<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>husnifahmi &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/husnifahmi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Fri, 06 Nov 2020 05:47:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>husnifahmi &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>KPK panggil tersangka kasus KTP-elektronik Husni Fahmi</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/kpk-panggil-tersangka-kasus-ktp-elektronik-husni-fahmi/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kpk-panggil-tersangka-kasus-ktp-elektronik-husni-fahmi</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/kpk-panggil-tersangka-kasus-ktp-elektronik-husni-fahmi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Nov 2020 05:47:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[husnifahmi]]></category>
		<category><![CDATA[kpk]]></category>
		<category><![CDATA[ktp-elektronik]]></category>
		<category><![CDATA[nasional]]></category>
		<category><![CDATA[tersangkakasus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=13493</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/J68A9750_1602864448031.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/J68A9750_1602864448031.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/J68A9750_1602864448031-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/J68A9750_1602864448031-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/J68A9750_1602864448031-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Nasional, Baliglobalnews Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat memanggil mantan Ketua Tim Teknis Teknologi Informasi dalam rangka penerapan KTP-elektronik (KTP-el) Husni Fahmi (HSF) sebagai tersangka. &#8220;HSF dipanggil sebagai tersangka tindak pidana korupsi pengadaan paket penerapan Kartu Tanda Penduduk berbasis Nomor Induk Kependudukan secara nasional (KTP-elektronik),&#8221; kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya di Jakarta, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/J68A9750_1602864448031.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/J68A9750_1602864448031.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/J68A9750_1602864448031-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/J68A9750_1602864448031-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/J68A9750_1602864448031-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Nasional, Baliglobalnews</p>



<p>Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat memanggil mantan Ketua Tim Teknis Teknologi Informasi dalam rangka penerapan KTP-elektronik (KTP-el) Husni Fahmi (HSF) sebagai tersangka.</p>



<p>&#8220;HSF dipanggil sebagai tersangka tindak pidana korupsi pengadaan paket penerapan Kartu Tanda Penduduk berbasis Nomor Induk Kependudukan secara nasional (KTP-elektronik),&#8221; kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.</p>



<p>Husni bersama tiga orang lainnya pada 13 Agustus 2019 telah diumumkan sebagai tersangka baru dalam pengembangan kasus korupsi KTP-el.</p>



<p>Tiga tersangka lainnya, yakni mantan Direktur Utama Perum Percetakan Negara RI (PNRI) Isnu Edhi Wijaya (ISE), Anggota DPR RI 2014-2019 Miriam S Hariyani (MSH), dan Direktur Utama PT Sandipala Arthaputra Paulus Tannos (PST).</p>



<p>Empat orang itu disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.</p>



<p>Tersangka Husni diduga telah melakukan beberapa pertemuan dengan pihak-pihak vendor. Padahal Husni dalam hal ini adalah Ketua Tim Teknis dan juga panitia lelang.</p>



<p>Pada Mei-Juni 2010, Husni ikut dalam pertemuan di Hotel Sultan bersama mantan pejabat Kemendagri Irman dan Sugiharto dan pengusaha Andi Agustinus. Dalam pertemuan tersebut diduga terjadi pembahasan tentang proyek KTP-el yang anggaran dan tempatnya akan disediakan oleh Andi Agustinus.</p>



<p>Dalam pertemuan tersebut, Husni diduga ikut mengubah spesifikasi, rencana anggaran biaya, dan seterusnya dengan tujuan &#8220;mark up&#8221;. Setelah itu, Husni sering melapor kepada Sugiharto.</p>



<p>Husni diberi tugas berhubungan dengan vendor dalam hal teknis proyek KTP-el dan pernah diminta oleh Irman mengawal konsorsium, yakni PNRI, Astragraphia, dan Murakabi Sejahtera. Husni ditugaskan untuk membenahi administrasi supaya dipastikan lulus,.</p>



<p>Husni diduga tetap meluluskan tiga konsorsium, meskipun ketiganya tidak memenuhi syarat wajib, yakni mengintegrasikan &#8220;Hardware Security Modul&#8221; (HSM) dan &#8220;Key Management System&#8221; (KMS).</p>



<p>Sebagaimana telah muncul di fakta persidangan dan pertimbangan hakim dalam perkara dengan terdakwa Setya Novanto, Husni diduga diperkaya 20 ribu dolar AS dan Rp10 juta. (bgn123)20110612</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/kpk-panggil-tersangka-kasus-ktp-elektronik-husni-fahmi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
