minta-pemerintah-kaji-ulang-sekolah-tatap-muka</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/orang-tua-di-kupang-minta-pemerintah-kaji-ulang-sekolah-tatap-muka/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gusde]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Jun 2021 04:12:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[kajiulang]]></category>
		<category><![CDATA[kupang]]></category>
		<category><![CDATA[orangtua]]></category>
		<category><![CDATA[pandemicovid19]]></category>
		<category><![CDATA[sekolahtatapmuka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=33785</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="505" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/NTT.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/NTT.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/NTT-300x189.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/NTT-768x485.jpg 768w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Nasional, Baliglobalnews Para orang tua wali murid di Kota Kupang mendesak pemerintah untuk mengkaji kembali rencana pembukaan sekolah tatap muka di tengah meningkatnya kasus COVID-19 di ibu Kota Provinsi Nusa Tenggara Timur itu. &#8220;Sebagai orang tua tentu kami ingin yang terbaik buat anak. Kami dukung jika ada sekolah tatap muka lagi, namun jika diperhatikan saat ini kasus [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="505" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/NTT.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/NTT.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/NTT-300x189.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/NTT-768x485.jpg 768w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Nasional, Baliglobalnews</p>



<p>Para orang tua wali murid di Kota Kupang mendesak pemerintah untuk mengkaji kembali rencana pembukaan sekolah tatap muka di tengah meningkatnya kasus COVID-19 di ibu Kota Provinsi Nusa Tenggara Timur itu.</p>



<p>&#8220;Sebagai orang tua tentu kami ingin yang terbaik buat anak. Kami dukung jika ada sekolah tatap muka lagi, namun jika diperhatikan saat ini kasus COVID-19 makin meningkat, karena itu pemerintah perlu mengkaji ulang lagi hal ini,&#8221; kata Palce Amalo warga Kelurahan Liliba, Kota Kupang saat ditemui di Kupang, Senin.</p>



<p>Menurut dia, saat ini kasus COVID-19 di daerah itu semakin mengkhawatirkan, dari sebelumnya jumlah COVID-19 di Kota Kupang hanya berada dikisaran 0,5 persen, pekan lalu prosentase itu meningkat menjadi 3 persen.</p>



<p>Hal ini cukup mengkhawatirkan karena menurut dia jika tidak dijaga dengan baik, akan muncul klaster baru di lingkup sekolah, apalagi dengan adanya virus COVID-19 varian baru.</p>



<p>Palce juga mengatakan bahwa memang sebelumnya pemerintah Kota Kupang sudah memberikan surat keterangan dan ditanda-tangan oleh sejumlah orang tua wali murid bahwa mengizinkan agar sekolah tatap muka bisa kembali dilakukan.</p>



<p>&#8220;Tetapi dengan kasus yang terus bertambah ini menurut saya, kesepakatan itu dibatalkan dulu, sambil menunggu situasi dan kondisi yang benar-benar baik,&#8221; tambah dia.</p>



<p>Hal yang sama juga diungkapkan seorang kepala rumah tangga di Kota Kupang, Yuven Nitano. Menurut dia, ada baiknya pemerintah juga memperhatikan kondisi COVID-19 di Kota Kupang saat ini yang terus meningkat.</p>



<p>&#8220;Sebelum jumlah kasus COVID-19 di Kota Kupang ini terus meningkat istri saya sudah tanda tangan surat di atas meterai 10.000 dan menyatakan orang tua bersedia sekolah tatap muka,&#8221; ujar dia.</p>



<p>Apalagi di kawasan Oesapa tempat tinggal dirinya bersama keluarga masuk dalam kawasan zona merah sehingga penerapan protokol kesehatan harus ditingkatkan di Kota itu.</p>



<p>Untuk diketahui berdasarkan data dari gugus tugas percepatan penanganan (GTPP) COVID-19 Kota Kupang, pada Minggu (27/6) kemarin jumlah kasus COVID-19 sudah mencapai 7.342 kasus, dengan jumlah kenaikan sebesar 53 orang.</p>



<p>Saat ini yang masih dirawat mencapai 313 orang. Mengalami kenaikan kasus sebesar 35 orang dibandingkan pada Sabtu (26/6) lalu yang jumlah yang dirawat 278 orang.(bgn123)21062808</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/orang-tua-di-kupang-minta-pemerintah-kaji-ulang-sekolah-tatap-muka/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
