<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ipbinternasional &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/ipbinternasional/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Sun, 06 Sep 2026 10:38:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>ipbinternasional &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>IPB Internasional Perkuat Kompetensi Gastronomi Lokal melalui Workshop dan Cooking Class di Denpasar</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/ipb-internasional-perkuat-kompetensi-gastronomi-lokal-melalui-workshop-dan-cooking-class-di-denpasar/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=ipb-internasional-perkuat-kompetensi-gastronomi-lokal-melalui-workshop-dan-cooking-class-di-denpasar</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/ipb-internasional-perkuat-kompetensi-gastronomi-lokal-melalui-workshop-dan-cooking-class-di-denpasar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Sep 2026 10:38:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemkot Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[ipbinternasional]]></category>
		<category><![CDATA[kompetensigastronomi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=132625</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="960" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/09/WhatsApp-Image-2026-09-06-at-12.40.31.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/09/WhatsApp-Image-2026-09-06-at-12.40.31.jpeg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/09/WhatsApp-Image-2026-09-06-at-12.40.31-300x225.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/09/WhatsApp-Image-2026-09-06-at-12.40.31-1024x768.jpeg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/09/WhatsApp-Image-2026-09-06-at-12.40.31-768x576.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/09/WhatsApp-Image-2026-09-06-at-12.40.31-86x64.jpeg 86w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional (IPB Internasional) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan gastronomi berbasis kearifan lokal sekaligus memperkuat kompetensi masyarakat di bidang kuliner. Komitmen tersebut diwujudkan melalui program pengabdian kepada masyarakat (PkM) bertajuk &#8220;Penguatan Kompetensi Gastronomi Berbasis Bahan Pangan Lokal melalui Workshop dan Cooking Class bagi Masyarakat Lokal di Denpasar, Bali.&#8221; Program [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="960" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/09/WhatsApp-Image-2026-09-06-at-12.40.31.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/09/WhatsApp-Image-2026-09-06-at-12.40.31.jpeg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/09/WhatsApp-Image-2026-09-06-at-12.40.31-300x225.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/09/WhatsApp-Image-2026-09-06-at-12.40.31-1024x768.jpeg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/09/WhatsApp-Image-2026-09-06-at-12.40.31-768x576.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/09/WhatsApp-Image-2026-09-06-at-12.40.31-86x64.jpeg 86w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div><p class="v1gmail-MsoNoSpacing">Denpasar, Baliglobalnews</p>
<p class="v1gmail-MsoNoSpacing">Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional (IPB Internasional) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan gastronomi berbasis kearifan lokal sekaligus memperkuat kompetensi masyarakat di bidang kuliner. Komitmen tersebut diwujudkan melalui program pengabdian kepada masyarakat (PkM) bertajuk &#8220;Penguatan Kompetensi Gastronomi Berbasis Bahan Pangan Lokal melalui Workshop dan Cooking Class bagi Masyarakat Lokal di Denpasar, Bali.&#8221;</p>
<p class="v1gmail-MsoNoSpacing">Program pengabdian kepada masyarakat tersebut melibatkan Tim Akademisi IPB Internasional yang terdiri atas Ni Luh Gde Sari Dewi Astuti sebagai Ketua Pengusul dan Putu Eka Wirawan sebagai anggota tim, serta mahasiswa Program Studi D4 Manajemen Perhotelan yang berperan dalam pendampingan peserta, praktik cooking class, dokumentasi, hingga penyusunan materi promosi dan modul kegiatan.</p>
<p class="v1gmail-MsoNoSpacing">Menurut Dewi Astuti, keterlibatan mahasiswa sekaligus menjadi sarana pembelajaran kontekstual, karena mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dalam mendampingi masyarakat serta menerapkan kompetensi akademik di lapangan. Dia menyebutkan aktivitas mahasiswa dalam program ini juga memiliki potensi untuk direkognisi sebagai bagian dari pembelajaran berbasis proyek maupun kegiatan pengabdian kepada masyarakat.</p>
<p class="v1gmail-MsoNoSpacing">&#8220;Program ini dirancang sebagai upaya meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengolah berbagai potensi bahan pangan lokal Bali menjadi produk kuliner yang tidak hanya menarik dari sisi rasa dan tampilan, tetapi juga memiliki nilai budaya, nilai ekonomi, serta daya saing,&#8221; katanya ketika dihubungi pada di Denpasar pada Minggu (6/9/2026).</p>
<p class="v1gmail-MsoNoSpacing">Bali, kata dia, memiliki kekayaan bahan pangan lokal yang sangat beragam, mulai dari umbi-umbian, rempah tradisional, hasil laut hingga berbagai hasil pertanian lokal. Namun, potensi tersebut masih membutuhkan sentuhan kreativitas, inovasi, standardisasi pengolahan, hingga penguatan narasi budaya agar mampu berkembang menjadi produk gastronomi yang memiliki nilai tambah lebih tinggi. Dalam konsep gastronomi, makanan tidak semata-mata dipandang sebagai produk konsumsi, tetapi juga membawa filosofi, sejarah, budaya, serta cerita masyarakat yang melahirkannya.</p>
<p class="v1gmail-MsoNoSpacing">Melalui kegiatan ini, lanjutnya, peserta akan mendapatkan pembelajaran mengenai gastronomi lokal Bali, pemanfaatan bahan pangan lokal, teknik pengolahan makanan, kebersihan dan keamanan pangan, plating, hingga storytelling kuliner. Pembelajaran dirancang dengan pendekatan learning by doing, sehingga peserta tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis, tetapi juga terlibat langsung dalam proses pengolahan dan penyajian makanan.</p>
<p class="v1gmail-MsoNoSpacing">Sementara Eka Wirawan mengatakan salah satu bagian utama program adalah cooking class terapan. Dia menyampaikan kegiatan tersebut peserta akan mempraktikkan pengolahan resep berbasis bahan pangan lokal dengan memadukan unsur tradisional dan sentuhan modern. &#8220;Peserta juga akan mendapatkan pemahaman mengenai teknik memasak, penyajian, plating, serta cara membangun cerita atau storytelling di balik sebuah hidangan. Pendekatan tersebut diharapkan mampu menjadikan produk kuliner lokal tidak hanya menarik secara visual dan cita rasa, tetapi juga memiliki identitas yang kuat sebagai bagian dari budaya Bali,&#8221; katanya.</p>
<p class="v1gmail-MsoNoSpacing">Eka Wirawan menyatakan program tersebut menargetkan terciptanya tiga hingga lima jenis produk kuliner inovatif berbasis bahan pangan lokal, sekaligus mendorong peserta agar mampu menerapkan teknik pengolahan yang sesuai dengan standar yang diperkenalkan dalam pelatihan. Selain itu, hasil kegiatan akan didukung melalui penyusunan modul dan dokumentasi resep sehingga pengetahuan yang diperoleh dapat digunakan secara berkelanjutan.</p>
<p class="v1gmail-MsoNoSpacing">Menariknya, kata Eka Wirawan, kegiatan tersebut tidak berhenti pada peningkatan keterampilan memasak. Peserta juga akan mendapatkan penguatan dalam aspek manajemen usaha kuliner dan kewirausahaan. Materi yang diberikan mencakup perencanaan usaha sederhana, pengendalian biaya produksi, pencatatan keuangan, penentuan harga jual, pengelolaan kualitas produk hingga penyusunan rencana usaha. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat dan calon wirausaha mengembangkan produk gastronomi lokal menjadi peluang usaha yang lebih profesional dan berkelanjutan.</p>
<p class="v1gmail-MsoNoSpacing">Eka Wirawan juga menyebutkan aspek pemasaran juga menjadi bagian penting dalam program tersebut. Peserta akan diperkenalkan pada pemanfaatan media digital serta pengembangan identitas produk melalui storytelling. &#8220;Nilai budaya, filosofi makanan, dan keunikan lokal akan diarahkan menjadi bagian dari narasi pemasaran sehingga produk kuliner memiliki diferensiasi yang lebih kuat di tengah persaingan pasar,&#8221; katanya.</p>
<p class="v1gmail-MsoNoSpacing">Selain memberikan manfaat ekonomi, kata dia, program ini membawa misi penting dalam pelestarian warisan kuliner Bali. Perubahan pola konsumsi masyarakat, khususnya generasi muda yang semakin dekat dengan makanan instan dan kuliner global, menjadi tantangan bagi keberlanjutan pengetahuan mengenai makanan tradisional.</p>
<p class="v1gmail-MsoNoSpacing">Karena itu, lanjutnya, peserta akan diajak memahami kembali bahwa kuliner lokal merupakan bagian penting dari identitas budaya yang perlu diwariskan kepada generasi berikutnya. Edukasi dilakukan melalui diskusi interaktif, demonstrasi memasak, serta pengenalan nilai budaya di balik berbagai makanan tradisional Bali.</p>
<p class="v1gmail-MsoNoSpacing">Menurut Eka Wirawan, kegiatan tersebut direncanakan berlangsung di Kampus Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional, Jalan Kecak No. 12, Gatot Subroto Timur, Denpasar Utara, dengan melibatkan masyarakat lokal, pelaku UMKM di Denpasar, mahasiswa perhotelan, serta siswa SMK Perhotelan.</p>
<p class="v1gmail-MsoNoSpacing">Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, masyarakat, pelaku usaha, dan generasi muda, program ini diharapkan menjadi ruang transfer pengetahuan sekaligus mendorong lahirnya inovasi gastronomi yang tetap berakar pada identitas lokal Bali.</p>
<p class="v1gmail-MsoNoSpacing">Pada akhirnya, penguatan gastronomi lokal tidak sekadar berbicara tentang bagaimana menghasilkan makanan yang lezat, tetapi juga tentang bagaimana bahan pangan lokal, budaya, kreativitas, kewirausahaan, dan pendidikan dapat bergerak bersama dalam menciptakan nilai ekonomi sekaligus menjaga warisan kuliner Bali secara berkelanjutan. (bgn003)26090601</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/ipb-internasional-perkuat-kompetensi-gastronomi-lokal-melalui-workshop-dan-cooking-class-di-denpasar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa IPB Internasional Gelar Pelatihan Minuman Detoks Berbasis Tradisi Lokal di Desa Padangtegal, Ubud</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/mahasiswa-ipb-internasional-gelar-pelatihan-minuman-detoks-berbasis-tradisi-lokal-di-desa-padangtegal-ubud/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=mahasiswa-ipb-internasional-gelar-pelatihan-minuman-detoks-berbasis-tradisi-lokal-di-desa-padangtegal-ubud</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/mahasiswa-ipb-internasional-gelar-pelatihan-minuman-detoks-berbasis-tradisi-lokal-di-desa-padangtegal-ubud/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Apr 2026 10:13:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gianyar]]></category>
		<category><![CDATA[ipbinternasional]]></category>
		<category><![CDATA[minumandetoks]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=127296</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="2560" height="1440" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/04/d48f42e7-f127-43fd-9bf5-94c99f8a895b.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/04/d48f42e7-f127-43fd-9bf5-94c99f8a895b.jpg 2560w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/04/d48f42e7-f127-43fd-9bf5-94c99f8a895b-300x169.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/04/d48f42e7-f127-43fd-9bf5-94c99f8a895b-1024x576.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/04/d48f42e7-f127-43fd-9bf5-94c99f8a895b-768x432.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/04/d48f42e7-f127-43fd-9bf5-94c99f8a895b-1536x864.jpg 1536w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/04/d48f42e7-f127-43fd-9bf5-94c99f8a895b-2048x1152.jpg 2048w" sizes="(max-width: 2560px) 100vw, 2560px" /></div>Gianyar, Baliglobalnews Dalam upaya mendukung pengembangan pariwisata berbasis wellness dan pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal, mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Perhotelan, Fakultas Vokasi Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional (IPB Internasional), sukses menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk &#8220;Inovasi Sehat Berbasis Tradisi Lokal melalui Pelatihan Pembuatan Minuman Detoks&#8221; di Wantilan Desa Adat Padangtegal, Kecamatan Ubud, Kabupaten [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="2560" height="1440" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/04/d48f42e7-f127-43fd-9bf5-94c99f8a895b.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/04/d48f42e7-f127-43fd-9bf5-94c99f8a895b.jpg 2560w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/04/d48f42e7-f127-43fd-9bf5-94c99f8a895b-300x169.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/04/d48f42e7-f127-43fd-9bf5-94c99f8a895b-1024x576.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/04/d48f42e7-f127-43fd-9bf5-94c99f8a895b-768x432.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/04/d48f42e7-f127-43fd-9bf5-94c99f8a895b-1536x864.jpg 1536w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/04/d48f42e7-f127-43fd-9bf5-94c99f8a895b-2048x1152.jpg 2048w" sizes="auto, (max-width: 2560px) 100vw, 2560px" /></div>
<p>Gianyar, Baliglobalnews</p>



<p>Dalam upaya mendukung pengembangan pariwisata berbasis wellness dan pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal, mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Perhotelan, Fakultas Vokasi Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional (IPB Internasional), sukses menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk &#8220;Inovasi Sehat Berbasis Tradisi Lokal melalui Pelatihan Pembuatan Minuman Detoks&#8221; di Wantilan Desa Adat Padangtegal, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, pada Jumat (10/4/2026).</p>



<p>Kegiatan di bawah bimbingan dosen pembimbing sekaligus Dekan Fakultas Vokasi IPB Internasional Putu Eka Wirawan merupakan implementasi nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada penguatan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.</p>



<p>Eka Wirawan menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan, tetapi juga pada perubahan mindset masyarakat. &#8220;Kami ingin mendorong masyarakat agar tidak hanya menjadi penonton dalam perkembangan pariwisata, tetapi menjadi pelaku utama melalui inovasi produk lokal yang relevan dengan tren global, khususnya wellness tourism,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dia menyebutkan Desa Padangtegal yang dikenal sebagai salah satu destinasi unggulan di kawasan Ubud memiliki potensi besar dalam pengembangan pariwisata berbasis kesehatan (wellness tourism). Seiring meningkatnya tren gaya hidup sehat di kalangan wisatawan, kata dia, minuman detoks berbahan alami menjadi peluang usaha yang menjanjikan bagi masyarakat lokal.</p>



<p>Melihat peluang tersebut, pihaknya merancang kegiatan untuk memberikan edukasi sekaligus keterampilan praktis kepada masyarakat, khususnya kelompok ibu-ibu PKK Desa Padangtegal, dalam mengolah bahan lokal seperti buah, sayur, dan rempah menjadi minuman detoks yang inovatif, higienis, dan memiliki nilai jual tinggi.</p>



<p>Kegiatan ini diikuti oleh 28 peserta yang merupakan perwakilan ibu-ibu PKK dari berbagai banjar di Desa Padangtegal. Pelatihan dilaksanakan melalui dua pendekatan utama, yaitu knowledge transfer dan hands-on training, yang mencakup materi tentang manfaat minuman detoks, standar higienitas, teknik pengolahan, hingga strategi penyajian (garnish dan packaging) yang menarik bagi wisatawan.</p>



<p>Peserta juga diajak langsung mempraktikkan pembuatan beberapa varian minuman detoks seperti Green Coco dan Tropical Detox yang menggunakan bahan lokal sebagai ciri khas produk desa.</p>



<p>Kegiatan ditutup dengan sesi tasting dan evaluasi produk, yang menjadi ruang diskusi bagi peserta untuk mengembangkan ide usaha berbasis minuman sehat. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam mengolah produk minuman detoks secara profesional.</p>



<p>Melalui kegiatan ini, Wirawan mengharapkan masyarakat Desa Padangtegal mampu mengembangkan produk minuman sehat sebagai bagian dari daya tarik wisata berbasis wellness, sekaligus membuka peluang usaha baru yang berkelanjutan.</p>



<p>Program ini juga menghasilkan beberapa luaran penting, antara lain peningkatan kapasitas sumber daya manusia, terciptanya inovasi produk berbasis lokal, serta dokumentasi kegiatan yang akan dipublikasikan sebagai bagian dari kontribusi akademik IPB Internasional.</p>



<p>Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai model pemberdayaan masyarakat berbasis pariwisata berkelanjutan yang mengintegrasikan aspek kesehatan, budaya, dan ekonomi kreatif di Bali. (bgn003)26041101</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/mahasiswa-ipb-internasional-gelar-pelatihan-minuman-detoks-berbasis-tradisi-lokal-di-desa-padangtegal-ubud/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ny. Koster Apresiasi Langkah IPB Internasional Wujudkan TPS3R di Lingkungan Kampus</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/ny-koster-apresiasi-langkah-ipb-internasional-wujudkan-tps3r-di-lingkungan-kampus/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=ny-koster-apresiasi-langkah-ipb-internasional-wujudkan-tps3r-di-lingkungan-kampus</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/ny-koster-apresiasi-langkah-ipb-internasional-wujudkan-tps3r-di-lingkungan-kampus/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Aug 2025 06:57:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Provinsi Bali]]></category>
		<category><![CDATA[ipbinternasional]]></category>
		<category><![CDATA[ny.koster]]></category>
		<category><![CDATA[pemprovbali]]></category>
		<category><![CDATA[TPS3R]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=118753</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="2560" height="1707" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-19-at-17.08.50-1-scaled.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-19-at-17.08.50-1-scaled.jpeg 2560w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-19-at-17.08.50-1-300x200.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-19-at-17.08.50-1-1024x683.jpeg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-19-at-17.08.50-1-768x512.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-19-at-17.08.50-1-1536x1024.jpeg 1536w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-19-at-17.08.50-1-2048x1366.jpeg 2048w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-19-at-17.08.50-1-450x300.jpeg 450w" sizes="auto, (max-width: 2560px) 100vw, 2560px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Duta Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber Palemahan Kedas (PSBS Padas) Ny. Koster mengapresiasi langkah nyata Institut Pariwisata dan Bisnis (IPB) Internasional dalam penanganan sampah. Langkah nyata itu diwujudkan dengan pembangunan tempat pengolahan sampah berbasis reduce-reuse-recycle (TPS3R) di lingkungan kampus yang diresmikan pada Selasa (19/8/2025). Ny. Koster menyampaikan terima kasih kepada Rektor IPB Internasional dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="2560" height="1707" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-19-at-17.08.50-1-scaled.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-19-at-17.08.50-1-scaled.jpeg 2560w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-19-at-17.08.50-1-300x200.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-19-at-17.08.50-1-1024x683.jpeg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-19-at-17.08.50-1-768x512.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-19-at-17.08.50-1-1536x1024.jpeg 1536w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-19-at-17.08.50-1-2048x1366.jpeg 2048w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-19-at-17.08.50-1-450x300.jpeg 450w" sizes="auto, (max-width: 2560px) 100vw, 2560px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Duta Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber Palemahan Kedas (PSBS Padas) Ny. Koster mengapresiasi langkah nyata Institut Pariwisata dan Bisnis (IPB) Internasional dalam penanganan sampah. Langkah nyata itu diwujudkan dengan pembangunan tempat pengolahan sampah berbasis reduce-reuse-recycle (TPS3R) di lingkungan kampus yang diresmikan pada Selasa (19/8/2025).</p>



<p>Ny. Koster menyampaikan terima kasih kepada Rektor IPB Internasional dan Ketua Yayasan Dharma Widya Ulangun yang telah memprakarsai pembuatan tempat pengelolaan sampah di lingkungan kampus. &#8220;Ini adalah suatu hal yang menggembirakan dan membahagiakan di tengah keributan soal sampah,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dia menyampaikan IPB Internasional adalah kampus pertama yang memelopori pembuatan tempat pengolahan sampah berbasis 3R. &#8220;Ini bagus, karena selain mengembangkan kemampuan akademis, anak-anak yang kuliah di sini juga memperoleh edukasi tentang bagaimana menjaga lingkungan melalui pengelolaan sampah berbasis sumber,&#8221; katanya seraya berharap dengan keberadaan TPS3R, pengelolaan sampah berbasis sumber di IPB Internasional berjalan optimal sehingga tidak ada lagi sampah yang keluar dari lingkungan kampus.</p>



<p>Sementara Rektor IPB Internasional I Made Sudjana menyampaikan bahwa pembangunan TPS3R di kampusnya merupakan bagian dari sumbangsih nyata dalam penanganan masalah sampah. &#8220;Kami tergelitik karena di medsos ramai dibahas tentang rencana penutupan TPA Suwung, karena itu kami ingin berbuat sesuatu yang nyata. Semoga ini menjadi inspirasi bagi kampus lain,&#8221; katanya.</p>



<p>Dia menyampaikan TPS3R tersebut juga dilengkapi dengan mesin pengolah sampah plastik berkapasitas 15 kg yang menghasilkan serbuk untuk diolah menjadi beragam barang kerajinan. TPS3R di kampus ini juga didukung mesin pencacah sampah organik yang selanjutnya diolah menjadi pupuk dalam bak paralel. Selain itu, IPB Internasional juga memiliki enam tong komposter untuk mengolah sampah dapur dan empat teba modern yang dimanfaatkan untuk mengolah sampah organik di halaman kampus. (*/bgn003)25081909</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/ny-koster-apresiasi-langkah-ipb-internasional-wujudkan-tps3r-di-lingkungan-kampus/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gelar Pengabdian Masyarakat di Desa Banjar, IPB Internasional Olah Anggur Lokal Jadi Produk Wisata Berkelanjutan</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/gelar-pengabdian-masyarakat-di-desa-banjar-ipb-internasional-olah-anggur-lokal-jadi-produk-wisata-berkelanjutan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=gelar-pengabdian-masyarakat-di-desa-banjar-ipb-internasional-olah-anggur-lokal-jadi-produk-wisata-berkelanjutan</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/gelar-pengabdian-masyarakat-di-desa-banjar-ipb-internasional-olah-anggur-lokal-jadi-produk-wisata-berkelanjutan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 Oct 2021 13:18:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[anggurlokal]]></category>
		<category><![CDATA[ipbinternasional]]></category>
		<category><![CDATA[produkwisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=39654</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1024" height="768" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/10/IMG-20211003-WA0027.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/10/IMG-20211003-WA0027.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/10/IMG-20211003-WA0027-300x225.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/10/IMG-20211003-WA0027-768x576.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/10/IMG-20211003-WA0027-86x64.jpg 86w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Institut Pariwisata dan Bisnis (IPB) Internasional menggelar pengabdian masyarakat bagi kelompok tani anggur di Desa Banjar, Buleleng. IPB Internasional mengajak masyarakat Desa Banjar untuk mengolah buah anggur lokal menjadi produk wisata berkelanjutan. Pengabdian masyarakat dengan tema &#8220;Pengembangan &#8216;Brand Image&#8217; Anggur Bali sebagai Buah Lokal Menjadi Produk Wisata Kuliner Berkelanjutan&#8221; bukan hanya diikuti oleh [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1024" height="768" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/10/IMG-20211003-WA0027.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/10/IMG-20211003-WA0027.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/10/IMG-20211003-WA0027-300x225.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/10/IMG-20211003-WA0027-768x576.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/10/IMG-20211003-WA0027-86x64.jpg 86w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Institut Pariwisata dan Bisnis (IPB) Internasional menggelar pengabdian masyarakat bagi kelompok tani anggur di Desa Banjar, Buleleng. IPB Internasional mengajak masyarakat Desa Banjar untuk mengolah buah anggur lokal menjadi produk wisata berkelanjutan.</p>



<p>Pengabdian masyarakat dengan tema &#8220;Pengembangan &#8216;Brand Image&#8217; Anggur Bali sebagai Buah Lokal Menjadi Produk Wisata Kuliner Berkelanjutan&#8221; bukan hanya diikuti oleh mahasiswa IPB Internasional, juga Ibu-Ibu kelompok tani anggur Desa Banjar.</p>



<p>Menurut Rektor IPB Internasional merangkap Ketua Panitia Pengabdian, I Made Sudjana,</p>



<p>program Pengembangan &#8220;Brand Image&#8221; Anggur Bali sebagai Buah Lokal Menjadi Produk Wisata Kuliner Berkelanjutan merupakan salah satu kepedulian IPB Internasional terhadap buah lokal untuk dapat diolah lebih dikenal dan bermanfaat bagi masyarakat luas. Program tersebut dilaksanakan selama dua hari, 29 &#8211; 30 Juni 2021.</p>



<p>&#8220;Kegiatan diawali antara lain FGD (focus group discussion) antara IPB Internasional dengan kelompok tani anggur yang didampingi oleh Kepala Desa, Porkdarwis, akdemisi serta masyarakat desa dalam upaya menyamakan persepsi kelompok masyarakat pengelola dan petani anggur di Desa Banjar dan meningkatkan SDM serta membranding buah anggur lokal agar dapat menjadi produk wisata kuliner berkelanjutan,&#8221; katanya pada Minggu (3/10).</p>



<p>Pada hari pertama, Sudjana sendiri yang langsung memberikan materi pembuatan anggur lokal menjadi minuman berfermentasi atau wine lokal, dari proses pemilihan anggur sampai pengemasan.</p>



<p>Pada hari kedua dilanjutkan dengan pembuatan rempeyek berbahan dasar daun anggur oleh mahasiswa diploma tiga perhotelan konsentrasi tata boga dan pembuatan teh herbal yang didampingi oleh mahasiswa diploma tiga perhotelan berbahan dasar anggur lokal. &#8220;Dalam proses pembuatannya, petani anggur dapat langsung terlibat mempraktikkannya,&#8221; katanya.</p>



<p>Sudjana mengatakan kegiatan pelatihan pengembangan anggur lokal Buleleng menjadi produk wisata kuliner berkelanjutan merupakan ajang dalam meningkatkan minat masyarakat untuk tetap mencintai produk lokal yang tidak kalah dengan produk luar. &#8220;Dalam masa pandemi ini, masyarakat harus dapat berpikir inovatif untuk mampu menopang kebutuhan,&#8221; katanya.</p>



<p>Sudjana mengharapkan kegiatan tersebut mampu memberikan manfaat kepada para petani anggur lokal di Desa Banjar, Buleleng.</p>



<p>Dia juga menyebutkan kegiatan itu juga merupakan rangkaian bagi mahasiswa untuk menerapkan kegiatan merdeka belajar kampus merdeka yang melibatkan mahasiswa diploma tiga perhotelan untuk dapat mengembangkan keahlian mereka, terutama di bidang tata boga dan perhotelan. Selain itu, kata dia, juga menumbuhkan jiwa kewirausahaan tidak hanya secara skill, juga mampu beraktivitas sesuai keterampilan yang dimiliki dan juga memberikan manfaat untuk masyarakat dan lingkungan.</p>



<p>&#8220;Tentunya diharapkan dapat membantu kebangkitan ekonomi,&#8221; katanya seraya menyatakan kegiatan seperti itu akan terus dilanjutkan secara kontinu sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat. (bgn003)21100306</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/gelar-pengabdian-masyarakat-di-desa-banjar-ipb-internasional-olah-anggur-lokal-jadi-produk-wisata-berkelanjutan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
