<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>jaksadenpasartuntutdua &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/jaksadenpasartuntutdua/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Wed, 13 Dec 2023 02:00:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>jaksadenpasartuntutdua &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Jaksa Denpasar Tuntut Dua WN India 15 Tahun Penjara</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/jaksa-denpasar-tuntut-dua-wn-india-15-tahun-penjara/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=jaksa-denpasar-tuntut-dua-wn-india-15-tahun-penjara</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/jaksa-denpasar-tuntut-dua-wn-india-15-tahun-penjara/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Dec 2023 02:00:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BGN 008]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[jaksadenpasartuntutdua]]></category>
		<category><![CDATA[wnindia15tahunpenjara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=86730</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1106" height="1280" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/12/17023901725116421035353026256381.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/12/17023901725116421035353026256381.jpg 1106w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/12/17023901725116421035353026256381-259x300.jpg 259w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/12/17023901725116421035353026256381-885x1024.jpg 885w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/12/17023901725116421035353026256381-768x889.jpg 768w" sizes="(max-width: 1106px) 100vw, 1106px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Denpasar menuntut terdakwa Ajaypal Singh (21) dan Gurmej Singh (21) keduanya WN (warga negara) India, masing-masing selama 15 tahun penjara, dalam sidang perdana di PN Denpasar, pada Selasa (12/12/2023). Keduanya dituntut tinggi oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Made Lovi Pusnawan dalam sidang, karena secara sadis membunuh korban, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1106" height="1280" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/12/17023901725116421035353026256381.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/12/17023901725116421035353026256381.jpg 1106w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/12/17023901725116421035353026256381-259x300.jpg 259w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/12/17023901725116421035353026256381-885x1024.jpg 885w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2023/12/17023901725116421035353026256381-768x889.jpg 768w" sizes="(max-width: 1106px) 100vw, 1106px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Denpasar menuntut terdakwa Ajaypal Singh (21) dan Gurmej Singh (21) keduanya WN (warga negara) India, masing-masing selama 15 tahun penjara, dalam sidang perdana di PN Denpasar, pada Selasa (12/12/2023).</p>



<p>Keduanya dituntut tinggi oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Made Lovi Pusnawan dalam sidang, karena secara sadis membunuh korban, Fitran Robby Firdaus yang merupakan temannya sendiri. &#8220;Kedua terdakwa melakukan dan/atau turut serta melakukan pembunuhan dan penganiayaan yang melanggar Pasal 338 KUHP dan Pasal 351 Ayat (1) KUHP jo Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP. Sehingga memohon majelis hakim menjatuhi hukuman kepada terdakwa masing-masing 15 tahun penjara, dikurangi masa penangkapan dan penahanan yang telah dijalani dan menetapkan kedua terdakwa tetap ditahan,&#8221; kata Jaksa dalam sidang yang diketuai Majelis Hakim I Putu Agus Adi Antara itu.</p>



<p>Pertimbangan jaksa menuntut kedua terdakwa 15 tahun penjara, karena mengakibatkan korban Fitran Robby Firdaus meninggal dunia dan saksi Rajesh Seen mengalami luka-luka. Dalam persidangan, kedua terdakwa tidak menyesali perbuatannya dan kedua terdakwa memberikan ketegangan berbelit-belit.</p>



<p>Dalam dakwaan jaksa, awalnya kedua terdakwa menggelandang di Bali, kemudian ditampung di rumah milik korban Firdaus asal Jakarta. Di rumah itu juga tinggal WN India lainnya bernama Rajesh Seen.</p>



<p>Keributan kedua terdakwa dengan korban Firdaus berawal dari saling ejek menggunakan kata-kata kasar pada Jumat (12/5/2023). Saksi Rajesh sempat menegur kedua terdakwa supaya tidak mencari masalah atau mencari keributan dengan warga lokal. Namun, nasihat tersebut ditanggapi berbeda oleh kedua terdakwa. Sehingga, keduanya masih dendam. Dan keesokan harinya, terdakwa Gurmej Singh memanggil saksi Rajesh Seen untuk masuk ke dalam kamar dengan alasan air dingin di kamar tidak berfungsi.</p>



<p>Kemudian saksi masuk ke dalam kamar tidur dan menuju kamar mandi. Seketika terdakwa Gurmej Singh dengan menggunakan lengan tangan kanannya mengunci atau mendekap leher saksi. Saksi pun mencoba melepaskan diri sembari berteriak minta tolong.</p>



<p>Mendengar teriakan itu, korban Firdaus masuk ke dalam kamar, seketika terdakwa Ajaypal Singh mengayunkan gagang cangkul yang dipegangnya ke arah Firdaus berkali-kali.</p>



<p>Serangan tersebut mengarah pada bagian muka, kepala bagian belakang, bagian dada, bagian punggung, bagian lengan kanan dan kiri, bagian tangan kiri korban. Sehingga, membuat korban terjatuh dalam posisi terduduk di lantai. Selanjutnya terdakwa Gurmej Singh mengambil gagang cangkul itu dan menyerang saksi Rajesh Singh.</p>



<p>Puas memukul Rajesh, Gurmej Singh kembali memukul Firdaus yang sudah tidak berdaya. Saksi Rajesh lantas berlari karena dibawakan pisau oleh terdakwa Gurmen. Namun, terdakwa Ajaypal Singh meminta terdakwa Gurmej Singh saksi Rajesh kabur.</p>



<p>Setelah itu, kedua terdakwa mengunci kedua korban dan kabur dari tempat kejadian perkara. Keduanya berhasil diringkus di Bandara Ngurah Rai ketika hendak bertolak kembali ke negaranya di India. (bgn008)23121213</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/jaksa-denpasar-tuntut-dua-wn-india-15-tahun-penjara/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jaksa Denpasar Tuntut Dua Terdakwa Korupsi LPD Desa Adat Serangan Berbeda-beda</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/jaksa-denpasar-tuntut-dua-terdakwa-korupsi-lpd-desa-adat-serangan-berbeda-beda/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=jaksa-denpasar-tuntut-dua-terdakwa-korupsi-lpd-desa-adat-serangan-berbeda-beda</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/jaksa-denpasar-tuntut-dua-terdakwa-korupsi-lpd-desa-adat-serangan-berbeda-beda/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Marley]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Nov 2022 11:46:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[jaksadenpasartuntutdua]]></category>
		<category><![CDATA[terdakwakorupsiLPD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=60461</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1599" height="1200" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/11/16697210765015212309804801622997.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/11/16697210765015212309804801622997.jpg 1599w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/11/16697210765015212309804801622997-300x225.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/11/16697210765015212309804801622997-1024x768.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/11/16697210765015212309804801622997-768x576.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/11/16697210765015212309804801622997-1536x1153.jpg 1536w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/11/16697210765015212309804801622997-86x64.jpg 86w" sizes="(max-width: 1599px) 100vw, 1599px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Jaksa Penuntun Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Denpasar menuntut dua terdakwa kasus dugaan korupsi LPD Desa Adat Serangan, Denpasar, dengan kerugian Rp 3.749.118.000, di Ruang Sidang Tirta, Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Denpasar, Selasa (29/11), dengan hukuman berbeda-beda. Sidang diketuai Majelis Hakim Putu Gede Astawa dengan anggota Ida Ayu Nyoman Adnya Dewi, dan hakim [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1599" height="1200" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/11/16697210765015212309804801622997.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/11/16697210765015212309804801622997.jpg 1599w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/11/16697210765015212309804801622997-300x225.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/11/16697210765015212309804801622997-1024x768.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/11/16697210765015212309804801622997-768x576.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/11/16697210765015212309804801622997-1536x1153.jpg 1536w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/11/16697210765015212309804801622997-86x64.jpg 86w" sizes="auto, (max-width: 1599px) 100vw, 1599px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Jaksa Penuntun Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Denpasar menuntut dua terdakwa kasus dugaan korupsi LPD Desa Adat Serangan, Denpasar, dengan kerugian Rp 3.749.118.000, di Ruang Sidang Tirta, Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Denpasar, Selasa (29/11), dengan hukuman berbeda-beda.</p>



<p>Sidang diketuai Majelis Hakim Putu Gede Astawa dengan anggota Ida Ayu Nyoman Adnya Dewi, dan hakim Soebakti itu.</p>



<p>Juru bicara dan Kasi Intel Kejaksaan Negeri Denpasar, Putu Eka Suyantha, menjelaskan JPU yang dipimpin I Nyoman Sugiartha, dengan Jaksa lainnya Catur Rianita Dharmawati, Mia Fida Erliyah, Ni Komang Sasmiti, dalam sidang itu menuntut terdakwa IWJ selama selama 7 tahun dan 6 bulan. Sedangkan terdakwa NWSY selama 8 tahun.</p>



<p>&#8220;Memohon kepada majelis hakim, menjatuhkan pidana terhadap terdakwa IWJ dengan pidana penjara selama 7 tahun dan 6 bulan dikurangi masa penahanan yang telah dijalani terdakwa, dengan perintah agar terdakwa tetap ditahan. Demikian juga dengan, terdakwa NWSY dituntut jaksa selama 8 tahun dikurangi masa penahanan yang telah dijalani oleh terdakwa dengan perintah agar terdakwa tetap ditahan,&#8221; katanya.</p>



<p>Tidak hanya hukuman badan, Jaksa menjatuhkan kedua terdakwa untuk membayar denda masing-masing Rp 300 juta subsidiair 3 bulan kurungan.</p>



<p>Dalam amar tuntutan jaksa, juga menjatuhkan pidana tambahan terhadap terdakwa IWJ untuk membayar uang pengganti Rp 3.749.118.000, secara tanggung renteng dengan NWSY. Dengan ketentuan apabila uang pengganti tersebut tidak dibayar dalam waktu paling lama satu bulan setelah putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap, maka harta benda IWJ dapat disita jaksa dan dijual lelang untuk membayar uang pengganti tersebut dan jika terdakwa tidak memiliki harta benda yang cukup maka dipidana penjara selama 4 tahun penjara.</p>



<p>Demikian hal yang sama, jaksa juga menuntut pidana tambahan terhadap terdakwa NWSY untuk membayar uang pengganti Rp 3.749.118.000, secara tanggung renteng dengan IWJ. Dengan ketentuan, apabila uang pengganti tersebut tidak dibayar dalam waktu paling lama satu bulan setelah putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap, maka harta benda terdakwa NWSY dapat disita oleh Jaksa dan dijual lelang untuk membayar uang pengganti tersebut dan jika terdakwa tidak memiliki harta benda yang cukup maka dipidana penjara selama 4 tahun penjara.</p>



<p>&#8220;Perbuatan kedua terdakwa (IWJ dan NWSY) telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diatur dalam Pasal 2 Ayat (1) Jo. Pasal 18 ayat (1), (2) dan (3) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah dirubah dan ditambah dengan Undang-undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jis. Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP, Jis. Pasal 64 ayat (1) KUHP sebagaimana dakwaan primair penuntut umum,&#8221; katanya.</p>



<p>Dalam amar dakwaan jaksa sebelumnya, diketahui terdakwa IWJ yang menjabat sebagai Kepala LPD Serangan periode 2015-2020 dan NWSY pegawai tata usaha LPD Serangan untuk periode yang sama, menyebabkan kerugian keuangan negara/daerah Cq keuangan LPD Desa Adat Serangan senilai Rp 3.749.118.000.</p>



<p>Modus operandi para pelaku mempergunakan dana LPD Desa Adat Serangan tidak sesuai dengan rencana kerja dan rencana anggaran pendapatan belanja LPD Desa Adat Serangan. Kemudian, para terdakwa tidak mencatatkan pembayaran bunga atau piutang pada buku kas LPD Desa Adat serta membuat laporan pertanggungjawaban khususnya laba usaha tidak real dengan hasil pembagian hasil jasa produksi tidak sesuai dengan ketentuan.</p>



<p>Dari penggunaan dana yang tidak sesuai tersebut, kedua terdakwa membuat 17 kredit fiktif dan melakukan manipulasi pencatatan buku kas. (bgn008)22112910</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/jaksa-denpasar-tuntut-dua-terdakwa-korupsi-lpd-desa-adat-serangan-berbeda-beda/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
