<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>golongandarah &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/golongandarah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Sun, 18 Oct 2020 03:21:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>golongandarah &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Orang berdarah O dan B lebih tahan COVID-19</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/orang-berdarah-o-dan-b-lebih-tahan-covid-19/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=orang-berdarah-o-dan-b-lebih-tahan-covid-19</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/orang-berdarah-o-dan-b-lebih-tahan-covid-19/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Oct 2020 03:21:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[covid19]]></category>
		<category><![CDATA[golongandarah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=11620</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="770" height="489" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/aRapid-Test-prajurit-tni-au-di-Kupang-040920-KH-7.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/aRapid-Test-prajurit-tni-au-di-Kupang-040920-KH-7.jpg 770w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/aRapid-Test-prajurit-tni-au-di-Kupang-040920-KH-7-300x191.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/aRapid-Test-prajurit-tni-au-di-Kupang-040920-KH-7-768x488.jpg 768w" sizes="(max-width: 770px) 100vw, 770px" /></div>Nasional, Baliglobalnews Dua penelitian terbaru menemukan bahwa orang dengan golongan darah O atau B memiliki risiko lebih rendah terkena virus corona dan tidak mengalami sakit parah ketika mereka terinfeksi COVID-19. Salah satu studi baru di antaranya secara khusus menemukan bahwa pasien COVID-19 dengan tipe darah O atau B menghabiskan lebih sedikit waktu di unit perawatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="770" height="489" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/aRapid-Test-prajurit-tni-au-di-Kupang-040920-KH-7.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/aRapid-Test-prajurit-tni-au-di-Kupang-040920-KH-7.jpg 770w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/aRapid-Test-prajurit-tni-au-di-Kupang-040920-KH-7-300x191.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/aRapid-Test-prajurit-tni-au-di-Kupang-040920-KH-7-768x488.jpg 768w" sizes="(max-width: 770px) 100vw, 770px" /></div>
<p>Nasional, Baliglobalnews</p>



<p>Dua penelitian terbaru menemukan bahwa orang dengan golongan darah O atau B memiliki risiko lebih rendah terkena virus corona dan tidak mengalami sakit parah ketika mereka terinfeksi COVID-19.</p>



<p>Salah satu studi baru di antaranya secara khusus menemukan bahwa pasien COVID-19 dengan tipe darah O atau B menghabiskan lebih sedikit waktu di unit perawatan intensif daripada rekan mereka dengan Tipe A atau AB.</p>



<p>Mereka juga cenderung tidak membutuhkan ventilasi dan cenderung tidak mengalami gagal ginjal.</p>



<p>Dua studi baru yang diterbitkan di jurnal Blood Advances pada 14 Oktober lalu itu menguatkan penelitian sebelumnya mengenai darah tipe O, di mana orang dengan golongan darah O atau B tidak mengalami sakit parah ketika terinfeksi COVID-19.</p>



<p>Pada peneliti di Universitas British Columbia, Kanada, mengamati 95 pasien COVID-19 yang sakit kritis di rumah sakit di Vancouver, antara Februari hingga April.</p>



<p>Mereka menemukan bahwa pasien dengan golongan darah O atau B rata-rata menghabiskan 4,5 hari lebih sedikit di unit perawatan intensif dibandingkan dengan mereka yang memiliki darah golongan A atau AB.</p>



<p>Kelompok dengan golongan darah A atau AB tinggal selama 13,5 hari di ICU. Namun, para peneliti tidak melihat adanya hubungan antara golongan darah dan lama pasien dirawat di rumah sakit.</p>



<p>Namun, mereka menemukan bahwa hanya 61 persen pasien dengan golongan darah O atau B yang membutuhkan ventilator, dibandingkan dengan 84 persen pasien dengan golongan darah A atau AB.</p>



<p>Sementara itu, pasien dengan tipe A atau AB juga lebih mungkin membutuhkan dialisis, prosedur yang membantu ginjal menyaring racun dari darah.</p>



<p>“Pasien dalam dua golongan darah ini mungkin memiliki peningkatan risiko disfungsi atau kegagalan organ akibat COVID-19 dibandingkan orang dengan golongan darah O atau B,” para penulis penelitian menyimpulkan.</p>



<p>Sebuah studi lain pada bulan Juni menemukan hubungan serupa: pasien di Italia dan Spanyol dengan golongan darah O memiliki risiko 50 persen lebih rendah dari infeksi virus corona yang parah dibandingkan dengan pasien dengan golongan darah lain.</p>



<p>Studi baru kedua itu menemukan bahwa orang dengan golongan darah O mungkin berisiko lebih rendah terkena virus korona dibandingkan orang dengan golongan darah lain.</p>



<p>Tim tersebut memeriksa hampir setengah juta orang di Belanda yang dites COVID-19 antara akhir Februari hingga akhir Juli. Dari sekitar 4.600 orang yang dites positif dan melaporkan golongan darah mereka, 38,4 persen memiliki darah tipe O.</p>



<p>Itu lebih rendah dari prevalensi tipe O pada populasi 2,2 juta orang Denmark, 41,7 persen, sehingga para peneliti menentukan bahwa orang dengan golongan darah O telah terhindar dari infeksi secara tidak proporsional.</p>



<p>&#8220;Golongan darah O secara signifikan dikaitkan dengan penurunan kerentanan,&#8221; tulis para penulis.</p>



<p>Secara umum, golongan darah Anda bergantung pada ada atau tidaknya protein yang disebut antigen A dan B di permukaan sel darah merah—sifat genetik yang diwarisi dari orangtua. Orang dengan darah O tidak memiliki antigen. Beberapa penelitian lain sebelumnya juga menyimpulkan hal yang sama. (bgn123)20101803</p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/orang-berdarah-o-dan-b-lebih-tahan-covid-19/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
