<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>gunungmerapi &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/gunungmerapi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Thu, 08 Jul 2021 08:00:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>gunungmerapi &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Gunung Merapi enam kali meluncurkan awan panas guguran</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/gunung-merapi-enam-kali-meluncurkan-awan-panas-guguran/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=gunung-merapi-enam-kali-meluncurkan-awan-panas-guguran</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/gunung-merapi-enam-kali-meluncurkan-awan-panas-guguran/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gusde]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Jul 2021 08:00:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[awanpanasguguran]]></category>
		<category><![CDATA[gunungmerapi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=34900</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG_20210708_143031.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG_20210708_143031.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG_20210708_143031-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG_20210708_143031-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG_20210708_143031-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Nasional, Baliglobalnews Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah meluncurkan enam kali awan panas guguran dengan jarak luncur paling jauh 1.500 meter ke arah barat daya dan tenggara pada Kamis. Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida melalui keterangan resminya di Yogyakarta, Kamis, menyebutkan selama periode pengamatan pertama, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG_20210708_143031.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG_20210708_143031.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG_20210708_143031-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG_20210708_143031-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG_20210708_143031-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Nasional, Baliglobalnews</p>



<p>Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah meluncurkan enam kali awan panas guguran dengan jarak luncur paling jauh 1.500 meter ke arah barat daya dan tenggara pada Kamis.</p>



<p>Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida melalui keterangan resminya di Yogyakarta, Kamis, menyebutkan selama periode pengamatan pertama, awan panas guguran terjadi pada pukul 05.12, 05.33, dan 05.46 WIB dengan jarak luncur maksimum 1.000 meter ke arah barat daya.</p>



<p>&#8220;Awan panas guguran tercatat di seismograf dengan amplitudo maksimum 35 mm dan durasi maksimum 100 detik,&#8221; kata dia.</p>



<p>Awan panas guguran kembali terpantau keluar dari Merapi pada pukul 06.15, 09.38, dan 09.55 WIB dengan jarak luncur maksimum 1.500 meter ke arah tenggara, amplitudo maksimum 60 mm, serta durasi 127 detik.</p>



<p>Pada saat terjadi awan panas guguran ini, angin bertiup lemah hingga sedang ke arah timur dan barat.</p>



<p>Selama periode pengamatan pukul 06:00-12:00 WIB, BPPTKG juga mencatat tiga kali gempa awan panas guguran dengan amplitudo 40-60 mm selama 95-127 detik, 96 kali gempa guguran dengan amplitudo 3-30 mm selama 7-161 detik, empat kali gempa hembusan dengan amplitudo 2-6 mm selama 13-18 detik.</p>



<p>Berikutnya satu kali gempa frekuensi rendah dengan amplitudo enam milimeter selama 11 detik, 42 kali gempa fase banyak dengan amplitudo 2-12 mm selama 4-11 detik, serta 15 kali gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo 35-75 mm selama 9-24 detik.</p>



<p>Hingga saat ini BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada Level III atau Siaga.</p>



<p>Guguran lava dan awan panas Gunung Merapi diperkirakan berdampak pada wilayah dalam sektor selatan-barat daya yang meliputi Sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih.</p>



<p>Apabila gunung api itu meletus, lontaran material vulkaniknya dapat menjangkau radius tiga kilometer dari puncak gunung.(bgn123)21070816</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/gunung-merapi-enam-kali-meluncurkan-awan-panas-guguran/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gunung Merapi luncurkan awan panas guguran 1,5 km ke barat daya</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/gunung-merapi-luncurkan-awan-panas-guguran-15-km-ke-barat-daya/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=gunung-merapi-luncurkan-awan-panas-guguran-15-km-ke-barat-daya</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/gunung-merapi-luncurkan-awan-panas-guguran-15-km-ke-barat-daya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gusde]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Jun 2021 06:26:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[awanpanasguguran]]></category>
		<category><![CDATA[gunungmerapi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=33041</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/IMG_20210621_084122.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/IMG_20210621_084122.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/IMG_20210621_084122-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/IMG_20210621_084122-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/IMG_20210621_084122-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Nasional, Baliglobalnews Gunung Merapi di perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, meluncurkan awan panas guguran dengan jarak luncur sejauh 1,5 kilometer (km) ke arah barat daya pada Senin pagi. Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida melalui keterangan resminya di Yogyakarta, Senin, menyebutkan awan panas guguran itu terjadi pada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/IMG_20210621_084122.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/IMG_20210621_084122.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/IMG_20210621_084122-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/IMG_20210621_084122-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/IMG_20210621_084122-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Nasional, Baliglobalnews</p>



<p> Gunung Merapi di perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, meluncurkan awan panas guguran dengan jarak luncur sejauh 1,5 kilometer (km) ke arah barat daya pada Senin pagi.</p>



<p>Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida melalui keterangan resminya di Yogyakarta, Senin, menyebutkan awan panas guguran itu terjadi pada pukul 06.34 WIB dengan arah angin ke barat daya.</p>



<p>&#8220;Awan panas guguran tercatat di seismogram dengan amplitudo 35 mm dan durasi 113 detik,&#8221; kata dia.</p>



<p>Ia menjelaskan, pada periode pengamatan pukul 00.00 sampai 06.00 WIB, gunung api aktif itu juga tercatat mengeluarkan enam kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 1.000 meter ke arah barat daya.</p>



<p>Gunung api aktif itu juga mengalami 27 kali gempa guguran dengan amplitudo 3-26 mm selama 19-136 detik, dua kali gempa hembusan dengan amplitudo 3-7 mm selama 18-20 detik, 11 kali hybrid/fase dengan amplitudo 3-11 mm selama 6-12 detik, serta tiga kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 3 mm selama 25-58 detik.</p>



<p>Hingga saat ini, BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada level III atau siaga.</p>



<p>Guguran lava dan awan panas Gunung Merapi diperkirakan bisa berdampak ke wilayah sektor selatan-barat daya yang meliputi Sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih.</p>



<p>Saat terjadi letusan, lontaran material vulkanik dari Gunung Merapi diperkirakan dapat menjangkau daerah dalam radius tiga kilometer dari puncak gunung.(bgn123)21062112<br><br></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/gunung-merapi-luncurkan-awan-panas-guguran-15-km-ke-barat-daya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>LAPAN: Cahaya hijau dekat Merapi kemungkinan terkait hujan meteor</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/lapan-cahaya-hijau-dekat-merapi-kemungkinan-terkait-hujan-meteor/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=lapan-cahaya-hijau-dekat-merapi-kemungkinan-terkait-hujan-meteor</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/lapan-cahaya-hijau-dekat-merapi-kemungkinan-terkait-hujan-meteor/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 May 2021 07:48:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[gunungmerapi]]></category>
		<category><![CDATA[nasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=30717</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/IMG_20210528_224204.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/IMG_20210528_224204.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/IMG_20210528_224204-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/IMG_20210528_224204-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/IMG_20210528_224204-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Nasional, Baliglobalnews Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) menjelaskan bahwa cahaya hijau yang muncul di dekat Gunung Merapi kemungkinan berkaitan dengan aktivitas hujan meteor. &#8220;Diduga kilatan cahaya yang kehijauan yang muncul di dekat Gunung Merapi mungkin terkait dengan aktivitas hujan meteor,&#8221; kata peneliti LAPAN Andi Pangerang, menurut situs Edukasi Sains Antariksa LAPAN, yang dipantau dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/IMG_20210528_224204.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/IMG_20210528_224204.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/IMG_20210528_224204-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/IMG_20210528_224204-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/IMG_20210528_224204-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Nasional, Baliglobalnews</p>



<p>Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) menjelaskan bahwa cahaya hijau yang muncul di dekat Gunung Merapi kemungkinan berkaitan dengan aktivitas hujan meteor.</p>



<p>&#8220;Diduga kilatan cahaya yang kehijauan yang muncul di dekat Gunung Merapi mungkin terkait dengan aktivitas hujan meteor,&#8221; kata peneliti LAPAN Andi Pangerang, menurut situs Edukasi Sains Antariksa LAPAN, yang dipantau dari Jakarta, Minggu.</p>



<p>Sebelumnya, sebuah unggahan akun Instagram @Gunarto_Song menunjukkan foto dengan cahaya berkelebat hijau yang muncul di dekat Gunung Merapi. Fenomena itu juga dikonfirmasi melalui pantauan CCTV Merapi dan Pos Kalitengah Kidul.</p>



<p>Menurut Andi, berdasarkan data International Meteor Organization (IMO) dalam Bulan Mei 2021 setidaknya terdapat dua hujan meteor yang sedang aktif ketika cahaya tersebut diabadikan kamera pada Kamis (27/5), yaitu hujan meteor Eta Aquarid yang aktif pada 19 April sampai 28 Mei 2021 dan hujan meteor Arietid pada 14 Mei sampai 24 Juni 2021.</p>



<p>Hujan meteor sendiri adalah meteor yang jatuh dan melewati permukaan bumi dalam jumlah banyak sehingga dapat dilihat oleh manusia, seperti hujan yang turun.</p>



<p>&#8220;Peristiwa jatuhnya meteor adalah peristiwa astronomi yang biasa terjadi dan tidak ada hubungannya dengan apapun tentang gerhana bulan total yang baru saja terjadi Rabu (26/5) silam, sehari sebelum&nbsp;dipotretnya kilatan cahaya kehijauan di Merapi, maupun sesuatu tentang aktivitas Merapi,&#8221; kata Andi.</p>



<p>Warna yang muncul saat hujan meteor bergantung pada unsur mendominasi meteor yang jatuh tersebut. Warna biru kehijauan berasal dari magnesium, kalsium ditandai dengan warna violet, dan nikel ditandai dengan warna hijau yang bersinar.</p>



<p>Mengingat cahaya yang dipancarkan di foto itu berwarna kehijauan, ujar Andi, kemungkinan besar meteor yang jatuh di sekitar Merapi didominasi oleh unsur magnesium.</p>



<p>Jika masih tersisa batu dari meteor yang jatuh atau meteorit di dekat Merapi itu, maka Andi memperkirakan posisinya berada di sekitar puncak Gunung Merbabu.</p>



<p>&#8220;Perkiraan menggunakan metode paralaks sederhana menyimpulkan bahwa kemungkinan sekiranya terdapat meteorit, lokasi jatuhnya justru bukan berada di lereng Merapi, melainkan agak di sekitar puncak Merbabu. Hal itu ditandai dengan posisi kilatan cahaya yang nyaris vertikal menjulang ke langit,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Namun, kilatan cahaya yang secara visual tidak terlalu besar dan ditambah ketiadaan ledakan membuat Andi memperkirakan meteor yang jatuh tidak terlalu besar, setidaknya berukuran seperti kerikil dan bisa jadi telah habis terbakar di atmosfer. (bgn123)21053010</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/lapan-cahaya-hijau-dekat-merapi-kemungkinan-terkait-hujan-meteor/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gunung Merapi meluncurkan guguran lava pijar sejauh 1.400 meter</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/gunung-merapi-meluncurkan-guguran-lava-pijar-sejauh-1-400-meter/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=gunung-merapi-meluncurkan-guguran-lava-pijar-sejauh-1-400-meter</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/gunung-merapi-meluncurkan-guguran-lava-pijar-sejauh-1-400-meter/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 May 2021 05:24:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[gunungmerapi]]></category>
		<category><![CDATA[lavapijar]]></category>
		<category><![CDATA[nasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=29270</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/IMG_20210514_092412.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/IMG_20210514_092412.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/IMG_20210514_092412-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/IMG_20210514_092412-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/IMG_20210514_092412-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Nasional, Baliglobalnews Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebutkan Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah tiga kali mengeluarkan guguran lava pijar pada Jumat. Guguran lava pijar itu meluncur  dengan jarak maksimum sejauh 1.400 meter ke arah barat daya pada Jumat mulai pukul 00.00 sampai 06.00 WIB. Menurut Kepala Balai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/IMG_20210514_092412.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/IMG_20210514_092412.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/IMG_20210514_092412-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/IMG_20210514_092412-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/IMG_20210514_092412-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p> </p>



<p>Nasional, Baliglobalnews</p>



<p>Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebutkan Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah tiga kali mengeluarkan guguran lava pijar pada Jumat.<br><br>Guguran lava pijar itu meluncur  dengan jarak maksimum sejauh 1.400 meter ke arah barat daya pada Jumat mulai pukul 00.00 sampai 06.00 WIB.<br></p>



<p>Menurut Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida, selama periode pengamatan itu Merapi juga mengalami 42 kali gempa guguran dengan amplitudo 3-11 mm selama 11-112 detik, serta tujuh kali gempa fase banyak dengan amplitudo 4-6 mm selama 8-12 detik.</p>



<p>Pada Jumat pagi, asap berwarna putih juga terpantau keluar dari Gunung Merapi dengan intensitas tebal setinggi 50 meter di atas puncak.<br></p>



<p>Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi 50 m di atas puncak kawah.</p>



<p>Pada periode pengamatan Kamis (13/5) pukul 00.00-24.00 WIB, Gunung Merapi tercatat delapan kali meluncurkan guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimum 1.800 meter ke arah barat daya ke hulu Kali Krasak dan Kali Boyong.</p>



<p>BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada Level III atau Siaga.<br></p>



<p>Guguran lava dan awan panas Merapi diperkirakan berdampak pada wilayah sektor selatan-barat daya, yang meliputi Sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih.</p>



<p>Apabila terjadi letusan, lontaran material vulkanik dari Gunung Merapi dapat menjangkau radius tiga km dari puncak gunung. (bgn123)21051404</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/gunung-merapi-meluncurkan-guguran-lava-pijar-sejauh-1-400-meter/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gunung Merapi luncurkan awan panas guguran sejauh 1.500 meter</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/gunung-merapi-luncurkan-awan-panas-guguran-sejauh-1-500-meter/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=gunung-merapi-luncurkan-awan-panas-guguran-sejauh-1-500-meter</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/gunung-merapi-luncurkan-awan-panas-guguran-sejauh-1-500-meter/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Jan 2021 01:36:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bpptkg]]></category>
		<category><![CDATA[daerahistimewayogyakarta]]></category>
		<category><![CDATA[gunungmerapi]]></category>
		<category><![CDATA[jawatengah]]></category>
		<category><![CDATA[luncurkanawanpanas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=20775</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG_20210116_070000.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG_20210116_070000.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG_20210116_070000-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG_20210116_070000-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG_20210116_070000-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Nasional, Baliglobalnews Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta pada Sabtu (16/1) pagi mengeluarkan awan panas guguran dengan tinggi kolom 500 meter dari puncak dan arah luncurannya ke hulu Kali Krasak sejauh 1.500 meter. Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida melalui keterangan di Yogyakarta mengatakan awan panas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG_20210116_070000.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG_20210116_070000.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG_20210116_070000-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG_20210116_070000-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG_20210116_070000-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Nasional, Baliglobalnews</p>



<p>Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta pada Sabtu (16/1) pagi mengeluarkan awan panas guguran dengan tinggi kolom 500 meter dari puncak dan arah luncurannya ke hulu Kali Krasak sejauh 1.500 meter.</p>



<p>Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida melalui keterangan di Yogyakarta mengatakan awan panas guguran yang terekam di seismogram pada pukul 04.00 WIB itu memiliki durasi 150 detik dengan amplitudo maksimum 60 mm. &#8220;Angin saat kejadian bertiup ke timur,&#8221; kata Hanik.</p>



<p>Selain awan panas guguran, selama periode pengamatan pukul 00:00-06:00 WIB, BPPTKG mencatat satu kali guguran material dengan jarak luncur 500 meter mengarah ke barat daya dan satu kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimum 500 meter ke arah hulu Kali Krasak.</p>



<p>BPPTKG juga merekam satu kali gempa awan panas guguran dengan amplitudo 60 mm dan durasi 150.6 detik, 35 kali gempa guguran dengan amplitudo 4-15 mm dan durasi 17.9-116.5 detik, 11 kali gempa hybrid/fase banyak dengan amplitudo 3-12 mm, dan durasi 6.5-8.2 detik, serta dua kali gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo 30-70 mm, dan durasi 9.5-22.2 detik.</p>



<p>Berdasarkan pengamatan visual, asap kawah tidak teramati keluar dari puncak kawah Merapi.</p>



<p>Cuaca di gunung itu berawan dan mendung. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah timur dengan suhu udara 13-21 derajat Celsius, kelembaban udara 66-88 persen, dan tekanan udara 625-686 mmHg.</p>



<p>Sampai saat ini, BPPTKG mempertahankan status Gunung Merapi pada Level III atau Siaga. Potensi bahaya akibat letusan Merapi diperkirakan maksimal dalam radius lima kilometer dari puncak.(bgn123)21011602</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/gunung-merapi-luncurkan-awan-panas-guguran-sejauh-1-500-meter/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gunung Merapi mengeluarkan guguran material sejauh 200 meter</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/gunung-merapi-mengeluarkan-guguran-material-sejauh-200-meter/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=gunung-merapi-mengeluarkan-guguran-material-sejauh-200-meter</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/gunung-merapi-mengeluarkan-guguran-material-sejauh-200-meter/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Dec 2020 07:21:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[guguranmaterial]]></category>
		<category><![CDATA[gunungmerapi]]></category>
		<category><![CDATA[sejauh200meter]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=17331</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/IMG_20201208_140219.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/IMG_20201208_140219.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/IMG_20201208_140219-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/IMG_20201208_140219-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/IMG_20201208_140219-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Nasional, Baliglobalnews Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebutkan Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah mengeluarkan guguran material pada Selasa, dengan jarak luncur 200 meter ke arah barat. Kepala BPPTKG Hanik Humaida melalui keterangan resminya, Selasa, menyatakan guguran material itu tercatat keluar dari Gunung Merapi pada pukul 09:17 WIB [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/IMG_20201208_140219.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/IMG_20201208_140219.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/IMG_20201208_140219-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/IMG_20201208_140219-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/IMG_20201208_140219-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Nasional, Baliglobalnews</p>



<p>Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebutkan Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah mengeluarkan guguran material pada Selasa, dengan jarak luncur 200 meter ke arah barat.</p>



<p>Kepala BPPTKG Hanik Humaida melalui keterangan resminya, Selasa, menyatakan guguran material itu tercatat keluar dari Gunung Merapi pada pukul 09:17 WIB dengan suara yang terdengar dari Pos Pengamatan Gunung Merapi (PGM) Babadan.</p>



<p>&#8220;Baru saja konfirmasi dengan bapak pengamat, guguran ke arah barat dengan jarak luncur 200 meter,&#8221; kata Hanik.</p>



<p>Selain guguran material, pada periode pengamatan pukul 06:00-12:00 WIB, BPPTKG juga mencatat lima kali gempa guguran di gunung itu dengan amplitudo 4-45 mm dan durasi 15.3-79.8 detik, enam kali gempa hembusan dengan amplitudo 3-10 mm dengan durasi 11-15 detik.</p>



<p>Berikutnya, 49 gempa hybrid/fase banyak dengan mplitudo 3-25 mm dengan durasi 6.4-11.4 detik, serta 12 gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo 40-75 mm selama 14.4-32.4 detik.</p>



<p>Sementara itu, hasil pengamatan visual menunjukkan asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 50 meter di atas puncak kawah.</p>



<p>Cuaca di gunung itu cerah. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah timur dengan suhu udara 22.5-30.7 derajat Celsius, kelembaban udara 41-68 persen dan tekanan udara 625.2-708 mmHg.</p>



<p>BPPTKG mempertahankan status Gunung Merapi pada Level III atau Siaga. Potensi bahaya akibat erupsi Merapi diperkirakan maksimal dalam radius lima kilometer dari puncak.</p>



<p>Untuk penambangan di alur sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam KRB III direkomendasikan untuk dihentikan.</p>



<p>BPPTKG meminta pelaku wisata agar tidak melakukan kegiatan wisata di KRB III, termasuk kegiatan pendakian ke puncak Gunung Merapi.(bgn123)20120814</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/gunung-merapi-mengeluarkan-guguran-material-sejauh-200-meter/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BPPTKG: Gunung Merapi mengalami guguran tebing lava lama</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/bpptkg-gunung-merapi-mengalami-guguran-tebing-lava-lama/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=bpptkg-gunung-merapi-mengalami-guguran-tebing-lava-lama</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/bpptkg-gunung-merapi-mengalami-guguran-tebing-lava-lama/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Nov 2020 02:01:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bpptkg]]></category>
		<category><![CDATA[gempavulkanik]]></category>
		<category><![CDATA[gunungmerapi]]></category>
		<category><![CDATA[yogyakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=15303</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="540" height="270" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/gunung-merapi-alami-aktivitas-kegempaan-guguran-lava-pijar-meluncur-hingga-300-m.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/gunung-merapi-alami-aktivitas-kegempaan-guguran-lava-pijar-meluncur-hingga-300-m.jpg 540w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/gunung-merapi-alami-aktivitas-kegempaan-guguran-lava-pijar-meluncur-hingga-300-m-300x150.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 540px) 100vw, 540px" /></div>Nasional, Baliglobalnews Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebutkan Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah mengalami guguran tebing lava lama berdasarkan pengamatan pada Minggu (22/11). Kepala BPPTKG Hanik Humaida melalui keterangan tertulis di Yogyakarta, Senin, mengatakan guguran tersebut merupakan guguran dari tebing lava tahun 1954 yang berada di dinding [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="540" height="270" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/gunung-merapi-alami-aktivitas-kegempaan-guguran-lava-pijar-meluncur-hingga-300-m.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/gunung-merapi-alami-aktivitas-kegempaan-guguran-lava-pijar-meluncur-hingga-300-m.jpg 540w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/gunung-merapi-alami-aktivitas-kegempaan-guguran-lava-pijar-meluncur-hingga-300-m-300x150.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 540px) 100vw, 540px" /></div>
<p>Nasional, Baliglobalnews</p>



<p>Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebutkan Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah mengalami guguran tebing lava lama berdasarkan pengamatan pada Minggu (22/11).</p>



<p>Kepala BPPTKG Hanik Humaida melalui keterangan tertulis di Yogyakarta, Senin, mengatakan guguran tersebut merupakan guguran dari tebing lava tahun 1954 yang berada di dinding kawah utara. Material jatuh ke dalam kawah dan hingga saat ini tidak berpengaruh pada aktivitas vulkanik Gunung Merapi.</p>



<p>&#8220;Guguran seperti ini merupakan kejadian yang biasa terjadi pada saat Gunung Merapi mengalami kenaikan aktivitas menjelang erupsi,&#8221; katanya.</p>



<p>Ia menjelaskan guguran tebing lava lama terpantau dari CCTV pengamatan Gunung Merapi yang dipasang di Deles pada Minggu (22/11), pukul 06.50 WIB. Guguran ini tercatat di seismogram dengan amplitudo 75 mm dan durasi 82 detik.</p>



<p>&#8220;Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mematuhi rekomendasi dari BPPTKG serta arahan dari BPBD dan pemerintah daerah setempat,&#8221; kata dia.</p>



<p>Setelah statusnya ditetapkan menjadi Siaga sejak 5 November 2020, hingga saat ini aktivitas kegempaan di Gunung Merapi tercatat masih cukup tinggi.</p>



<p>Ia menjelaskan kegempaan dangkal yang dominan terjadi pada aktivitas Gunung Merapi mengakibatkan ketidakstabilan material lama yang ada di puncak.</p>



<p>Pada periode pengamatan pada 22 November hingga pukul 24.00 WIB terpantau terjadi 50 gempa guguran, 81 kali gempa embusan, 342 kali gempa multifase, 41 kali gempa vulkanik dangkal, dan 1 kali gempa tektonik jauh.</p>



<p>BPPTKG mempertahankan status Gunung Merapi pada Level III atau Siaga. Potensi bahaya akibat erupsi Merapi diperkirakan maksimal dalam radius lima kilometer dari puncak.</p>



<p>Untuk penambangan di alur sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam kawasan rawan bencana (KRB) III direkomendasikan untuk dihentikan.</p>



<p>BPPTKG meminta pelaku wisata tidak melakukan kegiatan wisata di KRB III, termasuk kegiatan pendakian ke puncak Gunung Merapi.</p>



<p>Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta; Kabupaten Magelang, Kabupaten Boyolali, dan Kabupaten Klaten, Jawa Tengah juga diminta mempersiapkan segala sesuatu yang terkait dengan upaya mitigasi bencana akibat letusan Gunung Merapi yang bisa terjadi setiap saat. (bgn123)20112302</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/bpptkg-gunung-merapi-mengalami-guguran-tebing-lava-lama/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BPPTKG: Aktivitas vulkanik Gunung Merapi meningkat</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/bpptkg-aktivitas-vulkanik-gunung-merapi-meningkat/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=bpptkg-aktivitas-vulkanik-gunung-merapi-meningkat</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/bpptkg-aktivitas-vulkanik-gunung-merapi-meningkat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 Oct 2020 02:11:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[balaipenyelidikandanpengembanganteknologikebencanaangeologi]]></category>
		<category><![CDATA[bpptkg]]></category>
		<category><![CDATA[gunungmerapi]]></category>
		<category><![CDATA[nasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=12926</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="745" height="471" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/IMG_20201030_235247.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/IMG_20201030_235247.jpg 745w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/IMG_20201030_235247-300x190.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 745px) 100vw, 745px" /></div>Nasional, Baliglobalnews Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebutkan aktivitas Gunung Merapi yang berada di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah mengalami peningkatan berdasarkan hasil pemantauan selama sepekan. &#8220;Terjadinya peningkatan aktivitas vulkanik menunjukkan proses pergerakan magma menuju permukaan,&#8221; kata Kepala BPPTKG Hanik Humaida melalui keterangan tertulis di Yogyakarta, Jumat. Hanik mengatakan peningkatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="745" height="471" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/IMG_20201030_235247.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/IMG_20201030_235247.jpg 745w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/IMG_20201030_235247-300x190.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 745px) 100vw, 745px" /></div>
<p>Nasional, Baliglobalnews</p>



<p>Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebutkan aktivitas Gunung Merapi yang berada di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah mengalami peningkatan berdasarkan hasil pemantauan selama sepekan.</p>



<p>&#8220;Terjadinya peningkatan aktivitas vulkanik menunjukkan proses pergerakan magma menuju permukaan,&#8221; kata Kepala BPPTKG Hanik Humaida melalui keterangan tertulis di Yogyakarta, Jumat.</p>



<p>Hanik mengatakan peningkatan aktivitas vulkanik itu antara lain terlihat dari intensitas kegempaan selama pekan ini yang tercatat lebih tinggi dibandingkan pekan lalu.</p>



<p>Berdasarkan laporan aktivitas Gunung Merapi 23-29 Oktober 2020, kegempaan Gunung Merapi tercatat 81 kali gempa Vulkanik Dangkal (VTB), 864 kali gempa Fase Banyak (MP), 10 kali gempa Low Frekuensi (LF), 367 kali gempa Guguran (RF), 286 kali gempa Hembusan (DG) dan 7 kali gempa Tektonik (TT).</p>



<p>Berikutnya, kata dia, deformasi Gunung Merapi yang dipantau dengan menggunakan alat pemantau aktivitas gunung api atau&nbsp;<em>electronic distance measurement</em>&nbsp;(EDM) menunjukkan adanya laju pemendekan jarak sebesar 4 cm per hari.</p>



<p>Meski demikian, analisis morfologi area kawah Merapi berdasarkan foto dari sektor tenggara pada 30 terhadap tanggal 22 Oktober 2020 tidak menunjukkan adanya perubahan morfologi kubah.</p>



<p>&#8220;Penghitungan volume kubah lava berdasarkan pengukuran menggunakan foto udara dengan drone pada 29 Oktober 2020 sebesar 200.000 meter kubik,&#8221; kata Hanik.</p>



<p>Sementara itu, cuaca di sekitar Gunung Merapi pada umumnya cerah pada pagi hari, siang hingga malam hari berkabut, dan asap berwarna putih, ketebalan tipis hingga tebal dengan tekanan lemah.</p>



<p>Pada 28 Oktober 2020 pukul 08.10 WIB terdengar beberapa kali guguran dengan jarak luncur yang tidak teramati karena visual dominan berkabut.</p>



<p>Dengan status Gunung Merapi yang sampai saat ini masih waspada, ia meminta radius tiga km dari puncak Gunung Merapi agar tetap dikosongkan dari aktivitas penduduk dan pendakian.</p>



<p>Selain itu, lanjut dia, guguran lava dan letusan eksplosif berpotensi menimbulkan hujan abu sehingga masyarakat di sekitar dihimbau untuk mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik.</p>



<p>&#8220;Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi,&#8221; kata dia. (bgn123)20103102</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/bpptkg-aktivitas-vulkanik-gunung-merapi-meningkat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
