<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Dua Warga Thailand &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/dua-warga-thailand/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Thu, 24 Sep 2026 12:20:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>Dua Warga Thailand &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Miliki Narkoba, Dua Warga Thailand Diganjar Hakim Denpasar 7 Tahun Penjara</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/miliki-narkoba-dua-warga-thailand-diganjar-hakim-denpasar-7-tahun-penjara/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=miliki-narkoba-dua-warga-thailand-diganjar-hakim-denpasar-7-tahun-penjara</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/miliki-narkoba-dua-warga-thailand-diganjar-hakim-denpasar-7-tahun-penjara/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bali Globalnews]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Sep 2026 12:20:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BGN 008]]></category>
		<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Dua Warga Thailand]]></category>
		<category><![CDATA[Miliki Narkoba]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=133232</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="2560" height="1920" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260924_153252-1-scaled.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260924_153252-1-scaled.jpg 2560w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260924_153252-1-300x225.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260924_153252-1-1024x768.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260924_153252-1-768x576.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260924_153252-1-1536x1152.jpg 1536w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260924_153252-1-2048x1536.jpg 2048w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260924_153252-1-86x64.jpg 86w" sizes="(max-width: 2560px) 100vw, 2560px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Terbukti memiliki dan menyalahgunakan narkotika jenis hasis, dua wanita asal Thailand yakni Mayuree Prasomtong (39) dan Nontiya Janpech (23) diganjar hukuman masing-masing 8 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar pada Kamis (24/9/2026) sore. &#8220;Perbuatan kedua terdakwa secara sah dan meyakinkan bersalah melawan hukum melakukan pemufakatan jahat memiliki narkoba dan menyalahgunakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="2560" height="1920" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260924_153252-1-scaled.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260924_153252-1-scaled.jpg 2560w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260924_153252-1-300x225.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260924_153252-1-1024x768.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260924_153252-1-768x576.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260924_153252-1-1536x1152.jpg 1536w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260924_153252-1-2048x1536.jpg 2048w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260924_153252-1-86x64.jpg 86w" sizes="(max-width: 2560px) 100vw, 2560px" /></div><p class="v1gmail-MsoNoSpacing">Denpasar, Baliglobalnews</p>
<p class="v1gmail-MsoNoSpacing">Terbukti memiliki dan menyalahgunakan narkotika jenis hasis, dua wanita asal Thailand yakni Mayuree Prasomtong (39) dan Nontiya Janpech (23) diganjar hukuman masing-masing 8 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar pada Kamis (24/9/2026) sore.</p>
<p class="v1gmail-MsoNoSpacing">&#8220;Perbuatan kedua terdakwa secara sah dan meyakinkan bersalah melawan hukum melakukan pemufakatan jahat memiliki narkoba dan menyalahgunakan narkoba. Menjatuhi hukuman selama 7 tahun penjara dikurangi selama berada dalam tahanan,&#8221; kata Ketua Majelis Hakim Kusuma Wardhani dalam sidang.</p>
<p class="v1gmail-MsoNoSpacing">Hakim juga menjatuhi kedua terdakwa masing-masing membayar denda Rp100 juta, dengan ketentuan apabila dalam 1 bulan pidana denda tidak dibayar, maka harta kekayaannya atau pendapatan terdakwa disita dan dilelang oleh Jaksa untuk melunasi pidana tidak dibayar. Apabila penyitaan dan pelelangan kekayaan atau pendapat itu tidak cukup, maka diganti pidana tambahan penjara 60 hari penjara</p>
<p class="v1gmail-MsoNoSpacing">Vonis hakim tersebut lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum Kejati Bali I Made Dipa Umbara, dalam sidang sebelumnya yang menuntut terdakwa hukuman masing-masing 8 tahun penjara. Namun hakim sependapat dengan jaksa untuk biaya denda dan subsider yang sama dengan tuntutan.</p>
<p class="v1gmail-MsoNoSpacing">Hakim menilai perbuatan kedua terdakwa yerbukt Pasal 610 ayat (1) huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana juncto Pasal 132 ayat (1).</p>
<p class="v1gmail-MsoNoSpacing">Pertimbangan hakim menjatuhi hukuman tersebut karena terdakwa tidak mendukung upaya pemerintah dalam pemberantasan narkotika. Sementara pertimbangan meringankan, terdakwa bersikap sopan dalam sidang, terdakwa berterus terang dalam sidang, dan belum pernah dihukum.</p>
<p class="v1gmail-MsoNoSpacing">Mendengar vonis hakim tersebut, terdakwa yang didampingi penerjemah dan tim penasihat hukumnya menyatakan pikir-pikir atas putusan hakim selama 7 hari. &#8220;Kami selaku kuasa hukum terdakwa pikir-pikir atas putusan hakim,&#8221; katanya.</p>
<p class="v1gmail-MsoNoSpacing">Jaksa pun juga menyatakan pikir-pikir atas putusan hakim.</p>
<p class="v1gmail-MsoNoSpacing">Dalam amar dakwaan, kedua terdakwa diamankan petugas Bea dan Cukai pada Selasa (10/3/2026) sekitar pukul 11.15 Wita sesaat setelah tiba di Terminal Kedatangan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai menggunakan pesawat Thai AirAsia penerbangan FD398F dari Don Mueang, Thailand.</p>
<p class="v1gmail-MsoNoSpacing">Kecurigaan petugas muncul saat memeriksa kedua perempuan tersebut. Setelah dilakukan pemeriksaan menggunakan pemindai sinar-X (X-Ray) serta penggeledahan badan dan barang bawaan, petugas menemukan enam paket narkotika jenis hasis yang disembunyikan kedua terdakwa di dalam pampers yang mereka kenakan. &#8220;Saat dilakukan pemeriksaan pada badan, petugas menemukan enam bungkusan paket narkotika jenis hasis yang disembunyikan kedua terdakwa di pampers masing-masing,&#8221; jelas Jaksa dalam sidang.</p>
<p class="v1gmail-MsoNoSpacing">Dari terdakwa Mayuree ditemukan tiga paket hasis dengan berat 156,88 gram bruto atau 155,25 gram netto. Sementara dari terdakwa Nontiya ditemukan tiga paket lainnya dengan berat 154,53 gram bruto atau 153 gram netto. Total barang bukti yang disita mencapai 311,41 gram bruto atau 308,25 gram netto.</p>
<p class="v1gmail-MsoNoSpacing">Dari hasil pemeriksaan, kedua terdakwa mengaku menyembunyikan bungkusan tersebut dalam pampers yang mereka gunakan agar terhindar dari pemeriksaan di Bandara.</p>
<p class="v1gmail-MsoNoSpacing">Jaksa juga mengungkapkan hasis tersebut merupakan milik seseorang yang dikenal para terdakwa dengan nama Juggernaught alias Kingkong, yang hingga kini masih berstatus daftar pencarian orang (DPO). Sesampainya di Bali, narkotika itu rencananya akan diserahkan kepada Kingkong dan rekannya, Darren Granville Craig (berkas perkara terpisah), untuk digunakan bersama selama berlibur di Bali.</p>
<p class="v1gmail-MsoNoSpacing">JPU juga mengungkap paket hasis itu sebelumnya dikirim melalui jasa pos ke rumah Mayuree di Nonthaburi, Thailand. Atas arahan Kingkong, kedua terdakwa kemudian membuka paket tersebut, menimbang isinya sekitar 600 gram, lalu membaginya menjadi enam gumpalan seberat kurang lebih 50 gram per paket. Gumpalan tersebut dibungkus kembali menggunakan plastik wrap sebelum disembunyikan di dalam pakaian dalam yang mereka kenakan. Sementara sisa hasis disimpan di rumah terdakwa Mayuree di Thailand.</p>
<p class="v1gmail-MsoNoSpacing">Kedua terdakwa juga mengaku bukan kali pertama membawa narkotika ke Bali. Pada Desember 2025, keduanya disebut pernah mengantarkan paket berisi cairan kental berwarna kuning menyerupai madu kepada Darren Granville Craig atas permintaan yang bersangkutan.</p>
<p class="v1gmail-MsoNoSpacing">Hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik menyatakan seluruh barang bukti positif mengandung hasis yang termasuk Narkotika Golongan I sebagaimana tercantum dalam Lampiran I Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (bgn008)26092407</p>
<p class="v1gmail-MsoNoSpacing">
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/miliki-narkoba-dua-warga-thailand-diganjar-hakim-denpasar-7-tahun-penjara/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
