<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>fiturlens &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/fiturlens/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Fri, 23 Oct 2020 03:31:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>fiturlens &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Google Lens mungkinkan pengguna belajar hingga berbelanja dengan visual</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/google-lens-mungkinkan-pengguna-belajar-hingga-berbelanja-dengan-visual/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=google-lens-mungkinkan-pengguna-belajar-hingga-berbelanja-dengan-visual</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/google-lens-mungkinkan-pengguna-belajar-hingga-berbelanja-dengan-visual/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Oct 2020 03:31:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[fiturlens]]></category>
		<category><![CDATA[googlelens]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[visual]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=12101</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1400" height="1400" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/GCVH1AruPg.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/GCVH1AruPg.jpg 1400w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/GCVH1AruPg-300x300.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/GCVH1AruPg-1024x1024.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/GCVH1AruPg-150x150.jpg 150w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/GCVH1AruPg-768x768.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/GCVH1AruPg-100x100.jpg 100w" sizes="(max-width: 1400px) 100vw, 1400px" /></div>Internasional, Baliglobalnews Google memberikan sejumlah kiat untuk memanfaatkan fitur Lens dan Augmented Reality (AR) nya, yang dapat digunakan pengguna untuk belajar hingga berbelanja dengan mengandalkan visual. Lens sekarang dapat mengenali 15 miliar objek, untuk membantu pengguna mengenali tanaman, binatang, tempat dan bangunan, dan lain-lain. &#8220;Terkadang, Anda lebih bisa memahami sesuatu dengan melihat. Misalnya, visualisasi cara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1400" height="1400" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/GCVH1AruPg.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/GCVH1AruPg.jpg 1400w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/GCVH1AruPg-300x300.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/GCVH1AruPg-1024x1024.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/GCVH1AruPg-150x150.jpg 150w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/GCVH1AruPg-768x768.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/GCVH1AruPg-100x100.jpg 100w" sizes="(max-width: 1400px) 100vw, 1400px" /></div>
<p>Internasional, Baliglobalnews</p>



<p>Google memberikan sejumlah kiat untuk memanfaatkan fitur Lens dan Augmented Reality (AR) nya, yang dapat digunakan pengguna untuk belajar hingga berbelanja dengan mengandalkan visual.</p>



<p>Lens sekarang dapat mengenali 15 miliar objek, untuk membantu pengguna mengenali tanaman, binatang, tempat dan bangunan, dan lain-lain.</p>



<p>&#8220;Terkadang, Anda lebih bisa memahami sesuatu dengan melihat. Misalnya, visualisasi cara kerja sel tanaman atau elemen-elemen dalam tabel periodik dalam 3D akan lebih membantu daripada teks dalam buku,&#8221; kata Google.</p>



<p>&#8220;Dengan AR, pengguna dapat belajar dengan &#8216;melihat langsung&#8217; dari rumah, memungkinkan Anda mengeksplorasi konsep dari jarak dekat di tengah keluarga,&#8221; ujarnya menambahkan.</p>



<p>Orang tua juga bisa menemani anak belajar, walaupun mungkin ada pertanyaan tentang hal-hal yang tidak lagi diingat, misalnya persamaan kuadrat.</p>



<p>Dari kotak penelusuran di aplikasi Google pada Android maupun iOS, pengguna dapat menggunakan Lens untuk membantu proses belajar anak.</p>



<p>Dengan panduan dan video langkah demi langkah, pengguna dapat belajar dan memahami berbagai konsep dasar untuk memecahkan soal matematika, kimia, biologi, dan fisika.</p>



<p>Jika pengguna sedang belajar bahasa baru, Lens juga bisa menerjemahkan lebih dari 100 bahasa secara&nbsp;<em>real-time</em>&nbsp;maupun dari gambar atau&nbsp;<em>screenshot&nbsp;</em>yang diunggah. Pengguna juga bisa mengetuk tombol yang tersedia untuk mendengar pengucapan kata-kata atau kalimat yang diinginkan.</p>



<p>Berbelanja dengan Google Lens juga menjadi mungkin. Dengan menyentuh lama sebuah gambar pakaian di aplikasi Google atau Chrome di Android, Lens akan menampilkan pakaian yang sama persis atau mirip, dan menyarankan berbagai gaya untuk memakainya.</p>



<p>Lens menggunakan teknologi Style Engine yang memadukan database produk terbesar di dunia dengan jutaan gambar gaya pakaian. Kemudian, pengenalan pola digunakan untuk memahami konsep-konsep seperti “lengan lonceng” atau “jins vintage” dan bagaimana jenis pakaian itu jika dipadukan dengan item lainnya. (bgn123)20102306</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/google-lens-mungkinkan-pengguna-belajar-hingga-berbelanja-dengan-visual/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
