<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#IDI &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/idi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Wed, 12 Aug 2020 15:06:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>#IDI &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Jerinx SID ditetapkan sebagai tersangka dugaan pencemaran nama baik</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/jerinx-sid-ditetapkan-sebagai-tersangka-dugaan-pencemaran-nama-baik/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=jerinx-sid-ditetapkan-sebagai-tersangka-dugaan-pencemaran-nama-baik</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/jerinx-sid-ditetapkan-sebagai-tersangka-dugaan-pencemaran-nama-baik/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[dev]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Aug 2020 15:06:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Provinsi Bali]]></category>
		<category><![CDATA[#IDI]]></category>
		<category><![CDATA[#IDIbali]]></category>
		<category><![CDATA[#ikatandokterindonesia]]></category>
		<category><![CDATA[#jerinksid]]></category>
		<category><![CDATA[#jrxsid]]></category>
		<category><![CDATA[#poldabali]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://baliglobalnews.com/?p=4651</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG_20200806_123247.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG_20200806_123247.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG_20200806_123247-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG_20200806_123247-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG_20200806_123247-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Bali, Baliglobalnews &#160;Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Bali menetapkan I Gede Ari Astina alias Jerinx&#160;SID sebagai tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bali dan ujaran kebencian. &#8220;Iya sudah ditetapkan sebagai tersangka, sudah kami periksa hari ini dan dia hadir. Sudah kami tahan juga hari ini di rutan Polda Bali,&#8221; kata [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG_20200806_123247.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG_20200806_123247.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG_20200806_123247-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG_20200806_123247-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG_20200806_123247-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Bali, Baliglobalnews</p>



<p>&nbsp;Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Bali menetapkan I Gede Ari Astina alias Jerinx&nbsp;SID sebagai tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bali dan ujaran kebencian.</p>



<p>&#8220;Iya sudah ditetapkan sebagai tersangka, sudah kami periksa hari ini dan dia hadir. Sudah kami tahan juga hari ini di rutan Polda Bali,&#8221; kata Dirreskrimsus Polda Bali Kombes Pol Yuliar Kus Nugroho&nbsp;saat dihubungi melalui telepon di Denpasar, Rabu.</p>



<p>Ia mengatakan dasar penetapan Jerinx sebagai tersangka dilakukan berdasarkan alat bukti yang cukup, ada keterangan saksi, ahli, dan kesesuaian antara keterangan semuanya termasuk barang buktinya.</p>



<p>&#8220;Bahwa itu terpenuhi unsur delik membuat pencemaran nama baik, penghinaan dan menimbulkan suatu permusuhan kepada IDI, sesuai dengan UU ITE,&#8221; kata Yuliar.</p>



<p>Dalam perkara ini, pasal yang disangkakan yaitu Pasal 28 ayat (2) jo Pasal 45A ayat (2) dan/atau Pasal 27 ayat (3) jo Pasal 45 ayat (3) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik dan/atau pasal 310 KUHP dan atau Pasal 311 KUHP, sesuai dengan Laporan Polisi No. LP/263/VI/2020/Bali/SPKT, tanggal 16 Juni 2020. Dengan ancaman hukuman enam tahun penjara dan denda Rp1 miliar.</p>



<p>Sebelumnya, pada (6/8) penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Bali telah melakukan pemeriksaan terhadap drummer band SID ini, dengan memberikan 13 pertanyaan.</p>



<p>Dari hasil pemeriksaan Jerinx yang berlangsung selama kurang lebih dua jam tersebut diperoleh tiga catatan mendasar. Pertama, dari hasil keterangan, Jerinx memang yang memuat postingan itu. Kedua, dari postingan itu, Jerinx menggugah IDI selaku organisasi profesional untuk mengambil tindakan atas ketidakadilan terhadap rakyat, &#8220;rapid test&#8221; sebagai syarat layanan ke RS. Ketiga terkait dengan beberapa postingan yang cukup banyak pada 16 Juni 2020.(bgn/ant)20081231</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/jerinx-sid-ditetapkan-sebagai-tersangka-dugaan-pencemaran-nama-baik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jerinx SID Penuhi Panggilan Kedua di Polda Bali</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/jerinx-sid-penuhi-panggilan-kedua-di-polda-bali/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=jerinx-sid-penuhi-panggilan-kedua-di-polda-bali</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/jerinx-sid-penuhi-panggilan-kedua-di-polda-bali/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Aug 2020 07:44:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Provinsi Bali]]></category>
		<category><![CDATA[#IDI]]></category>
		<category><![CDATA[#jerinx]]></category>
		<category><![CDATA[#poldabali]]></category>
		<category><![CDATA[#prosedurrapid]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://baliglobalnews.com/?p=3791</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG_20200806_104010.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG_20200806_104010.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG_20200806_104010-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG_20200806_104010-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG_20200806_104010-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Jerinx Superman Is Dead (SID) memenuhi panggilan kedua Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Bali, Kamis, sekitar pukul 10.32 WITA. Jerinx&#160;yang bernama asli I Gede Ari Astina&#160; mengenakan kaus hitam&#160;bertuliskan &#8220;Indonesia Tolak Rapid&#8221; tanpa mengenakan masker didampingi pengacaranya Wayan Suardana yang memakai kemeja berwarna biru tua dan berdasi, saat mendatangi Kantor Ditreskrimsus Polda Bali. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG_20200806_104010.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG_20200806_104010.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG_20200806_104010-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG_20200806_104010-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG_20200806_104010-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Jerinx Superman Is Dead (SID) memenuhi panggilan kedua Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Bali, Kamis, sekitar pukul 10.32 WITA.</p>



<p>Jerinx&nbsp;yang bernama asli I Gede Ari Astina&nbsp; mengenakan kaus hitam&nbsp;bertuliskan &#8220;Indonesia Tolak Rapid&#8221; tanpa mengenakan masker didampingi pengacaranya Wayan Suardana yang memakai kemeja berwarna biru tua dan berdasi, saat mendatangi Kantor Ditreskrimsus Polda Bali.<br></p>



<p>Jerinx&nbsp;yang berstatus sebagai saksi menjalani pemeriksaan atas kasus dugaan pencemaran&nbsp;nama baik Ikatan Dokter Indonesia (IDI) melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada 13 Juni 2020.</p>



<p>&#8220;Jauh sebelum saya menulis postingan pada 13 Juni 2020 itu, mungkin beberapa minggu sebelumnya, saya baca berita rakyat menengah ke bawah dipersulit oleh prosedur rapid, sampai ada yang meninggal dan tidak ditangani dengan serius. Itu akumulasi perasaan empati saya dan kasihan kepada rakyat yang dipersulit gara-gara prosedur rapid,&#8221; kata Jerinx saat memasuki kantor Ditreskrimsus Polda Bali.</p>



<p><em>Drummer Band&nbsp;</em>Superman Is Dead (SID) ini menjalani pemeriksaan di sebuah ruang wawancara di Kantor Ditreskrimsus Polda Bali yang berlangsung secara tertutup. Pemeriksaan berlangsung selama kurang lebih dua jam.</p>



<p>Sebelumnya, Dirkrimsus Polda Bali Kombes Pol Yuliar Kus Nugroho mengatakan bahwa pihaknya telah&nbsp;memeriksa pihak beberapa saksi dari IDI Bali dan ahli bahasa dalam dugaan kasus pencemaran nama baik Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bali.</p>



<p>&#8220;Jadi, sudah ditindaklanjuti oleh Polda dan diberi surat panggilan, sementara dijadikan saksi dulu. mestinya kemarin dia (Jerinx) hadir, tapi yang bersangkutan tidak hadir sehingga dilayangkan lagi surat panggilan kedua,&#8221; kata Yuliar. (bgn/ant)20080407</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/jerinx-sid-penuhi-panggilan-kedua-di-polda-bali/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Covid Meningkat, IDI Denpasar Minta Masyarakat Jangan Simpulkan Tak Terkendali</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/covid-meningkat-idi-denpasar-minta-masyarakat-jangan-simpulkan-tak-terkendali/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=covid-meningkat-idi-denpasar-minta-masyarakat-jangan-simpulkan-tak-terkendali</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/covid-meningkat-idi-denpasar-minta-masyarakat-jangan-simpulkan-tak-terkendali/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Jul 2020 12:08:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[#IDI]]></category>
		<category><![CDATA[#kotadenpasar]]></category>
		<category><![CDATA[#ngurahanom]]></category>
		<category><![CDATA[#tracking]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://baliglobalnews.com/?p=959</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="481" height="598" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200708-WA0030.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200708-WA0030.jpg 481w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200708-WA0030-241x300.jpg 241w" sizes="auto, (max-width: 481px) 100vw, 481px" /></div>Denpasar, Bali Global News Peningkatan angka kasus di Kota Denpasar memang memberikan rasa khawatir di masyarakat. Namun demikian, IDI (Ikatan Dokter Indonesia) Denpasar minta masyarakat tidak langsung menyimpukan bahwa penyebaran Covid-19 di Kota Denpasar tidak terkendali. Menurut &#160;Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Denpasar, dr. IGA Ngurah Anom, MARS, wilayah yang terdapat pasien positif Covid-19 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="481" height="598" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200708-WA0030.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200708-WA0030.jpg 481w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200708-WA0030-241x300.jpg 241w" sizes="auto, (max-width: 481px) 100vw, 481px" /></div>
<p>Denpasar, Bali Global News</p>



<p>Peningkatan angka kasus di Kota Denpasar memang memberikan rasa khawatir di masyarakat. Namun demikian, IDI (Ikatan Dokter Indonesia) Denpasar minta masyarakat tidak langsung menyimpukan bahwa penyebaran Covid-19 di Kota Denpasar tidak terkendali.</p>



<p>Menurut &nbsp;Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Denpasar, dr. IGA Ngurah Anom, MARS, wilayah yang terdapat pasien positif Covid-19 sudah langsung diisolasi oleh satgas desa/kelurahan. Kendati wilayah desa berwarna merah, bukan berarti seluruh wilayahnya terjangkit, melainkan hanya titik tertentu dan sudah langsung di-<em>tracing</em>&nbsp;dan diisolasi.</p>



<p>Menurut Anom, kondisi ini wajar bila hanya melihat angka dan membandingkan angka tersebut dengan wilayah sekitar. Meningkatnya kasus positif secara signifikan merupakan akibat terdeteksinya kasus positif berkat kebijakan tes swab yang dilakukan secara masif. Di mana, tes secara masif ini berkaitan dengan upaya untuk&nbsp;mengendalikan penyebaran Covid-19 di Denpasar.</p>



<p>&#8221;Dengan diketahui siapa yang positif covid, maka akan diketahui juga siapa-siapa yang (dicurigai) berpotensi akan terkena ataupun menularkan covid (OTG, ODP, dan PDP) melalui&nbsp;<em>tracking</em>&nbsp;kontak. Jadi, langkah yang diambil Pemkot Denpasar dalam menangani Covid-19 sudah benar, yakni melakukan test secara masif dan&nbsp;<em>tracing</em>&nbsp;secara agresif, namun hal ini harus dibarengi dengan penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat di masyarakat,&#8221; katanya di Denpasar, Rabu (8/7).</p>



<p>Anom menyebutkan keberhasilan&nbsp;<em>tracking</em>&nbsp;dan kejujuran orang yang positif akan menentukan terkendali atau tidaknya penyebaran Covid-19 di Denpasar. Kasus positif yang diketahui rekam jejaknya akan mempermudah penanganan sehingga penyebarannya dapat dikendalikan, demikian pula sebaliknya.</p>



<p>&#8221;Terjadinya kasus positif yang tidak diketahui sumbernya, besar kemungkinan dapat terjadi akibat kurang maksimalnya kinerja dalam men-<em>tracking</em>&nbsp;yang juga dipengaruhi oleh ketidakjujuran orang yang positif dalam memberikan keterangan. Jadi, kejujuran masyarakat sangatlah penting,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Terhadap kasus positif yang tidak diketahui sumbernya, dia menegaskan hal itu perlu mendapat perhatian lebih, karena memiliki potensi penyebaran covid yang tidak dapat dikendalikan. &#8221;Kami sarankan jika masih ada kasus positif yang belum ditemukan sumber penyebaranya, agar melaksanakan karantina wilayah, karena sejauh ini karantina wilayah menjadi alternatif terbaik untuk memutuskan kasus dengan kondisi pasien positif yang tidak diketahui sumbernya,&#8221; pungkasnya. (bgn/humas)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/covid-meningkat-idi-denpasar-minta-masyarakat-jangan-simpulkan-tak-terkendali/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
