<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>dokterhewan &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/dokterhewan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Thu, 26 May 2022 10:54:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>dokterhewan &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Antisipasi PMK, Distan Badung Terjunkan Dokter Hewan</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/antisipasi-pmk-distan-badung-terjunkan-dokter-hewan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=antisipasi-pmk-distan-badung-terjunkan-dokter-hewan</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/antisipasi-pmk-distan-badung-terjunkan-dokter-hewan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 May 2022 10:54:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Badung]]></category>
		<category><![CDATA[distanbadung]]></category>
		<category><![CDATA[dokterhewan]]></category>
		<category><![CDATA[PMK]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=50963</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1152" height="864" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/05/Distan-2-1-1.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/05/Distan-2-1-1.jpeg 1152w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/05/Distan-2-1-1-300x225.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/05/Distan-2-1-1-1024x768.jpeg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/05/Distan-2-1-1-768x576.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/05/Distan-2-1-1-86x64.jpeg 86w" sizes="(max-width: 1152px) 100vw, 1152px" /></div>Badung, Baliglobalnews Guna mengantisipasi masuknya virus penyebab penyakit mulut dan kuku (PMK) yang merebak di berbagai daerah di Indonesia, Dinas Pertanian dan Pangan (Distan) Setda Badung menerjunkan penyuluh peternakan dan dokter hewan untuk melakukan deteksi dini. Hal itu diungkapkan Kadistan Badung, I Wayan Wijana, usai memantau ke Pasar Hewan Beringkit dan mengunjungi kelompok ternak sapi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1152" height="864" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/05/Distan-2-1-1.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/05/Distan-2-1-1.jpeg 1152w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/05/Distan-2-1-1-300x225.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/05/Distan-2-1-1-1024x768.jpeg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/05/Distan-2-1-1-768x576.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/05/Distan-2-1-1-86x64.jpeg 86w" sizes="(max-width: 1152px) 100vw, 1152px" /></div>
<p>Badung, Baliglobalnews</p>



<p>Guna mengantisipasi masuknya virus penyebab penyakit mulut dan kuku (PMK) yang merebak di berbagai daerah di Indonesia, Dinas Pertanian dan Pangan (Distan) Setda Badung menerjunkan penyuluh peternakan dan dokter hewan untuk melakukan deteksi dini.</p>



<p>Hal itu diungkapkan Kadistan Badung, I Wayan Wijana, usai memantau ke Pasar Hewan Beringkit dan mengunjungi kelompok ternak sapi di Kecamatan Mengwi dan Abiansemal, pad Rabu (25/5) lalu.</p>



<p>&#8220;Mereka juga melakukan komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) kepada masyarakat, khususnya para peternak sapi, mengingat populasi sapi saat ini cukup besar yakni sekitar 34.000 ekor,&#8221; katanya.</p>



<p>Wijana mengatakan begitu mendapat informasi tentang merebaknya PMK di Jawa Timur, langsung mengumpulkan para kepala puskeswan dan penyuluh peternakan agar mendatangi kelompok dan sentra ternak sapi untuk melakukan deteksi dini dan memberikan edukasi kepada peternak tentang gejala PMK melalui KIE agar mereka waspada dan segera melaporkan kepada petugas kesehatan hewan jika ternaknya mengalami gejala sakit.</p>



<p>Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan pengelola Pasar Hewan Beringkit agar meningkatkan upaya pencegahan dengan melakukan pengawasan dan spraying desinfektan terhadap sapi yang masuk ke pasar.</p>



<p>Berdasarkan hasil pemantauan dan pendataan, kata dia, sampai saat ini tidak ditemukan adanya laporan ternak sapi yang sakit mengarah gejala klinis PMK, namun demikian pihaknya menghimbau kepada peternak untuk tetap tenang dan selalu waspada dengan melakukan upaya bio security yang ketat yaitu menjaga kebersihan kandang, membatasi orang, barang dan hewan liar masuk kandang serta melakukan penyemprotan desinfektan secara rutin. (bgn003)22052603</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/antisipasi-pmk-distan-badung-terjunkan-dokter-hewan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sikapi Kematian Anjing di Pantai Berawa, Dinas Pertanian Terjunkan Tim dokter Hewan￼</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/sikapi-kematian-anjing-di-pantai-berawa-dinas-pertanian-terjunkan-tim-dokter-hewan%ef%bf%bc/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=sikapi-kematian-anjing-di-pantai-berawa-dinas-pertanian-terjunkan-tim-dokter-hewan%25ef%25bf%25bc</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/sikapi-kematian-anjing-di-pantai-berawa-dinas-pertanian-terjunkan-tim-dokter-hewan%ef%bf%bc/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gusde]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Apr 2022 10:38:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Badung]]></category>
		<category><![CDATA[Pemda Badung]]></category>
		<category><![CDATA[dinaspertanian]]></category>
		<category><![CDATA[dokterhewan]]></category>
		<category><![CDATA[kematiananjing]]></category>
		<category><![CDATA[pantaiberawa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=48078</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="444" height="454" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/04/Kadis-Wijana-e1649327909796.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" /></div>Mangupura, Baliglobalnews Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung menerjunkan tim yang terdiri dari dokter hewan dan petugas vaksinasi rabies untuk mengumpulkan keterangan dan informasi serta melakukan analisa terkait penyebab kematian anjing di kawasan Pantai Berawa, Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara. Kadis Pertanian dan Pangan Badung, I Wayan Wijana, mengatakan jauh sebelum kejadian belakangan ini, pihaknya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="444" height="454" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/04/Kadis-Wijana-e1649327909796.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" /></div>
<p>Mangupura, Baliglobalnews</p>



<p>Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung menerjunkan tim yang terdiri dari dokter hewan dan petugas vaksinasi rabies untuk mengumpulkan keterangan dan informasi serta melakukan analisa terkait penyebab kematian anjing di kawasan Pantai Berawa, Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara.</p>



<p>Kadis Pertanian dan Pangan Badung, I Wayan Wijana, mengatakan jauh sebelum kejadian belakangan ini, pihaknya sudah pernah turun bersama tim untuk menindaklanjuti keluhan warga terhadap banyaknya anjing liar di sekitar Pantai Berawa dan kawasan Pura setempat, sekaligus melakukan kegiatan vaksinasi rabies.</p>



<p>&#8216;Pada saat tim turun memang ditemukan beberapa anjing yang dibawa oleh pemiliknya. Banyak juga anjing yang berkeliaran, namun menurut warga, ada pemiliknya,&#8221; katanya saat dimintai konfirmasi pada Kamis (7/4).</p>



<p>Wijana menyebutkan secara klinis memang ada beberapa jenis penyakit yang sering menyerang anjing yang disebabkan oleh sejenis virus seperti parvo, distemper, rabies ataupun disebabkan oleh parasit seperti scabies, demodex (gudig) dan cacingan. Namun berdasarkan pengalaman, kata dia, penyakit tersebut jarang sampai menyebabkan kematian secara massal.</p>



<p>Dia menyatakan begitu mendapat informasi tentang kejadian di Pantai Berawa, pihaknya langsung menurunkan tim untuk menganalisis penyebab kematian dan mengambil langkah preventif jika kematian anjing itu disebabkan oleh salah satu penyakit yang biasa menyerang anjing tersebut.</p>



<p>&#8220;Dalam hal penertiban anjing liar kami memang sangat ekstrahati-hati, karena saat ini sudah banyak warga yang peduli dengan keberadaan anjing liar. Oleh karena itu, tim penertiban selalu berkoordinasi dengan aparat setempat serta bekerjasama dengan LSM penyayang anjing untuk diadopsi ataupun direlokasi ke tempat penampungan (shelter). &#8220;Langkah eliminasi terpaksa dilakukan hanya jika ada indikasi rabies ataupun mengancam keselamatan warga,&#8221; tandasnya. (bgn003)22040706</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/sikapi-kematian-anjing-di-pantai-berawa-dinas-pertanian-terjunkan-tim-dokter-hewan%ef%bf%bc/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
