<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>gunungmeletus &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/gunungmeletus/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Tue, 01 Dec 2020 09:10:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>gunungmeletus &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Gunung Semeru Meletus&#8230;!!! Warga mulai mengungsi untuk hindari guguran lava</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/gunung-semeru-meletus-warga-mulai-mengungsi-untuk-hindari-guguran-lava/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=gunung-semeru-meletus-warga-mulai-mengungsi-untuk-hindari-guguran-lava</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/gunung-semeru-meletus-warga-mulai-mengungsi-untuk-hindari-guguran-lava/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[dev]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Dec 2020 08:55:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[erupsisemeru]]></category>
		<category><![CDATA[gunungmeletus]]></category>
		<category><![CDATA[gunungsemeru]]></category>
		<category><![CDATA[lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[mengungsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=16472</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="799" height="505" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/semeru-1.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/semeru-1.jpg 799w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/semeru-1-300x190.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/semeru-1-768x485.jpg 768w" sizes="(max-width: 799px) 100vw, 799px" /></div>Nasional, Baliglobalnews Warga yang tinggal&#160;di lereng Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, mulai bergerak menuju ke tempat pengungsian untuk menghindari guguran lava pijar dari gunung api tersebut. Bupati Lumajang Thoriqul Haq bersama rombongan pejabat pemerintah menuju ke lokasi pengungsian di lereng Gunung Semeru&#160;untuk memantau kondisi warga yang mengungsi. Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="799" height="505" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/semeru-1.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/semeru-1.jpg 799w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/semeru-1-300x190.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/semeru-1-768x485.jpg 768w" sizes="(max-width: 799px) 100vw, 799px" /></div>
<p>Nasional, Baliglobalnews</p>



<p>Warga yang tinggal&nbsp;di lereng Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, mulai bergerak menuju ke tempat pengungsian untuk menghindari guguran lava pijar dari gunung api tersebut.</p>



<p>Bupati Lumajang Thoriqul Haq bersama rombongan pejabat pemerintah menuju ke lokasi pengungsian di lereng Gunung Semeru&nbsp;untuk memantau kondisi warga yang mengungsi.</p>



<p>Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang Wawan Hadi Siswoyo saat dihubungi lewat telepon di Lumajang, Selasa, mengatakan bahwa sebagian warga sempat mengungsi di Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Semeru di Gunung Sawur.</p>



<p>&#8220;Beberapa pengungsian sempat tersebar di beberapa lokasi, namun pagi ini kami akan fokuskan di satu tempat untuk memudahkan penanganan,&#8221; katanya.</p>



<p>BPBD, menurut dia, akan mendirikan posko pengungsian dan dapur umum di Dusun Kamar Kajang, Desa Sumberwuluh, untuk menampung warga yang permukimannya&nbsp;terdampak&nbsp;guguran&nbsp;lava pijar Gunung Semeru.</p>



<p>&#8220;Untuk jumlah pastinya kami masih melakukan asesmen&nbsp;di lapangan, keselamatan warga prioritas utama,&#8221; katanya ketika ditanya mengenai jumlah warga yang sudah mengungsi.</p>



<p>Ia mengatakan&nbsp;bahwa lava pijar dari kawah Jonggring Saloko&nbsp;meluncur hingga sejauh 3.000 meter ke arah Besuk Kobokan dan meminta warga mengikuti arahan petugas BPBD&nbsp;saat mengungsi.</p>



<p>Menurut informasi yang disiarkan di laman resmi Badan Geologi, Gunung Semeru&nbsp;yang berada di wilayah Kabupaten Malang dan Lumajang, Provinsi Jawa Timur, mengalami gempa guguran dan beberapa kali guguran awan panas.</p>



<p>Tingkat aktivitas Gunung&nbsp;Semeru masih ditetapkan pada Level II (Waspada).</p>



<p>Masyarakat diimbau&nbsp;tidak beraktivitas dalam radius satu kilometer dari kawah/puncak Gunung&nbsp;Semeru dan jarak empat kilometer arah bukaan kawah di sektor selatan-tenggara.&nbsp;Warga dan wisatawan juga diminta mewaspadai awan panas guguran, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung&nbsp;Semeru.(bgn123)20120117</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/gunung-semeru-meletus-warga-mulai-mengungsi-untuk-hindari-guguran-lava/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PVMBG minta warga sekitar Gunung Ili Lewokotok siapkan masker</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/pvmbg-minta-warga-sekitar-gunung-ili-lewokotok-siapkan-masker/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=pvmbg-minta-warga-sekitar-gunung-ili-lewokotok-siapkan-masker</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/pvmbg-minta-warga-sekitar-gunung-ili-lewokotok-siapkan-masker/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[DEA17]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Nov 2020 07:41:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[erupsi]]></category>
		<category><![CDATA[gunungIliLewokotok]]></category>
		<category><![CDATA[gunungmeletus]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[PVMBG]]></category>
		<category><![CDATA[vulcanologi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=16176</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG-20201129-WA0004.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG-20201129-WA0004.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG-20201129-WA0004-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG-20201129-WA0004-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG-20201129-WA0004-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Nasional, Baliglobalnews Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian ESDM meminta warga di sekitar Gunung Ili Lewotolok dan Pemerintah Kabupaten Lembata, Provini&#160;Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk menyiapkan masker di tengah terjadinya lagi erupsi gunung tersebut yang semakin tinggi. &#8220;Erupsi kedua pagi tadi semakin tinggi. Sebelumnya hanya 500 meter, kali ini menjadi 4.000 meter. Jadi, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG-20201129-WA0004.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG-20201129-WA0004.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG-20201129-WA0004-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG-20201129-WA0004-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG-20201129-WA0004-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Nasional, Baliglobalnews</p>



<p>Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian ESDM meminta warga di sekitar Gunung Ili Lewotolok dan Pemerintah Kabupaten Lembata, Provini&nbsp;Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk menyiapkan masker di tengah terjadinya lagi erupsi gunung tersebut yang semakin tinggi.</p>



<p>&#8220;Erupsi kedua pagi tadi semakin tinggi. Sebelumnya hanya 500 meter, kali ini menjadi 4.000 meter. Jadi, hal utama yang harus disiapkan saat ini adalah memakai masker karena debunya akan mengancam kesehatan masyarakat setempat,&#8221; kata Kasubbid Mitigasi Gunung api Wilayah Timur ESDM, Devy Kamil Syahbana saat dihubungi ANTARA dari Kupang, Minggu pagi.</p>



<p>Pihaknya sudah menghubungi Kepala Pelaksana Ketua Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lembata untuk membahas soal penyiapan masker tersebut.</p>



<p>Ia&nbsp;mengatakan bahwa ancaman bagi warga di daerah itu adalah abu vulkanik dan tidak bisa dianggap remeh karena jika menghirupnya akan sangat berbahaya bagi kesehatan warga.</p>



<p>Menurut dia warga di beberapa kecamatan yang tinggal di bawah lereng gunung itu, menurut keterangan dari Kepala BPBD Lembata sudah berada pada jarak empat kilometer, yang berarti jauh dari kawasan atau lokasi bencana.</p>



<p>&#8220;Saya dengar tadi juga warga di bawah gunung itu juga sudah dievakuasi untuk meninggalkan rumah yang mereka tempati karena mereka takut dengan abu vulkanik yang mulai berjatuhan,&#8221; katanya.</p>



<p>Gunung Ili Lewotolok di Kabupaten Lembata pada pukul 09:45 WITA kembali erupsi dengan ketinggian abu mencapai 4.000 meter di atas permukaan laut, lebih tinggi dari erupsi pertama yang terjadi pada 27 November 2020, yang hanya mencapai 500 meter.</p>



<p>Kolom abu menurut laporan PVBMG berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah timur dan barat. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 35 mm dan durasi kurang lebih 10 menit.</p>



<p>Sampai dengan berita ini diturunkan abu vulkanik saat ini sudah menyebar sampai ke kota Lewoleba, Kabupaten Lembata yang kini menjadi lokasi tempat evakuasi korban erupsi, demikian Devy Kamil Syahbana.(bgn123)20112915.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/pvmbg-minta-warga-sekitar-gunung-ili-lewokotok-siapkan-masker/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
