<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>GPDRR &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/gpdrr/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Thu, 10 Mar 2022 11:37:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>GPDRR &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>GPDRR, Momentum Kolaborasi untuk Tangguh Bencana</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/gpdrr-momentum-kolaborasi-untuk-tangguh-bencana/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=gpdrr-momentum-kolaborasi-untuk-tangguh-bencana</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/gpdrr-momentum-kolaborasi-untuk-tangguh-bencana/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Mar 2022 11:37:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Provinsi Bali]]></category>
		<category><![CDATA[forummultipemangku]]></category>
		<category><![CDATA[GPDRR]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=46866</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1600" height="1200" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/03/IMG-20220310-WA0114.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/03/IMG-20220310-WA0114.jpg 1600w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/03/IMG-20220310-WA0114-300x225.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/03/IMG-20220310-WA0114-1024x768.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/03/IMG-20220310-WA0114-768x576.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/03/IMG-20220310-WA0114-1536x1152.jpg 1536w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/03/IMG-20220310-WA0114-86x64.jpg 86w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></div>Jakarta, Baliglobalnews Indonesia selalu berperan secara aktif dalam konferensi kebencanaan internasional sejak tahun 2009. Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) adalah forum multipemangku kepentingan dua tahunan yang diinisiasi oleh PBB untuk meninjau kemajuan, berbagi pengetahuan dan mendiskusikan perkembangan dalam Penanggulangan Risiko Bencana (PRB). GPDRR memainkan peran penting dalam memobilisasi dan mendorong kolaborasi antara pemerintah, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1600" height="1200" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/03/IMG-20220310-WA0114.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/03/IMG-20220310-WA0114.jpg 1600w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/03/IMG-20220310-WA0114-300x225.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/03/IMG-20220310-WA0114-1024x768.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/03/IMG-20220310-WA0114-768x576.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/03/IMG-20220310-WA0114-1536x1152.jpg 1536w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/03/IMG-20220310-WA0114-86x64.jpg 86w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></div>
<p>Jakarta, Baliglobalnews</p>



<p>Indonesia selalu berperan secara aktif dalam konferensi kebencanaan internasional sejak tahun 2009. Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) adalah forum multipemangku kepentingan dua tahunan yang diinisiasi oleh PBB untuk meninjau kemajuan, berbagi pengetahuan dan mendiskusikan perkembangan dalam Penanggulangan Risiko Bencana (PRB). GPDRR memainkan peran penting dalam memobilisasi dan mendorong kolaborasi antara pemerintah, pemangku kepentingan dan sistem PBB untuk mempercepat pelaksanaan pengurangan risiko bencana.</p>



<p>GPDRR 7th akan diselenggarakan di Provinsi Bali. Direktur Jenderal Komunikasi dan Informasi (IKP) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Usman Kansong menjelaskan, dengan dipercayanya Indonesia sebagai tuan rumah forum internasional ini, menjadi momentum untuk memperkuat mitigasi dan penanggulangan bencana secara global dan nasional.</p>



<p>&#8220;Forum GPDRR menjadi ajang kolaborasi untuk tangguh bencana. Indonesia dan seluruh negara di dunia membahas pentingnya mitigasi dan pengurangan risiko bencana dalam upaya mencapai ketangguhan bencana dan pembangunan yang berkelanjutan,&#8221; ujar Usman dalam Temu Media Persiapan Indonesia Jadi Tuan Rumah GPDRR, Kamis (3/10).</p>



<p>Di sisi lain, lanjut Usman, sebagai tuan rumah GPDRR juga secara langsung akan memberikan kontribusi kebangkitan ekonomi lokal, khususnya ekonomi di Pulau Dewata Bali.</p>



<p>Selama ini Bali sebagai provinsi yang mengandalkan sektor wisata untuk menggerakkan ekonomi sangat terdampak akibat pandemi Covid-19. &#8220;Setelah GPDRR, event Presidensi G20 juga akan dilakukan di Bali. Berbagai event yang diselenggarakan di Bali akan memulihkan pariwisata Bali, menumbuhkan kembali perekonomian di Bali,&#8221; katanya.</p>



<p>Usman melanjutkan, pemerintah mengajak masyarakat untuk menyambut kegiatan GPDRR dan mengawal kegiatan ini hingga sukses. Melalui kegiatan GPDRR, pemerintah dan masyarakat dapat membuat banyak program untuk mengurangi risiko bencana, agar dampak dari bencana dapat dikendalikan. Menurut dia, peran media sangat penting untuk mengedukasi masyarakat agar siap menghadapi bencana yang tidak bisa diprediksi kapan akan datang.</p>



<p>&#8220;Media kita harapkan bukan membuat panik masyarakat tapi mengedukasi masyarakat agar masyarakat siap menghadapi bencana. Kita hidup di ring of fire wilayah rawan bencana. Karena itu kita harus siap menghadapi bencana,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Usman memberikan perbandingan mitigasi bencana saat gempa yang terjadi di Yogyakarta dan Jepang beberapa waktu lalu. Kekuatan gempa di Yogyakarta dan Jepang memiliki Skala Richter (SR) yang serupa. Namun korban jiwa yang berjatuhan antara Yogyakarta dan Jepang sangat timpang. Jepang disebut Usman lebih siap menghadapi bencana gempa bumi. Oleh karenanya, Usman berharap agenda GPDRR dapat diberitakan dengan baik oleh media agar masyarakat teredukasi dengan baik saat menghadapi bencana.</p>



<p>&#8220;Targetnya kita mendapatkan akseptabilitas atau penerimaan dari masyarakat, agar event ini bermanfaat bagi masyarakat, dalam konteks menghadapi bencana,&#8221; katanya.</p>



<p>Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB, Raditya Jati, menambahkan, menjadi tuan rumah GPDRR memiliki nilai strategis global. Menjadi tuan rumah merupakan refleksi kepercayaan komunitas internasional atas kepemimpinan Indonesia di dalam isu kebencanaan. &#8220;Indonesia menjadi tuan rumah GPDRR pertama di kawasan Asia Pasifik dan negara kedua di luar Jenewa, Swiss,&#8221; katanya.</p>



<p>GPDRR, kata dia, diperkirakan akan berlangsung secara imperson (tatap muka) berlangsung dalam tataran normal baru. GPDRR adalah acara yang inklusi dengan kemungkinan partisipasi yang lusa dan beragam.</p>



<p>Sementara, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Widiarsi Agustina menjelaskan forum GPDRR adalah pertemuan kemanusiaan, membahas tentang perubahan perilaku masyarakat umum dalam hal memitigasi bencana alam. GPDRR menurutnya menjadi momentum untuk membangun social movement, kesadaran dan perubahan perilaku masyarakat dalam menghadapi bencana alam.</p>



<p>&#8220;Hasil dari pembahasan di GPDRR menjadi roh untuk mencegah kerusakan (akibat bencana) yang akan terjadi di kemudian hari,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Pada kesempatan yang sama, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali I Made Rentin menegaskan kesiapan Bali sebagai tuan rumah GPDRR 7th. Penurunan kasus Covid-19 di Bali cukup signifikan, termasuk angka kesembuhan yang dalam tren baik. Hotel-hotel di Bali juga disebutnya sudah bersertifikasi untuk kesiapsiagaan dalam menghadapi jika terjadi potensi bencana seperti gempa bumi dan tsunami. Hotel-hotel yang bersertifikat kesiapsiagaan untuk menggaransi kenyamanan bagi para wisatawan yang datang ke Bali.</p>



<p>&#8220;Satgas BPBD bersama Dinkes Bali juga berperan aktif langsung mengawal penerapan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19. Inti dari pertemuan GPDRR adalah semangat menyelamatkan jiwa manusia. Bali siap mengawal dan menjadi tuan rumah,&#8221; ujarnya.</p>



<p>GPDRR 7Th 2022 diperkirakan akan diikuti oleh 5.000-6.000 Peserta dari 193 Negara dan diusulkan mengundang Sekjen PBB. Pelaksanaan Prepday Conference tanggal 23-24 Mei 2022 di Bali International Conference Center dan Pelaksanaan Conference 25-27 Mei 2022 di Bali Nusa Dua Convention Centre. (bgn003)22031015</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/gpdrr-momentum-kolaborasi-untuk-tangguh-bencana/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BNPB Kunjungi Beberapa Titik di Bali Guna Rancang Bangun Sistem Pemulihan Ekonomi</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/bnpb-kunjungi-beberapa-titik-di-bali-guna-rancang-bangun-sistem-pemulihan-ekonomi/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=bnpb-kunjungi-beberapa-titik-di-bali-guna-rancang-bangun-sistem-pemulihan-ekonomi</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/bnpb-kunjungi-beberapa-titik-di-bali-guna-rancang-bangun-sistem-pemulihan-ekonomi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Dec 2020 08:17:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[bnpb]]></category>
		<category><![CDATA[GPDRR]]></category>
		<category><![CDATA[ITDC]]></category>
		<category><![CDATA[sistempemulihanekonomi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=17659</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="602" height="451" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/WhatsApp-Image-2020-12-11-at-16.10.26.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/WhatsApp-Image-2020-12-11-at-16.10.26.jpeg 602w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/WhatsApp-Image-2020-12-11-at-16.10.26-300x225.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/WhatsApp-Image-2020-12-11-at-16.10.26-86x64.jpeg 86w" sizes="(max-width: 602px) 100vw, 602px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Menindaklanjuti pertemuan dengan Pemerintah Provinsi Bali maupun pemangku kepentingan lain, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan kunjungan di beberapa titik. &#8220;Kunjungan bertujuan untuk mendapatkan gambaran yang lebih utuh dan empiris mengenai situasi terkini Bali selama pandemi Covid-19,&#8221; kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Dr. Raditya Jati, di Denpasar, Jumat (11/12/20). [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="602" height="451" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/WhatsApp-Image-2020-12-11-at-16.10.26.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/WhatsApp-Image-2020-12-11-at-16.10.26.jpeg 602w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/WhatsApp-Image-2020-12-11-at-16.10.26-300x225.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/WhatsApp-Image-2020-12-11-at-16.10.26-86x64.jpeg 86w" sizes="auto, (max-width: 602px) 100vw, 602px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Menindaklanjuti pertemuan dengan Pemerintah Provinsi Bali maupun pemangku kepentingan lain, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan kunjungan di beberapa titik.</p>



<p>&#8220;Kunjungan bertujuan untuk mendapatkan gambaran yang lebih utuh dan empiris mengenai situasi terkini Bali selama pandemi Covid-19,&#8221; kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Dr. Raditya Jati, di Denpasar, Jumat (11/12/20).</p>



<p>Kunjungan tersebut dilakukan setelah BNPB berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Bali pada 2 – 3 Desember 2020.&nbsp;Dimana, titik pertama yang menjadi lokus kunjungan adalah Kawasan ITDC (Indonesian Tourism Development Corporation) Nusa Dua. Kawasan ITDC merupakan lokasi yang nantinya akan dipergunakan untuk kegiatan Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) di tahun 2022 mendatang.</p>



<p>Melalui kunjungan ini, BNPB meninjau kesiapan ITDC dalam menghadapi situasi pandemi Covid-19. Kawasan ITDC dilengkapi dengan fasilitas dan infrastruktur kesehatan yang mumpuni, salah satunya dengan ketersediaan ruangan isolasi mandiri di setiap hotel serta fasilitas rumah sakit di dalam area. Selain itu, kawasan ITDC juga telah menyiapkan diri dengan simulasi evakuasi bencana tsunami dan outbreak Covid-19.&nbsp;</p>



<p>Di hari selanjutnya, BNPB mengadakan kunjungan ke desa adat dan desa wisata. Desa adat yang dikunjungi diantaranya adalah Desa Adat Kerobokan dan Desa Sedang. Kedua desa ini memiliki karakteristik yang berbeda. Desa Adat Kerobokan merupakan area pariwisata terbesar di Bali dimana masyarakatnya mengandalkan sektor pariwisata sebagai sumber mata pencaharian sehari-hari.</p>



<p>&#8220;Dalam menghadapi situasi pandemi Covid-19, masyarakat setempat melakukan adaptasi dengan mengubah sumber mata pencaharian dari sektor pariwisata dan perdagangan kerajinan menjadi sektor pertanian dan perkebunan pisang,&#8221; katanya.</p>



<p>Masyarakat juga merambah ke sektor kuliner dengan memanfaatkan aplikasi gofood, grabfood dan mengadakan catering untuk upacara adat. Sementara itu, Desa Sedang merupakan desa yang secara ekonomi tidak terdampak oleh pandemi Covid-19, karena mayoritas masyarakat bermata pencaharian sebagai pedagang bunga yang langsung mendistribusikannya ke pasar di mana kebutuhan masyarakat Bali terhadap bunga saat tinggi untuk keperluan acara adat dan sembahyang.&nbsp;</p>



<p>Untuk desa wisata, BNPB mengujungi Rumah Desa Balinese Home and Cooking Studio di Kabupaten Tabanan. Rumah Desa mengusung konsep desa wisata yang berkelanjutan, di mana desa tidak seluruh diubah menjadi destinasi wisata, tetapi pengunjung diajak berpartisipasi dengan kehidupan masyarakat Bali asli secara langsung. Hanya tersedia satu buah cottage di area Rumah Desa, selebihnya tamu dipersilahkan untuk menginap di rumah warga. Selain itu, desa ini juga memiliki komoditi andalan yaitu kopi, sehingga tidak bergantung pada sektor pariwisata saja.&nbsp;</p>



<p>Lokus terakhir yang menjadi titik kunjungan BNPB adalah Oka Agriculture Bali di Kabupaten Bangli. Oka Agriculture Bali merupakan usaha ekonomi lokal berbasis masyarakat dengan memberdayakan petani setempat. Kemudian, hasil komoditi diolah dan dijual di restoran dan café Oka Agriculture. Hanya saja, usaha ini sangat terdampak saat pandemic COVID-19 karena mayoritas pengunjungnya adalah wisatawan mancanegara.</p>



<p>Beberapa titik kunjungan di atas menjadi bagian dari asesmen dan pemetaan yang dilakukan BNPB untuk rancang bangun sistem pemulihan ekonomi di Bali. Sebagian di antaranya menjadi best practice yang dapat dicontohkan kepada daerah lain, sementara sebagian lainnya memperlihatkan permasalahan yang perlu dipetakan dan dicarikan solusinya. Kedepannya, BNPB akan mempersiapkan sistem pemulihan ekonomi Bali dengan bekerjasama dengan berbagai K/L lintas sektor yang mampu menunjang kebutuhan Provinsi Bali.(bgn008)20121115</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/bnpb-kunjungi-beberapa-titik-di-bali-guna-rancang-bangun-sistem-pemulihan-ekonomi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
