<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>hakimdenpasar &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/hakimdenpasar-2/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Fri, 29 Aug 2025 11:12:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>hakimdenpasar &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Hakim Denpasar Vonis Lepas Nenek 93 Tahun Dugaan Pemalsuan Silsilah</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/hakim-denpasar-vonis-lepas-nenek-93-tahun-dugaan-pemalsuan-silsilah/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=hakim-denpasar-vonis-lepas-nenek-93-tahun-dugaan-pemalsuan-silsilah</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/hakim-denpasar-vonis-lepas-nenek-93-tahun-dugaan-pemalsuan-silsilah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 Aug 2025 11:12:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BGN 008]]></category>
		<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[hakimdenpasar]]></category>
		<category><![CDATA[pemalsuansilsilah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=119097</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="960" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250828-WA0072.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250828-WA0072.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250828-WA0072-300x225.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250828-WA0072-1024x768.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250828-WA0072-768x576.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250828-WA0072-86x64.jpg 86w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar menjatuhkan putusan lepas (ontslag van recht vervolging) terhadap seluruh terdakwa, termasuk seorang nenek berusia 93 tahun, Ni Nyoman Reja. Pasalnya, hakim menilai dugaan pemalsuan silsilah dan surat waris tanah senilai lebih dari Rp718 miliar, yang melibatkan para terdakwa (satu keluarga) bukan ranah pidana. &#8220;Para terdakwa terbukti melakukan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="960" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250828-WA0072.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250828-WA0072.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250828-WA0072-300x225.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250828-WA0072-1024x768.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250828-WA0072-768x576.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/08/IMG-20250828-WA0072-86x64.jpg 86w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar menjatuhkan putusan lepas (ontslag van recht vervolging) terhadap seluruh terdakwa, termasuk seorang nenek berusia 93 tahun, Ni Nyoman Reja. Pasalnya, hakim menilai dugaan pemalsuan silsilah dan surat waris tanah senilai lebih dari Rp718 miliar, yang melibatkan para terdakwa (satu keluarga) bukan ranah pidana.</p>



<p>&#8220;Para terdakwa terbukti melakukan perbuatan yang didakwakan, tetapi bukan merupakan tindak pidana. Sehingga, melepaskan para terdakwa dari segala tuntutan hukum (onslag van recht vervolging) dan memulihkan kembali hak-haknya dalam kedudukan, harkat, dan martabat,&#8221; kata Ketua Majelis Hakim, Aline Oktavia Kurnia.</p>



<p>Meskipun perbuatan terdakwa terbukti, hakim menilai, unsur tindak pidana tidak terpenuhi. Usai pembacaan putusan, terlihat Nyoman Reja yang sejak awal sidang duduk di kursi roda mendadak sumringah mendengar putusan bebas.</p>



<p>Selain Nyoman Reja, para terdakwa yang ikut dilepaskan antara lain I Made Dharma (64), I Ketut Sukadana (58), I Made Nelson (56), Ni Wayan Suweni (55). I Ketut Suardana (51), I Made Mariana (54), I Wayan Sudartha (57), I Wayan Arjana (48), I Ketut Alit Jenata (50), I Gede Wahyudi (30), I Nyoman Astawa (55), I Made Alit Saputra (45), I Made Putra Wiryana (22), dan I Ketut Senta (78).</p>



<p>Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dewa Anom Rai menuntut hukuman beragam untuk para terdakwa. Anak kandung Reja, I Made Dharma, dituntut paling berat tiga tahun penjara. Dua terdakwa lain, I Ketut Sukadana dan I Made Nelson, masing-masing dituntut 1,5 tahun penjara.</p>



<p>Sementara 11 terdakwa lainnya dituntut masing-masing 1 tahun penjara. Sedangkan dua terdakwa uzur, I Ketut Senta dan Ni Nyoman Reja, dituntut paling ringan, yakni 1 bulan 4 hari penjara.</p>



<p>Atas putusan ini, JPU menyatakan masih pikir-pikir atas vonis tersebut. &#8220;Kami akan melaporkan dulu kepada pimpinan, baru nanti ditentukan langkah selanjutnya,&#8221; singkatnya usai sidang.</p>



<p>Sementara tim penasihat hukum para terdakwa, Vincencius Jala dan rekanan l, langsung menyatakan menerima putusan dan berterima kasih kepada majelis hakim. &#8220;Hari ini Nenek Nyoman Reja dinyatakan bebas. Kami berterima kasih kepada semua pihak, termasuk Komisi Yudisial, media, hingga warganet yang mendoakan. Putusan ini menegaskan perkara ini murni perdata, bukan pidana,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Menurut Vincensius, putusan majelis hakim sudah tepat dan perlu diapresiasi, terlebih kasus seperti ini kata dia seharusnya dimulai dari perkara perdata, tidak langsung mengarah ke Pidana.</p>



<p>&#8220;Bahkan mahasiswa hukum semester I pun bisa memahami bahwa sengketa ini adalah perkara perdata. Majelis hakim sudah tepat dengan mendasarkan putusan pada yurisprudensi dan Perma No.1 Tahun 1956. Jika memang ada sengketa, diselesaikan di ranah perdata dulu, bukan pidana,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Dengan putusan ini, 17 keluarga besar ini resmi lepas dari jeratan hukum. Namun, Vincensius mengatakan pertarungan hukum terkait hak waris 13 hektare tanah di Jimbaran dipastikan berlanjut di ranah perdata.</p>



<p>Nenek Reja ditemui usai sidang mengaku senang dan tampak bisa tertawa pelan-pelan. Dia juga mengucapkan terima kasih kepada para pengunjung dan sanak keluarga yang menemuinya. &#8220;Senang sekali, arigatou,&#8221; katanya saat ditemui. (bgn008)25082902</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/hakim-denpasar-vonis-lepas-nenek-93-tahun-dugaan-pemalsuan-silsilah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hakim Denpasar Vonis 10 Bulan WNA Bawa Narkoba dari Rumania</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/hakim-denpasar-vonis-10-bulan-wna-bawa-narkoba-dari-rumania/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=hakim-denpasar-vonis-10-bulan-wna-bawa-narkoba-dari-rumania</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/hakim-denpasar-vonis-10-bulan-wna-bawa-narkoba-dari-rumania/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Jan 2024 07:53:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BGN 008]]></category>
		<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[hakimdenpasar]]></category>
		<category><![CDATA[WNA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=88277</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="2048" height="1152" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/01/1706252315089692570012008209729.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/01/1706252315089692570012008209729.jpg 2048w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/01/1706252315089692570012008209729-300x169.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/01/1706252315089692570012008209729-1024x576.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/01/1706252315089692570012008209729-768x432.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/01/1706252315089692570012008209729-1536x864.jpg 1536w" sizes="(max-width: 2048px) 100vw, 2048px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Majelis Hakim Pengadilan Negeri Denpasar, Bali, menjatuhkan vonis 10 bulan penjara terhadap terdakwa Cosmin Liviu Oprea (36) dalam sidang di PN Denpasar pada Kamis (25/1/2024) sore. Pasalnya, terdakwa dinyatakan bersalah membawa narkoba jenis ganja dari negaranya di Rumania. Ketua Majelis Hakim Agus Akhyudi dalam sidang juga menjerat terdakwa membayar denda Rp800 juta, subsider [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="2048" height="1152" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/01/1706252315089692570012008209729.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/01/1706252315089692570012008209729.jpg 2048w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/01/1706252315089692570012008209729-300x169.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/01/1706252315089692570012008209729-1024x576.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/01/1706252315089692570012008209729-768x432.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/01/1706252315089692570012008209729-1536x864.jpg 1536w" sizes="auto, (max-width: 2048px) 100vw, 2048px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Majelis Hakim Pengadilan Negeri Denpasar, Bali, menjatuhkan vonis 10 bulan penjara terhadap terdakwa Cosmin Liviu Oprea (36) dalam sidang di PN Denpasar pada Kamis (25/1/2024) sore. Pasalnya, terdakwa dinyatakan bersalah membawa narkoba jenis ganja dari negaranya di Rumania.</p>



<p>Ketua Majelis Hakim Agus Akhyudi dalam sidang juga menjerat terdakwa membayar denda Rp800 juta, subsider 3 bulan kurungan. &#8220;Terdakwa bersalah melanggar Pasal 113 ayat 1, menghukum terdakwa selam 10 bulan kurungan penjara dikurangi selama berada dalam tahanan. Dan, membayar denda Rp800 juta, subsider 3 bulan. Dengan menetapkan terdakwa tetap dalam tahanan,&#8221; katanya.</p>



<p>Vonis hakim itu, lebih rendah dibandingkan dengan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) dalam sidang sebelumnya yang menuntut terdakwa Cosmin Liviu Oprea, selama lima tahun penjara dan denda Rp 800 juta subsider 6 bulan karena kedapatan memiliki narkoba jenis ganja&nbsp; 2,87 gram.</p>



<p>Mendengar putusan hakim itu, terdakwa didampingi kuasa hukumnya menyatakan menerima hukuman hakim. Sedangkan, Jaksa menyatakan pikir-pikir atas putusan hakim.</p>



<p>Awal muka terdakwa ditangkap, saat tiba di terminal internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, terdakwa mengisi formulir Customs Declaration (BC 22). Pada kolom pengisian mengenal barang bawaan narkotika, terdakwa tidak menuliskan pada formulir custom declaration (BC 22) bahwa terdakwa membawa narkotika masuk ke wilayah pabean Republik Indonesia.</p>



<p>Selanjutnya petugas dari Bea dan Cukai memeriksa yang merupakan prosedur tetap terhadap para penumpang yang baru tiba di pos pemeriksaan Bea Cukai.</p>



<p>Petugas Bea Cukai di terminal kedatangan internasional melihat perilaku mencurigakan dari terdakwa. Oleh karena itu, petugas segera membawa terdakwa beserta barang bawaannya ke ruang pemeriksaan Bea Cukai di terminal kedatangan internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai. Kemudian, petugas memeriksa terhadap terdakwa dan barang-barang bawaan, berupa satu buah tas punggung warna abu-abu merek Underarmour.</p>



<p>Setelah dibuka, di dalamnya berisi sebuah tastoiletnes berwarna putih merek Carmen berisi satu buah kemasan plastik warna merah muda berisi gumpalan daun berwarna hijau kecokelatan mengandung sediaan narkotika golongan I berupa Delta 9 Tetrahydrocannabinol (Kode A) berat bersih 2,70 gram netto.</p>



<p>Selain itu, terdapat satu buah grinder bertuliskan The Bulldog Amsterdam yang berisi rajangan daun berwarna hijau kecokelatan yang diduga mengandung sediaan narkotika golongan I berupa Delta 9 Tetrahydrocannabinol (Kode B) berat bersih 0.17 gram netto sehingga berat total keseluruhan 2.87 gram netto.</p>



<p>Selanjutnya, petugas Bea Cukai Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai segera menghubungi Direktorat Reserse Narkoba Polda Bali untuk menindaklanjuti dan mengamankan terdakwa Cosmin Liviu Oprea.</p>



<p>Selain itu, petugas satuan narkoba Polda Bali juga menyita satu buah custom declaration (BC 22) atas nama Cosmin Liviu Oprea, boarding pass atas nama Cosmin Liviu Oprea dan satu buah smartphone merek Samsung. Setelah ditanyakan kepemilikan atas seluruh barang-barang tersebut, Cosmin Liviu Oprea menyatakan sebagai miliknya.</p>



<p>Terdakwa memperolehnya dari seseorang secara cuma-cuma untuk Cosmin pergunakan pada saat dia sedang menonton festival lagu rock di Rumania pada Senin, 25 September 2023, sebelum berangkat menuju Bali.(bgn008)24012604</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/hakim-denpasar-vonis-10-bulan-wna-bawa-narkoba-dari-rumania/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
