<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#google &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/google/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Fri, 14 Aug 2020 03:50:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>#google &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tips Seru 17 Agustusan di Rumah ala Google</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/tips-seru-17-agustusan-di-rumah-ala-google/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=tips-seru-17-agustusan-di-rumah-ala-google</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/tips-seru-17-agustusan-di-rumah-ala-google/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Aug 2020 03:50:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#17agustus]]></category>
		<category><![CDATA[#google]]></category>
		<category><![CDATA[#tipsseru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://baliglobalnews.com/?p=4791</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/One-pager_Tujuhbelasan_di_rumah_bareng_Google_2020_-1.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/One-pager_Tujuhbelasan_di_rumah_bareng_Google_2020_-1.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/One-pager_Tujuhbelasan_di_rumah_bareng_Google_2020_-1-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/One-pager_Tujuhbelasan_di_rumah_bareng_Google_2020_-1-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/One-pager_Tujuhbelasan_di_rumah_bareng_Google_2020_-1-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Jakarta, Baliglobalnews Google menyikapi perayaan Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus yang berbeda tahun ini karena harus dilaksanakan sambil menerapkan protokol kesehatan. Melalui siaran pers, Google Indonesia memberikan sejumlah tips memanfaatkan fitur dan aplikasi mereka untuk merayakan Agustusan di rumah secara virtual. 1. Livestreaming upacara bendera Upacara pengibaran dan penurunan bendera di Istana Negara akan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/One-pager_Tujuhbelasan_di_rumah_bareng_Google_2020_-1.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/One-pager_Tujuhbelasan_di_rumah_bareng_Google_2020_-1.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/One-pager_Tujuhbelasan_di_rumah_bareng_Google_2020_-1-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/One-pager_Tujuhbelasan_di_rumah_bareng_Google_2020_-1-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/One-pager_Tujuhbelasan_di_rumah_bareng_Google_2020_-1-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Jakarta, Baliglobalnews</p>



<p>Google menyikapi perayaan Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus yang berbeda tahun ini karena harus dilaksanakan sambil menerapkan protokol kesehatan.</p>



<p>Melalui siaran pers, Google Indonesia memberikan sejumlah tips memanfaatkan fitur dan aplikasi mereka untuk merayakan Agustusan di rumah secara virtual.</p>



<p><strong>1. Livestreaming upacara bendera</strong></p>



<p>Upacara pengibaran dan penurunan bendera di Istana Negara akan disiarkan secara langsung di kanal YouTube Sekretariat Presiden pada tanggal 17 Agustus nanti, pukul 19.00.</p>



<p>Gunakan fitur pengingat, &#8220;set reminder&#8221;, agar tidak terlewat.</p>



<p><strong>2. Google Doodle</strong></p>



<p>Walaupun belum ditampilkan, Google akan membuat Doodle di mesin pencari Search untuk merayakan 17an. Pengguna bisa mengklik Google Doodle untuk melihat siapa ilustrator dan insipirasi dibalik karya tersebut.</p>



<p><strong>3. Google Assistant</strong></p>



<p>Manfaatkan asisten suara Google Assistant untuk mencari inspirasi lomba &#8220;tujuhbelasan&#8221; di dunia maya. Nyalakan Assistant, kemudian berikan perintah seperti &#8220;OK Google, lomba 17 Agustusan&#8221; untuk mencari referensi artikel tentang lomba.</p>



<p><strong>4. Google Duo</strong></p>



<p>Pengguna bisa memakai panggilan video Google Duo jika ingin menghubungi teman untuk merayakan tujuhbelasan atau mengadakan lomba secara virtual. Aplikasi ini bisa menampung 12 orang.</p>



<p><strong>5. Cari referensi film</strong></p>



<p>Pengguna bisa mencari referensi film sejarah atau yang berkaitan dengan Kemerdekaan RI melalui mesin pencari Google Search atau perintah suara Assistant. Pengguna bisa menonton film tersebut di aplikasi nonton resmi. (bgn/ant)20081411</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/tips-seru-17-agustusan-di-rumah-ala-google/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Google jadikan ponsel Android pendeteksi gempa, mulai di California</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/google-jadikan-ponsel-android-pendeteksi-gempa-mulai-di-california/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=google-jadikan-ponsel-android-pendeteksi-gempa-mulai-di-california</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/google-jadikan-ponsel-android-pendeteksi-gempa-mulai-di-california/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[dev]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Aug 2020 02:28:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[#google]]></category>
		<category><![CDATA[#pendeteksigempa]]></category>
		<category><![CDATA[#teknologi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://baliglobalnews.com/?p=4660</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/241372E8-BF06-4D9A-B336-4D919CD888FC.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/241372E8-BF06-4D9A-B336-4D919CD888FC.jpeg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/241372E8-BF06-4D9A-B336-4D919CD888FC-300x200.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/241372E8-BF06-4D9A-B336-4D919CD888FC-768x512.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/241372E8-BF06-4D9A-B336-4D919CD888FC-450x300.jpeg 450w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Jakatra, Baliglobalnews Alphabet Inc, perusahaan induk Google, mulai memberikan kemampuan di ponsel Android untuk mendeteksi gempa, fase pertama fitur ini sudah digulirkan di California, Amerika Serikat. Salah seorang insiyur perangkat lunak utama di Google, Marc Stogaitis, menyatakan program ini bermula sekitar 4,5 tahun lalu saat mereka menguji coba akselerometer di ponsel untuk mendeteksi tabrakan mobil, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/241372E8-BF06-4D9A-B336-4D919CD888FC.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/241372E8-BF06-4D9A-B336-4D919CD888FC.jpeg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/241372E8-BF06-4D9A-B336-4D919CD888FC-300x200.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/241372E8-BF06-4D9A-B336-4D919CD888FC-768x512.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/241372E8-BF06-4D9A-B336-4D919CD888FC-450x300.jpeg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Jakatra, Baliglobalnews</p>



<p>Alphabet Inc, perusahaan induk Google, mulai memberikan kemampuan di ponsel Android untuk mendeteksi gempa, fase pertama fitur ini sudah digulirkan di California, Amerika Serikat.</p>



<p>Salah seorang insiyur perangkat lunak utama di Google, Marc Stogaitis, menyatakan program ini bermula sekitar 4,5 tahun lalu saat mereka menguji coba akselerometer di ponsel untuk mendeteksi tabrakan mobil, gempa bumi dan tornado, dikutip dari Reuters, Kamis.</p>



<p>Akselerometer, sensor untuk mengukur arah dan gerakan, digunakan untuk menilai apakah pengguna memegang ponsel secara mendatar atau potret. Google meneliti pembacaan akselerometer saat gempa bumi dan menemukan bahwa pengguna bisa diberi notifikasi hingga satu menit sebelumnya.</p>



<p>Seismolog yang bermitra dengan Google untuk proyek ini menyatakan mengubah ponsel menjadi seismograf mini adalah kemajuan besar, meski pun tentu ada kesalahan. Sebab, lebih dari 2,5 juta perangkat yang beredar di dunia menggunakan sistem operasi Android.</p>



<p>&#8220;Kami sedang dalam perjalanan memberikan peringatan gempa bumi di mana pun ada ponsel pintar,&#8221; kata direktur laboratorium seismologi di University of California Berkeley, Richard Allen.</p>



<p><strong>Cara kerja</strong><br>Ponsel Android saat ini bisa membedakan gempa bumi dari getaran akibat petir atau karena ponsel jatuh, hanya saat perangkat sedang diisi daya, dalam keadaan diam dan pengguna sudah memberikan izin untuk membagikan data ke Google.</p>



<p>Begitu ponsel mendeteksi gempa bumi, mereka akan mengirim lokasi, setingkat kota, ke Google. Google kemudian dapat melakukan triangulasi episentrum dan memperkirakan besaran gempa setelah mendapatkan ratusan laporan.</p>



<p>Fitur tersebut saat ini sudah dikeluarkan untuk California karena negara bagian tersebut sudah menggunakan sensor berbasis darat untuk memberikan peringatan gempa, sebelum bencana alam tersebut terjadi.</p>



<p>Selain California, Jepang dan Meksiko juga menggunakan sensor di darat.</p>



<p>Untuk uji coba di Californnia, Google mengambil data dari seismograf konvensional milik pemerintah untuk memberi peringatan kepada pengguna Android.</p>



<p>Pengguna Android yang diperkirakan mengalami guncangan, akan mendengar bunyi kencang dari ponsel, sementara layar menampilkan anjuran untuk tiarap. Sementara bagi pengguna yang jauh dari lokasi, diminta untuk tetap berbaring.</p>



<p>Google juga akan memberi peringatan pasca-gempa kepada orang-orang yang berada di lokasi, salah satunya untuk mengecek katup gas.</p>



<p>Peringatan akan muncul untuk gempa berskala 4,5 ke atas dan pengguna tidak perlu mengunduh aplikasi tambahan. Google juga akan membuat peringatan untuk akun bisnis agar mereka bisa mematikan lift, pipa gas dan sistem lainnya sebelum gempa. Google mengharapkan peringatan berbasis pembacaan akselerometer bisa tersedia tahun depan.(bgn/ant)20081303</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/google-jadikan-ponsel-android-pendeteksi-gempa-mulai-di-california/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
