<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>endekbali &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/endekbali/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Sat, 30 May 2026 11:09:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>endekbali &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ny. Koster: Krisis Penenun Muda Ancam Masa Depan Endek Bali</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/ny-koster-krisis-penenun-muda-ancam-masa-depan-endek-bali/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=ny-koster-krisis-penenun-muda-ancam-masa-depan-endek-bali</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/ny-koster-krisis-penenun-muda-ancam-masa-depan-endek-bali/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 May 2026 11:09:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[dekranasda]]></category>
		<category><![CDATA[endekbali]]></category>
		<category><![CDATA[nykoster]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=129092</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="854" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-30-at-09.17.37.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-30-at-09.17.37.jpeg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-30-at-09.17.37-300x200.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-30-at-09.17.37-1024x683.jpeg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-30-at-09.17.37-768x512.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-30-at-09.17.37-450x300.jpeg 450w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Ketua Dekranasda Provinsi Bali Ny. Koster mengingatkan adanya ancaman serius terhadap keberlangsungan kain tenun endek Bali akibat semakin berkurangnya minat generasi muda untuk menjadi penenun. Jika kondisi tersebut terus dibiarkan, Bali dikhawatirkan hanya menjadi pengguna endek tanpa lagi memiliki sumber daya yang mampu memproduksinya. Hal tersebut disampaikannya saat membuka Dekranasda Bali Fashion Day [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="854" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-30-at-09.17.37.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-30-at-09.17.37.jpeg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-30-at-09.17.37-300x200.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-30-at-09.17.37-1024x683.jpeg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-30-at-09.17.37-768x512.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-30-at-09.17.37-450x300.jpeg 450w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Ketua Dekranasda Provinsi Bali Ny. Koster mengingatkan adanya ancaman serius terhadap keberlangsungan kain tenun endek Bali akibat semakin berkurangnya minat generasi muda untuk menjadi penenun. Jika kondisi tersebut terus dibiarkan, Bali dikhawatirkan hanya menjadi pengguna endek tanpa lagi memiliki sumber daya yang mampu memproduksinya. Hal tersebut disampaikannya saat membuka Dekranasda Bali Fashion Day yang berlangsung di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Provinsi Bali, Denpasar, pada Jumat (29/5/2026).</p>



<p>Menurut Ny. Koster kondisi yang terjadi saat ini menunjukkan paradoks. Di satu sisi penggunaan kain endek Bali semakin meningkat, namun di sisi lain jumlah penenun justru terus menurun. &#8220;Fenomena yang ada saat ini, semakin banyak kita memakai kain tenun endek Bali, tetapi minat anak-anak muda kita untuk menenun sangat kecil. Ini sangat berbanding terbalik,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dia mengungkapkan banyak penenun Bali yang sebelumnya aktif berkarya kini memilih berhenti menenun dan meninggalkan profesi tersebut. Kondisi ini menjadi ancaman serius bagi keberlangsungan warisan budaya Bali. &#8220;Tenun endek kita sedang tidak baik-baik saja,&#8221; katanya.</p>



<p>Ny. Putri Koster mengajak seluruh pihak, mulai dari pemerintah, pelaku usaha, penenun, hingga masyarakat sebagai konsumen, untuk bersama-sama mengambil peran dalam menjaga keberlanjutan industri tenun tradisional Bali. Dia secara khusus meminta para pedagang agar tidak lagi menjual kain bermotif endek yang diproduksi di luar Bali sebagai produk endek Bali.</p>



<p>Menurut dia, praktik tersebut tidak hanya merugikan para perajin lokal, tetapi juga mengancam keberlangsungan industri tenun daerah. &#8220;Ketika Universitas Hindu Indonesia (Unhi) membantu kami melakukan survei, hasilnya sangat mencengangkan. Sebanyak 83 persen kain endek yang beredar di pasaran berasal dari luar Bali, sedangkan yang diproduksi di Bali hanya sekitar 17 persen,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Data tersebut, kata dia, menunjukkan bahwa pasar endek Bali saat ini lebih banyak dikuasai produk dari luar daerah. Jika tidak segera diantisipasi, kondisi tersebut dapat mempercepat hilangnya profesi penenun di Bali. Karena itu, dia mendorong generasi muda Bali untuk mulai tertarik mempelajari keterampilan menenun sebagai bagian dari upaya menjaga identitas budaya daerah. &#8220;Suatu saat jika anak-anak Bali tidak bisa menenun lagi, tenun dan endek Bali akan diambil alih oleh daerah lain. Namanya mungkin bukan lagi Endek Bali, melainkan Endek Troso atau Endek Jepara. Orang Bali hanya akan menjadi pemakai tanpa lagi mampu menenunnya,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Selain mendorong lahirnya generasi penenun baru, Ny. Koster juga mengajak masyarakat menjadi konsumen yang lebih cermat dengan memilih produk tenun yang benar-benar dibuat oleh perajin Bali. Menurut dia, dukungan masyarakat merupakan faktor penting dalam menjaga keberlangsungan industri tenun lokal. Dia juga menyampaikan bahwa motif endek Bali telah mendapatkan perlindungan hukum sehingga pelanggaran terhadap hak kekayaan intelektual dapat dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku. &#8220;Saya sudah berbicara dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali. Motif endek Bali dilindungi oleh aturan hak cipta. Ke depannya, kita akan mulai menegakkan aturan tersebut terhadap para pelanggar,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dekranasda Bali Fashion Day tahun ini turut menampilkan peragawan dan peragawati dari empat perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali, yakni Dinas PMD Dukcapil Provinsi Bali, Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Bali, serta Biro Umum Setda Provinsi Bali. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Dekranasda Bali dalam mempromosikan penggunaan produk wastra lokal sekaligus meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap tenun endek Bali. (*/bgn003)26053003</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/ny-koster-krisis-penenun-muda-ancam-masa-depan-endek-bali/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Plh. Bupati I Gede Susila Ikuti Peresmian Penggunaan Kain Tenun Endek Bali</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/plh-bupati-i-gede-susila-ikuti-peresmian-penggunaan-kain-tenun-endek-bali/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=plh-bupati-i-gede-susila-ikuti-peresmian-penggunaan-kain-tenun-endek-bali</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/plh-bupati-i-gede-susila-ikuti-peresmian-penggunaan-kain-tenun-endek-bali/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Feb 2021 12:36:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemda Tabanan]]></category>
		<category><![CDATA[endekbali]]></category>
		<category><![CDATA[plhbupatitabanan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=23561</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1167" height="768" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/endek2.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/endek2.jpg 1167w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/endek2-300x197.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/endek2-1024x674.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/endek2-768x505.jpg 768w" sizes="(max-width: 1167px) 100vw, 1167px" /></div>Tabanan, Baliglobalnews Plh. Bupati Tabanan, I Gede Susila, mengikuti kegiatan peresmian penggunaan kain tenun endek/kain tenun tradisional Bali yang dilaksanakan secara virtual Selasa (23/2). Kegiatan yang diikuti oleh seluruh perangkat daerah, instansi vertikal, BUMN, BUMD, lembaga, sekolah dan bank di Provinsi Bali, dipimpin oleh Gubernur Bali, I Wayan Koster. Pada kesempatan itu, mulai Selasa, 23 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1167" height="768" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/endek2.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/endek2.jpg 1167w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/endek2-300x197.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/endek2-1024x674.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/endek2-768x505.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 1167px) 100vw, 1167px" /></div>
<p>Tabanan, Baliglobalnews</p>



<p>Plh. Bupati Tabanan, I Gede Susila, mengikuti kegiatan peresmian penggunaan kain tenun endek/kain tenun tradisional Bali yang dilaksanakan secara virtual Selasa (23/2).</p>



<p>Kegiatan yang diikuti oleh seluruh perangkat daerah, instansi vertikal, BUMN, BUMD, lembaga, sekolah dan bank di Provinsi Bali, dipimpin oleh Gubernur Bali, I Wayan Koster. Pada kesempatan itu, mulai Selasa, 23 Februari 2021, seluruh perangkat daerah, instansi vertikal, BUMN, BUMD lembaga, sekolah dan bank di Provinsi Bali wajib menggunakan kain endek/kain tradisional Bali dalam berbagai aktivitas.</p>



<p>Gubernur Koster menyampaikan kebijakan baru, yakni penggunaan kain tenun endek Bali sesuai dengan SE Gubernur Bali Nomor 4 Tahun 2021 tentang penggunaan kain tenun endek Bali/kain tenun tradisional Bali. Dimana kain tenun endk Bali merupakan warisan budaya kreatif masyarakat Bali yang wajib dilestarikan, dilindungi, digunakan dan diberdayakan sebagai jati diri masyarakat Bali.</p>



<p>&#8220;Kain tenun endek Bali telah dicatatkan sebagai kekayaan intelektual komunal ekpresi budaya tradisional oleh Dirjen Kekayaan Intelektual Kemenkumham RI tanggal 22 Desember 2020 yang lalu. Telah muncul kain bermotif seperti endek yang bukan hasil kerajinan masyarakat Bali dan tidak berbasis budaya kreatif lokal Bali yang telah mengancam keberadaan kain tenun endek Bali pada saat ini,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Di samping itu, da mengatakan kain tenun endek Bali perlu dipergunakan dan diberdayakan secara ekonomi, agar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bali. Untuk itu dia mengimbau agar Pemerintah dan masyarakat Bali harus berpihak dan berkomitmen terhadap sumber daya lokal dengan berperan aktif untuk melestarikan, melindungi dan memberdayakan kain tenun endek Bali.</p>



<p>&#8220;Sejalan dengan itu, dalam visi pembangunan Bali Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Ppla Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru, membuat prioritas pembangunan di bidang adat, tradisi, seni dan budaya serta kearifan lokal Bali. Program prioritas tersebut sejalan dengan Undang-undang RI Nomer 5 tahun 2017 tentang penguatan dan pemajuan kebudayaan,&#8221; katanya.</p>



<p>Sejalan dengan hal tersebut, kata dia, salah satu program berbasis budaya yaitu kain tenun endek Bali perlu dilindungi, dikembangkan, dibina dan diberdayakan agar bermanfaat sebesar-besarnya bagi krama Bali.&nbsp;</p>



<p>&#8220;Guna mewadahi niat baik tersebut, maka sebagai Gubernur, saya mengeluarkan Surat Edaran Gubernur Bali Nomer 4 Tahun 2021 tentang penggunaan kain tenun endek Bali/kain tenun tradisional Bali,&#8221; katanya.</p>



<p>Dia juga menegaskan, kain endek/kain tenun Bali dalam pemakaiannya tidak dibatasi atau tidak harus seragam dengan motif dan warna yang sama. Hal itu bertujuan agar seluruh sentra-sentra pengrajin kain tenun endek/kain tradisional Bali secara merata mampu melakukan produksi sesuai dengan seni dan tradisi masing-masing. Dan hanya diproduksi secara tradisional oleh pengrajin lokal Bali, tidak boleh diproduksi oleh pengrajin di luar Bali. (bgn003)21022311</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/plh-bupati-i-gede-susila-ikuti-peresmian-penggunaan-kain-tenun-endek-bali/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kapolda Bali Dukung Program Gubernur Terkait Penggunaan Busana Adat Bali dan Kain Tenun Endek Bali</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/kapolda-bali-dukung-program-gubernur-terkait-penggunaan-busana-adat-bali-dan-kain-tenun-endek-bali/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kapolda-bali-dukung-program-gubernur-terkait-penggunaan-busana-adat-bali-dan-kain-tenun-endek-bali</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/kapolda-bali-dukung-program-gubernur-terkait-penggunaan-busana-adat-bali-dan-kain-tenun-endek-bali/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Feb 2021 12:32:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Polda Bali]]></category>
		<category><![CDATA[busanaadat]]></category>
		<category><![CDATA[endekbali]]></category>
		<category><![CDATA[gubernurbali]]></category>
		<category><![CDATA[kapoldabali]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=23558</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="853" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210223-WA0038.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210223-WA0038.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210223-WA0038-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210223-WA0038-1024x682.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210223-WA0038-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210223-WA0038-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Kapolda Bali, Irjen Pol. Drs. Putu Jayan Danu Putra, S.H., M.Si., mendukung Peraturan Gubernur Bali Nomor 79 Tahun 2018 tentang hari penggunaan busana adat Bali dan Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 04 Tahun 2021 tentang penggunaan kain tenun endek Bali atau kain tenun tradisional Bali. Program Gubernur Bali, Wayan Koster tentang penggunaan busana [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="853" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210223-WA0038.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210223-WA0038.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210223-WA0038-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210223-WA0038-1024x682.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210223-WA0038-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210223-WA0038-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Kapolda Bali, Irjen Pol. Drs. Putu Jayan Danu Putra, S.H., M.Si., mendukung Peraturan Gubernur Bali Nomor 79 Tahun 2018 tentang hari penggunaan busana adat Bali dan Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 04 Tahun 2021 tentang penggunaan kain tenun endek Bali atau kain tenun tradisional Bali.</p>



<p>Program Gubernur Bali, Wayan Koster tentang penggunaan busana adat Bali dan busana kain tenun endek Bali akan diterapkan di lingkungan Polda Bali yang bertugas memberikan pelayanan publik.</p>



<p>&#8220;Penggunaan busana adat Bali pada jam kerja setiap hari Kamis, Purnama dan Tilem. Sedangkan penggunaan busana kain tenun endek Bali pada jam kerja setiap hari Selasa dikecualikan jika bertepatan dengan Purnama dan Tilem,&#8221; kata Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Syamsi, S.H, di Denpasar, Selasa (23/2/2021).</p>



<p>Pemberitahuan rencana penggunaan busana adat Bali dan busana kain tenun endek Bali tersebut disampaikan Kapolda Bali ke jajarannya melalui surat telegram dengan nomor: ST/152/KEP./2021 tertanggal 19 Februari 2021. Penggunaannya sudah diatur secara jelas dalam surat telegram tersebut.</p>



<p>Ia membenarkan, rencana penggunaan busana adat Bali dan busana kain tenun endek Bali di lingkungan Polda Bali. Dijelaskannya, yang menggunakan busana adat Bali dan busana kain tenun endek Bali adalah seluruh PNS Polri dan anggota polisi yang bertugas di fungsi pelayanan publik.</p>



<p>&#8220;Etika penggunaan busana adat Bali dan kain tenun endek Bali disesuaikan dengan nilai kesopanan, kesantunan, kepatutan dan kepantasan. Penggunaan busana adat Bali dan busana kain tenun endek Bali di Polda Bali akan dimulai pada tanggal 1 maret 2021,&#8221; sambungnya.</p>



<p>Menurut Kabid Humas, ada 7 poin terkait maksud dan tujuan dari penggunaan busana adat Bali dan kain tenun endek Bali.</p>



<p>Pertama, untuk menjaga dan memelihara kelestarian busana adat bali dalam rangka meneguhkan jati diri, karakter dan budi pekerti.</p>



<p>Kedua, menyelaraskan fungsi busana adat Bali dalam kehidupan masyarakat sejalan dengan arah pemajuan kebudayaan Bali dan Indonesia.</p>



<p>Ketiga, mengenali nilai-nilai estetika, etika, moral dan spiritual yang terkandung dalam budaya Bali untuk digunakan sebagai upaya pembinaan dan pengembangan kebudayaan nasional.</p>



<p>Keempat, kain tenun endek Bali atau kain tenun tradisional Bali merupakan warisan budaya kreatif masyarakat Bali yang wajib dilestarikan dan dilindungi serta digunakan dan diberdayakan sebagai jati diri masyarakat Bali yang berkarakter dan berintegritas.</p>



<p>Kelima, kain tenun endek bali telah dicatatkan sebagai kekayaan intelektual komunal ekspresi budaya tradisional.</p>



<p>Keenam, menghormati dan mengapresiasi kain tenun endek Bali atau kain tenun tradisional Bali sebagai warisan budaya kreatif masyarakat Bali.</p>



<p>Terakhir, secara aktif mempromosikan dan memasarkan kain tenun endek Bali atau kain tenun tradisional Bali dalam berbagai kegiatan lokal, nasional dan internasional guna meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Bali.(BGN008)21022310</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/kapolda-bali-dukung-program-gubernur-terkait-penggunaan-busana-adat-bali-dan-kain-tenun-endek-bali/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gubernur Koster Tinjau Produksi Kain Tenun Endek Bali di Desa Sulang, Kecamatan Dawan</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/gubernur-koster-tinjau-produksi-kain-tenun-endek-bali-di-desa-sulang-kecamatan-dawan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=gubernur-koster-tinjau-produksi-kain-tenun-endek-bali-di-desa-sulang-kecamatan-dawan</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/gubernur-koster-tinjau-produksi-kain-tenun-endek-bali-di-desa-sulang-kecamatan-dawan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Feb 2021 04:12:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemprov Bali]]></category>
		<category><![CDATA[endekbali]]></category>
		<category><![CDATA[gubernurkoster]]></category>
		<category><![CDATA[produksikaintenun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=23472</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="853" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210222-WA0011.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210222-WA0011.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210222-WA0011-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210222-WA0011-1024x682.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210222-WA0011-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210222-WA0011-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>Klungkung, Baliglobalnews Pemilik Tenun Ikat Astika asal Desa Sulang, Kecamatan Dawan, Klungkung, Jro Mangku I Nyoman Dharma, meluapkan rasa kebahagiaannya, setelah dikunjungi Gubernur Bali, Wayan Koster, secara mendadak pada Minggu (21/2) pagi. Kehadiran orang nomor satu di Pemprov Bali ini ke tempat pertenunan endek di Banjar Kanginan, Desa Sulang, usai Wayan Koster meletakkan batu pertama [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="853" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210222-WA0011.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210222-WA0011.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210222-WA0011-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210222-WA0011-1024x682.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210222-WA0011-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210222-WA0011-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>
<p>Klungkung, Baliglobalnews</p>



<p>Pemilik Tenun Ikat Astika asal Desa Sulang, Kecamatan Dawan, Klungkung, Jro Mangku I Nyoman Dharma, meluapkan rasa kebahagiaannya, setelah dikunjungi Gubernur Bali, Wayan Koster, secara mendadak pada Minggu (21/2) pagi.</p>



<p>Kehadiran orang nomor satu di Pemprov Bali ini ke tempat pertenunan endek di Banjar Kanginan, Desa Sulang, usai Wayan Koster meletakkan batu pertama pembangunan gedung Majelis Desa Adat (MDA) Kabupaten Klungkung di Jalan Bypass Ida Bagus Mantra, Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan.</p>



<p>Setibanya di lokasi pertenunan Tenun Ikat Astika, Gubernur Bali yang juga menjabat sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali ini melihat sebagian besar kaum ibu-ibu rumah tangga yang tinggal di wewidangan Desa Adat Sulang memiliki skill sebagai penenun dengan menggunakan alat tenun tradisional (Alat Tenun Bukan Mesin/ATBM yang digerakkan oleh manusia dalam posisi duduk, net), dan mereka memanfaatkan warisan budaya Bali ini sebagai sumber utama pendapatan ekonomi yang bergerak di bidang industri tenun ikat tradisional Bali.</p>



<p>Di hadapan Gubernur Koster, Jro Mangku I Nyoman Dharma didampingi oleh anaknya, Ni Kadek Yadnyani, menjelaskan selama pandemi Covid-19 ini 33 penenun masih aktif bekerja, dari 50 penenun yang ada di Tenun Ikat Astika. Para penenun ini sebagian besar membuat kain tenun endek Bali bermotif Saraswati, Ceplok, Sesapi, Cempaka, motif alam berupa bun-bunan, dengan menggunakan bahan dasar benang sutra.</p>



<p>&#8220;Mengenai harganya, di masa pandemi Covid-19 saya menurunkan harga kain tenun endek Bali ini dari Rp 200 ribu untuk satu kain yang berukuran 2,25 m x 105 m, menjadi Rp 180 ribu. Sehingga dengan hadirnya Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 04 Tahun 2021 tentang Penggunaan Kain Tenun Endek Bali / Kain Tenun Tradisional Bali, saya berharap makin banyak peminatnya. Namun dengan menjamurnya produksi endek Jawa di pasaran, saya memohon kepada seluruh pegawai pemerintahan agar memberikan contoh untuk membeli kain tenun endek Bali produksi orang lokal Bali agar bisa digunakan sebagai pakaian kerja,&#8221; ujar Ni Kadek Yadnyani yang meneruskan usaha tenun orangtuanya yang sudah dirintis sejak tahun 1988 dan berkembang di tahun 1994 silam.</p>



<p>Mendengar hal itu, Gubernur Bali asal Desa Sembiran Buleleng itu menyampaikan nada sepakat, bahwa keberadaan kain tenun endek Bali yang sudah terdaftar sebagai Kekayaan Intelektual Komunal Ekspresi Budaya Tradisional di Kementrian Hukum dan HAM RI agar benar-benar dilestarikan. Apalagi pemilik Rumah Mode Kelas Dunia asal Prancis, Christian Dior, sudah memanfaatkan kain tenun rndek Bali sebagai koleksi busana musim semi dan musim panas Tahun 2021.</p>



<p>Cara melestarikannya, diawali oleh adanya gerakan gotong royong di masa pandemi Covid-19 ini yang dilakukan oleh Instansi Pemerintah Pusat hingga Daerah, Pegawai Pemerintahan, hingga Perbankan yang mendapatkan gaji dan tunjangan bulanan agar membeli kain tenun endek Bali buatan orang lokal Bali sebagai pakaian/busana berbahan Kain Tenun Endek Bali, dan digunakan pada setiap Hari Selasa.</p>



<p>&#8220;Sehingga Peraturan Gubernur Bali Nomor 99 Tahun 2018 tentang Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan dan Industri Lokal Bali benar-benar diimplementasikan, dan dampaknya akan dirasakan oleh para Industri Kecil Menengah (IKM) dan UMKM yang bergerak di bidang Industri Tenun Bali, agar ekonominya bisa bangkit di masa pandemi Covid-19,&#8221; jelas mantan Anggota DPR-RI 3 Periode ini sambil membeli Kain Tenun Endek Bali produksi Tenun Ikat Astika Desa Sulang.</p>



<p>Setelah mengunjungi Tenun Ikat Astika Desa Sulang, Gubernur Bali jebolan ITB ini kemudian menuju Pasar Seni Semarapura yang berlokasi di Pusat Kerajaan Puri Agung Klungkung. Setibanya di loby Pasar Seni Semarapura, Gubernur Koster disapa oleh seorang lansia, Jro Pudak yang sedang berjualan daun kelor. Tanpa berfikir lama, Wayan Koster langsung membeli daun kelor tersebut, karena sejak kecil ia sudah mengemari daun kelor sebagai bahan menu utama makanan sehari-harinya, dan dinilai sebagai salah satu dedaunan yang memiliki khasiat untuk kesehatan tubuh.</p>



<p>Selanjutnya, Gubernur Koster yang didampingi Bupati Klungkung, Nyoman Suwirta dan Sekda Klungkung, Gde Putu Winastra bergegas menuju Pasar Seni Klungkung Blok A. Lokasi pertama yang dikunjunginya Kios Bali Shanti Busana. Pemilik kios ini, dihadapan Gubernur Bali menyebut semenjak Covid-19, masih sepi pembeli, dan 2 hari baru dapat jualan.</p>



<p>Kemudian di Kios Loka Madya, Wayan Koster sempat membeli kain tenun endek Bali yang ditawari oleh pedagang, I Gusti Ayu Oka Rukmini. Dalam kesempatan tersebut, I Gusti Ayu Oka Rukmini mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Wayan Koster yang telah memperhatikan para pedagang kain tenun endek Bali, dan berharap pasca keluarnya Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 04 Tahun 2021, makin banyak ada pegawai pemerintahan yang berbelanja.</p>



<p>Pada akhir kunjungannya, Gubernur Bali yang menciptakan visi &#8216;Nangun Sat Kerthi Loka Bali&#8217; dengan Pola Pembangunan Semesta Berencana Menuju Bali Era Baru ini meluangkan waktunya untuk mendengar permasalahan yang dihadapi para pedagang Kain Tenun Endek Bali selama pandemi Covid-19. Seperti di Kios Resni Nadi, dan Kios Fortunam, ia mendengar harga Kain Tenun Endek Bali yang dijual di Pasar Seni Semarapura mengalami penurunan pembeli, meskipun harga kain tenun tersebut sudah diturunkan dari Rp 95 ribu per meter, menjadi Rp 75 ribu per meternya.</p>



<p>Mendengar informasi tersebut, Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan bahwa dirinya tidak henti-hentinya mengajak para pegawai Pemerintahan untuk berbelanja kain tenun endek Bali yang diproduksi oleh orang lokal Bali, sebagai bentuk rasa empati kita kepada para IKM dan UMKM yang bergerak di bidang Industri Tenun Bali. (bgn003)21022208</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/gubernur-koster-tinjau-produksi-kain-tenun-endek-bali-di-desa-sulang-kecamatan-dawan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ny. Putri Koster Ajak Semua Elemen Turut Lestarikan Kain Tenun Endek Bali</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/ny-putri-koster-ajak-semua-elemen-turut-lestarikan-kain-tenun-endek-bali/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=ny-putri-koster-ajak-semua-elemen-turut-lestarikan-kain-tenun-endek-bali</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/ny-putri-koster-ajak-semua-elemen-turut-lestarikan-kain-tenun-endek-bali/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Feb 2021 02:19:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemprov Bali]]></category>
		<category><![CDATA[endekbali]]></category>
		<category><![CDATA[lestarikankaintenun]]></category>
		<category><![CDATA[nyputrikoster]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=23291</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="853" height="1280" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210218-WA0027.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210218-WA0027.jpg 853w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210218-WA0027-200x300.jpg 200w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210218-WA0027-682x1024.jpg 682w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210218-WA0027-768x1152.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 853px) 100vw, 853px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Keberadaan kain tenun endek Bali yang merupakan salah satu warisan luhur nenek moyang memiliki ciri khas baik dari segi motif, warna maupun kualitasnya. Namun seiring perkembangan zaman, keberadaan kain endek mengalami degradasi dan menghadapi berbagai permasalahan, seperti sulitnya bahan baku benang, pemasaran produk hingga&#160; hadirnya produksi massal yang dikerjakan dengan mesin banyak beredar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="853" height="1280" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210218-WA0027.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210218-WA0027.jpg 853w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210218-WA0027-200x300.jpg 200w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210218-WA0027-682x1024.jpg 682w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210218-WA0027-768x1152.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 853px) 100vw, 853px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Keberadaan kain tenun endek Bali yang merupakan salah satu warisan luhur nenek moyang memiliki ciri khas baik dari segi motif, warna maupun kualitasnya. Namun seiring perkembangan zaman, keberadaan kain endek mengalami degradasi dan menghadapi berbagai permasalahan, seperti sulitnya bahan baku benang, pemasaran produk hingga&nbsp; hadirnya produksi massal yang dikerjakan dengan mesin banyak beredar di pasaran dengan motif yang mirip dan harga yang lebih murah. Hal itu tidak bisa dibiarkan terus berlarut-larut, harus ada upaya baik itu dari pemerintah, stakeholder terkait dan juga&nbsp; masyarakat untuk menjaga kelestarian kain yang kini mulai dilirik industri fashion dunia.</p>



<p>Demikian disampaikan Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Ny. Koster, saat menjadi narasumber dalam acara &#8216;di sebuah stasiun TV, Kamis (18/2)</p>



<p>Wanita yang akrab dipanggil Bunda Putri ini menyampaikan Pemprov Bali sesuai dengan Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, memberi perhatian penuh dalam upaya pelestarian serta pengembangan dari kain tenun endek Bali.</p>



<p>Upaya pelestarian kain tenun endek Bali yang telah mengantongi Kekayaan Intelektual Komunal Ekspresi Budaya Tradisional dari Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia ini terus dilakukan. Salah satunya dengan dikeluarkannya Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2021 tentang Penggunaan Kain Tenun Endek Bali / Kain Tenun Tradisional Bali. Kebijakan ini merupakan bentuk keberpihakan pada produk budaya lokal dari industri kecil menengah (IKM) dan UMKM masyarakat Bali.</p>



<p>&#8220;Agar eksistensi kain ini tetap terjaga, adalah tanggung jawab kita bersama untuk melestarikannya. Sekarang waktunya kita ambil tanggung jawab. Kita pakai kain tenun yang ditenun oleh para perajin kita. Dari kita, untuk kita. Kita pakai kain tenun asli, perajin dan IKM bisa berkreasi dan berproduksi sehingga kesejahteraan akan terwujud,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Wanita multitalenta ini juga mengajak semua komponen masyarakat untuk membangun kesadaran bersama untuk melestarikan dan mengembangkan warisan adiluhung ini. Salah satu upaya untuk membangun kesadaran sekaligus upaya pelestariannya adalah dengan menggunakan kain tenun endek tersebut&nbsp; yang disesuaikan dengan jenis kegiatan serta tempatnya. Tidak hanya itu, para generasi muda juga perlu diperkenalkan dengan keberadaan dari kain yang kini telah mendunia dengan digunakannya Kain Tenun Endek Bali sebagai bahan koleksi busana 2021&nbsp; dari Rumah Mode Christian Dior.</p>



<p>&#8220;Bagaimana kita mengatakan kalau endek kita berkualitas serta motifnya unik kalau kita tidak memakainya. Kita harus bangun kesadaran bersama untuk melestarikan serta menjaga warisan leluhur,&#8221; katanya.</p>



<p>Pada akhir arahannya, istri orang nomor satu di Bali ini juga mengajak pelaku IKM dan UMKM untuk mulai melirik platform digital terlebih pada masa pandemi Covid 19, sehingga dengan demikian pemasaran produk tidak akan mengalami kendala. Dengan hadirnya paltform digital seperti Balimall, produksi para perajin&nbsp; bisa didistribusikan ke tengah masyarakat dan masyarakat juga yakin telah membeli produk yang asli hasil buatan perajin.</p>



<p>Sementara itu, Kadis Perindag Provinsi Bali, Wayan Jarta, yang turut mendampingi Ketua Dekranasda Bali menyampaikan bawa penggunaan kain tenun endek Bali juga merupakan salah satu upaya menggemakan Gerakan Nasional&nbsp; Bangga&nbsp; Buatan Indonesia (BBI)&nbsp; yang bertujuan agar masyarakat Indonesia mencintai dan menggunakan karya anak bangsa, terutama produk UMKM lokal.</p>



<p>Pihaknya juga terus mendorong&nbsp; para perajin serta pelaku IKM dan UMKM untuk terus berinovasi dan bisa mengikuti perkembangan yang ada dan menyesuaikan dengan selera pasar tanpa menghilangkan ciri khas yang dimiliki. (bgn003)21021901</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/ny-putri-koster-ajak-semua-elemen-turut-lestarikan-kain-tenun-endek-bali/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menkumham Siap Serahkan Surat Pencatatan KI Tenun Endek Bali kepada Gubernur Koster</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/menkumham-siap-serahkan-surat-pencatatan-ki-tenun-endek-bali-kepada-gubernur-koster/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=menkumham-siap-serahkan-surat-pencatatan-ki-tenun-endek-bali-kepada-gubernur-koster</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/menkumham-siap-serahkan-surat-pencatatan-ki-tenun-endek-bali-kepada-gubernur-koster/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Feb 2021 04:07:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[endekbali]]></category>
		<category><![CDATA[gubernurkoster]]></category>
		<category><![CDATA[menkumham]]></category>
		<category><![CDATA[suratpencatatanKI]]></category>
		<category><![CDATA[tenun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=22220</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="681" height="666" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210204-WA00051.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210204-WA00051.jpg 681w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210204-WA00051-300x293.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 681px) 100vw, 681px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Republik Indonesia, Yasonna H. Laoly, diagendakan akan hadir ke Bali dalam acara penyerahan Sertifikat dan Surat Pencatatan Kekayaan Intelektual (KI) kepada Gubernur Bali, Wayan Koster di Ksirarnawa Art Centre, Denpasar, pada Jumat (5/2). Demikian disampaikan oleh Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah Pemprov Bali, I Made [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="681" height="666" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210204-WA00051.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210204-WA00051.jpg 681w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210204-WA00051-300x293.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 681px) 100vw, 681px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Republik Indonesia, Yasonna H. Laoly, diagendakan akan hadir ke Bali dalam acara penyerahan Sertifikat dan Surat Pencatatan Kekayaan Intelektual (KI) kepada Gubernur Bali, Wayan Koster di Ksirarnawa Art Centre, Denpasar, pada Jumat (5/2).</p>



<p>Demikian disampaikan oleh Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah Pemprov Bali, I Made Gunaja, dalam keterangan persnya, Kamis (4/2).</p>



<p>Gunaja menyebutkan ada 24 nama yang akan menerima Sertifikat dan Surat Pencatatan KI oleh Menteri Hukum dan HAM RI, yang terdiri dari 19 KI Kepemilikan Komunal berupa Ekpresi Budaya Tradisional dan Pengetahuan Tradisional, 1 KI Kepemilikan Personal berupa Hak Paten, dan 4 KI Kepemilikan Personal berupa Hak Cipta, yakni meliputi Tenun Endek Bali, Tari Wong Ramayana, Drama Tari Gambuh, Seni Gerabah Banjar Basang Tamiang, Siat Geni Desa Adat Tuban, Siat Tipat Bantal, Tari Baris Babuang Desa Adat Batulantang, Tari Baris Sumbu Desa Adat Semanik, Tari Leko Desa Adat Sibang Gede, Tradisi Kebo Dongol Desa Adat Kapal, Tradisi Mebuug Buugan Desa Adat Kedonganan, Tradisi Siat Yeh Banjar Teba, Seni Pertunjukan Tektekan Bali, Mekare-Kare Tenganan Pagringsingan, Ngaro Banjar Medura Intaran Sanur, Megoak Goakan, Ari Ari Megantung, Asta Kosala Kosali, Tari Rejang Pande, Usada Barak (Arak Bali), Keunggulan Maya, Lukisan Tragedi, Tarian Laksmi Kirana, dan Tarian Rejang Dedari.</p>



<p>&#8220;Selain Gubernur Bali yang akan menerima secara langsung Sertifikat dan Surat Pencatatan Kekayaan Intelektual (KI) berupa Tenun Endek Bali, Menkumham Republik Indonesia, Yasonna H. Laoly juga akan memberikan Sertifikat dan Surat Pencatatan KI tersebut kepada 23 perwakilan masyarakat di Kabupaten/Kota se-Bali di Ksirarnawa Art Centre, Denpasar dengan menggunakan pakian sdat madya,&#8221; katanya.</p>



<p>Menurut Gunaja, Bali mendapatkan 19 KI Kepemilikan Komunal berupa Ekpresi Budaya Tradisional dan Pengetahuan Tradisional, 1 KI Kepemilikan Personal berupa Hak Paten, dan 4 KI Kepemilikan Personal berupa Hak Cipta dari Menteri Hukum dan HAM RI merupakan bentuk kepedulian Gubernur Bali, Wayan Koster untuk menjaga dan melindungi warisan budaya leluhur, sehingga bermanfaat secara ekonomi, salah satunya seperti Kain Tenun Endek Bali.</p>



<p>&#8220;Mengingat adanya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat&nbsp;</p>



<p>(PPKM), maka kami dengan hormat memohon kepada peserta yang diundang untuk hadir tepat waktu guna mengikuti rapid test antigen di Kalangan Ratna Kanda Taman Budaya Art Centre terlebih dahulu,&#8221; katanya.</p>



<p>Selama kegiatan berlangsung, kata dia, peserta atau undangan yang hadir jumlahnya akan dibatasi sesuai dengan protokol kesehatan, dan semua wajib mengedepankan disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan.</p>



<p>Gunaja menyatakan sejatinya Bali juga akan diberikan 63 Hak merk oleh Menteri Hukum dan HAM RI. &#8220;Karena adanya PPKM, maka penyerahan 63 hak merk untuk UMKM akan diagendakan secara terpisah atau di waktu yang berbeda,&#8221; kstsnya.</p>



<p>Dia menilai keberhasilan Bali tersebut&nbsp; berkat hasil perjuangan diplomasi politik kebangsaan yang dilakukan oleh Gubernur Bali, Wayan Koster. (bgn003)21020416</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/menkumham-siap-serahkan-surat-pencatatan-ki-tenun-endek-bali-kepada-gubernur-koster/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lomba Busana Endek ke Kantor Meriahkan Gema Tridatu</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/lomba-busana-endek-ke-kantor-meriahkan-gema-tridatu/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=lomba-busana-endek-ke-kantor-meriahkan-gema-tridatu</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/lomba-busana-endek-ke-kantor-meriahkan-gema-tridatu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[dev]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Nov 2020 12:47:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[endek]]></category>
		<category><![CDATA[endekbali]]></category>
		<category><![CDATA[gematridatu]]></category>
		<category><![CDATA[lombabusana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=16262</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="853" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/endek.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/endek.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/endek-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/endek-1024x682.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/endek-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/endek-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar kembali menggelar lomba busana endek ke kantor dengan protokol kesehatan yang ketat di area&#160;basement&#160;Matahari Denpasar Minggu (29/11). Lomba merupakan rangkaian kegiatan Gema Tridatu (Gelar Bersama Industri dan Perdagangan Bermutu). Hal itu disampaikan Kadis Disperindag Kota Denpasar, Ni Nyoman Sri Utari, ketika acara berlangsung. Dia mengatakan lomba busana [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="853" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/endek.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/endek.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/endek-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/endek-1024x682.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/endek-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/endek-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar kembali menggelar lomba busana endek ke kantor dengan protokol kesehatan yang ketat di area&nbsp;<em>basement</em>&nbsp;Matahari Denpasar Minggu (29/11). Lomba merupakan rangkaian kegiatan Gema Tridatu (Gelar Bersama Industri dan Perdagangan Bermutu).</p>



<p>Hal itu disampaikan Kadis Disperindag Kota Denpasar, Ni Nyoman Sri Utari, ketika acara berlangsung. Dia mengatakan lomba busana endek ke kantor diikuti para pegawai dari organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kota Denpasar, BUMD, dan BPD Bali. Tujuannya untuk&nbsp;&nbsp;mempromosikan tenun ikat endek bahwa kita punya, kita pakai kita bangga pakai endek.</p>



<p>&#8221;Selain itu juga untuk mengubah daya pikir orang bahwa endek bisa dipakai kapan dan di mana saja, baik dalam acara resmi, santai, maupun acara pesta. Yang paling penting adalah untuk menginformasikan bahwa pakaian ke kantor ada etika busana sesuai peraturan yang berlaku,&#8221; katanya.</p>



<p>Menurut dia, pandemi Covid-19 membuat perekonomian para UKM mengalami keterpurukan, meskipun demikian dengan adanya lomba seperti ini mereka akan terus berkreativitas. &#8221;Dengan digelarnya lomba busana, maka dalam menghadapi situasi pandemi Covid-19 mereka akan tetap berkreativitas menghasilkan karya-karya yang terbaik,&#8221; katanya.</p>



<p>Untuk menjaga independensi kejuaraan, pihaknya mendatangkan dua orang dewan juri dari Duta Endek Kota Denpasar dan satu orang dari perajin endek Sari Dewi Kwace Bali. &#8221;Agar peserta bisa memenangkan lomba ini harus memenuhi kriteria yang telah ditentukan,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Dari kriteria yang telah ditentukan lomba juara satu dalam lomba ini diraih oleh juara I diraih I Gusti Ayu Agung Nilla Cahyaninggaluh, juara II AA Ayu Manik Pratiwiningrat, juara III Ni Made Listya Dewi. Sedangkan juara harapan I diraih Ida Ayu Putri Ratna Dewi, Harapan II Ida Ayu Gayatri Pradnya KumalaHarapan III Ida Ayu Candra Lestari. Untuk Favorit diraih oleh I Made Adi Suryadharma.(bgn122) 20112939</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/lomba-busana-endek-ke-kantor-meriahkan-gema-tridatu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
