<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>jalurrempah &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/jalurrempah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Thu, 29 Apr 2021 15:11:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>jalurrempah &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Wabup Suiasa Dukung Pelayaran Muhibah Budaya dan Festival Jalur Rempah Digelar di Bali</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/wabup-suiasa-dukung-pelayaran-muhibah-budaya-dan-festival-jalur-rempah-digelar-di-bali/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=wabup-suiasa-dukung-pelayaran-muhibah-budaya-dan-festival-jalur-rempah-digelar-di-bali</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/wabup-suiasa-dukung-pelayaran-muhibah-budaya-dan-festival-jalur-rempah-digelar-di-bali/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gusde]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Apr 2021 15:11:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemda Badung]]></category>
		<category><![CDATA[bali]]></category>
		<category><![CDATA[jalurrempah]]></category>
		<category><![CDATA[pelayaranmuhibahbudayadanfestival]]></category>
		<category><![CDATA[wabupsuiasa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=28073</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="853" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/04/Wabup-Menerima-Audensi-7.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/04/Wabup-Menerima-Audensi-7.jpeg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/04/Wabup-Menerima-Audensi-7-300x200.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/04/Wabup-Menerima-Audensi-7-1024x682.jpeg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/04/Wabup-Menerima-Audensi-7-768x512.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/04/Wabup-Menerima-Audensi-7-450x300.jpeg 450w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>Mangupura, Baliglobalnews Wakil Bupati Badung, I Ketut Suiasa, sangat mendukung pelaksanaan kegiatan Pelayaran Muhibah Budaya dan Festival Jalur Rempah yang rencananya akan digelar di Benoa oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). &#8220;Atas nama Pemerintah dan masyarakat Badung, kami sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan budaya ini. Semoga mampu membangkitkan kembali budaya dan kearifan lokal di masing-masing [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="853" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/04/Wabup-Menerima-Audensi-7.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/04/Wabup-Menerima-Audensi-7.jpeg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/04/Wabup-Menerima-Audensi-7-300x200.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/04/Wabup-Menerima-Audensi-7-1024x682.jpeg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/04/Wabup-Menerima-Audensi-7-768x512.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/04/Wabup-Menerima-Audensi-7-450x300.jpeg 450w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>
<p>Mangupura, Baliglobalnews</p>



<p>Wakil Bupati Badung, I Ketut Suiasa, sangat mendukung pelaksanaan kegiatan Pelayaran Muhibah Budaya dan Festival Jalur Rempah yang rencananya akan digelar di Benoa oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).</p>



<p>&#8220;Atas nama Pemerintah dan masyarakat Badung, kami sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan budaya ini. Semoga mampu membangkitkan kembali budaya dan kearifan lokal di masing-masing daerah, &#8221; kata Wabup Suiasa saat menerima Tim Kemendikbud di Puspem Badung, Kamis (29/4).</p>



<p>Tim Kemendikbud dipimpin Direktur Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan Kemendikbud Restu Gunawan serta Ketua Balai Pelestarian Cagar Budaya Bali Ni Komang Aniek Purniti dan dari Balai Pelestarian Nilai Budaya Bali.</p>



<p>Menurut Suiasa, kegiatan jalur rempah ini akan kembali mengingatkan kita bersama begitu kayanya Indonesia akan&nbsp; rempah-rempah yang sudah ada sebelum zaman penjajahan. &#8220;Pada prinsipnya kami setuju, karena kegiatan ini sebagai upaya merawat bumi dan pelestarian alam serta lingkungan, &#8221; katanya seraya menambahkan juga mendukung akan dilaksanakannya kegiatan pameran rempah dan gelar budaya sebagai rangkaian kegiatan ini, terlebih peserta akan berkunjung ke objek wisata Uluwatu sebagai tempat wisata yang komplit yang menyajikan budaya dan rekreasi.</p>



<p>Sementara Direktur Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan Kemendikbud, Restu Gunawan, menyampaikan dalam rangka memperkuat posisi Indonesia sebagai poros maritim dunia, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Dirjen Kebudayaan merancang kegiatan Pelayaran Muhibah Budaya dan Festival Jalur Rempah, yang merupakan kolaborasi bersama TNI Angkatan Laut menggunakan KRI Dewaruci.</p>



<p>Kegiatan ini direncanakan berlangsung dari bulan Agustus hingga Oktober 2021, seiring dengan peringatan momentum Hari Kemerdekaan RI 17 Agustus dan berakhir pada Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober. Adapun rute pelayaran yang akan dilalui yaitu, mulai dari Banda Neira, Ternate, Makasar, Banjarmasin, Tanjung Uban, Belawan Lhokseumawe, Padang Banten, Tanjung Priok, Semarang, Benoa dan berakhir di Surabaya. &#8220;Rencana peserta jalur rempah akan melalui 13 pelabuhan dan rencananya tiba di Bali pada 22 Oktober 2021. Disini akan ada festival seni, pameran kuliner, rerempahan dan seminar. Peserta juga akan berkunjung ke Uluwatu,&#8221; katsnya.</p>



<p>Dia mengharapkan kegiatan itu dapat menjadi wadah ataupun tempat pertemuan pelaku budaya lintas daerah, wahana diplomasi, serta kampanye untuk mengangkat kembali sejarah peradaban Nusantara dan kearifan lokal setiap daerah. &#8220;Untuk itu kami harapkan dukungan dari Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten/Kota akan turut menentukan kesuksesan dari kegiatan ini,&#8221; katanya. (bgn003)21042925</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/wabup-suiasa-dukung-pelayaran-muhibah-budaya-dan-festival-jalur-rempah-digelar-di-bali/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Indonesia segera usulkan Jalur Rempah sebagai warisan dunia</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/indonesia-segera-usulkan-jalur-rempah-sebagai-warisan-dunia/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=indonesia-segera-usulkan-jalur-rempah-sebagai-warisan-dunia</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/indonesia-segera-usulkan-jalur-rempah-sebagai-warisan-dunia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Sep 2020 03:22:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[jalurrempah]]></category>
		<category><![CDATA[mendaftarkankeunesco]]></category>
		<category><![CDATA[PBB]]></category>
		<category><![CDATA[UNESCO]]></category>
		<category><![CDATA[warisandunia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=8680</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="730" height="473" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/Kapal-Arka-Kinardi.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/Kapal-Arka-Kinardi.jpg 730w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/Kapal-Arka-Kinardi-300x194.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/Kapal-Arka-Kinardi-210x136.jpg 210w" sizes="(max-width: 730px) 100vw, 730px" /></div>Nasional, Baliglobalnews Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyatakan kesiapannya mendaftarkan Jalur Rempah sebagai world heritage atau warisan dunia ke UNESCO (Badan PBB yang mengurusi pendidikan dan kebudayaan). &#8220;Kita siap mengusulkan Jalur Rempah ke UNESCO pada November 2020. Jalur Rempah ini program identitas Indonesia yang selama ini banyak dilupakan orang,&#8221; kata Ketua Komite Program Jalur Rempah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="730" height="473" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/Kapal-Arka-Kinardi.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/Kapal-Arka-Kinardi.jpg 730w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/Kapal-Arka-Kinardi-300x194.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/Kapal-Arka-Kinardi-210x136.jpg 210w" sizes="auto, (max-width: 730px) 100vw, 730px" /></div>
<p>Nasional, Baliglobalnews</p>



<p>Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyatakan kesiapannya mendaftarkan Jalur Rempah sebagai <em>world heritage</em> atau warisan dunia ke UNESCO (Badan PBB yang mengurusi pendidikan dan kebudayaan).</p>



<p>&#8220;Kita siap mengusulkan Jalur Rempah ke UNESCO pada November 2020. Jalur Rempah ini program identitas Indonesia yang selama ini banyak dilupakan orang,&#8221; kata Ketua Komite Program Jalur Rempah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Ananto K Seta&nbsp;dihubungi dari Banda Naira, Pulau Banda, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, Senin.</p>



<p>Dia mengatakan, pihaknya tidak sendiri dalam mengusulkan program tersebut ke UNESCO, tetapi juga menggandeng negara-negara serumpun yang memiliki sejarah jejak jalur rempah, di antaranya Srilanka, India, Madagaskar serta Grenada.</p>



<p>Usulan tersebut, menurut Ananto, bukan sekedar &#8220;legacy&#8221; dari masa 4.500 tahun lalu, tetapi juga menyangkut peremajaan ladang, industri obat herbal serta paket pariwisata.</p>



<p>Melalui program usulan itu, pihaknya berupaya merekonstruksi perdagangan rempah di Nusantara yang berlangsung 4,5 milenium silam, dengan harapan dapat mendorong kemajuan perekonomian demi kesejahteraan masyarakat.</p>



<p>Ananto menyebutkan dua alasan untuk menghidupkan kembali kehangatan cita rasa rempah melalui program Jalur Rempah, terutama dari rempahnya sendiri, karena menurutnya Indonesia atau Nusantara adalah tempat satu-satunya di muka bumi yang dipilih Tuhan untuk tumbuhnya rempah-rempah.</p>



<p>&#8220;Contohnya pala di Pulau Banda, Provinsi Maluku dan cengkih di Ternate (Maluku Utara). Pala dan cengkih turut berkontribusi pada sejarah peradaban dunia,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Selain itu, jalur rempah saat itu menjadi cikal bakal perdagangan komoditas yang dilakukan nenek moyang bangsa Indonesia dengan melintasi pulau dan melibatkan beragam suku. Rutenya dimulai dari timur ke barat.</p>



<p>Di setiap titik persinggahannya, terjadi asimilasi budaya dan kemudian membentuk Nusantara, hingga ke sejumlah negara di berbagai belahan dunia. Program Jalur Rempah sejatinya digagas beberapa tahun lalu. Tetapi, tahun 2020 ini mulai digalakkan kembali.</p>



<p>Pihaknya, tambah Ananto, telah menetapkan tahapan yang akan dilakukan setiap tahun untuk melengkapi berbagai dokumen dibutuhkan guna mendukung pendaftaran jalur rempah ke lembaga PBB itu, sehingga diharapkan pada tahun 2024 atau 2025 sudah ditetapkan sebagai warisan dunia.</p>



<p>Tahun 2020 misalnya, ditetapkan sebagai periode &#8220;awareness&#8221; atau membangun kesadaran masyarakat terhadap Jalur Rempah melalui beragam kegiatan sosialisasi seperti seminar, pemutaran film dan lainnya dengan tujuan membangkitkan ingatan masyarakat Indonesia, terutama di kalangan generasi muda.</p>



<p>Setelah kesadaran terbangun, maka tahun berikutnya diharapkan banyak pihak termasuk lintas kementerian dan pemerintah daerah terlibat sesuai porsinya masing-masing, baik untuk promosi paket pariwisata Jalur Rempah maupun peremajaan ladang-ladang rempah, termasuk mendorong industri obat herbal berbasis rempah-rempah asli Indonesia.</p>



<p>Ananto juga menambahkan bahwa pihaknya sudah merencanakan untuk mengadakan pelayaran sebagai rekonstruksi perjalanan Jalur Rempah dari timur ke barat sampai ke sejumlah negara, yang dinarasikan dalam kacamata Indonesia-sentris.</p>



<p>&#8220;Tahun ini sebetulnya akan pelayaran rekonstruksi jalur dengan menggunakan KRI Dewaruci dan ke KRI Bima Suci miliki TNI, tetapi dibatalkan karena pandemi COVID-19. Mudah-mudahan tahun 2021 bisa terlaksana,&#8221; katanya. (bgn123)20092106</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/indonesia-segera-usulkan-jalur-rempah-sebagai-warisan-dunia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
