<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ikatandokterindonesia &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/ikatandokterindonesia-2/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Sun, 18 Apr 2021 13:46:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>ikatandokterindonesia &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Walikota Harapkan IDI Denpasar Berikan Pelayanan yang Maksimal kepada Masyarakat.</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/walikota-harapkan-idi-denpasar-berikan-pelayanan-yang-maksimal-kepada-masyarakat/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=walikota-harapkan-idi-denpasar-berikan-pelayanan-yang-maksimal-kepada-masyarakat</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/walikota-harapkan-idi-denpasar-berikan-pelayanan-yang-maksimal-kepada-masyarakat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Apr 2021 13:46:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[ikatandokterindonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pemkotdenpasar]]></category>
		<category><![CDATA[walikotadenpasar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=27296</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="854" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/04/idi.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/04/idi.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/04/idi-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/04/idi-1024x683.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/04/idi-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/04/idi-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Kepengurusan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Denpasar masa&#160;bakti 2021-2024 menetapkan dr. I Ketut Widiyasa,&#160;M.PH sebagai Ketua IDI Denpasar menggantikan dr. I Gusti Agung Ngurah Anom,&#160;MARS. Pelantikan pengurus IDI Denpasar dihadiri Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara, di Hotel Harris Denpasar,&#160;Minggu (18/4).&#160;Walikota mengucapkan selamat kepada Ketua IDI&#160;Cabang Denpasar terpilih dengan harapan pengurus baru mampu memberikan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="854" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/04/idi.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/04/idi.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/04/idi-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/04/idi-1024x683.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/04/idi-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/04/idi-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Kepengurusan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Denpasar masa&nbsp;bakti 2021-2024 menetapkan dr. I Ketut Widiyasa,&nbsp;<a href="http://m.ph/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">M.PH</a></p>



<p>sebagai Ketua IDI Denpasar menggantikan dr. I Gusti Agung Ngurah Anom,&nbsp;MARS.</p>



<p>Pelantikan pengurus IDI Denpasar dihadiri Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara, di Hotel Harris Denpasar,&nbsp;Minggu (18/4).&nbsp;Walikota mengucapkan selamat kepada Ketua IDI&nbsp;Cabang Denpasar terpilih dengan harapan pengurus baru mampu memberikan sumbangsih dan manfaat kepada masyarakat dalam pemecahan permasalahan Kota Denpasar di bidang kesehatan.</p>



<p>&#8221;Saya berharap kepada pengurus dan para anggota IDI Cabang Denpasar, untuk tetap dapat memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dengan optimal dan ikut membangun sistem pelayanan kesehatan di Indonesia, khususnya di Kota Denpasar yang lebih maju,&#8221; katanya.</p>



<p>Menurut&nbsp;Jaya Negara,&nbsp;tantangan bisa datang dari dalam terkait dengan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kedokteran.</p>



<p>Di sisi lain,&nbsp;kata dia,&nbsp;saat ini dokter di Indonesia menjadi profesi yang sangat diharapkan berperan sangat besar dalam penanggulangan pandemi Covid-19.&nbsp;Sedangkan tantangan dari luar saat ini adalah tuntutan globalisasi berupa mekanisme pasar bebas yang telah masuk dalam area jasa pelayanan kesehatan.</p>



<p>Kondisi itu menjadi tantangan dalam era industrialisasi pelayanan kesehatan dan sistem kesehatan global.&nbsp;&#8221;Harapan kami, IDI dapat bersinergi dan berkolaborasi, memberi kepercayaan yang penuh kepada para dokter untuk dapat menjalankan profesionalismenya dengan maksimal.</p>



<p>Karena dengan dukungan yang semakin meningkat lagi, baik moral, material, akses, dan komunikasi yang baik dengan semangat bersama untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, terutama di masa sulit pandemi ini, akhirnya semua pihak akan diuntungkan dan derajat kesehatan serta harapan hidup menjadi lebih meningkat, khususnya di Kota Denpasar,&#8221; katanya.</p>



<p>Sementara Ketua IDI Cabang Denpasar,&nbsp;I Ketut Widiyasa, menyatakan pelantikan pengurus tetap berjalan demi profesionalitas dan tertib organisasi dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.&nbsp;&#8221;Dalam kepengurusan kali ini, beberapa dokter-dokter yang enerjik ikut bergabung untuk bisa mengimbangi tuntutan menjalankan organisasi&nbsp;pada&nbsp;era lompatan teknologi, perubahan lingkungan, cara transaksi ekonomi, serta kondisi pandemi Covid-19 saat ini yang membutuhkan kehadiran sistem kerja baru.</p>



<p>Harapannya,&nbsp;kata dia,&nbsp;IDI Cabang Denpasar dapat ikut mendukung harapan semua pihak agar tetap bisa menjaga dan bisa meningkatkan terus kompetensi dan profesionalitas para dokter.&nbsp;&#8221;Terlebih di masa industri 4.0 dan tantangan di masa depan profesi dokter Indonesia saat UU Cipta Kerja berlaku, termasuk di saat pandemi masih menjadi permasalahan bersama dengan berbagai kompleksitasnya,&#8221;&nbsp;katanya.</p>



<p>Pada kesempatan tersebut juga diselenggarakan webinar dengan mengambil topik yang ditujukan untuk menambah wawasan yang seirama dengan tantangan ini, yaitu &#8221;Tantangan Dokter Indonesia pada Masa Industri 4.0 dan Pasca Penetapan UU Cipta Kerja&#8221;. (bgn003)21041817</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/walikota-harapkan-idi-denpasar-berikan-pelayanan-yang-maksimal-kepada-masyarakat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ketua IDI Bali Sebut Tak Tahu Isi Postingan jerinx Di Medsos Terkait Ujaran Kebencian</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/ketua-idi-bali-sebut-tak-tahu-isi-postingan-jerinx-di-medsos-terkait-ujaran-kebencian/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=ketua-idi-bali-sebut-tak-tahu-isi-postingan-jerinx-di-medsos-terkait-ujaran-kebencian</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/ketua-idi-bali-sebut-tak-tahu-isi-postingan-jerinx-di-medsos-terkait-ujaran-kebencian/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Oct 2020 07:34:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[idi]]></category>
		<category><![CDATA[ikatandokterindonesia]]></category>
		<category><![CDATA[ketuaidi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=11165</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="960" height="1280" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/IMG-20201013-WA0083.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/IMG-20201013-WA0083.jpg 960w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/IMG-20201013-WA0083-225x300.jpg 225w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/IMG-20201013-WA0083-768x1024.jpg 768w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bali, dr.Gede Putra Suteja selaku pelapor terkait dugaan ujaran kebencian di media sosial (Medsos) yang dilakukan oleh terdakwa Gede Ari Astina alias Jerinx, mengaku sama sekali tidak mengetahui dan membaca isi postingan sebelumnya yang dituliskan oleh penggebuk drum Superman Is Dead itu. &#8220;Saya hanya membaca soal postingan yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="960" height="1280" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/IMG-20201013-WA0083.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/IMG-20201013-WA0083.jpg 960w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/IMG-20201013-WA0083-225x300.jpg 225w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/IMG-20201013-WA0083-768x1024.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 960px) 100vw, 960px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bali, dr.Gede Putra Suteja selaku pelapor terkait dugaan ujaran kebencian di media sosial (Medsos) yang dilakukan oleh terdakwa Gede Ari Astina alias Jerinx, mengaku sama sekali tidak mengetahui dan membaca isi postingan sebelumnya yang dituliskan oleh penggebuk drum Superman Is Dead itu.</p>



<p>&#8220;Saya hanya membaca soal postingan yang isinya menyebut IDI kacung WHO,&#8221; kata Suteja saat sidang yang digelar secara langsung namun tertutup untuk awak media di Pengadilan Negeri Denpasar, Selasa (13/10/20).</p>



<p>Sidang yang dipimpin oleh ketua majelis hakim IDA Ayu&nbsp;<a rel="noreferrer noopener" href="http://adnyanadewi.sh.mh/" target="_blank">Adnyanadewi.SH.MH</a>&nbsp;itu, justru meyulut pertanyaan Wayan &#8216;Gendo&#8217; Suardana.,dkk., Terlebih bagi Jerinx SID yang menanyakan bahwa dirinya sebelumnya telah membuat postingan tentang menanyakan kenapa ibu yang harus melahirkan terlebih dahulu dipaksa untuk melakukan rapid tes.</p>



<p>&#8220;Bahkan saya siap untuk melakukan tatap muka dalam diskusi, tapi tak pernah ditanggapi,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Sebagai orang seni, kata Jerinx bahwa ungkapan saya tidak ada maksud merendahkan atau melemahkan para dokter. &#8220;Jadi tolong bapak bisa liat mata saya, tolong tatap saya. Apakah saya ini orang jahat dan pantas dipenjarakan. Saya bicara itu karena saya juga punya istri dan akan melahirkan anak,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>&#8220;Saya tau sangat tau anda orang baik dan sangat baik. Tapi saya menyayangkan kenapa harus tulis seperti itu. Tulisan itu melemahkan kinerja tim dokter dalam menangani pasien Covid-19,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Saksi dr.Suteja juga meyakinkan jika IDI memang tidak ada di bawah naungan WHO. Namun saat itu cabang-cabang dari berbagai wilayah dan pusat mendesak nya untuk melaporkan atas tulisan yang dibuat pada akun jerinx.</p>



<p>Dibeberkannya, cabang wilayah Bali IDI ada sembilan. &#8220;Saat itu dilakukan diskusi untuk menanyakan maksud dan tujuan dari postingan tersebut. Bukan menilai sebuah kejahatan dan niat untuk melaporkan. Sungguh tidak ada niat kami memenjarakan anda,&#8221; akuinya.</p>



<p>Postingan itu beranggapan bahwa akan ada penilaian masyarakat menjadi mosi tak percaya yang menilai dokter menguluk (berbohong). &#8220;Lho jadi, itu hanya asumsi dari dokter. Padahal masyarakat hanya bertanya soal postingan tersebut. Bukan menegaskan jadi tidak percaya,&#8221; tanya Gendo.</p>



<p>Saat berita ini ditayangkan, persidangan di skors untuk jeda istirahat makan siang. Sidang kembali dilanjutkan hingga pukul 15.00 Wita. (bgn008)20101325</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/ketua-idi-bali-sebut-tak-tahu-isi-postingan-jerinx-di-medsos-terkait-ujaran-kebencian/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
