<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>FSBJ &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/fsbj/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Sun, 07 Nov 2021 08:26:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>FSBJ &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tutup Festival Seni Bali Jani III, Gubernur Koster Berharap FSBJ ke Depan Dapat Go Nasional dan Internasional</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/tutup-festival-seni-bali-jani-iii-gubernur-koster-berharap-fsbj-ke-depan-dapat-go-nasional-dan-internasional/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=tutup-festival-seni-bali-jani-iii-gubernur-koster-berharap-fsbj-ke-depan-dapat-go-nasional-dan-internasional</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/tutup-festival-seni-bali-jani-iii-gubernur-koster-berharap-fsbj-ke-depan-dapat-go-nasional-dan-internasional/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gusde]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Nov 2021 08:26:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemprov Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Provinsi Bali]]></category>
		<category><![CDATA[festivalsenibalijaniIII]]></category>
		<category><![CDATA[FSBJ]]></category>
		<category><![CDATA[gubernurbali]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=41504</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="853" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/11/IMG-20211107-WA0005.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/11/IMG-20211107-WA0005.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/11/IMG-20211107-WA0005-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/11/IMG-20211107-WA0005-1024x682.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/11/IMG-20211107-WA0005-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/11/IMG-20211107-WA0005-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Gubernur Bali, Wayan Koster, didampingi Ny. Putri Koster, secara resmi menutup Festival Seni Bali Jani (FSBJ) III yang digelar pada 23 Oktober-6 November 2021. Acara penutupan tersebut dilangsungkan secara hybrid dari Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya-Art Center, Denpasar, pada Sabtu (6/11). Dalam sambutan singkatnya, Gubernur asal Sembiran, Buleleng, itu mengucapkan terima kasih kepada semua [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="853" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/11/IMG-20211107-WA0005.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/11/IMG-20211107-WA0005.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/11/IMG-20211107-WA0005-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/11/IMG-20211107-WA0005-1024x682.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/11/IMG-20211107-WA0005-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/11/IMG-20211107-WA0005-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Gubernur Bali, Wayan Koster, didampingi Ny. Putri Koster, secara resmi menutup Festival Seni Bali Jani (FSBJ) III yang digelar pada 23 Oktober-6 November 2021. Acara penutupan tersebut dilangsungkan secara hybrid dari Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya-Art Center, Denpasar, pada Sabtu (6/11).</p>



<p>Dalam sambutan singkatnya, Gubernur asal Sembiran, Buleleng, itu mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan dan berpartisipasi mensukseskan FSBJ III Tahun 2021 ini. Khususnya kepada para penggiat seni modern dan kontemporer Bali, Gubernur Koster berpesan agar agenda tahunan FSBJ ini dirawat dengan baik melalui kerja kreatif, peningkatan tata kelola, disertai sikap profesional.</p>



<p>Menurut Gubernur, suksesnya penyelenggaraan FSBJ pada masa pandemi merupakan upaya penyadaran bahwa manusia yang diberkati pikiran harus mampu mengatasi permasalahan hidup, termasuk mengelola diri dalam keadaan darurat.</p>



<p>&#8220;Ke depan, saya berharap standar penyelenggaraan FSBJ harus ditingkatkan lagi, termasuk menjadikan FSBJ bertaraf atau go nasional dan internasional,&#8221; ujar Ketua DPD PDI Provinsi Bali itu.</p>



<p>Koster juga mengatakan bidang seni dan budaya yang bersinergi dengan adat, agama dan tradisi telah menjadi salah satu Program Prioritas Pembangunan Bali 2018-2023. Bahkan paradigma baru pembangunan Bali menjadikan kebudayaan sebagai hulu, karena dengan membangun budaya akan berdampak sistemik terhadap bidang lainnya. Secara kemanusiaan seni dan budaya merupakan kebutuhan jiwa, karena ia dapat mempengaruhi suasana hati dan mengasah sensibilitas, sehingga menjadikan manusia peka rasa, baik terhadap keindahan maupun nilai kemanusiaan.</p>



<p>Bali, kata dia, tidak memiliki sumber daya alam yang melimpah seperti minyak, emas, batubara dan hutan, akan tetapi harus bersyukur pulau ini dianugerahi kekayaan seni dan budaya sebagai sistem kognitif untuk mengelola perilaku masyarakat berlandaskan logika, etika dan estetika (Satyam, Siwam, Sundaram). Seni dan budaya bagi masyarakat Bali adalah hidup itu sendiri, yang telah berkonstruksi secara sosial, terbukti dan teruji menjadikan Bali unggul di mata dunia.</p>



<p>&#8220;Kita harus bersujud syukur atas kehebatan para Leluhur dan Lelangit Bali yang tiada henti berkreativitas hingga kini mewariskan &#8216;harta karun&#8217; seni dan budaya yang adi luhung. Sebagai generasi penerus adalah wajib hukumnya untuk terus merawat, menguatkan, dan memajukan agar apa yang kini kita warisi memberi kesejahteraan bagi krama Bali,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Untuk memastikan pembangunan bidang seni dan budaya berjalan dengan baik, Pemerintah Provinsi Bali telah menerbitkan berbagai produk regulasi, salah satunya adalah Perda No.4 Tahun 2020 tentang Penguatan dan Pemajuan Kebudayaan Bali. Ini adalah payung hukum yang sangat lengkap sebagai landasan formal untuk membuat kebijakan tentang seni dan budaya Bali. Dengan Perda ini, seni dan budaya Bali akan diperkuat dan dimajukan untuk kesejahteraan dan kebahagiaan krama Bali. Festival Seni Bali Jani adalah salah satu bentuk aktualisasi dari pelaksanaan Perda dimaksud.</p>



<p>Menyimak laporan Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali sebelumnya, menurut Gubernur, FSBJ III Tahun 2021 telah berjalan dengan sukses. Tema yang diangkat &#8216;Jenggala Sutra: Susastra Wana Kerthi&#8217;, telah mewujud dalam berbagai citra seni masa kini yang menembus lintas batas kesejagatan. Seluruh agenda FSBJ mulai dari karnaval, pergelaran, pameran, parade, lomba, bursa buku, sarasehan, hingga penghargaan Bali Jani Nugraha telah menghiasi memori estetik masyarakat Bali selama dua pekan terakhir. Diharapkan hal tersebut dapat memeberikan ilmu baru bagi para penonton.</p>



<p>Pada kesempatan tersebut, Gubernur Koster yang juga didampingi oleh Wakil Gubernur Bali, Sekda Provinsi Bali dan Kapolda Bali, menyerahkan penghargaan Bali Jani Nugraha kepada pihak yang berprestasi atau berkontribusi luar biasa sesuai dengan prestasi dan pemajuan kebudayaan, di antaranya I Dewa Nyoman Raka (sastrawan), I Made Taro (seniman penutur cerita rakyat), I Gusti Ngurah Parsua (sastrawan), Putu Fajar Arcana (sastrawan), I Gusti Mase Sukawidana (penyair), Made Gede Paramartha (kartunis), Syaruwardi Abbas (penyair), Dewa Putu Sahdewa (penyair), Gde Artawan (sastrawan) dan Hardiman (kritikus seni rupa). Selain itu, juga diserahkan hadiah dan piagam penghargaan kepada pemenang lomba, di antaranya Lomba Baca Puisi, Lomba Musikalisasi Puisi dan Lomba Teater Modern.</p>



<p>Acara penutupan tersebut juga diakhiri dengan meluncurkan tema untuk FSBJ IV tahun mendatang, yaitu &#8216;Jaladhara Sasmita Danu Kerthi: Air Sebagai Sumber Peradaban&#8217;. (bgn003)21110702</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/tutup-festival-seni-bali-jani-iii-gubernur-koster-berharap-fsbj-ke-depan-dapat-go-nasional-dan-internasional/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gubernur Koster Komit Jadikan FSBJ sebagai Wahana Apresiasi Seni Modern</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/gubernur-koster-komit-jadikan-fsbj-sebagai-wahana-apresiasi-seni-modern/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=gubernur-koster-komit-jadikan-fsbj-sebagai-wahana-apresiasi-seni-modern</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/gubernur-koster-komit-jadikan-fsbj-sebagai-wahana-apresiasi-seni-modern/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Nov 2020 01:33:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemprov Bali]]></category>
		<category><![CDATA[artcenter]]></category>
		<category><![CDATA[FSBJ]]></category>
		<category><![CDATA[gubernurbali]]></category>
		<category><![CDATA[koster]]></category>
		<category><![CDATA[wahanaapresiasisenimodern]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=12993</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="853" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG-20201031-WA0042.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG-20201031-WA0042.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG-20201031-WA0042-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG-20201031-WA0042-1024x682.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG-20201031-WA0042-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG-20201031-WA0042-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Gubernur Bali, Wayan Koster, membuka secara resmi perhelatan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) II Tahun 2020 di Gedung Ksirarnawa, Art Centre, Sabtu (31/10). FSBJ kali ini mengusung tema #BaliArtsVirtual yang akan dilangsungkan secara virtual melalui kanal YouTube resmi milik Dinas Kebudayaan (Disbud) Provinsi Bali. selama sepekan, mulai&#160; 31 Oktober hingga 7 November 2020. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="853" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG-20201031-WA0042.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG-20201031-WA0042.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG-20201031-WA0042-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG-20201031-WA0042-1024x682.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG-20201031-WA0042-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG-20201031-WA0042-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Gubernur Bali, Wayan Koster, membuka secara resmi perhelatan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) II Tahun 2020 di Gedung Ksirarnawa, Art Centre, Sabtu (31/10).</p>



<p>FSBJ kali ini mengusung tema #BaliArtsVirtual yang akan dilangsungkan secara virtual melalui kanal YouTube resmi milik Dinas Kebudayaan (Disbud) Provinsi Bali. selama sepekan, mulai&nbsp; 31 Oktober hingga 7 November 2020.</p>



<p>Gubernur menyatakan berkomitmen akan menjadikan festival tahunan ini sebagai wahana apresiasi bagi para pelaku seni khususnya seni modern. Festival ini sebagai wadah untuk menampilkan berbagai kemampuan dimiliki, sekaligus upaya membangun ekosistem pemajuan seni modern, kontemporer, dan karya-karya inovatif lainnya.</p>



<p>&#8220;Selain apresiasi untuk pelaku seni tradisi yang diwadahi Pesta Kesenian Bali (PKB), kita juga menyiapkan wahana apresiasi untuk seni modern pada FSBJ ini, yang merupakan perhelatan kali kedua. Sehingga Bali saat ini memiliki dua wahana seni berbeda. Semoga terus bisa meningkat dari segi kualitas penyelenggaraannya, memantapkan pelaksanaan kedua wahana tersebut secara dinamis dari tahun ke tahun,&#8221; katanya.</p>



<p>Didampingi Ny. Koster dan Wagub Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace), Gubernur kembali menegaskan perhelatan festival ini selain mendukung pelestarian kebudayaan pada masa pandemi, juga sebagai jawaban atas konsistensi pemberlakukan Perda Nomor 4 Tahun 2020.</p>



<p>&#8220;Perda tersebut tentang Penguatan dan Pemajuan Kebudayaan Bali yang diundangkan 9 Juli 2020, serta sejalan dengan visi Pembangunan Provinsi Bali 2018-2023, Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana Menuju Bali Era Baru,&#8221; ujarnya sembari mengharapkan pelestarian seni budaya Bali dengan penyiapan wahana yang sesuai dapat memunculkan ide-ide kreatif dan novatif yang makin menghidupkan kebudayaan Bali di mata dunia menjadi satu peradaban yang dikagumi.</p>



<p>&#8220;Bali tidak memiliki sumber daya alam. Jadi patut disyukuri jika memiliki seni dan budaya yang tiada duanya. Kebudayaan ini akan tetap ada sepanjang manusianya hidup dan mau memelihara serta berinovasi terhadap kebudayaan tersebut,&#8221; pungkasnya.</p>



<p>Sementara Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Wayan &#8216;Kun&#8217; Adnyana, mengatakan format seni virtual kali ini diharapkan dapat menjangkau seluas-luasnya kemungkinan kreatif, elaborasi, dan eksplorasi terkait estetik, stilistik, teknik artistik, dan tematik. Termasuk olah wahana atau media (penggunaan berbagai piranti media baru/digital dalam proses dan penyajian).</p>



<p>&#8220;Format penyelenggaraan festival secara virtual ini merupakan sebentuk transformasi sosial bagi masyarakat Bali. Ada proses alih pengetahuan dan keterampilan yang terjadi serentak di Bali. Yakni terkait proses persiapan dan produksi suatu pementasan karya seni komunal secara daring, termasuk bagaimana cara publik menikmati serta menghikmahi sajian tersebut,&#8221; katanya.</p>



<p>FSBJ II, kata dia, jmengusung tajuk utama &#8216;Candika Jiwa: Puitika Atma Kerthi&#8217;, yang bermakna semesta kreativitas terkini dalam &#8216;mencandikan&#8217; jiwa, spirit, taksu, atau ide-ide cemerlang. Menampilkan berbagai kegiatan seni meliputi pawimba (lomba), adilango (pergelaran), megarupa (pameran), timbang rasa (sarasehan), beranda pustaka (bursa buku), dan penghargaan Bali Jani Nugraha. Diikuti oleh 45 sanggar/yayasan/komunitas seni se-Bali dengan melibatkan sekitar 1.000 seniman dan pekerja seni.</p>



<p>Sementara itu, dalam acara pembukaan ditampilkan pergelaran seni kolosal bertajuk &#8216;Malaikat Pencubit Jiwa&#8217; berupa operet sajian Sanggar Kini Berseri, berkolaborasi dengan komunitas seni SMA/SMK. (bgn122)20110102</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/gubernur-koster-komit-jadikan-fsbj-sebagai-wahana-apresiasi-seni-modern/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
