<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#ekspor &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/ekspor/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Sat, 05 Sep 2020 11:21:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>#ekspor &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pertamina ekspor perdana produk HSD senilai 9,5 miliar dolar</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/pertamina-ekspor-perdana-produk-hsd-senilai-95-miliar-dolar/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=pertamina-ekspor-perdana-produk-hsd-senilai-95-miliar-dolar</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/pertamina-ekspor-perdana-produk-hsd-senilai-95-miliar-dolar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Sep 2020 11:21:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#ekspor]]></category>
		<category><![CDATA[#indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[#pertamina]]></category>
		<category><![CDATA[#produkhsd]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://baliglobalnews.com/?p=7204</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/lpg-2.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/lpg-2.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/lpg-2-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/lpg-2-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/lpg-2-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Jakarta, Baliglobalnews Pertamina Refinery Unit V Balikpapan melakukan ekspor melalui pengapalan dan penyaluran perdana produk High Speed Diesel (HSD) 50 PPM Sulphur ke negeri jiran Malaysia sejumlah 200,000 Barrels atau setara dengan 31,800 KL dengan kapal MT. Ridgebury Katherine Z. Kapal yang mengangkut produk HSD 0.005 persen-S akan menempuh waktu 4-5 hari hingga sampai ke [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/lpg-2.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/lpg-2.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/lpg-2-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/lpg-2-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/lpg-2-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Jakarta, Baliglobalnews</p>



<p>Pertamina Refinery Unit V Balikpapan melakukan ekspor melalui pengapalan dan penyaluran perdana produk High Speed Diesel (HSD) 50 PPM Sulphur ke negeri jiran Malaysia sejumlah 200,000 Barrels atau setara dengan 31,800 KL dengan kapal MT. Ridgebury Katherine Z.</p>



<p>Kapal yang mengangkut produk HSD 0.005 persen-S akan menempuh waktu 4-5 hari hingga sampai ke Malaysia dengan bernilai ekspor 9,5 miliar dolar AS, jelas General Manager Refinery Unit V Balikpapan, Eko Sunarno dalam informasi tertulis yang diterima Antara di Jakarta, Sabtu.</p>



<p>Eko Sunarno mengungkapkan bahwa produk ini merupakan hasil dari fraksi diesel di Unit Secondary Kilang RU V Balikpapan, memiliki kualitas Sulphur 50 ppm atau setara dengan produk diesel standard Euro 4 di mana merupakan produk bahan bakar mesin diesel terbaru yang pernah diproduksi kilang RU V.</p>



<p>“Tentunya akibat pandemi&nbsp;COVID-19 menyebabkan adanya penurunan permintaan akan bahan bakar, tonggak sejarah yang baik bagi kita Pertamina terkhusus RU V untuk berkomitmen mengupayakan keberlanjutan pasokan energi dan operasional kilang dengan menjawab tantangan dan permintaan pasar akan produk HSD tersebut,” ungkapnya.</p>



<p>Selain produk diesel yang berstandar Euro 4 dan memiliki kualitas Sulphur 0.005-%S atau 50 ppm, produk ini memiliki kelebihan lain yaitu Cetane Index minimal 50 (Cetane Number minimal 53), dan flash point minimal 60 derajat Celcius.</p>



<p>Lebih lanjut, Eko menambahkan bahwa jenis BBM HSD 0.005%S ini sudah memenuhi spesifikasi yang dipersyaratkan oleh pemerintah melalui Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan no. 20 Tahun 2017, yaitu ditetapkan spesifikasi BBM jenis Solar memiliki angka Cetane Number minimal 51 dan kandungan sulfur maksimal 50 ppm.</p>



<p>“Patut berbangga, bahwa di Indonesia yang dapat memproduksi produk tersebut hanya RU V Balikpapan dengan kapasitas 200,000 Barrels per bulan dan RU II Dumai dengan kapasitas saat ini 100,000 Barrels per bulan,” katanya.</p>



<p>Harapannya bahwa setiap insan Pertamina terkhusus di Kilang RU V untuk melakukan inovasi. “Kedepannya, akan ada rencana ekspor kembali pada periode Oktober hingga Desember 2020, sejumlah 200,000 Barrels ( 31,800 KL) setiap bulannya dengan tujuan pasar internasional,” tutup Eko. (bgn/ant)20090516</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/pertamina-ekspor-perdana-produk-hsd-senilai-95-miliar-dolar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Nissan harapkan Livina buatan Indonesia bisa diekspor ke kawasan Asia</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/nissan-harapkan-livina-buatan-indonesia-bisa-diekspor-ke-kawasan-asia/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=nissan-harapkan-livina-buatan-indonesia-bisa-diekspor-ke-kawasan-asia</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/nissan-harapkan-livina-buatan-indonesia-bisa-diekspor-ke-kawasan-asia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Sep 2020 02:49:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#asia]]></category>
		<category><![CDATA[#buatanindonesia]]></category>
		<category><![CDATA[#ekspor]]></category>
		<category><![CDATA[#indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[#nissan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://baliglobalnews.com/?p=7060</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/sani.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/sani.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/sani-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/sani-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/sani-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Jakarta, Baliglobalnews Nissan Motor Indonesia memproyeksikan bahwa Nissan Livina yang diproduksi secara lokal di Tanah Air dapat diekspor ke sejumlah negara Asia, meskipun pabriknya yang berada di Purwakarta, Jawa Barat telah ditutup. Menurut Presiden Direktur PT Nissan Motor Indonesia, Isao Sekiguchi, pihaknya tetap akan melakukan produksi Livina bersama aliansinya, Mitsubishi, di pabrik yang terletak di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/sani.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/sani.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/sani-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/sani-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/sani-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Jakarta, Baliglobalnews</p>



<p>Nissan Motor Indonesia memproyeksikan bahwa Nissan Livina yang diproduksi secara lokal di Tanah Air dapat diekspor ke sejumlah negara Asia, meskipun pabriknya yang berada di Purwakarta, Jawa Barat telah ditutup.</p>



<p>Menurut Presiden Direktur PT Nissan Motor Indonesia, Isao Sekiguchi, pihaknya tetap akan melakukan produksi Livina bersama aliansinya, Mitsubishi, di pabrik yang terletak di Cikarang, Jawa Barat.</p>



<p>&#8220;Memang sayang sekali Nissan harus setop memproduksi di pabrik kami (yang telah tutup) di Indonesia. Namun, bersama aliansi, kami akan terus memproduksi Nissan Livina,&#8221; kata Sekiguchi.</p>



<p>&#8220;Kami telah berdiskusi dengan partner kami, Mitsubishi, membicarakan tentang potensi untuk melakukan ekspor Livina ke sejumlah negara Asia lainnya,&#8221; ujarnya melanjutkan.</p>



<p>Sekiguchi memaparkan, ketika Nissan bisa melakukan ekspor mobil produksi Indonesia, secara langsung sudah menjadi kontribusi kepada industri otomotif lokal Indonesia. Rencana ini pun telah dibicarakan dan disambut baik oleh Kementerian Perindustrian RI dan pemerintah Indonesia.</p>



<p>Bicara tentang potensi dan keadaan pasar otomotif Indonesia saat ini, Sekiguchi mengatakan sudah mulai membaik secara bertahap, meskipun kenaikannya tidak bisa disamaratakan dengan pertumbuhan di China dan Thailand yang sudah signifikan. Menurut dia, fokus utama Indonesia saat ini adalah bagaimana bisa &#8220;mengalahkan&#8221; pandemi terlebih dahulu.</p>



<p>&#8220;Secara keseluruhan, pasar otomotif Indonesia secara bertahap pulih, walaupun tidak secepat China dan Thailand. Namun, Indonesia masih memiliki ruang untuk tumbuh, dari segi pengguna dan konsumen mobil,&#8221; kata dia.</p>



<p>Ketika disinggung mengenai rencana dan strategi Nissan, Sekiguchi membagi rencana tersebut, di jangka waktu pendek dan panjang. Dalam jangka waktu pendek, Nissan tidak akan berfokus pada jumlah volume, namun lebih ke jenis mobil (EV, SUV, MPV), dan komunikasi teknologi kepada masyarakat.</p>



<p>Menurutnya, ketika pengetahuan tentang produk telah terbentuk, maka akan menghadirkan minat dan permintaan, yang nantinya akan mempengaruhi jumlah volume yang akan diproduksi.</p>



<p>Sementara, untuk jangka waktu panjang, Sekiguchi mengatakan pihaknya tidak akan menutup pabriknya di Indonesia, walaupun saat ini tidak ada produksi di pabriknya itu.</p>



<p>&#8220;Kami masih akan menjaga pabrik kami di Indonesia, walaupun kami setop produksi. Manajemen kami mengatakan, pasar dan ekonomi di Indonesia diproyeksikan akan terus tumbuh di 6-8 tahun ke depan, dan memiliki potensi yang besar,&#8221; ujar Sekiguchi.</p>



<p>&#8220;Ketika itu terjadi, maka kami akan mempertimbangkan model apa yang bisa kami produksi di Indonesia lagi dan melakukan ekspor. Kami akan berada di Indonesia, dan kami percaya Indonesia adalah salah satu kunci pasar kami,&#8221; ujarnya menambahkan. (bgn/ant)20090402</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/nissan-harapkan-livina-buatan-indonesia-bisa-diekspor-ke-kawasan-asia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pulihkan Ekonomi Bali, Gubernur Koster Lepas Ekspor Kakao Fermentasi 10 Ton ke Osaka, Jepang</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/pulihkan-ekonomi-bali-gubernur-koster-lepas-ekspor-kakao-fermentasi-10-ton-ke-osaka-jepang/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=pulihkan-ekonomi-bali-gubernur-koster-lepas-ekspor-kakao-fermentasi-10-ton-ke-osaka-jepang</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/pulihkan-ekonomi-bali-gubernur-koster-lepas-ekspor-kakao-fermentasi-10-ton-ke-osaka-jepang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[dev]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Aug 2020 11:55:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jembrana]]></category>
		<category><![CDATA[Provinsi Bali]]></category>
		<category><![CDATA[#cokace]]></category>
		<category><![CDATA[#ekspor]]></category>
		<category><![CDATA[#gubernurbali]]></category>
		<category><![CDATA[#jembrana]]></category>
		<category><![CDATA[#jepang]]></category>
		<category><![CDATA[#kakaofermentasi]]></category>
		<category><![CDATA[#koster]]></category>
		<category><![CDATA[#osaka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://baliglobalnews.com/?p=5617</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="853" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/WhatsApp-Image-2020-08-20-at-18.48.04.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/WhatsApp-Image-2020-08-20-at-18.48.04.jpeg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/WhatsApp-Image-2020-08-20-at-18.48.04-300x200.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/WhatsApp-Image-2020-08-20-at-18.48.04-1024x682.jpeg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/WhatsApp-Image-2020-08-20-at-18.48.04-768x512.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/WhatsApp-Image-2020-08-20-at-18.48.04-450x300.jpeg 450w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>Jembrana, Baliglobalnews Gubernur Bali, Wayan Koster, bersama Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, tidak bisa menutupi kebahagiaannya atas kesuksesan petani kakao di Subak Abian Dwi Mekar, Desa Poh Santen, Jembrana, yang kembali mengekspor kakao fermentasi 10 ton ke Osaka, Jepang, meskipun Bali dan dunia masih dilanda pandemi Covid-19. &#8221;Pelepasan ekspor biji kakao fermentasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="853" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/WhatsApp-Image-2020-08-20-at-18.48.04.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/WhatsApp-Image-2020-08-20-at-18.48.04.jpeg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/WhatsApp-Image-2020-08-20-at-18.48.04-300x200.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/WhatsApp-Image-2020-08-20-at-18.48.04-1024x682.jpeg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/WhatsApp-Image-2020-08-20-at-18.48.04-768x512.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/WhatsApp-Image-2020-08-20-at-18.48.04-450x300.jpeg 450w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>
<p>Jembrana, Baliglobalnews</p>



<p>Gubernur Bali, Wayan Koster, bersama Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, tidak bisa menutupi kebahagiaannya atas kesuksesan petani kakao di Subak Abian Dwi Mekar, Desa Poh Santen, Jembrana, yang kembali mengekspor kakao fermentasi 10 ton ke Osaka, Jepang, meskipun Bali dan dunia masih dilanda pandemi Covid-19.</p>



<p>&#8221;Pelepasan ekspor biji kakao fermentasi Bali khas Jembrana ini ke Jepang adalah salah satu implementasi dari lima bidang prioritas dalam Pola Pembangunan Semesta Berencana Menuju Bali Era Baru dalam visi &#8220;Nangun Sat Kerthi Loka Bali,&#8221; yang saat ini sedang diprioritaskan dalam pemulihan perekonomian di masa pandemi Covid-19 yang salah satunya di bidang pangan, sandang dan papan, selain bidang kesehatan dan pendidikan, bidang jaminan sosial dan ketenagakerjaan, bidang adat, agama, tradisi, seni dan budaya serta bidang pariwisata,&#8221; ujarnya, Kamis (20/8) di hadapan Bupati Jembrana, I Putu Artha; Wakil Bupati, I Made Kembang Hartawan; Anggota DPR-RI Komisi IV, Made Urip; Sekda Bali, Dewa Made Indra; Ketua UPH Amerta Urip, I Made Sugandi, dan Kelian Subak Abian, Ketut Sutama.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="682" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/WhatsApp-Image-2020-08-20-at-18.48.03-1024x682.jpeg" alt="" class="wp-image-5619" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/WhatsApp-Image-2020-08-20-at-18.48.03-1024x682.jpeg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/WhatsApp-Image-2020-08-20-at-18.48.03-300x200.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/WhatsApp-Image-2020-08-20-at-18.48.03-768x512.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/WhatsApp-Image-2020-08-20-at-18.48.03-450x300.jpeg 450w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/WhatsApp-Image-2020-08-20-at-18.48.03.jpeg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Gubernur Bali, Wayan Koster, melepas ekspor kakao fermentasi 10 ton ke Osaka, Jepang</figcaption></figure>



<p>Atas keberhasilan ekspor biji kakao fermentasi Bali khas Jembrana itu, membuat Gubernur Bali yang juga menjabat sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali itu menilai pertanian Bali masih menjadi primadona dan komoditi ekspor yang didambakan dunia di tengah pandemi Covid-19.&nbsp;</p>



<p>Untuk menjaga potensi kakao ini tetap lestari dan memberikan manfaat secara ekonomi kepada petani, Wayan Koster melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, bahwa pada tahun 2020 telah mengalokasikan bantuan kakao 100.000 pohon dengan luas 100 ha, dan 10.000 pohon di antaranya dialokasikan di Subak Abian Dwi Mekar, Desa Poh Santen. Kemudian ada juga bantuan bibit kelapa gajah 12.000 pohon dengan luas 100 ha yang tersebar di beberapa subak abian. Selanjutnya ada bantuan alat pascapanen kakao yang berlokasi di Unit Pengolahan Hasil Amerta Urip, Subak Abian Dwi Mekar, Desa Poh Santen berupa bangunan pengolah hasil, unit pengering solar drayer, dan kotak fermentasi serta timbangan duduk.</p>



<p>&#8221;Dulu waktu saya menjadi calon Gubernur Bali, sempat berkunjung ke perkebunan kakao ini. Saya lihat kualitasnya bagus, dan sudah saya prediksi waktu itu potensi kakao Bali khas Jembrana ini luar biasa, sehingga dulu saya berfikir perlu didukung perkebunan ini dari hulu dan hilir, ternyata hilirnya sudah bergerak sendiri sampai ke Eropa. Sehingga sekarang yang perlu kita tingkatkan ialah produksinya, dan lahannya diperluas,&#8221; cerita Mantan Anggota DPR-RI Dapil Bali 3 Periode itu.</p>



<p>Untuk di hulunya, Gubernur Bali jebolan ITB itu mengharapkan aspek budidaya kakao perlu terus diintensifkan. &#8221;Selanjutnya subak abian ini saya harap membentuk koperasi-koperasi pengolahan dan pemasaran hasil seperti Koperasi Kertha Semaya Semaniya di Desa Nusasari, Kecamatan Melaya yang mampu memproduksi kakao olahan dan telah berhasil menembus pasar dunia, seperti Prancis, Finlandia, dan Jepang,&#8221; katanya.</p>



<p>Dengan membentuk wadah koperasi, Koster meyakini akan memudahkan para petani untuk koordinasi dan untuk pembinaan, serta dapat menggerakan anggota dalam kerjasama dalam pengelolaan dan pemasaran hasil.</p>



<p>Tidak hanya kakao fermentasi Bali khas Jembrana yang menjadi perhatian Gubernur Koster, namun dia berulang kali memperjuangkan dunia pertanian di Bali yang hasilnya bisa diekspor, seperti manggis dan sekarang sedang dipetakan program unggulan pertanian lainnya untuk bisa diekspor.</p>



<p>&#8221;Setelah kakao, dan manggis, kita perlu memikirkan salak bali, buah naga untuk bisa difasilitasi di Direktorat Bea Cukai dengan bekerjasama dengan sejumlah negara untuk membuka ekspor produk-produk Bali,&#8221; tambah pencetus Peraturan Gubernur Bali Nomor 99 Tahun 2018 tentang Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan dan Industri Lokal Bali ini.</p>



<p>Sementara itu, Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Ida Bagus Wisnuardhana, melaporkan di Kabupaten Jembrana memiliki potensi yang sangat besar untuk pengembangan komoditas perkebunan, di antaranya komoditas kelapa, kakao, cengkeh, dan vanili.</p>



<p>Khusus tentang komoditas kakao di Jembrana, kata dia, merupakan kabupaten dengan luasan kebun kakao terbesar di Bali yang mencapai 43,25 persen, sekaligus merupakan kabupaten yang memiliki konsen untuk mewujudkan Kakao Fermentasi di Bali.</p>



<p>Secara harga, kakao jembrana harganya sangat spesifik berkisar antara Rp 58.000 sampai Rp 60.000 per kg, dan mungkin ini merupakan harga kakao fermentasi termahal di Indonesia.</p>



<p>Wisnuardhana melaporkan dari total produksi kakao Bali yang mencapai sekitar 4.849 ton, maka target biji kakao yang diolah menjadi kakao fermentasi pada tahun ini sekitar 1.000 ton, dan akan dipenuhi sekurangnya 600 ton dari Kabupaten Jembrana untuk kebutuhan pasar ekspor, seperti yang diagendakan hari ini melaunching sebanyak 10 ton kakao fermentasi ke Osaka Jepang.</p>



<p>&#8221;Gambaran ekspor kakao fermentasi pada hari ini membuka mata kita bahwa sektor pertanian, khususnya sub sektor perkebunan masih tetap eksis pada situasi pandemi Covid-19,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Pada akhir acara Gubernur bersama Wakil Gubernur, Bupati Jembrana, Made Urip, Sekda Bali, menyerahkan bantuan permodalan Bank BPD Bali kepada UPH Amerta Urip Rp 200 juta, dan dilanjutkan dengan Peresmian Bangunan Pasca Panen Kakao di UPH Amerta Urip.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, para petani di Subak Abian Dwi Mekar, Desa Poh Santen, Jembrana juga memamerkan minuman bubuk cokelat yang di produksi oleh KWT Kusuma Sari, Desa Candikusuma, Jembrana, dan minuman arak Pasatan yang diproduksi oleh UPH Amerta Urip. (bgn/hms)20082022</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/pulihkan-ekonomi-bali-gubernur-koster-lepas-ekspor-kakao-fermentasi-10-ton-ke-osaka-jepang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
