<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#jawabarat &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/jawabarat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Thu, 26 Nov 2020 06:33:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>#jawabarat &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Polisi naikkan kasus kerumunan Rizieq Shihab di Bogor ke penyidikan</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/polisi-naikkan-kasus-kerumunan-rizieq-shihab-di-bogor-ke-penyidikan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=polisi-naikkan-kasus-kerumunan-rizieq-shihab-di-bogor-ke-penyidikan</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/polisi-naikkan-kasus-kerumunan-rizieq-shihab-di-bogor-ke-penyidikan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[kris008]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Nov 2020 06:33:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kepolisian]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#jawabarat]]></category>
		<category><![CDATA[covid19]]></category>
		<category><![CDATA[habibrizieq]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=15706</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG_20201126_084404-01.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG_20201126_084404-01.jpeg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG_20201126_084404-01-300x200.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG_20201126_084404-01-768x512.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG_20201126_084404-01-450x300.jpeg 450w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Nasional, Baliglobalnews Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Barat menaikkan status perkara dugaan pelanggaran protokol kesehatan dalam kegiatan Rizieq Shihab di Megamendung, Bogor, Jawa Barat, ke tahap penyidikan. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat Kombes Pol CH Patoppoi mengatakan penetapan itu dilakukan setelah pihaknya melakukan gelar perkara dan memeriksa sebanyak 12 orang dalam rangka [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG_20201126_084404-01.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG_20201126_084404-01.jpeg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG_20201126_084404-01-300x200.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG_20201126_084404-01-768x512.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG_20201126_084404-01-450x300.jpeg 450w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Nasional, Baliglobalnews</p>



<p>Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Barat menaikkan status perkara dugaan pelanggaran protokol kesehatan dalam kegiatan Rizieq Shihab di Megamendung, Bogor, Jawa Barat, ke tahap penyidikan. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat Kombes Pol CH Patoppoi mengatakan penetapan itu dilakukan setelah pihaknya melakukan gelar perkara dan memeriksa sebanyak 12 orang dalam rangka penyelidikan sejak sepekan lalu. </p>



<p>&#8220;Kita sudah minta klarifikasi 15 orang, dari seluruhnya, 12 orang hadir, tiga orang tidak hadir, dua orang tanpa keterangan, satu tidak hadir karena terkonfirmasi COVID-19, penyidik juga sudah mengundang ahli epidemiolog, penyidik juga menganalisa CCTV di TKP (tempat kejadian perkara),&#8221; kata Patoppoi di Polda Jawa Barat, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis.</p>



<p> Berdasarkan pemeriksan tersebut, menurutnya polisi menemukan fakta bahwa pada saat adanya kegiatan Rizieq Shihab, Kabupaten Bogor masih menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pra Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Adapun kegiatan Rizieq Shihab itu berlangsung di Pondok Pesantren Alam Agrikultural Markaz Syariah DPP FPI, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jumat (13/12) lalu. </p>



<p>Kegiatan itu berlangsung dengan berkerumunnya warga pada saat kedatangan Rizieq Shihab. Dalam penerapan PSBB pra AKB itu, menurutnya ada sejumlah aturan yang harus dipatuhi oleh warga ketika menggelar kegiatan yang mengundang masyarakat. Di antaranya yakni pondok pesantren boleh beroperasi, namun tidak bisa dikunjungi. Kemudian kegiatan pertemuan boleh dilakukan namun pengunjung harus dibatasi 50 persen dari total kapasitas, atau maksimal sebanyak 150 orang. </p>



<p>&#8220;Kemudian kegiatan itu diatur bahwa maksimal waktunya tiga jam, dan penyelenggara wajib membuat surat pernyataan siap mematuhi aturan, kepada Satgas COVID-19, itu aturan di Bogor,&#8221; katanya. Namun fakta di lapangan pada kegiatan Rizieq Shihab, menurutnya seluruh aturan itu diduga dilanggar. Mulai dari jumlah orang, waktu acara, hingga penyelenggara tidak membuat surat pernyataan kepada Gugus Tugas COVID-19 Bogor.</p>



<p> &#8220;Dihadiri lebih dari 150 orang, tadi sudah dijelaskan dihadiri sekitar 3.000 orang, dan lebih dari tiga jam. Dari jam 09.00 WIB pagi sampai jam 23.00 WIB,&#8221; kata Patoppoi. Maka dari itu, polisi menduga dalam kegiatan itu ada peristiwa tindak pidana berupa ada upaya menghalang-halangi upaya pemerintah dalam penanggulangan wabah COVID-19, serta dugaan pelanggaran penyelenggara kekarantinaan kesehatan. </p>



<p>&#8220;Penyidik akan melakukan penyidikan, akan memberitahu kejaksaan, dan berproses sampai nantinya kegiatan gelar penetapan tersangka,&#8221; kata Patoppoi. Adapun dalam kasus ini, polisi menggunakan Pasal 14 Ayat 1 dan Ayat 2 Undang-undang Nomor 4 Tahun 1984 tentang wabah penyakit menular, Pasal 93 Undang-undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang kekarantinaan kesehatan, dan Pasal 216 KUHP. (bgn123)20112611</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/polisi-naikkan-kasus-kerumunan-rizieq-shihab-di-bogor-ke-penyidikan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polisi ungkap motif pelaku menggunting bendera Merah Putih di Sumedang</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/polisi-ungkap-motif-pelaku-menggunting-bendera-merah-putih-di-sumedang/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=polisi-ungkap-motif-pelaku-menggunting-bendera-merah-putih-di-sumedang</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/polisi-ungkap-motif-pelaku-menggunting-bendera-merah-putih-di-sumedang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Sep 2020 12:11:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#jawabarat]]></category>
		<category><![CDATA[#NKRI]]></category>
		<category><![CDATA[#pengguntinganbendera]]></category>
		<category><![CDATA[#sumedang]]></category>
		<category><![CDATA[#UUITE]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://baliglobalnews.com/?p=8337</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="746" height="486" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/IMG_20200916_152936.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/IMG_20200916_152936.jpeg 746w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/IMG_20200916_152936-300x195.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/IMG_20200916_152936-210x136.jpeg 210w" sizes="(max-width: 746px) 100vw, 746px" /></div>Bandung, Baliglobalnews Kabidhumas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Erdi A Chaniago menjelaskan motif pelaku pengguntingan bendera Merah Putih di Sumedang yakni karena jengkel melihat anaknya membawa bendera itu kemanapun. &#8220;Ibu ini tidak memiliki motif kebencian terhadap NKRI, tapi tindakan ini karena kejengkelan kepada anaknya yang mempunyai gangguan mental yang kemanapun selalu membawa bendera merah putih [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="746" height="486" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/IMG_20200916_152936.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/IMG_20200916_152936.jpeg 746w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/IMG_20200916_152936-300x195.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/IMG_20200916_152936-210x136.jpeg 210w" sizes="auto, (max-width: 746px) 100vw, 746px" /></div>
<p>Bandung, Baliglobalnews</p>



<p>Kabidhumas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Erdi A Chaniago menjelaskan motif pelaku pengguntingan bendera Merah Putih di Sumedang yakni karena jengkel melihat anaknya membawa bendera itu kemanapun.</p>



<p>&#8220;Ibu ini tidak memiliki motif kebencian terhadap NKRI, tapi tindakan ini karena kejengkelan kepada anaknya yang mempunyai gangguan mental yang kemanapun selalu membawa bendera merah putih itu,&#8221; kata Erdi di Polda Jawa Barat, Kota Bandung, Rabu.</p>



<p>Menurut Erdi, ada tiga orang terkait kasus pengguntingan bendera Merah Putih yang diamankan dan menjalani pemeriksaan di Polres Sumedang. Tiga orang itu berinisial P yang merupakan terduga pelaku pengguntingan, dan dua orang lainnya berinisial A da DY.</p>



<p>Erdi mengatakan kini juga polisi tengah mendalami terkait unsur pidana UU ITE dalam aksi itu. Karena aksi pengguntingan bendera Merah Putih itu diketahui setelah adanya rekaman video berdurasi 29 detik yang beredar di media sosial.</p>



<p>&#8220;Yang menjadi permasalahan adalah ternyata ada yang memvideokan dan memviralkan, nah ini yang menjadi masalah,&#8221; kata Erdi.</p>



<p>Erdi belum menyebutkan siapa pelaku penyebaran ataupun pembuatan video itu. Namun yang didalami adalah dugaan ada unsur provokasi kebencian terhadap NKRI melalui media sosial.</p>



<p>&#8220;Apakah ini masuk kepada perbuatan melawan hukum atau terkait masalah informasi elektronik, penyidik sedang mencari perbuatan niat jahatnya (menyebarkan video),&#8221; katanya.</p>



<p>Sebelumnya, Kepolisian Resor (Polres) Sumedang membenarkan ada aksi pengguntingan bendera Merah Putih yang diduga dilakukan oleh sekelompok orang di Kabupaten Sumedang.</p>



<p>Kepala Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sumedang, AKP Yanto Slamet mengatakan aksi itu diketahui dari adanya rekaman video berdurasi 29 detik.</p>



<p>Dalam video itu, nampak seorang ibu dibantu sejumlah orang lainnya untuk menggunting bendera Merah Putih dengan banyak potongan dan juga ada yang merekam aksi itu dalam video. &#8220;Kronologinya kemarin melakukan patroli siber kemudian di tiktok (media sosial) ada video seperti itu, kemudian kami cari orangnya,&#8221; kata Yanto. (bgn123)20091612</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/polisi-ungkap-motif-pelaku-menggunting-bendera-merah-putih-di-sumedang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
