<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>industrikerajinan &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/industrikerajinan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Thu, 04 Mar 2021 00:39:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>industrikerajinan &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ketua Dekranasda Bali: Pariwisata, Pertanian dan Industri Kerajinan Harus Saling Menopang</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/ketua-dekranasda-bali-pariwisata-pertanian-dan-industri-kerajinan-harus-saling-menopang/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=ketua-dekranasda-bali-pariwisata-pertanian-dan-industri-kerajinan-harus-saling-menopang</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/ketua-dekranasda-bali-pariwisata-pertanian-dan-industri-kerajinan-harus-saling-menopang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Mar 2021 00:39:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[bali]]></category>
		<category><![CDATA[industrikerajinan]]></category>
		<category><![CDATA[ketuadekranasda]]></category>
		<category><![CDATA[pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[salingmenopang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=24167</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="982" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/IMG-20210303-WA0050.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/IMG-20210303-WA0050.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/IMG-20210303-WA0050-300x230.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/IMG-20210303-WA0050-1024x786.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/IMG-20210303-WA0050-768x589.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/IMG-20210303-WA0050-260x200.jpg 260w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Pameran Karya Kreatif Indonesia&#8217; yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia secara serentak pada tanggal 3-5 Maret ini merupakan momentum untuk mengingatkan, terutama pada anak bangsa bahwa wajib untuk melestarikan dan mengembangkan warisan leluhur berupa karya seni, seni rupa, serta seni kerajinan yang terangkum ke dalam budaya adat. &#8220;Bali itu harus kuat layaknya segitiga sama [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="982" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/IMG-20210303-WA0050.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/IMG-20210303-WA0050.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/IMG-20210303-WA0050-300x230.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/IMG-20210303-WA0050-1024x786.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/IMG-20210303-WA0050-768x589.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/03/IMG-20210303-WA0050-260x200.jpg 260w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Pameran Karya Kreatif Indonesia&#8217; yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia secara serentak pada tanggal 3-5 Maret ini merupakan momentum untuk mengingatkan, terutama pada anak bangsa bahwa wajib untuk melestarikan dan mengembangkan warisan leluhur berupa karya seni, seni rupa, serta seni kerajinan yang terangkum ke dalam budaya adat.</p>



<p>&#8220;Bali itu harus kuat layaknya segitiga sama sisi (sektor pariwisata, sektor pertanian dan sektor industri kerajinan/ UMKM), semua harus saling menopang. Apabila ada satu yang melemah maka dua lainnya harus kuat sehingga Bali akan tetap bangkit dan berdiri tegak. Apabila dulu sektor pariwisata bergeliat dengan datangnya wisatawan dari luar, maka untuk ke depan kita semua harus bersama menjaga sektor baik dari luar Bali ataupun yang dari dalam Bali,&#8221; kata Ketua Dekranasda Bali, Ny Putri Koster pada kegiatan pembukaan Karya Kreatif Indonesia Tahun 2021 Seri-1 di The Anvaya Beach Resort, Kuta, Badung, Rabu (3/3).</p>



<p>Menurut Ny Koster, menggeliatnya ekonomi yang besar dimulai dari menggeliatnya ekonomi yang kecil, dan ketika masa pandemi UKM dan IKM layaknya cahaya lilin yang berada di tengah kegelapan. Karena Bank Indonesia yang peduli terhadap perputaran perekonomian rakyat bersinergi dengan pemerintah dan juga pihak swasta untuk terus memberikan kesempatan dan edukasi bagi masyarakat Bali khususnya yang bergerak di bidang UMKM untuk berkreasi lebih banyak.</p>



<p>&#8220;Dengan begitu kita semua akan mampu menggawangi kain tenun tradisional milik daerah kita, sehingga kita semua sadar bahwa kita dan mereka memiliki kewajiban dan tugas untuk melestarikan dan mengembangkan produk seni yang merupakan warisan leluhur, karena perlu ada yang mengingatkan dan menguatkan agar UKM dan IKM menjadi tangguh sekaligus menjadi sumber daya yang mampu bersaing di dunia global terlebih saat masa pandemi seperti sekarang,&#8221; katanya..</p>



<p>Terkait Surat Edaran Nomor 04 Tahun 2021 tentang penggunaan endek pada Selasa, merupakan salah satu dukungan terhadap UKM/IKM sekaligus memajukan perekonomian melalui gerakan pelestarian warisan leluhur oleh UMKM, sehingga mampu melestarikan kain tenun di daerah masing-masing.</p>



<p>&#8220;Jika bukan kita yang menggunakan kain tenun yang dihasilkan oleh daerah kita, maka siapa lagi. Karena dengan menggunakan kain tenun produksi perajin lokal maka dengan sendirinya kita juga turut menjaga eksistensi perajin kita dari kepunahan. Salah satu contoh nyata yang dapat kita lihat di Desa Tenganan di mana penggunaan kain gringsing yang diwajibkan saat pelaksanaan upacara adat dan diatur ke dalam perarem. Ketika pemakai kain dan konsumen kain tenun tidak hilang, maka produksi dan perajin kain tenun lokal juga tidak akan punah,&#8221; ujarnya..</p>



<p>Dia menyebutkan, dengan mengangkat tema &#8220;Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia dan Gerakan Berwisata Indonesia&#8221; diharapkan mampu mengingatkan semuanya bahwa Bali adalah bagian dari Indonesia, maka sudah sepatutnyalah bangga menggunakan produk seni dan karya perajin lokal. &#8220;Sedangkan Indonesia merupakan negara yang paling banyak mempunyai karya seni, sehingga kita sebagai generasi penerus wajib dan bertugas untuk mengembangkannya, tetapi jangan sampai punah akibat salah pola atau salah sistem,&#8221; katanya.</p>



<p>Deputi BI Rizki Ernadi Wimanda menambahkan, pameran KKI yang masuk di tahun ke-6 ini merupakan upaya memberikan peluang kepada oelaku UMKM untuk berkarya lebih kreatif dan disarankan mampu masuk menguasai platform digital, sehingga pemasaran yang dilakukan bisa online dan langsung online dengan pembeli dari luar, selain itu pembayaran juga bisa menggunakan E_Money melalui QRIS. Pada pameran Karya Kreatif Indonesia seri 1 Tahun 2021, diikuti 17 peserta UMKM yakni 8 produk kain tenun, 5 produk kriya dan 4 produk makanan.</p>



<p>Sementara, Ny. Koster didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali, Wayan Jarta, Deputi BI Rizki Ernadi Wimanda berkesempatan meninjau pameran fisik Karya Kreatif Indonesia (KKI) seri 1, di mana pembukaan pameran KKI Seri 1 tahun 2021 ini dipusatkan di The Mandalika, Lombok. Hal ini dimaksudkan supaya pelaksanaannya digelar secara bergantian agar semua daerah memiliki kesempatan untuk menunjukkan karya dan ciri khas kain tenun yang dimiliki masing-masing. (bgn003)21030401</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/ketua-dekranasda-bali-pariwisata-pertanian-dan-industri-kerajinan-harus-saling-menopang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ketua Dekranasda Gianyar Buka Alas Harum Festival 2020</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/ketua-dekranasda-gianyar-buka-alas-harum-festival-2020/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=ketua-dekranasda-gianyar-buka-alas-harum-festival-2020</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/ketua-dekranasda-gianyar-buka-alas-harum-festival-2020/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Nov 2020 09:43:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemda Gianyar]]></category>
		<category><![CDATA[alasharumfestival2020]]></category>
		<category><![CDATA[dekranasdagianyar]]></category>
		<category><![CDATA[gianyar]]></category>
		<category><![CDATA[industrikerajinan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=14724</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="853" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/16056021309274548138331140893010.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/16056021309274548138331140893010.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/16056021309274548138331140893010-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/16056021309274548138331140893010-1024x682.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/16056021309274548138331140893010-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/16056021309274548138331140893010-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>Gianyar, Baliglobalnews &#8220;Gianyar Bangkit&#8221; adalah tema Alas Harum Festival 2020 yang digagas pemilik Alas Harum, Made Ardana, dengan menggandeng Dekranasda Kabupaten Gianyar. Alas Harum Festival 2020 dibuka oleh Ketua Dekranasda Kabupaten Gianyar, Ny. Surya Adnyani Mahayastra, di objek wisata Alas Harum, Kecamatan Tegallalang, Minggu (15/11). Menurut Made Ardana, tujuan dari festival itu selain menggairahkan kembali [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="853" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/16056021309274548138331140893010.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/16056021309274548138331140893010.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/16056021309274548138331140893010-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/16056021309274548138331140893010-1024x682.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/16056021309274548138331140893010-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/16056021309274548138331140893010-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>
<p>Gianyar, Baliglobalnews</p>



<p>&#8220;Gianyar Bangkit&#8221; adalah tema Alas Harum Festival 2020 yang digagas pemilik Alas Harum, Made Ardana, dengan menggandeng Dekranasda Kabupaten Gianyar.</p>



<p>Alas Harum Festival 2020 dibuka oleh Ketua Dekranasda Kabupaten Gianyar, Ny. Surya Adnyani Mahayastra, di objek wisata Alas Harum, Kecamatan Tegallalang, Minggu (15/11).</p>



<p>Menurut Made Ardana, tujuan dari festival itu selain menggairahkan kembali pariwisata di Gianyar setelah sekian lama terpuruk karena Covid-19, juga ingin membantu membangkitkan kembali industri kerajinan bekerjasama dengan Dekranasda Kabupaten Gianyar. Pameran digelar mulai&nbsp; 15 September hingga 20 Desember nanti.</p>



<p>&#8220;Melalui festival ini saya berharap pengunjung di Alas Harum semakin bertambah, dan industri kerajinan kita bisa bangkit kembali,&#8221; kata Made Ardana.&nbsp;</p>



<p>Sementara itu Ketua Dekranasda, Ny. Surya Adnyani Mahayastra, mengungkapkan Kabupaten Gianyar sangat kaya akan produk kerajinan IKM/UMKM. Apalagi Gianyar telah dinobatkan sebagai salah satu kota kerajinan dunia (World Craft City).</p>



<p>Saat ini, kata Ny. Surya Adnyani Mahayastra, Kabupaten Gianyar telah memiliki ribuan IKM/UMKM yang bergerak di berbagai sektor kerajinan seperti tenun, patung, silver, anyaman dan lain sebagainya. Namun sejak pandemi covid 19, semuanya terdampak. Pemasaran lesu, bahkan ada yang mati suri.</p>



<p>Dia menilai festival itu merupakan bentuk sinergi baik dari pemilik usaha dengan Dekranasda Kabupaten Gianyar. Dengan momen-momen seperti ini menandakan bahwa Kabupaten Gianyar aman untuk dikunjungi.</p>



<p>&#8220;Aman di sini artinya kita di objek wisata tetap mematuhi protokol kesehatan, dan disiplin pada diri kita masing-masing. Sehingga dengan adanya festival ini tentunya membawa angin segar pada UMKM kita. Karena setidaknya kita bisa membantu juga mempromosikan produk kerajinan,&#8221; tandasnya. (bgn122)20111720</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/ketua-dekranasda-gianyar-buka-alas-harum-festival-2020/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
