<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>hadinotosoedigno &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/hadinotosoedigno/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Sun, 20 Dec 2020 05:39:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>hadinotosoedigno &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Penahanan eks Direktur Garuda Indonesia Hadinoto Soedigno diperpanjang</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/penahanan-eks-direktur-garuda-indonesia-hadinoto-soedigno-diperpanjang/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=penahanan-eks-direktur-garuda-indonesia-hadinoto-soedigno-diperpanjang</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/penahanan-eks-direktur-garuda-indonesia-hadinoto-soedigno-diperpanjang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Dec 2020 05:39:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[eksdirekturgaruda]]></category>
		<category><![CDATA[hadinotosoedigno]]></category>
		<category><![CDATA[hds]]></category>
		<category><![CDATA[nasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=18540</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/5DB_8999_1607082886591.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/5DB_8999_1607082886591.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/5DB_8999_1607082886591-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/5DB_8999_1607082886591-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/5DB_8999_1607082886591-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Nasional, Baliglobalnews Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa penahanan selama 40 hari ke depan terhadap mantan Direktur Teknik dan Pengelolaan Armada PT Garuda Indonesia 2007-2012 Hadinoto Soedigno (HDS). Hadinoto adalah tersangka kasus suap pengadaan pesawat dan mesin pesawat dari Airbus SAS dan Rolls-Royce PLC pada PT Garuda Indonesia dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). &#8220;Guna [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/5DB_8999_1607082886591.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/5DB_8999_1607082886591.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/5DB_8999_1607082886591-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/5DB_8999_1607082886591-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/5DB_8999_1607082886591-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Nasional, Baliglobalnews</p>



<p>Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa penahanan selama 40 hari ke depan terhadap mantan Direktur Teknik dan Pengelolaan Armada PT Garuda Indonesia 2007-2012 Hadinoto Soedigno (HDS).</p>



<p>Hadinoto adalah tersangka kasus suap pengadaan pesawat dan mesin pesawat dari Airbus SAS dan Rolls-Royce PLC pada PT Garuda Indonesia dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).</p>



<p>&#8220;Guna kebutuhan penyelesaian berkas perkara, tim penyidik KPK memperpanjang masa penahanan tersangka HDS selama 40 hari dimulai 24 Desember 2020 sampai dengan 1 Februari 2021 di Rutan KPK Pomdam Jaya Guntur,&#8221; kata Plt Juru Bicara KPK melalui keterangannya di Jakarta, Minggu.</p>



<p>Untuk diketahui sejak Agustus 2019, KPK melakukan penyidikan dengan menetapkan tiga orang tersangka.</p>



<p>Pertama, dalam kasus suap pengadaan pesawat dan mesin pesawat dari Airbus SAS dan Rolls-Royce PLC pada PT Garuda Indonesia dan TPPU, KPK menetapkan mantan Dirut Garuda Indonesia 2005-2014 Emirsyah Satar dan pemilik PT Mugi Rekso Abadi (MRA) dan Connaught International Pte.Ltd. Soetikno Soedarjo sebagai tersangka.</p>



<p>Keduanya telah divonis bersalah Majelis Hakim Tipikor dan perkaranya masih dalam proses upaya hukum kasasi.</p>



<p>Kedua, dalam kasus suap pengadaan pesawat dan mesin pesawat dari Airbus SAS dan Rolls-Royce PLC pada PT Garuda Indonesia, KPK juga menetapkan Hadinoto sebagai tersangka dan pada 20 November 2020, KPK meningkatkan status perkara ke penyidikan dengan menetapkan Hadinoto sebagai tersangka TPPU.</p>



<p>Dalam proses penyidikan, KPK menemukan adanya perbuatan tersangka Hadinoto menempatkan, mentransfer, mengubah bentuk, menukarkan dengan mata uang atas uang suap yang sebelumnya telah diterima oleh yang bersangkutan yang diduga uang tersebut ditarik tunai dan dikirimkan ke rekening-rekening lainnya antara lain anak dan istrinya serta termasuk rekening investasi di Singapura.</p>



<p>Perbuatan tersangka Hadinoto tersebut diduga dilakukan dengan tujuan menyembunyikan atau menyamarkan asal usul uang suap tersebut guna menghindari pengawasan dari otoritas berwenang baik yang ada di Indonesia maupun di Singapura.</p>



<p>Tersangka Hadinoto diduga melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo Pasal 64 ayat (1) KUHP dan diduga melanggar Pasal 3 dan atau Pasal 4 dan atau Pasal 5 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang. (bgn123)20122010</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/penahanan-eks-direktur-garuda-indonesia-hadinoto-soedigno-diperpanjang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>KPK jemput paksa tersangka Hadinoto Soedigno</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/kpk-jemput-paksa-tersangka-hadinoto-soedigno/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kpk-jemput-paksa-tersangka-hadinoto-soedigno</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/kpk-jemput-paksa-tersangka-hadinoto-soedigno/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Dec 2020 05:43:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[hadinotosoedigno]]></category>
		<category><![CDATA[jemputpaksa]]></category>
		<category><![CDATA[kpk]]></category>
		<category><![CDATA[PTGarudaIndonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=16895</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="400" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/176703_11550804122020_Hadinoto_Soedigno_dibawa_paksa_kpk_rmol.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/176703_11550804122020_Hadinoto_Soedigno_dibawa_paksa_kpk_rmol.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/176703_11550804122020_Hadinoto_Soedigno_dibawa_paksa_kpk_rmol-300x150.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/176703_11550804122020_Hadinoto_Soedigno_dibawa_paksa_kpk_rmol-768x384.jpg 768w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Nasional, Baliglobalnews Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menjemput paksa tersangka mantan Direktur Teknik dan Pengelolaan Armada PT Garuda Indonesia 2007-2012 Hadinoto Soedigno (HS) di kediamannya di Jakarta Selatan, Jumat. &#8220;Jumat, 4 Desember 2020, KPK telah jemput paksa HS selaku tersangka dalam perkara dugaan korupsi terkait PT Garuda Indonesia. Tersangka dijemput paksa penyidik di rumahnya di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="400" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/176703_11550804122020_Hadinoto_Soedigno_dibawa_paksa_kpk_rmol.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/176703_11550804122020_Hadinoto_Soedigno_dibawa_paksa_kpk_rmol.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/176703_11550804122020_Hadinoto_Soedigno_dibawa_paksa_kpk_rmol-300x150.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/176703_11550804122020_Hadinoto_Soedigno_dibawa_paksa_kpk_rmol-768x384.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Nasional, Baliglobalnews</p>



<p>Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menjemput paksa tersangka mantan Direktur Teknik dan Pengelolaan Armada PT Garuda Indonesia 2007-2012 Hadinoto Soedigno (HS) di kediamannya di Jakarta Selatan, Jumat.</p>



<p>&#8220;Jumat, 4 Desember 2020, KPK telah jemput paksa HS selaku tersangka dalam perkara dugaan korupsi terkait PT Garuda Indonesia. Tersangka dijemput paksa penyidik di rumahnya di Jati Padang, Jakarta Selatan,&#8221; ucap Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya di Jakarta.</p>



<p>Sebelumnya, lanjut Ali, Hadinoto telah dipanggil KPK secara patut menurut hukum untuk diperiksa dalam penyidikan kasus pengadaan pesawat dan mesin pesawat dari Airbus S.A.S dan Rolls-Royce P.L.C pada PT Garuda Indonesia.</p>



<p>&#8220;Namun, mangkir dari panggilan penyidik KPK. Saat ini, tersangka akan dilakukan pemeriksaan oleh penyidik. Perkembangannya akan kami informasikan lebih lanjut,&#8221; ucap dia.</p>



<p>Diketahui, Hadinoto memang sempat beberapa kali mangkir dari panggilan KPK. Terakhir pada Kamis (3/12), tidak memenuhi panggilan tanpa konfirmasi untuk diperiksa sebagai tersangka kasus tersebut.</p>



<p>Pada 7 Agustus 2019, KPK telah menetapkan Hadinoto sebagai tersangka dalam pengembangan kasus suap tersebut, namun KPK sampai saat ini belum menahan Hadinoto.</p>



<p>Sebelum Hadinoto, KPK terlebih dahulu menetapkan mantan Dirut Garuda Indonesia 2005-2014 Emirsyah Satar dan pemilik PT Mugi Rekso Abadi (MRA) dan Connaught International Pte.Ltd. Soetikno Soedarjo sebagai tersangka.</p>



<p>KPK menemukan fakta-fakta yang signifikan uang suap yang diberikan Soetikno kepada Emirsyah dan Hadinoto tidak hanya berasal dari perusahaan Rolls-Royce akan tetapi juga berasal dari pihak pabrikan lain yang mendapatkan proyek di PT Garuda Indonesia.</p>



<p>Untuk program peremajaan pesawat, Emirsyah melakukan beberapa kontrak pembelian dengan empat pabrikan pesawat pada 2008-2013 dengan nilai miliaran dolar AS.</p>



<p>Pertama, kontrak pembelian mesin Trent seri 700 dan perawatan mesin (Total Care Program) dengan perusahaan Rolls Royce. Kedua, kontrak pembelian pesawat Airbus A330 dan Airbus A320 dengan perusahaan Airbus S.A.S.</p>



<p>Ketiga, kontrak pembelian pesawat ATR 72-600 dengan perusahaan Avions de Transport Regional (ATR) dan keempat kontrak pembelian pesawat Bombardier CRJ 1000 dengan perusahaan Bombardier Aerospace Commercial Aircraft.</p>



<p>Selaku konsultan bisnis/komersial dari Rolls-Royce, Airbus dan ATR, Soetikno diduga telah menerima komisi dari tiga pabrikan tersebut. Selain itu, Soetikno juga diduga menerima komisi dari perusahaan Hong Kong bernama Hollingsworth Management Limited International Ltd (HMI) yang menjadi Sales Representative dari Bombardier.</p>



<p>Pembayaran komisi tersebut diduga terkait keberhasilan Soetikno dalam membantu tercapai-nya kontrak antara PT Garuda Indonesia dan empat pabrikan tersebut.</p>



<p>Soetikno selanjutnya memberikan sebagian dari komisi tersebut kepada Emirsyah dan Hadinoto sebagai hadiah atas dimenangkan-nya kontrak oleh empat pabrikan.</p>



<p>Adapun rincian pemberian Soetikno kepada Emirsyah dan Hadinoto, yakni pertama untuk Emirsyah, Soetikno diduga memberi Rp5,79 miliar untuk pembayaran rumah beralamat di Pondok Indah, 680 ribu dolar AS dan 1,02 juta euro yang dikirim ke rekening perusahaan milik Emirsyah di Singapura, dan 1,2 juta dolar Singapura untuk pelunasan apartemen milik Emirsyah di Singapura.</p>



<p>Kedua untuk Hadinoto, Soetikno diduga memberi 2,3 juta dolar AS dan 477 ribu euro yang dikirim ke rekening Hadinoto di Singapura.(bgn123)20120408</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/kpk-jemput-paksa-tersangka-hadinoto-soedigno/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
