<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>DJP &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/djp/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Thu, 27 Mar 2025 11:18:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>DJP &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sanksi Terlambat Bayar dan Laporan SPT Tahunan Dihapus</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/sanksi-terlambat-bayar-dan-laporan-spt-tahunan-dihapus/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=sanksi-terlambat-bayar-dan-laporan-spt-tahunan-dihapus</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/sanksi-terlambat-bayar-dan-laporan-spt-tahunan-dihapus/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Mar 2025 11:18:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BGN 008]]></category>
		<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[DJP]]></category>
		<category><![CDATA[Pajak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=104562</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="2560" height="1440" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250320-WA0049.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250320-WA0049.jpg 2560w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250320-WA0049-300x169.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250320-WA0049-1024x576.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250320-WA0049-768x432.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250320-WA0049-1536x864.jpg 1536w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250320-WA0049-2048x1152.jpg 2048w" sizes="(max-width: 2560px) 100vw, 2560px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Pemerintah menerbitkan Keputusan Direktur Jenderal Pajak (Kepdirjen Pajak) Nomor 79/PJ/2025 tentang kebijakan penghapusan sanksi administratif atas Keterlambatan pembayaran pajak penghasilan Pasal 29 yang terutang dan atau penyampaian surat pemberitahuan tahunan pajak penghasilan orang pribadi, untuk Tahun Pajak 2024. &#8220;Kepdirjen pajak ini memberikan relaksasi bagi wajib pajak orang pribadi (WPOP) dengan menghapuskan sanksi administratif [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="2560" height="1440" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250320-WA0049.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250320-WA0049.jpg 2560w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250320-WA0049-300x169.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250320-WA0049-1024x576.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250320-WA0049-768x432.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250320-WA0049-1536x864.jpg 1536w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250320-WA0049-2048x1152.jpg 2048w" sizes="(max-width: 2560px) 100vw, 2560px" /></div><p>Denpasar, Baliglobalnews</p>
<p>Pemerintah menerbitkan Keputusan Direktur Jenderal Pajak (Kepdirjen Pajak) Nomor 79/PJ/2025 tentang kebijakan penghapusan sanksi administratif atas Keterlambatan pembayaran pajak penghasilan Pasal 29 yang terutang dan atau penyampaian surat pemberitahuan tahunan pajak penghasilan orang pribadi, untuk Tahun Pajak 2024.</p>
<p>&#8220;Kepdirjen pajak ini memberikan relaksasi bagi wajib pajak orang pribadi (WPOP) dengan menghapuskan sanksi administratif atas keterlambatan pembayaran pajak penghasilan (PPh) Pasal 29 dan penyampaian SPT Tahunan PPh WPOP, untuk Tahun Pajak 2024, meskipun dilakukan setelah tanggal jatuh tempo, yaitu 31 Maret 2025 sampai paling lambat 11 April 2025,&#8221; kata Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat, Dwi Astuti, pada Kamis (27/3/2025).</p>
<p>Dia mengatakan penghapusan sanksi administratif tersebut diberikan dengan tidak</p>
<p>diterbitkan Surat Tagihan Pajak (STP). Yang menjadi latar belakang diterbitkannya aturan tersebut adalah batas akhir pembayaran PPh Pasal 29 dan penyampaian SPT Tahunan WPOP untuk Tahun Pajak 2024 pada 31 Maret 2025. &#8220;Hal ini dilakukan, karena bertepatan dengan libur nasional dan cuti bersama dalam rangka Hari Suci Nyepi (Tahun Baru Saka 1947) dan Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah yang cukup panjang, sehingga diberi waktu sampai dengan 7 April 2025,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Apalagi, kata dia, kondisi libur nasional dan cuti bersama tersebut berpotensi menyebabkan terjadinya keterlambatan pembayaran pajak PPh Pasal 29 dan pelaporan SPT Tahunan untuk Tahun Pajak 2024, mengingat jumlah hari kerja pada bulan Maret menjadi lebih sedikit. &#8220;Pertimbangan lainnya, karena pemerintah ingin berlaku adil dan memberikan kepastian hukum bagi wajib pajak dengan cara menghapus sanksi administratif atas keterlambatan pembayaran PPh Pasal 29 sekaligus pelaporannya, dalam hal ini hanya untuk SPT Tahunan WPOP untuk Tahun Pajak 2024,&#8221; katanya. (bgn008)25032702</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/sanksi-terlambat-bayar-dan-laporan-spt-tahunan-dihapus/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>DJP Luncurkan Media Edukasi Simulator Coretax</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/djp-luncurkan-media-edukasi-simulator-coretax/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=djp-luncurkan-media-edukasi-simulator-coretax</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/djp-luncurkan-media-edukasi-simulator-coretax/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Sep 2024 12:51:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BGN 008]]></category>
		<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[DJP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=97674</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="2560" height="1440" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/09/curek-scaled.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/09/curek-scaled.jpg 2560w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/09/curek-300x169.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/09/curek-1024x576.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/09/curek-768x432.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/09/curek-1536x864.jpg 1536w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/09/curek-2048x1152.jpg 2048w" sizes="(max-width: 2560px) 100vw, 2560px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Direktorat Jenderal Pajak (DJP) meluncurkan media edukasi berupa simulator coretax pada situs pajak.go.id pada Senin (23/9/2024). Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Dwi Astuti mengatakan peluncuran simulator ini bertujuan untuk memfasilitasi wajib pajak dalam memahami berbagai fitur coretax dengan lebih baik. Simulator coretax tersebut bersifat interaktif. Wajib pajak akan dikenalkan pada berbagai fitur [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="2560" height="1440" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/09/curek-scaled.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/09/curek-scaled.jpg 2560w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/09/curek-300x169.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/09/curek-1024x576.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/09/curek-768x432.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/09/curek-1536x864.jpg 1536w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/09/curek-2048x1152.jpg 2048w" sizes="auto, (max-width: 2560px) 100vw, 2560px" /></div><p>Denpasar, Baliglobalnews</p>
<p>Direktorat Jenderal Pajak (DJP) meluncurkan media edukasi berupa simulator coretax pada situs pajak.go.id pada Senin (23/9/2024).</p>
<p>Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Dwi Astuti mengatakan peluncuran simulator ini bertujuan untuk memfasilitasi wajib pajak dalam memahami berbagai fitur coretax dengan lebih baik. Simulator coretax tersebut bersifat interaktif. Wajib pajak akan dikenalkan pada berbagai fitur dalam aplikasi coretax.</p>
<p>&#8220;Simulator coretax dapat diakses dari mana pun dan kapan pun menggunakan internet, sehingga dapat menjangkau lebih banyak wajib pajak,&#8221; katanya pada Kamis (26/9/2024).</p>
<p>Dwi menegaskan wajib pajak tidak perlu khawatir terhadap data pribadinya, karena data yang digunakan adalah data khusus untuk keperluan edukasi, bukan merupakan data wajib pajak yang sebenarnya.</p>
<p>Untuk mengakses simulator ini, wajib pajak harus melakukan pendaftaran pada laman awal akun DJPOnline. Apabila pendaftaran berhasil, sistem akan memberikan notifikasi melalui alamat email yang terdaftar pada akun DJPOnline. Notifikasi berupa tautan, nama pengguna, dan kata sandi untuk mengakses simulator akan dikirim paling lama tiga hari kerja.</p>
<p>Dalam rangka melakukan edukasi terkait coretax, DJP tidak hanya menyediakan simulator. Sebelumnya DJP telah mengadakan edukasi secara langsung dengan metode hands on yang dilakukan di seluruh unit kerja, termasuk kepada wajib pajak prioritas.</p>
<p>DJP juga menyediakan sarana belajar mandiri dalam bentuk video tutorial dan handbook.  DJP telah memproduksi 55 video tutorial dan 19 handbook yang disiapkan untuk membantu wajib pajak dalam mempelajari pengunaan coretax. Sarana belajar tersebut nantinya dapat diakses melalui kanal komunikasi DJP.  Saat ini, video  tutorial dan handbook telah diunggah secara bertahap. Video tutorial dapat diakses pada youtube @DitjenpajakRI, sedangkan handbook dapat diakses pada tautan https://pajak.go.id/reformdjp/coretax/.</p>
<p>&#8220;Peluncuran media edukasi coretax diharapkan dapat meningkatkan pemahaman wajib pajak terhadap coretax. Wajib pajak diharapkan dapat memberikan dukungan penuh atas implementasi coretax nantinya,&#8221; katanya. (bgn008)24092606</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/djp-luncurkan-media-edukasi-simulator-coretax/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rugikan Negara Rp320 Juta, Tersangka Penggelapan Pajak Ditahan Kejari Badung</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/rugikan-negara-rp320-juta-tersangka-penggelapan-pajak-ditahan-kejari-badung/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=rugikan-negara-rp320-juta-tersangka-penggelapan-pajak-ditahan-kejari-badung</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/rugikan-negara-rp320-juta-tersangka-penggelapan-pajak-ditahan-kejari-badung/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Jan 2021 06:26:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[DJP]]></category>
		<category><![CDATA[kejaribadung]]></category>
		<category><![CDATA[penggelapanpajak]]></category>
		<category><![CDATA[rugikannegara]]></category>
		<category><![CDATA[tersangka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=20947</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1152" height="864" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20210119-WA0035.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20210119-WA0035.jpg 1152w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20210119-WA0035-300x225.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20210119-WA0035-1024x768.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20210119-WA0035-768x576.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20210119-WA0035-86x64.jpg 86w" sizes="auto, (max-width: 1152px) 100vw, 1152px" /></div>Badung, Baliglobalnews Kejaksaan Negeri Badung, Bali, menerima pelimpahan berkas perkara tersangka dan barang bukti dugaan kasus penggelapan pajak yang merugikan negara Rp320 juta oleh Kepolisian Daerah Bali dan Tim Penyidik Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Bali kepada tim Penuntut Umum, di Badung, Selasa (19/1/2021) Kepala Kejaksaan Negeri Badung, I Ketut Maha Agung, S.H., M.H. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1152" height="864" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20210119-WA0035.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20210119-WA0035.jpg 1152w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20210119-WA0035-300x225.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20210119-WA0035-1024x768.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20210119-WA0035-768x576.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20210119-WA0035-86x64.jpg 86w" sizes="auto, (max-width: 1152px) 100vw, 1152px" /></div>
<p>Badung, Baliglobalnews</p>



<p>Kejaksaan Negeri Badung, Bali, menerima pelimpahan berkas perkara tersangka dan barang bukti dugaan kasus penggelapan pajak yang merugikan negara Rp320 juta oleh Kepolisian Daerah Bali dan Tim Penyidik Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Bali kepada tim Penuntut Umum, di Badung, Selasa (19/1/2021)</p>



<p>Kepala Kejaksaan Negeri Badung, I Ketut Maha Agung, S.H., M.H. saat dikonfirmasi membenarkan, tersangka berinisial SEI yang merupakan direktur PT GPM disangka melakukan tindak pidana perpajakan tidak menyetorkan Pajak Pertambahan Nilai PPN yang telah dipungut atau dipotong dari lawan transaksi.</p>



<p>&#8220;Benar, hari ini ada pelimpahan tindak pidana khusus bidang perpajakan, bertempat di Kantor Kejaksaan Negeri Badung, dengan penyerahan tersangka dan barang bukti dari Penyidik,&#8221; ucap Maha Agung yang juga mantan Kajari Sorong, Papua ini.</p>



<p>Ia menerangkan, perbuatan tindak pidana perpajakan tersebut dilakukan tersangka sejak Maret 2016 hingga Desember 2017. Atas tindakannnya tersebut, SEI telah menimbulkan kerugian pada pendapatan negara sekurang-kurangnya Rp 320 an juta.</p>



<p>Tersangka diserahkan kepada Penuntut Umum untuk dilanjutkan ketahap Penuntutan dengan dugaan melanggar Pasal 39 ayat 1 huruf c dan huruf d dan huruf I Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2007 tentang Perubahan Ketiga Atas Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan sebagaimana telah beberapa kali dirubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2009.</p>



<p>&#8220;Penyidikan Pidana Pajak adalah bagian dari tindakan penegakan hukum di Direktorat Jenderal Pajak,&#8221; katanya.</p>



<p>Tindakan ini merupakan upaya terakhir atau ultimum remedium, sebelum dilakukan penyidikan, wajib pajak harus sudah dilakukan tindakan pengawasan dan pemeriksaan bukti permulaan. Selama proses pemeriksaan bukti permulaan, wajib pajak diberi hak untuk melakukan pengungkapan ketidakbenaran perbuatan sesuai Pasal 3 UU KUP dengan membayar pajak yang terutang beserta sanksi denda.</p>



<p>Meski demikian, tersangka SEI tidak menggunakan hak tersebut sehingga Penyidik Ditjen Pajak melanjutkan kasusnya ke proses penyidikan. Adapun penyerahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) dilaksanakan dengan memeriksa tersangka SEI terkait dugaan tindak pidana yang telah dilakukan.</p>



<p>Selain itu, sebanyak 592 buah barang bukti telah diperiksa yang sebelumnya semua barang bukti telah dilakukan penyitaan dalam tahap penyidikan. Setelah pemeriksaan selesai, selanjutnya tersangka SEI ditahan oleh Penuntut Umum selama 20 hari terhitung mulai hari ini dan ditempatkan di Rutan Polda Bali.(bgn008)21011907</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/rugikan-negara-rp320-juta-tersangka-penggelapan-pajak-ditahan-kejari-badung/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
