<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#djokocandra &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/djokocandra/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Thu, 10 Sep 2020 06:10:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>#djokocandra &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>KPK undang Polri-Kejagung gelar perkara kasus Djoko Tjandra Jumat</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/kpk-undang-polri-kejagung-gelar-perkara-kasus-djoko-tjandra-jumat/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kpk-undang-polri-kejagung-gelar-perkara-kasus-djoko-tjandra-jumat</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/kpk-undang-polri-kejagung-gelar-perkara-kasus-djoko-tjandra-jumat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Sep 2020 06:10:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#djokocandra]]></category>
		<category><![CDATA[#kejagung]]></category>
		<category><![CDATA[#korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[#KPK]]></category>
		<category><![CDATA[#polri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://baliglobalnews.com/?p=7694</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/IMG-20200102-WA0027.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/IMG-20200102-WA0027.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/IMG-20200102-WA0027-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/IMG-20200102-WA0027-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/IMG-20200102-WA0027-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Jakarta, Baliglobalnews Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (11/9) mengundang pihak Bareskrim Polri dan Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk gelar perkara (ekspose) terkait penanganan kasus tersangka Djoko Soegiarto Tjandra (DST) dan kawan-kawan. &#8220;KPK mengundang pihak Bareskrim Mabes Polri dan Kejaksaan Agung untuk gelar perkara di KPK pada Jumat, 11 September 2020 terkait perkara yang diduga melibatkan tersangka [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/IMG-20200102-WA0027.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/IMG-20200102-WA0027.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/IMG-20200102-WA0027-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/IMG-20200102-WA0027-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/IMG-20200102-WA0027-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Jakarta, Baliglobalnews</p>



<p>Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (11/9) mengundang pihak Bareskrim Polri dan Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk gelar perkara (ekspose) terkait penanganan kasus tersangka Djoko Soegiarto Tjandra (DST) dan kawan-kawan.</p>



<p>&#8220;KPK mengundang pihak Bareskrim Mabes Polri dan Kejaksaan Agung untuk gelar perkara di KPK pada Jumat, 11 September 2020 terkait perkara yang diduga melibatkan tersangka DST dan kawan-kawan,&#8221; kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.</p>



<p>Adapun undangan gelar perkara itu, kata Ali, sebagai pelaksanaan kewenangan koordinasi dan supervisi sebagaimana ketentuan undang-undang. Ia mengatakan untuk pihak Bareskrim Polri gelar perkara tersebut dimulai pukul 09.00 WIB sampai dengan selesai.</p>



<p>&#8220;Sedangkan pihak Kejaksaan Agung akan dimulai pukul 13.30 WIB sampai dengan selesai,&#8221; ujar Ali.</p>



<p>Sebelumnya, pimpinan KPK telah memerintahkan Deputi Penindakan KPK Karyoto untuk menerbitkan surat perintah supervisi penanganan kasus oleh Polri dan Kejagung terkait tersangka Djoko Soegiarto Tjandra dan kawan-kawan.</p>



<p>&#8220;KPK akan mengundang kedua APH (aparat penegak hukum) tersebut untuk melakukan gelar perkara dalam waktu dekat,&#8221; kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata saat jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (4/9).</p>



<p>KPK, lanjut Alex, akan melihat perkembangan penanganan perkara tersebut untuk kemudian mengambil sikap pengambilalihan apabila memenuhi syarat-syarat alasan sebagaimana diatur dalam Pasal 10A Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK.</p>



<p>Pada Selasa (8/9), tim Jaksa Penyidik Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejaksaan Agung juga melakukan gelar perkara terhadap tersangka tindak pidana korupsi Djoko Soegiarto Tjandra dan Jaksa Pinangki Sirna Malasari di Gedung Bundar Jampidsus.</p>



<p>Gelar perkara tersebut turut dihadiri perwakilan dari Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dan Komisi Kejaksaan RI.</p>



<p>Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejaksaan Agung telah menetapkan Jaksa Pinangki Sirna Malasari, Djoko Soegiarto Tjandra, dan Andi Irfan Jaya sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi atas penerimaan gratifikasi pegawai negeri. (bgn123)20091016</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/kpk-undang-polri-kejagung-gelar-perkara-kasus-djoko-tjandra-jumat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tiga Tersangka Suap Pencabutan Red Notice Akui Terima Aliran Dana</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/tiga-tersangka-suap-pencabutan-red-notice-akui-terima-aliran-dana/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=tiga-tersangka-suap-pencabutan-red-notice-akui-terima-aliran-dana</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/tiga-tersangka-suap-pencabutan-red-notice-akui-terima-aliran-dana/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Aug 2020 03:00:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#bareskrimmabespolri]]></category>
		<category><![CDATA[#djokocandra]]></category>
		<category><![CDATA[#rednotice]]></category>
		<category><![CDATA[#suap]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://baliglobalnews.com/?p=6166</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="796" height="489" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/aw.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/aw.jpg 796w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/aw-300x184.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/aw-768x472.jpg 768w" sizes="(max-width: 796px) 100vw, 796px" /></div>Jakarta, Baliglobalnews Tiga tersangka kasus dugaan suap terkait pengurusan pencabutan red notice Djoko Tjandra mengaku menerima aliran dana dari Djoko. Ketiga tersangka itu adalah Tommy Sumardi, Brigjen Prasetijo Utomo dan Irjen Napoleon Bonaparte. &#8220;Kami pastikan memang mereka menerima aliran dana itu,&#8221; kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono di Kantor [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="796" height="489" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/aw.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/aw.jpg 796w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/aw-300x184.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/aw-768x472.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 796px) 100vw, 796px" /></div>
<p>Jakarta, Baliglobalnews</p>



<p>Tiga tersangka kasus dugaan suap terkait pengurusan pencabutan red notice Djoko Tjandra mengaku menerima aliran dana dari Djoko.</p>



<p>Ketiga tersangka itu adalah Tommy Sumardi, Brigjen Prasetijo Utomo dan Irjen Napoleon Bonaparte.</p>



<p>&#8220;Kami pastikan memang mereka menerima aliran dana itu,&#8221; kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono di Kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (25/8).</p>



<p>Hal itu terungkap saat penyidik Bareskrim memeriksa ketiganya selama hampir 12 jam.</p>



<p>Awi tidak bisa menyebutkan jumlah uang yang diberikan Djoko kepada ketiga tersangka untuk mengurus penghapusan red notice. ​</p>



<p>&#8220;Nominalnya tentu sudah masuk ke materi penyidikan, saya tidak bisa sampaikan. Nanti akan dibuka semuanya di pengadilan,&#8221; kata dia.</p>



<p>Menurut dia, saat diperiksa Senin 24 Agustus Djoko juga mengaku telah menyerahkan sejumlah uang untuk ketiga tersangka.</p>



<p>Awi menambahkan terkait uang yang diterima para tersangka ini akan dikonfrontasi dengan alat bukti lainnya.</p>



<p>&#8220;Kalau itu berupa transfer atau cash and carry, tentunya nanti semuanya akan didalami oleh penyidik dan itu akan dibuka semuanya di pengadilan. Kami sudah lakukan pemeriksaan dan mereka telah mengakui menerima uang tersebut,&#8221; kata Awi.</p>



<p>Bareskrim Polri telah menetapkan Djoko Tjandra sebagai tersangka kasus dugaan suap pengurusan penghapusan red notice Djoko Tjandra.</p>



<p>Penyidik juga menetapkan Tommy Sumardi, Brigjen Prasetijo Utomo dan Irjen Napoleon Bonaparte sudah berstatus tersangka dalam kasus ini.</p>



<p>Djoko Tjandra dan Tommy Sumardi diduga berperan sebagai pemberi suap, sedangkan Brigjen Prasetijo dan Irjen Napoleon menjadi penerima suap. (bgn/ant)20082601</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/tiga-tersangka-suap-pencabutan-red-notice-akui-terima-aliran-dana/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polri: Djoko Tjandra akan diperiksa di Bareskrim</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/polri-djoko-tjandra-akan-diperiksa-di-bareskrim/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=polri-djoko-tjandra-akan-diperiksa-di-bareskrim</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/polri-djoko-tjandra-akan-diperiksa-di-bareskrim/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[dev]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Aug 2020 05:50:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#bareskrim]]></category>
		<category><![CDATA[#djokocandra]]></category>
		<category><![CDATA[#korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[#KPK]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://baliglobalnews.com/?p=5425</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/antarafoto-djoko-tjandra-ditangkap-300720-adm-4.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/antarafoto-djoko-tjandra-ditangkap-300720-adm-4.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/antarafoto-djoko-tjandra-ditangkap-300720-adm-4-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/antarafoto-djoko-tjandra-ditangkap-300720-adm-4-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/antarafoto-djoko-tjandra-ditangkap-300720-adm-4-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Jakarta, Baliglobalnews Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Pol Ferdy Sambo menuturkan bahwa pemeriksaan terhadap Djoko Tjandra, akan dilaksanakan di Kantor Bareskrim Polri, Rabu. &#8220;Iya, (pemeriksaan di) Bareskrim,&#8221; kata Brigjen Ferdy saat dihubungi ANTARA, di Jakarta, Rabu. Penyidik saat ini masih menunggu kedatangan Djoko Tjandra dari Lembaga Pemasyarakatan Salemba. Djoko Tjandra dijadwalkan untuk diperiksa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/antarafoto-djoko-tjandra-ditangkap-300720-adm-4.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/antarafoto-djoko-tjandra-ditangkap-300720-adm-4.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/antarafoto-djoko-tjandra-ditangkap-300720-adm-4-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/antarafoto-djoko-tjandra-ditangkap-300720-adm-4-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/antarafoto-djoko-tjandra-ditangkap-300720-adm-4-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Jakarta, Baliglobalnews</p>



<p>Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Pol Ferdy Sambo menuturkan bahwa pemeriksaan terhadap Djoko Tjandra, akan dilaksanakan di Kantor Bareskrim Polri, Rabu.</p>



<p>&#8220;Iya, (pemeriksaan di) Bareskrim,&#8221; kata Brigjen Ferdy saat dihubungi ANTARA, di Jakarta, Rabu.</p>



<p>Penyidik saat ini masih menunggu kedatangan Djoko Tjandra dari Lembaga Pemasyarakatan Salemba.</p>



<p>Djoko Tjandra dijadwalkan untuk diperiksa penyidik hari ini dalam statusnya sebagai tersangka kasus surat jalan palsu.</p>



<p>Selain seputar surat jalan palsu, Djoko juga akan dimintai keterangan soal surat keterangan sehat bebas COVID-19 yang diperolehnya.</p>



<p>Dalam kasus surat jalan palsu, sejauh ini penyidik Bareskrim telah menetapkan tiga tersangka yakni Djoko Tjandra, Anita Dewi Anggraeni Kolopaking dan eks Karo Korwas PPNS Bareskrim Polri Brigjen Pol Prasetijo Utomo.</p>



<p>Sebelumnya pada Selasa (18/8), penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri memeriksa satu saksi yakni Asep Subahan yang merupakan eks Lurah Grogol Selatan.</p>



<p>Penyidik mengajukan 22 pertanyaan kepada Asep seputar proses perkenalan Asep selaku lurah dengan Anita Kolopaking dan Djoko Tjandra.</p>



<p>Anita Dewi Anggraeni Kolopaking sendiri merupakan pengacara Djoko Tjandra.</p>



<p>Kemudian soal pertemuan Asep dengan Anita dan Djoko Tjandra di Kelurahan Grogol Selatan.</p>



<p>&#8220;Juga seputar proses pembuatan surat keterangan domisili dan proses E-KTP Djoko Tjandra,&#8221; kata Karopenmas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono.</p>



<p>Asep juga dimintai keterangan soal kedatangan Djoko Candra dalam perekaman E-KTP di Kantor Lurah Grogol Selatan.(bgn/ant)20081902</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/polri-djoko-tjandra-akan-diperiksa-di-bareskrim/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kasus Dugaan Gratifikasi Penghapusan &#8220;red notice&#8221; Djoko Tjandra Naik ke Penyidikan</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/kasus-dugaan-gratifikasi-penghapusan-red-notice-djoko-tjandra-naik-ke-penyidikan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kasus-dugaan-gratifikasi-penghapusan-red-notice-djoko-tjandra-naik-ke-penyidikan</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/kasus-dugaan-gratifikasi-penghapusan-red-notice-djoko-tjandra-naik-ke-penyidikan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Aug 2020 09:01:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#bareskrimmabespolri]]></category>
		<category><![CDATA[#djokocandra]]></category>
		<category><![CDATA[#gratifikasi]]></category>
		<category><![CDATA[#rednotice]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://baliglobalnews.com/?p=3804</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="787" height="475" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/mabes.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/mabes.jpg 787w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/mabes-300x181.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/mabes-768x464.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 787px) 100vw, 787px" /></div>Jakarta, Baliglobalnews Direktorat Tindak Pidana Korupsi Badan Reserse Kriminal Polri meningkatkan kasus dugaan gratifikasi terkait pengurusan penghapusan &#8220;red notice&#8221; atas nama Joko Sugiarto Tjandra atau Djoko Tjandra ke tahap penyidikan Ditingkatkannya kasus tersebut ke tahap penyidikan setelah penyidik melakukan gelar perkara yang diikuti oleh Inspektorat Pengawasan Umum Polri, Divisi Propam Polri, dan Biro Pengawasan Penyidikan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="787" height="475" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/mabes.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/mabes.jpg 787w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/mabes-300x181.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/mabes-768x464.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 787px) 100vw, 787px" /></div>
<p>Jakarta, Baliglobalnews</p>



<p>Direktorat Tindak Pidana Korupsi Badan Reserse Kriminal Polri meningkatkan kasus dugaan gratifikasi terkait pengurusan penghapusan &#8220;red notice&#8221; atas nama Joko Sugiarto Tjandra atau Djoko Tjandra ke tahap penyidikan</p>



<p>Ditingkatkannya kasus tersebut ke tahap penyidikan setelah penyidik melakukan gelar perkara yang diikuti oleh Inspektorat Pengawasan Umum Polri, Divisi Propam Polri, dan Biro Pengawasan Penyidikan Bareskrim Polri.</p>



<p>&#8220;Setelah kami melakukan gelar perkara bahwa dalam proses penyelidikan yang telah dilakukan oleh Direktorat Tipikor bahwa hasilnya kemarin pada Rabu 5 Agustus kasus daripada ini dinaikkan menjadi tahap penyidikan,&#8221; ujar Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono di Jakarta, Kamis.</p>



<p>Argo mengatakan Polri telah memintai keterangan terhadap 15 orang saksi terkait kasus tersebut. Namun, dia tidak mengungkapkan lebih lanjut terkait nama-nama saksi yang diperiksa.</p>



<p>Selain itu, penyidik Bareskrim juga telah berkoordinasi dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) guna menelusuri adanya aliran dana dalam perkara tersebut.</p>



<p>Argo mengatakan dalam tahap penyidikan ini, penyidik akan langsung bekerja untuk mencari siapa saja pelaku yang terlibat.</p>



<p>&#8220;Di tahap penyidikan ini adalah serangkaian kegiatan penyidik untuk mencari pelakunya, mencari siapa yang melakukan,&#8221; katanya.</p>



<p>Lebih lanjut, Argo menyebut bahwa dugaan tindak pidana pada kasus ini, yakni pemberian dan penerimaan hadiah terkait penghapusan &#8220;red notice&#8221; Djoko Tjandra yang terjadi sekitar bulan Mei hingga Juni 2020.</p>



<p>Para pelaku akan disangkakan dengan Pasal 5 ayat 1 dan Pasal 2, Pasal 11, Pasal 12 huruf a, Pasal 12 huruf b, Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi juncto pasal 55 KUHP.</p>



<p>Sebelumnya Kapolri Jenderal Pol Idham Azis mencopot tiga petinggi Polri dalam perkara terbitnya surat jalan, penghapusan &#8220;red notice&#8221;, serta surat sehat bebas COVID-19 milik Djoko Tjandra.</p>



<p>Tiga perwira tinggi yang dicopot masing-masing Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS Bareskrim Polri Brigjen Pol Prasetijo Utomo, Kadiv Hubungan Internasional Polri Irjen Pol Napoleon Bonaparte dan Sekretaris NCB Interpol Indonesia Brigjen Pol Nugroho Wibowo.</p>



<p>Bareskrim Polri telah menetapkan Prasetijo Utomo sebagai tersangka dalam kasus surat palsu yang diterbitkannya untuk Djoko Tjandra.</p>



<p>Prasetijo dijerat dengan pasal berlapis, yakni Pasal 263 ayat (1) dan (2) KUHP juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 E KUHP, Pasal 426 Ayat (1) KUHP, dan Pasal 221 Ayat (1) ke-2 KUHP.</p>



<p>Selain Prasetijo, penyidik Bareskrim Polri juga menetapkan Anita Dewi Anggraeni Kolopaking sebagai tersangka dalam kasus surat jalan palsu yang diterbitkan Brigjen Pol Prasetijo Utomo.</p>



<p>Anita adalah salah satu kuasa hukum Djoko Tjandra. Dia disangkakan dengan Pasal 263 (2) dan Pasal 223 KUHP. (bgn/ant)20080611</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/kasus-dugaan-gratifikasi-penghapusan-red-notice-djoko-tjandra-naik-ke-penyidikan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mahfud: Pejabat Melindungi Djoko Tjandra Harus Siap Dipidana</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/mahfud-pejabat-melindungi-djoko-tjandra-harus-siap-dipidana/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=mahfud-pejabat-melindungi-djoko-tjandra-harus-siap-dipidana</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/mahfud-pejabat-melindungi-djoko-tjandra-harus-siap-dipidana/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Aug 2020 11:02:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#djokocandra]]></category>
		<category><![CDATA[#korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[#mahfudmd]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://baliglobalnews.com/?p=3284</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="772" height="465" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/mahfud-md.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/mahfud-md.jpg 772w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/mahfud-md-300x181.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/mahfud-md-768x463.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 772px) 100vw, 772px" /></div>Jakarta, Baliglobalnews Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD menegaskan siapa saja pejabat yang selama ini melindungi terpidana kasus korupsi pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali Djoko Tjandra juga harus siap dipidanakan. Hal tersebut dicuitkan Mahfud dalam akun Twitter pribadinya, @mohmahfudmd, Sabtu, yang awalnya menyoroti soal vonis yang sepantasnya diberikan atas sepak terjang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="772" height="465" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/mahfud-md.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/mahfud-md.jpg 772w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/mahfud-md-300x181.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/mahfud-md-768x463.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 772px) 100vw, 772px" /></div>
<p>Jakarta, Baliglobalnews</p>



<p>Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD menegaskan siapa saja pejabat yang selama ini melindungi terpidana kasus korupsi pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali Djoko Tjandra juga harus siap dipidanakan.</p>



<p>Hal tersebut dicuitkan Mahfud dalam akun Twitter pribadinya, @mohmahfudmd, Sabtu, yang awalnya menyoroti soal vonis yang sepantasnya diberikan atas sepak terjang Djoko Tjandra.</p>



<p>&#8220;Djoko Tjandra tidak hanya harus menghuni penjara dua tahun. Karena tingkahnya, dia bisa diberi hukuman-hukuman baru yang jauh lebih lama,&#8221; cuit mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu.</p>



<p>Selain korupsi, Mahfud kemudian menyebutkan tindak pidana yang dilakukan Djoko Tjandra, antara lain penggunaan surat palsu dan penyuapan kepada pejabat yang melindunginya.</p>



<p>&#8220;Pejabat-pejabat yang melindunginya pun harus siap dipidanakan. Kita harus kawal ini,&#8221; pungkas Mahfud dalam cuitannya.</p>



<p>Sebagaimana diketahui, Djoko Tjandra,&nbsp;terpidana kasus pengalihan hak tagih atau cessie Bank Bali yang telah menghilang dan buron sejak awal 2000-an itu dibekuk saat bersembunyi di Malaysia, Kamis (30/7) malam.</p>



<p>Selama ini, Djoko Tjandra diketahui bebas keluar masuk Indonesia karena diduga mendapatkan keleluasaan dari oknum aparat penegak hukum yang berkonspirasi dengannya.</p>



<p>Bareskrim Mabes Polri telah menetapkan mantan Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS Bareskrim Polri, Brigjen Prasetio, sebagai tersangka atas dugaan keterlibatannya dalam kasus perbantuan pelarian Djoko Tjandra. (bgn/ant)20080109</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/mahfud-pejabat-melindungi-djoko-tjandra-harus-siap-dipidana/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kabareskrim Polri Irjen Listyo Sigit Prabowo Serahkan Djoko Tjandra Kepada Kejati Jakarta</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/kabareskrim-polri-irjen-listyo-sigit-prabowo-serahkan-djoko-tjandra-kepada-kejati-jakarta/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kabareskrim-polri-irjen-listyo-sigit-prabowo-serahkan-djoko-tjandra-kepada-kejati-jakarta</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/kabareskrim-polri-irjen-listyo-sigit-prabowo-serahkan-djoko-tjandra-kepada-kejati-jakarta/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Aug 2020 03:56:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#djokocandra]]></category>
		<category><![CDATA[#irjenlistyosigit]]></category>
		<category><![CDATA[#kabereskrim]]></category>
		<category><![CDATA[#korupsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://baliglobalnews.com/?p=3246</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG20200731211242.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG20200731211242.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG20200731211242-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG20200731211242-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG20200731211242-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Jakarta, Baliglobalnews Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri menyerahkan terpidana Djoko Tjandra kepada Kejaksaan Tinggi Jakarta dan Rumah Tahanan Salemba, Jumat malam. &#8220;Hari ini di Bareksrim Polri ada penyerahan terpidana kasus korupsi Bank Bali sesuai putusan peninjauan kembali (PK) Mahkamah Agung atas nama Djoko Tjandra,&#8221; ujar Kabareskrim Polri Irjen Listyo Sigit Prabowo dalam konferensi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG20200731211242.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG20200731211242.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG20200731211242-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG20200731211242-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG20200731211242-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Jakarta, Baliglobalnews</p>



<p>Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri menyerahkan terpidana Djoko Tjandra kepada Kejaksaan Tinggi Jakarta dan Rumah Tahanan Salemba, Jumat malam.</p>



<p>&#8220;Hari ini di Bareksrim Polri ada penyerahan terpidana kasus korupsi Bank Bali sesuai putusan peninjauan kembali (PK) Mahkamah Agung atas nama Djoko Tjandra,&#8221; ujar Kabareskrim Polri Irjen Listyo Sigit Prabowo dalam konferensi pers di loby Bareskrim Polri.</p>



<p>Dalam agenda yang berlangsung pukul 21.00 WIB (31/7), dihadiri Kabareskrim dan Kepala Kejaksaan Tinggi Jakarta beserta Kepala Rutan Salemba.</p>



<p>Sejumlah pimpinan lembaga tersebut menandatangani surat berita acara serah terima.</p>



<p>&#8220;Malam ini juga secara administrasi penyerahan terpidana kasus saudara Djoko Tjandra yang nantinya Polri, Kejaksaan dan Kemenkum HAM malam ini hadir dan melihat prosesnya seperti apa,&#8221; katanya.</p>



<p>Agenda tersebut disusul penandatanganan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dari Polri ke Kejaksaan dan Kepala Rutan. (bgn/ant)20080102</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/kabareskrim-polri-irjen-listyo-sigit-prabowo-serahkan-djoko-tjandra-kepada-kejati-jakarta/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Buron Djoko Tjandra  Ditangkap</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/buron-djoko-tjandra-ditangkap-malam-takbiran-idul-adha/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=buron-djoko-tjandra-ditangkap-malam-takbiran-idul-adha</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/buron-djoko-tjandra-ditangkap-malam-takbiran-idul-adha/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 31 Jul 2020 00:44:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#bareskrimmabespolri]]></category>
		<category><![CDATA[#djokocandra]]></category>
		<category><![CDATA[#korupsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://baliglobalnews.com/?p=3137</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="782" height="495" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/07/candra.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/07/candra.jpg 782w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/07/candra-300x190.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/07/candra-768x486.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 782px) 100vw, 782px" /></div>Jakarta, Baliglobalnews Buronan&#160;Djoko Sugiarto Tjandra,&#160;yang lebih dikenal dengan Djoko Tjandra,&#160;akhirnya ditangkap di Kuala Lumpur, Malaysia,&#160;pada&#160;Kamis (30/7).&#160;Dia&#160;ditangkap oleh personel Polri dipimpin Kepala Badan Reserse Kriminal Polri,&#160;Komjen Pol.&#160;Listyo Sigit, dibantu Polisi Diraja Malaysia. Pria kelahiran Sanggau,&#160;27 Agustus 1950 yang beralamat di Jl.&#160;Simprug Golf I,&#160;No. 89,&#160;Kelurahan Grogol Selatan, Jakarta Selatan dibawa pulang ke Indonesia untuk diadili terkait kasus [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="782" height="495" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/07/candra.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/07/candra.jpg 782w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/07/candra-300x190.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/07/candra-768x486.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 782px) 100vw, 782px" /></div>
<p>Jakarta, Baliglobalnews </p>



<p>Buronan&nbsp;Djoko Sugiarto Tjandra,&nbsp;yang lebih dikenal dengan Djoko Tjandra,&nbsp;akhirnya ditangkap di Kuala Lumpur, Malaysia,&nbsp;pada&nbsp;Kamis (30/7).&nbsp;Dia&nbsp;ditangkap oleh personel Polri dipimpin Kepala Badan Reserse Kriminal Polri,&nbsp;Komjen Pol.&nbsp;Listyo Sigit, dibantu Polisi Diraja Malaysia.</p>



<p>Pria kelahiran Sanggau,&nbsp;27 Agustus 1950 yang beralamat di Jl.&nbsp;Simprug Golf I,&nbsp;No. 89,&nbsp;Kelurahan Grogol Selatan, Jakarta Selatan dibawa pulang ke Indonesia untuk diadili terkait kasus pengalihan hak tagih (<em>cessie</em>) antara PT Era Giat Prima (EGP) miliknya dengan Bank Bali pada Januari 1999.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="787" height="491" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/07/canddra.jpg" alt="" class="wp-image-3141" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/07/canddra.jpg 787w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/07/canddra-300x187.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/07/canddra-768x479.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 787px) 100vw, 787px" /><figcaption>Petugas kepolisian membawa buronan kasus korupsi pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali Djoko Tjandra (kanan) yang ditangkap di Malaysia menuju Bareskrim Polri setibanya di Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, Kamis (30/7/2020).</figcaption></figure>



<p>Tjandra atau Tjan Kok Hui tiba pukul 22.40 WIB di Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta pada saat bersamaan terdengar gemar takbir menyambut datangnya Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah.</p>



<p>Djoko Tjandra membuat perjanjian yang ditujukan untuk mencairkan piutang Bank Bali pada tiga bank, yakni&nbsp;Bank Dagang Nasional Indonesia, Bank Umum Nasional, dan Bank Bira senilai Rp3 triliun.&nbsp;Namun yang bisa dicairkan oleh EGP, setelah diverifikasi Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), hanya Rp&nbsp;904 miliar dari nilai transaksi Rp&nbsp;1,27 triliun di BDNI.&nbsp;Pencairan piutang Rp&nbsp;904 miliar itu juga melibatkan BPPN yang meminta Bank Indonesia melakukan pembayaran dana tersebut.</p>



<p>Kasus ini mencuat setelah muncul dugaan praktik suap dan korupsi dalam proses pencairan piutang tersebut.&nbsp;Pada saat itu, Pande Lubis adalah Wakil Ketua BPPN, Syahril Sabirin menjabat Gubernur Bank Indonesia, dan Djoko Tjandra adalah pemilik EGP.</p>



<p>Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan membebaskan Djoko Tjandra pada 28 Agustus 2000.&nbsp;Majelis Hakim PN Jakarta Selatan juga menyatakan uang Rp&nbsp;546,46 miliar dikembalikan kepada perusahaan milik Joko, PT EGP.&nbsp;Sedangkan uang Rp&nbsp;28,75 juta dikembalikan kepada Tjandra sebagai pribadi.</p>



<p>Jaksa Penuntut Umum (JPU), Antasari Azhar, sempat mengajukan kasasi, meskipun akhirnya ditolak oleh Mahkamah Agung.</p>



<p>Tersangka kedua, Pande Lubis juga dibebaskan majelis hakim PN Jakarta Selatan pada 23 November 2000. Namun, pada tingkat kasasi, MA menganggap putusan itu salah dan mengganjar Pande empat tahun penjara. Sedangkan Syahril Sabirin dibebaskan.</p>



<p>Putusan MA tersebut tidak membahas soal uang senilai Rp&nbsp;546,46 miliar yang dijadikan barang bukti.&nbsp;Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus),&nbsp;Marwan Effendy,&nbsp;mengatakan kejaksaan mendapat penawaran dari Djoko untuk&nbsp;mengembalikan uang Rp&nbsp;546,46 miliar tersebut, asal&nbsp;Kejaksaan mencabut pengajuan PK kasus Bank Bali.&nbsp;Namun, Jaksa Agung Hendarman Supandji tetap mengajukan Peninjauan Kembali (PK) ke Pengadilan Negeri (PN) Jaksel, setelah putusan kasasi MA pada Juni 2001 yang memenangkan dan membebaskan Djoko dari dakwaan.</p>



<p>Di lain pihak, dalam persidangan kasus suap 660 ribu dolar AS terhadap jaksa Urip Tri Gunawan, terungkap rekaman pembicaraan antara pengusaha Artalyta Suryani (Ayin) dan Kemas Yahya Rahman ketika masih menjadi Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus. Keduanya membicarakan tentang &#8216;Joker&#8217;, yang diduga adalah Djoko Tjandra yang sedang berperkara di Kejaksaan Agung.</p>



<p>KPK kemudian menyampaikan surat bernomor R1141/01/2008 tertanggal 24 April 2008 yang ditandatangani Wakil Ketua KPK saat itu Bibit Samad Riyanto untuk pencegahan Djoko Tjandra terkait penyidikan kasus jaksa Urip Tri Gunawan. Namun tidak disebutkan status Djoko Tjandra, apakah sebagai saksi atau tersangka.&nbsp;Dalam surat cekal bernomor 110/01/IV/2008 disebutkan Djoko Tjandra dicegah bepergian dalam kapasitas sebagai Direktur Utama PT Mulia Intan Lestari. Namun KPK kemudian mencabut status pencegahan, karena kurang alat bukti pada November 2008.</p>



<p>Polri berupaya memeriksa para pimpinan KPK terkait dugaan penyalahgunaan wewenang dalam penerbitan dan pencabutan status pencegahan terhadap pengusaha Djoko Tjandra. Dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yakni Chandra M. Hamzah dan Bibit Samad Rianto diperiksa selama delapan jam sebagai tersangka kasus penyalahgunaan wewenang di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (16/9/2009).</p>



<p>Sebelumnya, Mahkamah Agung (MA) mengabulkan permohonan peninjauan kembali (PK) yang diajukan oleh Kejaksaan Agung untuk Djoko Tjandra dan Syahril Sabirin, sehingga keduanya masing-masing dijatuhi hukuman dua tahun penjara dan denda Rp 15 juta.</p>



<p>Dalam petikan putusan MA nomor: 12PK/Pid.Sus/2009 pada 11 Juni 2009 untuk Djoko Tjandra disebutkan bahwa barang bukti berupa uang yang ada dalam rekening penampung atas nama rekening Bank Bali sejumlah Rp 546,468 miliar, dirampas untuk dikembalikan ke negara. Namun, satu hari sebelum putusan dikabulkannya permohonan PK yang diajukan Kejagung oleh MA, pada 11 Juni 2009, Djoko Tjandra sudah kabur ke Papua Nugini menggunakan pesawat carteran dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta pada 10 Juni 2009.</p>



<p>Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Marwan Effendy enggan menjawab soal adanya pembocoran putusan terkait kaburnya Djoko Tjandra tersebut.&nbsp;&#8221;Jangan&nbsp;<em>suudzon</em>&nbsp;(curiga) dulu. Dia kan punya bisnis di Port Moresby, PNG, ada adiknya dan kakaknya di sana. Punya perusahaan namanya Papindo.&nbsp;Kita sudah cekal (Djoko Tjandra) sejak 11 Juni 2009,&#8221;&nbsp;katanya lagi.</p>



<p>Kini, 11 tahun berlalu, Jaksa Agung Sanitiar (ST) Burhanuddin heran terpidana kasus pengalihan hak tagih Bank Bali Djoko Sugiarto Tjandra yang telah buron bertahun-tahun bisa datang ke Indonesia pada 8 Juni 2020.&nbsp;&#8221;Djoko Chandra datang ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk mendaftarkan Peninjauan Kembali,&#8221;&nbsp;ujar Jaksa Agung dalam rapat dengan Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen RI Senayan Jakarta, Senin (29/6/2020).</p>



<p>Adik kandung anggota DPR RI TB Hasanuddin itu heran kenapa terpidana bisa masuk ke Indonesia, padahal menurut aturan pencekalan, dia tidak bisa masuk ke Indonesia.</p>



<p>Menurut Dirjen Imigrasi Jhoni Ginting kepada Komisi III DPR RI, Senin (13/7), petugas Imigrasi tidak mengetahui bahwa Djoko Tjandra berstatus buronan.&nbsp;Jhoni beralasan petugas yang bertugas kala itu juga baru lulus studi. &#8221;Kalau dia masih 20 tahun, 23 tahun, baru lulus, dia enggak akan kenal ini Djoko Tjandra pagi-pagi datang,&#8221; kata Jhoni dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi III DPR, Senin, 13 Juli 2020.</p>



<p>Jhoni mengatakan Djoko Tjandra membuat paspor ke Kantor Imigrasi Jakarta Utara pada pukul 08.00 WIB pagi. Paspornya rampung satu hari berikutnya atau pada 23 Juni 2020.</p>



<p>Jhoni mengatakan paspor buronan Kasus Bank Bali diambil oleh seseorang yang membawa surat kuasa.&nbsp;Kemudian paspor diminta Imigrasi untuk dipulangkan pada 27 Juni 2020, setelah Imigrasi mendapatkan surat dari Kejaksaan Agung RI.</p>



<p>Dalam RDP dengan Komisi I DPR RI, Jhoni mengatakan paspor diminta dikembalikan dengan surat resmi yang dikirim ke rumah yang bersangkutan di Simprug.&nbsp;&#8221;Karena rumahnya kosong, kami titipkan suratnya kepada RT/RW setempat. Ketemu juga dengan orang kejaksaan di sana, Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Mereka melakukan, kami juga melakukan,&#8221;&nbsp;kata Jhoni, di Kompleks Parlemen RI, Senayan, Jakarta.</p>



<p>Ternyata, paspor betul-betul dipulangkan oleh yang bersangkutan ke Imigrasi via pos tanggal 5 Juli 2020.&nbsp;Jhoni pun heran, karena dari petunjuk pada paspor, paspor baru tersebut belum pernah dipergunakan karena tidak ditemukan cap stempel Imigrasi.&nbsp;Berarti, berdasarkan petunjuk yang ditemukan pada paspor, secara&nbsp;<em>de jure&nbsp;</em>Djoko dianggap tidak keluar dari Indonesia.</p>



<p>&#8221;De jure-nya dia di Indonesia. De jure, tapi de facto-nya ya bisa di mana-mana,&#8221;&nbsp;kata Jhoni sambil menggelengkan kepala.</p>



<p>Tiga Jenderal Diduga Terlibat</p>



<p>Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS Bareskrim Polri, Brigjen dari Bareskrim; Kadiv Hubinter Polri, Irjen Pol Napoleon Bonaparte, dan Sekretaris NCB Interpol Indonesia, Brigjen Pol Nugroho Slamet diduga terkait kasus Djoko Tjandra masuk ke Indonesia. Ketiganya langsung dimutasi jabatan oleh Kapolri Jenderal Pol Idham Azis.&nbsp;Hasil penyelidikan, Prasetijo diketahui mengeluarkan surat jalan bagi Djoko Tjandra atas inisiatif sendiri tanpa seizin pimpinan.</p>



<p>Tak hanya itu, pemberian surat keterangan sehat bebas Covid-19 untuk Tjandra juga melibatkan Prasetijo.</p>



<p>Kadiv Humas Polri Irjen menuturkan orang yang mendatangi RS Polri Said Sukanto, Jakarta untuk melakukan&nbsp;<em>rapid test&nbsp;</em>(tes cepat) terkait permintaan surat keterangan sehat bebas Covid-19 untuk Djoko Tjandra, bukanlah Djoko Tjandra sendiri. Namun orang tersebut mengaku sebagai Djoko Tjandra.</p>



<p>&#8221;Ada dua orang yang datang ke RS Kramat Jati (RS Said Sukanto), kemudian diterima oleh dokter dan dilakukan&nbsp;<em>rapid test</em>, hasilnya nonreaktif. Orang itu menyebut atas nama Djoko Tjandra, tidak menunjukkan KTP ya karena di situ ada Brigjen PU yang mendampingi,&#8221;&nbsp;ujar Argo.</p>



<p>Dengan surat jalan tersebut, Djoko Tjandra diduga melakukan perjalanan ke Pontianak, lalu terbang dengan pesawat pribadi ke Malaysia.&nbsp;Karo Korwas PPNS Bareskrim Polri, Brigjen Pol Prasetijo Utomo pun ditetapkan statusnya sebagai tersangka atas kaburnya terpidana Djoko Tjandra.</p>



<p>Menkopolhukam Mahfud MD mengatakan pada 20 Juli 2020, Komjen Pol Listyo Sigit mendatanginya untuk memberitahu skenario penangkapan kembali Djoko Tjandra.&nbsp;&#8221;Saya diberitahu tanggal 20 itu (Listyo) akan bertemu siapa, bagaimana menangkapnya (Djoko Tjandra). Sehingga sejak siang tanggal 20 itu, saya menganggap tugas saya sudah 90 persen lah, sudah selesai tinggal koordinasi,&#8221;&nbsp;katanya.</p>



<p>Mahfud percaya pada waktu itu, operasi Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit akan berhasil.&nbsp;Listyo pun berhasil menuntaskan tugasnya Kamis malam, 30 Juli 2020, dengan membawa pulang Djoko Tjandra ke Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta.</p>



<p>&#8221;Alhamdulillah berkat kerja sama Bareskrim dan Polisi Diraja Malaysia, Djoko Tjandra sudah berhasil kami tangkap,&#8221; ujarnya.&nbsp;(bgn/ant)20073101</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/buron-djoko-tjandra-ditangkap-malam-takbiran-idul-adha/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
