<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>fkpunud &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/fkpunud/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Wed, 31 May 2023 05:58:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>fkpunud &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>FKP Unud Kirim Empat Mahasiswa Ikuti Student Exchange di Jepang</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/fkp-unud-kirim-empat-mahasiswa-ikuti-student-exchange-di-jepang/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=fkp-unud-kirim-empat-mahasiswa-ikuti-student-exchange-di-jepang</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/fkp-unud-kirim-empat-mahasiswa-ikuti-student-exchange-di-jepang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Marley]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 May 2023 11:24:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BGN 008]]></category>
		<category><![CDATA[UNUD]]></category>
		<category><![CDATA[fkpunud]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=78771</guid>

					<description><![CDATA[Denpasar, Baliglobalnews Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Udayana (FKP Unud) mendapat kesempatan mengirim 4 mahasiswa untuk mengikuti program Student Exchange ke Kwansei Gakuin University (KGU), setelah diumumkan panitia tim seleksi, pada Selasa (23/5/2023). Keempat mahasiswa yang memiliki total skor tertinggi pada tahap wawancara, yakni Made Prasasti Abellia Oxana, I Wayan Gita Krishna, David Keane Wijaya, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Udayana (FKP Unud) mendapat kesempatan mengirim 4 mahasiswa untuk mengikuti program Student Exchange ke Kwansei Gakuin University (KGU), setelah diumumkan panitia tim seleksi, pada Selasa (23/5/2023).</p>



<p>Keempat mahasiswa yang memiliki total skor tertinggi pada tahap wawancara, yakni Made Prasasti Abellia Oxana, I Wayan Gita Krishna, David Keane Wijaya, I Made Dwita Krisnanda.</p>



<p>&#8220;Kami sangat antusias dan tidak sabar menunggu Bulan Oktober untuk berangkat ke Negeri Sakura,&#8221; kata salah satu mahasiswa, Made Prasasti Abellia Oxana.</p>



<p>Civitas akademika FKP Unud ikut berbangga dan berharap mahasiswa dapat menyerap pengalaman sebanyak-banyaknya di negara tujuan nanti sehingga ilmu yang di dipelajari dapat diterapkan dengan baik Ketika menyelesaikan studinya nanti.</p>



<p>Program ini merupakan salah satu bentuk kerjasama yang diimplementasikan setiap tahun antara FKP dengan mitra (KGU). Penentuan mahasiswa yang dapat mengikuti program ini dilakukan melalui 2 tahap seleksi, yaitu seleksi administratif dan wawancara.</p>



<p>Sebelumnya, pada tahap 1 dilakukan seleksi melalui penilaian motivation letter, nilai IPK, kemampuan berbahasa inggris yang dibuktikan melalui tes TOEFL dan sejenisnya, pengalaman berorganisasi, dan keaktifan mahasiswa dalam bidang pendidikan (asisten dosen dan melibatkan diri dalam riset dosen).</p>



<p>Tahap 2 yaitu wawancara pada peserta dilakukan penilaian terhadap kemampuan menggunakan bahasa inggris secara aktif dan penilaian kepribadian mahasiswa.</p>



<p>Terdapat 10 mahasiswa yang lolos tahap 1 dan melanjutkan ke tahap 2. Turut serta 5 dosen yang menjadi juri pada tahap seleksi wawancara ini yaitu I Wayan Gede Astawa Karang, Pande Gde Sasmita Julyantoro, Ni Made Ernawati, Dewa Ayu Angga Pebriani, dan Ni Luh Gede Rai Ayu Saraswati. Para juri menyampaikan bahwa ada persaingan ketat di antara 10 peserta tersebut dilihat dari total skor yang saling mendekati.</p>



<p>Berita ini juga dapat diakses melalui http://www.unud.ac.id. (bgn008)23052506</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/fkp-unud-kirim-empat-mahasiswa-ikuti-student-exchange-di-jepang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>FKP Unud Sosialisasi Metode Bioflok Tingkatkan Produksi Ikan Nila Kelompok Minta Tirta Pertiwi</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/fkp-unud-sosialisasi-metode-bioflok-tingkatkan-produksi-ikan-nila-kelompok-minta-tirta-pertiwi/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=fkp-unud-sosialisasi-metode-bioflok-tingkatkan-produksi-ikan-nila-kelompok-minta-tirta-pertiwi</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/fkp-unud-sosialisasi-metode-bioflok-tingkatkan-produksi-ikan-nila-kelompok-minta-tirta-pertiwi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Aug 2022 08:00:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tabanan]]></category>
		<category><![CDATA[UNUD]]></category>
		<category><![CDATA[fkpunud]]></category>
		<category><![CDATA[universitasudayana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=55444</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="603" height="322" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/08/16608953140053600628675154153680.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/08/16608953140053600628675154153680.jpg 603w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/08/16608953140053600628675154153680-300x160.jpg 300w" sizes="(max-width: 603px) 100vw, 603px" /></div>Tabanan, Baliglobalnews Fakultas Kelautan dan Perikanan Unud melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM), dengan menyosialisasikan metode teknologi bioflok dan upaya pencegahan kontaminasi penyakit, untuk meningkatkan produktivitas ikan nila pada kelompok Budidaya Mina Tirta Pertiwi di Desa Wisata Gunung Salak, Kabupaten Tabanan pada Sabtu (13/8) lalu. Acara yang dibuka Wakil Dekan 2, Pande Gde Sasmita Julyantoro. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="603" height="322" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/08/16608953140053600628675154153680.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/08/16608953140053600628675154153680.jpg 603w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/08/16608953140053600628675154153680-300x160.jpg 300w" sizes="(max-width: 603px) 100vw, 603px" /></div>
<p>Tabanan, Baliglobalnews</p>



<p>Fakultas Kelautan dan Perikanan Unud melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM), dengan menyosialisasikan metode teknologi bioflok dan upaya pencegahan kontaminasi penyakit, untuk meningkatkan produktivitas ikan nila pada kelompok Budidaya Mina Tirta Pertiwi di Desa Wisata Gunung Salak, Kabupaten Tabanan pada Sabtu (13/8) lalu.</p>



<p>Acara yang dibuka Wakil Dekan 2, Pande Gde Sasmita Julyantoro. Selanjutnya sambutan dari Ketua Kelompok Budidaya Mina Tirta Pertiwi, I Wayan Giri Wirawan Dana.</p>



<p>&#8220;Bentuk kegiatan yang dilaksanakan berupa sosialisasi mengenai metode aplikatif teknologi bioflok dan metode pembuatan prebiotik untuk mendukung kegiatan budidaya ikan nila pada kelompok budidaya di Desa Gunung Salak dan penebaran benih ikan nila pada kolam budidaya,&#8221; kata Pande Gde Sasmita Julyantoro.</p>



<p>Kegiatan pengabdian dihadiri oleh 20 peserta dari Desa Gunung Salak, penyuluh perikanan dari Dinas Perikanan Tabanan, I Made Budiasa dan akademisi serta mahasiswa dari prodi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Kelautan dan Perikanan.</p>



<p>Pemaparan materi disampaikan oleh narasumber dari Program Studi Manajemen Sumberdaya Periaran, FKP, Unud yaitu Pande Gde Sasmita Julyantoro, dan Endang Wulandari Suryaningtyas. Dalam pemaparannya, Pande menyampaikan pentingnya mengaplikasikan teknologi bioflok dalam budidaya perikanan yaitu untuk meningkatkan survival rate, mempercepat pertumbuhan, dan menjaga kesehatan media budidaya.</p>



<p>Endang menyampaikan bahwa pembuatan prebiotik dapat dilakukan mandiri oleh pembudidaya dengan bahan-bahan lokal dan mudah didapatkan. Selanjutnya Made Budiasa selaku penyuluh perikanan berpesan pada pembudidaya agar bisa menjadi pembudidaya yang pintar dalam berhitung bukan pembudidaya yang perhitungan.</p>



<p>&#8220;Jangan hanya karena harga pakan meningkat kegiatan budidaya ikan langsung berhenti tapi pintar dalam berhitung FCR dan melihat peluang keuntungan sehingga kegiatan budidaya tetap berkelanjutan meskipun pada kondisi harga pakan yang melonjak tinggi,&#8221; katanya.</p>



<p>Sesi diskusi berlangsung dengan sangat kooperatif antara peserta, narasumber dan penyuluh perikanan. Pada akhir sesi ketua pengabdian Ni Putu Putri Wijayanti, menyampaikan bahwa monitoring akan dilaksanakan pasca penebaran benih untuk melihat pertumbuhan ikan nila yang dibudidayakan dengan system bioflok, sehingga harapan ke depannya kegiatan budidaya dapat berkelanjutan dengan produktifitas yang stabil bahkan meningkat.</p>



<p>Berita ini juga dapat diakses melalui http://www.unud.ac.id. (bgn008)22081906</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/fkp-unud-sosialisasi-metode-bioflok-tingkatkan-produksi-ikan-nila-kelompok-minta-tirta-pertiwi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>FKP Unud Tanam 1.000 Terumbu Karang</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/fkp-unud-tanam-1-000-terumbu-karang/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=fkp-unud-tanam-1-000-terumbu-karang</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/fkp-unud-tanam-1-000-terumbu-karang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Aug 2022 07:52:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Badung]]></category>
		<category><![CDATA[UNUD]]></category>
		<category><![CDATA[fkpunud]]></category>
		<category><![CDATA[universitasudayana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=55438</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="645" height="467" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/08/16608948612469030693466842469692.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/08/16608948612469030693466842469692.jpg 645w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/08/16608948612469030693466842469692-300x217.jpg 300w" sizes="(max-width: 645px) 100vw, 645px" /></div>Badung, Baliglobalnews Fakultas Kelautan dan Perikanan (FKP) Universitas Udayana (Unud) melakukan kegiatan pengabdian masyarakat dengan menanam 1.000 terumbu karang di Pantai Pandawa, Desa Adat Kutuh, Kabupaten Badung, pada Minggu (14/8) lalu. &#8220;Kegiatan ini dalam rangka merayakan Hari Konservasi Alam Nasional, dan juga bertepatan pula dengan Hari Jadi ke-64 Provinsi Bali. Kami bersama Bhaga Utsaha Manunggal [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="645" height="467" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/08/16608948612469030693466842469692.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/08/16608948612469030693466842469692.jpg 645w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/08/16608948612469030693466842469692-300x217.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 645px) 100vw, 645px" /></div>
<p>Badung, Baliglobalnews</p>



<p>Fakultas Kelautan dan Perikanan (FKP) Universitas Udayana (Unud) melakukan kegiatan pengabdian masyarakat dengan menanam 1.000 terumbu karang di Pantai Pandawa, Desa Adat Kutuh, Kabupaten Badung, pada Minggu (14/8) lalu.</p>



<p>&#8220;Kegiatan ini dalam rangka merayakan Hari Konservasi Alam Nasional, dan juga bertepatan pula dengan Hari Jadi ke-64 Provinsi Bali. Kami bersama Bhaga Utsaha Manunggal Desa Adat Kutuh bekerjasama dengan bebagai stakeholder dan juga ratusan pelajar dari tingkat TK hingga universitas, melakukan penanaman 1.000 terumbu karang,&#8221; kata Dekan Fakultas Kelautan Perikanan, Wayan Nuarsa.</p>



<p>Kegiatan ini juga melibatkan peserta secara aktif seperti Pembersihan Pantan, Lomba Menggambar, Lomba Mewarnai, Lomba Video Reels. Doorprize dan berbagai kegiatan menarik lainnya. Hal ini tentu menarik minat animo yang sangat tinggi dari peserta dan warga sekitar.</p>



<p>Dekan Fakultas Kelautan Perikanan, Wayan Nuarsa, datang secara langsung dan menanam terumbu karang secara simbolis di Kawasan Pantai Pandawa. Dia mengapresiasi setinggi-tingginya usaha panitia yang sudah menyiapkan segala kegiatan dalam menanam 1.000 terumbu karang ini.</p>



<p>&#8220;Saya rasa ini merupakan kegiatan yang sangat positif, selain dapat melestarikan lingkungan laut secara langsung melalui penanaman terumbu karang, sekaligus bisa mengedukasi anak-anak sehingga nantinya dapat menjaga dan melestarikan terumbu karang yang sudah ditanam,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Selain Dekan FKP, dari Fakultas Kelautan dan Perikanan juga menghadirkan dosen-dosen yang memiliki bidang minat pada konservasi laut, juga puluhan mahasiswa ikut hadir baik dari BEM FKP maupun Himpunan Mahasiswa Ilmu Kelautan (Himasila) dan Himpunan Mahasiswa Manajemen Sumberdaya Perairan (Himaspera).</p>



<p>Berita ini juga dapat diakses melalui http://www.unud.ac.id. (bgn008)22081904</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/fkp-unud-tanam-1-000-terumbu-karang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>FKP Unud Ajarkan Masyarakat Pesisir Pantai Lebih Olah Ikan Pindang Jadi Petis</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/fkp-unud-ajarkan-masyarakat-pesisir-pantai-lebih-olah-ikan-pindang-jadi-petis/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=fkp-unud-ajarkan-masyarakat-pesisir-pantai-lebih-olah-ikan-pindang-jadi-petis</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/fkp-unud-ajarkan-masyarakat-pesisir-pantai-lebih-olah-ikan-pindang-jadi-petis/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Aug 2022 11:06:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gianyar]]></category>
		<category><![CDATA[UNUD]]></category>
		<category><![CDATA[fkpunud]]></category>
		<category><![CDATA[universitasudayana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=55381</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="626" height="418" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/08/1660818539023772155254860071683-1.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/08/1660818539023772155254860071683-1.jpg 626w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/08/1660818539023772155254860071683-1-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/08/1660818539023772155254860071683-1-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 626px) 100vw, 626px" /></div>Gianyar, Baliglobalnews Salah satu solusi yang cukup unik diluncurkan oleh para peneliti di Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Udayana, dengan mengajarkan ibu-ibu di Desa Pesisir Lebih, Gianyar untuk mengolah limbah ikan pindang menjadi petis yang bergizi. Kegiatan itu dimulai dari Pelatihan Pengolahan Limbah Pindang menjadi Petis yang dilaksanakan sejak 25 Juni 2022 hingga akhir Agustus [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="626" height="418" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/08/1660818539023772155254860071683-1.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/08/1660818539023772155254860071683-1.jpg 626w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/08/1660818539023772155254860071683-1-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/08/1660818539023772155254860071683-1-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 626px) 100vw, 626px" /></div>
<p>Gianyar, Baliglobalnews</p>



<p>Salah satu solusi yang cukup unik diluncurkan oleh para peneliti di Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Udayana, dengan mengajarkan ibu-ibu di Desa Pesisir Lebih, Gianyar untuk mengolah limbah ikan pindang menjadi petis yang bergizi. Kegiatan itu dimulai dari Pelatihan Pengolahan Limbah Pindang menjadi Petis yang dilaksanakan sejak 25 Juni 2022 hingga akhir Agustus 2022 untuk monitoring akhir.</p>



<p>Hal itu dikatakan Tim Peniliti FKP, Ida Bagus Mandhara Brasika, yang berperan menjadi Koordinator Pengabdian Masyarakat Pengolahan Limbah Pindang. &#8220;Selain itu limbah ikan pindang akan mengalami proses anaerob yang nantinya akan melepaskan berbagai gas rumah kaca ke udara, lalu memperparah potensi perubahan iklim,&#8221; katanya Kamis (18/8).</p>



<p>Brasika mengatakan Desa Lebih yang berada di selatan Gianyar memang dikenal sebagai desa pesisir dengan berbagai olahan ikan siap sajinya, bahkan kawasan pantainya menjadi salah satu lokasi tujuan wajib bagi wisatawan lokal.</p>



<p>Selain itu, Desa Lebih juga dikenal karena terdapat puluhan pengusaha ikan pindang. Sayangnya selain menghasilkan kuliner yang lezat, pengolahan ikan pindang ternyata menghasilkan limbah hingga ribuan liter per hari yang dapat mengakibatkan peningkatan pemanasan global.</p>



<p>&#8220;Limbah ikan pindang yang tidak terolah dan dibuang secara sengaja ke sungai ataupun badan air lainnya akan mengakibatkan terbentuknya sedimentasi yang secara langsung mengakibatkan pendangkalan dan banjir,&#8221; katanya.</p>



<p>Para tim peniliti yang terdiri atas Mandhara Brasika, Gede Hendrawan, Astawa Karang dan Abdurahman As-syakur itu merupakan ahli dalam berbagai bidang konservasi, lingkungan serta perubahan iklim. Secara bertahap dalam beberapa bulan melakukan berbagai tahapan mitigasi perubahan iklim.</p>



<p>Sementara Perbekel Desa Lebih, Agus Mulyana, mengapresiasi kegiatan ini. &#8220;Kami sudah lama mencoba mencari solusi terhadap masalah limbah ikan pindang ini, karena berdampak langsung ke masyarakat kami. Semoga petis yang dihasilkan bisa jadi produk unggulan baru kami,&#8221; katanya.</p>



<p>Berita ini juga dapat diakses melalui http://www.unud.ac.id. (bgn008)22081804</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/fkp-unud-ajarkan-masyarakat-pesisir-pantai-lebih-olah-ikan-pindang-jadi-petis/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>FKP Unud dan Pukyong National University Perkuat Riset dan Pendidikan</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/fkp-unud-dan-pukyong-national-university-perkuat-riset-dan-pendidikan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=fkp-unud-dan-pukyong-national-university-perkuat-riset-dan-pendidikan</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/fkp-unud-dan-pukyong-national-university-perkuat-riset-dan-pendidikan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Jul 2022 11:26:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[UNUD]]></category>
		<category><![CDATA[fkpunud]]></category>
		<category><![CDATA[pukyongnationaluniversity]]></category>
		<category><![CDATA[universitasudayana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=53517</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="647" height="439" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/07/16577112519096393953424437120895.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/07/16577112519096393953424437120895.jpg 647w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/07/16577112519096393953424437120895-300x204.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 647px) 100vw, 647px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Universitas Udayana (Unu) menandatangani memorandum of understanding (MoU) dengan Pukyong National University (PKNU) di Ruang Nusa Lantai 3, Gedung Rektorat Unud pada Senin (11/7). Rektor Unud, I Nyoman Gde Antara, menyampaikan penandatanganan tersebut merupakan salah satu implementasi penting dalam menjaga kerjasama akademik di antara kedua universitas. &#8220;MoU ini adalah lanjutan penandatanganan dari kerjasama [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="647" height="439" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/07/16577112519096393953424437120895.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/07/16577112519096393953424437120895.jpg 647w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/07/16577112519096393953424437120895-300x204.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 647px) 100vw, 647px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Universitas Udayana (Unu) menandatangani memorandum of understanding (MoU) dengan Pukyong National University (PKNU) di Ruang Nusa Lantai 3, Gedung Rektorat Unud pada Senin (11/7).</p>



<p>Rektor Unud, I Nyoman Gde Antara, menyampaikan penandatanganan tersebut merupakan salah satu implementasi penting dalam menjaga kerjasama akademik di antara kedua universitas.</p>



<p>&#8220;MoU ini adalah lanjutan penandatanganan dari kerjasama yang sudah terjalin pada periode pertama selama ilma tahun, maka kami yakin pada periode kedua ini, peningkatan kerjasama yang mutual terhadap kedua universitas akan berjalan dengan sangat baik,&#8221; katanya.</p>



<p>Young-Soo Jang sebagai Presiden Pukyong National University, juga menyambut baik penandatanganan MoU periode kedua ini sebagai bagian dari visi PKNU dalam melakukan kerjasama internasional, tak terkecuali di negara Asia.</p>



<p>Menindaklanjuti MoU tersebut, Fakultas Kelautan dan Perikanan (FKP) Unud melakukan diskusi lanjutan untuk menginisiasi persetujuan bersama dalam kerjasama dan kolaborasi tersebut dalam memorandum of agreement (MoA). Adapun kolaborasi tersebut nantinya akan lebih banyak berfokus pada riset/penelitian bersama, visiting professor/lecture, summer course, dan beasiswa pelajar bagi yang ingin melaksanakan studi pada program master di Pukyong National University.</p>



<p>Lima tahun kerjasama mendatang merupakan waktu yang sangat panjang, tentu kolaborasi antara kedua fakultas dan universitas akan sangat dinamis serta dapat berkembang ke arah yang lebih baik setiap tahunnya. Kedua institusi sepakat dalam melakukan kerjasama yang dapat membuat kapasitas akademik dari dosen, mahasiswa, ataupun peneliti dari kedua belah pihak mendapatkan manfaat dan hasil yang nyata melalui kesepakatan&nbsp; MoA ini.</p>



<p>Berita ini juga dapat diakses melalui http://www.unud.ac.id. (bgn008)22071309</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/fkp-unud-dan-pukyong-national-university-perkuat-riset-dan-pendidikan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>FKP Unud Benchmarking Program Studi S1 Akuakultur</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/fkp-unud-benchmarking-program-studi-s1-akuakultur/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=fkp-unud-benchmarking-program-studi-s1-akuakultur</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/fkp-unud-benchmarking-program-studi-s1-akuakultur/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gusde]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 Apr 2022 11:51:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[UNUD]]></category>
		<category><![CDATA[benchmarking]]></category>
		<category><![CDATA[fkpunud]]></category>
		<category><![CDATA[prodis1akuakultur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=47920</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="638" height="375" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/04/16489830238086616135247109118347.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/04/16489830238086616135247109118347.jpg 638w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/04/16489830238086616135247109118347-300x176.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/04/16489830238086616135247109118347-357x210.jpg 357w" sizes="auto, (max-width: 638px) 100vw, 638px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Fakultas Kelautan dan Perikanan, Universitas Udayana, mengadakan kegiatan Benchmarking Program Studi S1 Akuakultur secara daring pada Kamis (31/3). Kegiatan benchmarking mengundang tiga narasumber yang terdiri dari Prof. Dr. Ketut Sugama, M.Sc dari BRIN dan Mantan Dirjen Budidaya, Shavika Miranti, S.Pi., M.Si., Ketua Jurusan Budidaya Perairan Universitas Maritim Raja Ali Haji, dan Dr. Sinung [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="638" height="375" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/04/16489830238086616135247109118347.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/04/16489830238086616135247109118347.jpg 638w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/04/16489830238086616135247109118347-300x176.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/04/16489830238086616135247109118347-357x210.jpg 357w" sizes="auto, (max-width: 638px) 100vw, 638px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Fakultas Kelautan dan Perikanan, Universitas Udayana, mengadakan kegiatan Benchmarking Program Studi S1 Akuakultur secara daring pada Kamis (31/3).</p>



<p>Kegiatan benchmarking mengundang tiga narasumber yang terdiri dari Prof. Dr. Ketut Sugama, M.Sc dari BRIN dan Mantan Dirjen Budidaya, Shavika Miranti, S.Pi., M.Si., Ketua Jurusan Budidaya Perairan Universitas Maritim Raja Ali Haji, dan Dr. Sinung Rahardjo, A.Pi., M.Si dari Politeknik AUP Jakarta, Wakil Dekan II Fakultas Kelautan dan Perikanan UNUD Dr. Pande Gde Sasmita Julyantoro, S.Si, M.Si dan dosen-dosen dilingkungan Fakultas Kelautan dan Perikanan.</p>



<p>&#8220;Kegiatan benchmarking ini bertujuan untuk mendapat masukan berupa saran dan ide yang berkaitan dengan nama program studi yang tepat untuk diusulkan, dan ciri khas program studi yang diusulkan sehingga berbeda dengan universitas lain dan mampu meningkatkan daya tarik calon mahasiswa,&#8221; kata Dekan Fakultas Kelautan dan Perikanan Prof. Dr. Ir. I Wayan Nuarsa, M.Si.</p>



<p>Setelah kegiatan dibuka oleh Dekan Fakultas Kelautan dan Perikanan, dilakukan pemaparan mengenai gambaran umum, visi-misi, dan topik diskusi oleh Ayu Putu Wiweka Krisna Dewi, S.ST.Pi., M.P. selaku koordinator dalam usulan Program Studi S1 Akuakultur ini.</p>



<p>Seluruh narasumber sangat mendukung dengan adanya pembentukan Program Studi S1 Akuakultur Baru di lingkungan Universitas Udayana. Prof. Dr. Ketut Sugama, M.Sc memberikan masukan bahwa perlu dipertimbangkan untuk menambahkan komponen blue economy sebagai ciri khas di program studi yang akan diusulkan.</p>



<p>Selain itu, pihaknya juga sependapat bahwa nama program studi yang tepat adalah Program Studi Akuakultur.</p>



<p>Saran dan masukan penting lain juga disampaikan oleh Shavika Miranti, S.Pi., M.Si, khususnya mengenai konsep minawisata yang juga akan menjadi ciri khas pada Program Studi Akuakultur yang diusulkan oleh Fakultas Kelautan dan Perikanan Udayana.</p>



<p>Shavika mengatakan konsep tersebut berpotensi menjadi daya tarik yang bagus bagi calon mahasiswa dari luar Bali.</p>



<p>Ditambahkan Dr. Sinung Rahardjo, A.Pi menekankan bahwa dalam Program Studi yang diusulkan nantinya perlu memiliki komponen entrepreneurship dalam mata kuliahnya sehingga lulusannya memiliki kemandirian dalam hal berwirausaha.</p>



<p>&#8220;Nantinya, Program Studi Akuakultur yang diusulkan memiliki lulusan yang berkualitas dalam hal analisis data dan praktek di lapangan,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Berita ini juga dapat diakses melalui http://www.unud.ac.id. (bgn008)22040312</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/fkp-unud-benchmarking-program-studi-s1-akuakultur/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>FKP Unud dan Dirjen PSDKP Jalin Kerjasama Bidang Pengawasan Potensi Kelautan dan Perikanan</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/fkp-unud-dan-dirjen-psdkp-jalin-kerjasama-bidang-pengawasan-potensi-kelautan-dan-perikanan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=fkp-unud-dan-dirjen-psdkp-jalin-kerjasama-bidang-pengawasan-potensi-kelautan-dan-perikanan</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/fkp-unud-dan-dirjen-psdkp-jalin-kerjasama-bidang-pengawasan-potensi-kelautan-dan-perikanan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Jan 2022 09:37:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[UNUD]]></category>
		<category><![CDATA[fkpunud]]></category>
		<category><![CDATA[universitasudayana]]></category>
		<category><![CDATA[unud]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=44395</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1119" height="1050" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/01/WhatsApp-Image-2022-01-06-at-14_57_30-2-Ida-Bagus-Mandhara-Brasika-S_Si_-M_Sc_.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/01/WhatsApp-Image-2022-01-06-at-14_57_30-2-Ida-Bagus-Mandhara-Brasika-S_Si_-M_Sc_.jpeg 1119w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/01/WhatsApp-Image-2022-01-06-at-14_57_30-2-Ida-Bagus-Mandhara-Brasika-S_Si_-M_Sc_-300x282.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/01/WhatsApp-Image-2022-01-06-at-14_57_30-2-Ida-Bagus-Mandhara-Brasika-S_Si_-M_Sc_-1024x961.jpeg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/01/WhatsApp-Image-2022-01-06-at-14_57_30-2-Ida-Bagus-Mandhara-Brasika-S_Si_-M_Sc_-768x721.jpeg 768w" sizes="auto, (max-width: 1119px) 100vw, 1119px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Fakultas Kelautan dan Perikanan (FKP) Universitas Udayana dan Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) yang berada di bawah Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), menjalin kerja sama di bidang perlindungan dan pengawasan potensi kelautan dan perikanan. &#8220;Hal ini tentu menjadi kabar gembira bagi mahasiswa FKP yang memiliki minat dalam perlindungan sumber [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1119" height="1050" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/01/WhatsApp-Image-2022-01-06-at-14_57_30-2-Ida-Bagus-Mandhara-Brasika-S_Si_-M_Sc_.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/01/WhatsApp-Image-2022-01-06-at-14_57_30-2-Ida-Bagus-Mandhara-Brasika-S_Si_-M_Sc_.jpeg 1119w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/01/WhatsApp-Image-2022-01-06-at-14_57_30-2-Ida-Bagus-Mandhara-Brasika-S_Si_-M_Sc_-300x282.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/01/WhatsApp-Image-2022-01-06-at-14_57_30-2-Ida-Bagus-Mandhara-Brasika-S_Si_-M_Sc_-1024x961.jpeg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/01/WhatsApp-Image-2022-01-06-at-14_57_30-2-Ida-Bagus-Mandhara-Brasika-S_Si_-M_Sc_-768x721.jpeg 768w" sizes="auto, (max-width: 1119px) 100vw, 1119px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Fakultas Kelautan dan Perikanan (FKP) Universitas Udayana dan Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) yang berada di bawah Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), menjalin kerja sama di bidang perlindungan dan pengawasan potensi kelautan dan perikanan.</p>



<p>&#8220;Hal ini tentu menjadi kabar gembira bagi mahasiswa FKP yang memiliki minat dalam perlindungan sumber daya laut Indonesia. Dan sejalan dengan Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka yang sedang sangat diminati oleh mahasiswa,&#8221; kata&nbsp; I Ketut Wija Negara, S.St.Pi, M.P., mewakili FKP Udayana, di Pangkalan PSDKP Benoa, pada Selasa (4/1).</p>



<p>Wija Negara mengharapkan antusias yang sangat luar biasa dari seluruh civitas akademika FKP untuk menyambut kerjasama ini nantinya dapat membentuk perjanjian kerja sama (PKS) antarlembaga.</p>



<p>Dia menyatakan program tersebut dapat berjalan serta dikembangkan kepada program-program lainnya yang dapat memberi ruang yang luas bagi mahasiswa FKP berkarya dalam bidang kelautan dan perikanan.</p>



<p>Kepala Pangkalan PSDKP Benoa, Harlym Raya Maharbhakti, S.Pi, M.Si., mengatakan kerjasama tersebut akan menjadi awal yang baik bagi sinergitas antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam menjaga kekayaan laut Indonesia yang begitu luas.</p>



<p>&#8220;Terutama di perairan Bali yang sangat kaya dengan spesies ikan dan sumber daya lainnya. Juga sebagai destinasi wisata laut yang harus dijaga keseimbangannya,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Dia menyebutkan pangkalan PSDKP Benoa sebagai perwakilan di Bali menawarkan berbagai program menarik yang dapat dikolaborasikan dengan FKP Udayana. Salah satunya adalah program PSDKP Mengajar kepada fakultas kelautan dan perikanan untuk memberikan sosialisasi terkait tugas pengawasan potensi kelautan dan perikanan.</p>



<p>&#8220;Tentu dengan hal ini akan meningkatan pemahaman mahasiswa tentang peluang-peluang kerja bidang kelautan dan perikanan yang tidak banyak diketahui oleh masyarakat luas,&#8221; tutupnya.</p>



<p>Berita ini juga dapat diakses melalui http://www.unud.ac.id.</p>



<p>(bgn003)22011206</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/fkp-unud-dan-dirjen-psdkp-jalin-kerjasama-bidang-pengawasan-potensi-kelautan-dan-perikanan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
