<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ditangkappolisi &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/ditangkappolisi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Wed, 28 Jul 2021 06:16:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>ditangkappolisi &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pejabat tinggi pengamanan mendiang presiden Haiti ditangkap polisi</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/pejabat-tinggi-pengamanan-mendiang-presiden-haiti-ditangkap-polisi/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=pejabat-tinggi-pengamanan-mendiang-presiden-haiti-ditangkap-polisi</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/pejabat-tinggi-pengamanan-mendiang-presiden-haiti-ditangkap-polisi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Marley]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Jul 2021 06:16:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[ditangkappolisi]]></category>
		<category><![CDATA[mendiangpresidenhaiti]]></category>
		<category><![CDATA[pejabattinggipengaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=36339</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="490" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/888-2.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/888-2.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/888-2-300x184.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/888-2-768x470.jpg 768w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Internasional, Baliglobalnews Seorang pejabat tinggi keamanan Presiden Haiti Jovenel Moise, yang tewas dibunuh, ditangkap oleh polisi karena dicurigai terlibat dalam rencana pembunuhan, kata pengacaranya pada Selasa (27/7). Penangkapan itu dilakukan ketika akun ajudan lainnya yang membahas tentang peristiwa pembunuhan tersebut bocor di media sosial. Koordinator Keamanan Presiden Haiti, Jean Laguel Civil, ditangkap pada Senin (26/7), [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="490" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/888-2.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/888-2.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/888-2-300x184.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/888-2-768x470.jpg 768w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Internasional, Baliglobalnews</p>



<p>Seorang pejabat tinggi keamanan Presiden Haiti Jovenel Moise, yang tewas dibunuh, ditangkap oleh polisi karena dicurigai terlibat dalam rencana pembunuhan, kata pengacaranya pada Selasa (27/7).</p>



<p>Penangkapan itu dilakukan ketika akun ajudan lainnya yang membahas tentang peristiwa pembunuhan tersebut bocor di media sosial.</p>



<p>Koordinator Keamanan Presiden Haiti, Jean Laguel Civil, ditangkap pada Senin (26/7), kata pengacara Reynold Georges kepada Reuters.</p>



<p>Penangkapan itu terjadi hampir tiga minggu setelah Moise dibunuh pada 7 Juli pada tengah malam di kediaman pribadinya di Port-au-Prince oleh satu kelompok yang terdiri atas lebih dari 20 orang, yang kebanyakan adalah tentara bayaran Kolombia.</p>



<p>Penangkapan Civil&nbsp;dilakukan menyusul penahanan sebelumnya terhadap anggota senior lainnya satuan keamanan Moise, Dimitri Herard.</p>



<p>Pada Selasa (27/7), sebuah memo bertanggal 10 Juli yang ditandatangani oleh Herard yang menjelaskan peristiwa malam pembunuhan itu bocor di media sosial. Namun, Reuters belum dapat memastikan keaslian memo tersebut.</p>



<p>Dalam dokumen tiga halaman itu, Herard mengatakan dia telah menerima panggilan bantuan dari Moise pada pukul 01.39 (waktu setempat) pada 7 Juli. Herard&nbsp;kemudian berangkat menuju kediaman presiden dan memerintahkan pengerahan bala bantuan.</p>



<p>Herard mencatat bahwa dia menerima kabar tentang &#8220;banyak ledakan&#8221; di dekat kediaman&nbsp;Moise dan meneruskan informasi itu ke petugas keamanan lainnya.</p>



<p>Di dekat pintu masuk, para petugas keamanan presiden dihadang oleh sejumlah pria berpakaian hitam yang memerintahkan mereka untuk mundur, dengan mengatakan bahwa mereka adalah bagian dari sebuah operasi oleh Drug Enforcement Administration (DEA) Amerika Serikat, kata Herard.</p>



<p>Karena personel keamanan kalah jumlah dan khawatir bahwa kelompok pria tersebut mungkin menawan Presiden Moise, pasukan&nbsp;Herard mundur. Mereka mulai merencanakan serangan terhadap musuh mereka setelah mengetahui tepat setelah pukul 03.00 pagi bahwa presiden telah meninggal, tambahnya.</p>



<p>Dalam pertempuran berikutnya pada sore hari tanggal 7 Juli, tiga warga Kolombia tewas, kata Herard, yang juga mencatat dalam memo bahwa tiga sandera polisi dibebaskan.</p>



<p>Namun, banyak pertanyaan yang belum terjawab tentang siapa yang berada di balik pembunuhan itu dan bagaimana para pembunuh itu bisa mendapatkan akses ke kediaman presiden.</p>



<p>Sementara pengacara Civil, Georges, mengatakan kepada Reuters bahwa Civil tidak bersalah.</p>



<p>&#8220;Pelaku sebenarnya adalah mereka yang memberikan izin kepada orang-orang Kolombia ini untuk memasuki Haiti; polisi harus menangkap mereka,&#8221; katanya.</p>



<p>Biro Investigasi Federal (FBI) Amerika Serikat melakukan penggerebekan terkait dengan pembunuhan Moise di sebuah&nbsp; daerah perumahan yang terjaga keamanannya di Florida, kata juru bicara FBI&nbsp;yang memberikan konfirmasi pada Selasa setelah media memberitakan tentang insiden tersebut.</p>



<p>&#8220;FBI dan (Departemen Keamanan Dalam Negeri AS) sedang menjalankan tugas penegakan hukum yang diperintahkan pengadilan di sekitar lokasi. Surat pernyataan yang mendukung surat perintah penggeledahan telah disahkan oleh pengadilan,&#8221; kata juru bicara FBI kepada Reuters dalam pernyataan, tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut.(bgn123)21072810</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/pejabat-tinggi-pengamanan-mendiang-presiden-haiti-ditangkap-polisi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polisi tangkap penanam ganja di Bandung beli bibit dari AS</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/polisi-tangkap-penanam-ganja-di-bandung-beli-bibit-dari-as/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=polisi-tangkap-penanam-ganja-di-bandung-beli-bibit-dari-as</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/polisi-tangkap-penanam-ganja-di-bandung-beli-bibit-dari-as/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Oct 2020 07:20:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[ditangkappolisi]]></category>
		<category><![CDATA[ditresnarkoba]]></category>
		<category><![CDATA[penanamganja]]></category>
		<category><![CDATA[poldajawabarat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=11742</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="764" height="485" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/ganja.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/ganja.jpeg 764w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/ganja-300x190.jpeg 300w" sizes="(max-width: 764px) 100vw, 764px" /></div>Nasional, Baliglobalews Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jawa Barat menangkap pria berinisial GG, penanam ganja yang mendapat bibitnya dari Amerika Serikat (AS). Direktur Reserse Narkoba Polda Jawa Barat, Kombes Pol Rudy Ahmad Sudrajat mengatakan ada lima batang pohon ganja yang ditanam di pot besar maupun pot kecil yang diduga ditanam oleh GG. &#8220;Tersangka Gun Gun [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="764" height="485" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/ganja.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/ganja.jpeg 764w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/ganja-300x190.jpeg 300w" sizes="auto, (max-width: 764px) 100vw, 764px" /></div>
<p>Nasional, Baliglobalews</p>



<p>Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jawa Barat menangkap pria berinisial GG, penanam ganja yang mendapat bibitnya dari Amerika Serikat (AS).</p>



<p>Direktur Reserse Narkoba Polda Jawa Barat, Kombes Pol Rudy Ahmad Sudrajat mengatakan ada lima batang pohon ganja yang ditanam di pot besar maupun pot kecil yang diduga ditanam oleh GG.</p>



<p>&#8220;Tersangka Gun Gun ini memberi semacam sinar ultraviolet, lampu, jadi di ruangan tertutup, kemudian dikasih bilik, supaya pertumbuhannya lebih cepat lagi,&#8221; kata Rudy di Polda Jawa Barat, Kota Bandung, Senin.</p>



<p>Rudy mengatakan, GG membeli bibit ganja itu dari AS melalui aplikasi media sosial Instagram. Lalu barang itu dikirim oleh penjual di AS melalui jasa ekspedisi pengiriman.</p>



<p>&#8220;Barang itu kan bisa keluar (dikirim) dari Amerika, di sana kan ganja itu legal, tapi kalau masuk ke Indonesia, ya bisa terlacak,&#8221; katanya.</p>



<p>Tersangka itu, kata Rudy, menanam ganja tersebut di rumah kontrakan milik kakaknya di Jalan Sekeloa Utara, Kota Bandung. Namun, kata dia, kakak tersebut tidak mengetahui kegiatan adiknya yang berkebun ganja.</p>



<p>Menurutnya, GG baru pertama kali mencoba menanam ganja tersebut. Meski begitu, kemungkinan ganja tersebut akan diperjualbelikan apabila sukses tumbuh dengan subur.</p>



<p>&#8220;Kemungkinan bisa saja membuka kebun ganja di sekitar rumahnya atau di mana, ini biji (bibit) ganjanya cukup banyak juga,&#8221; kata dia.</p>



<p>Atas perbuatannya, GG dijerat dengan Pasal 114 Ayat 2 dan atau Pasal 112 Ayat 2 dan atau Pasal 111 Ayat 2 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman paling berat yakni pidana mati. (bgn123)20101916</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/polisi-tangkap-penanam-ganja-di-bandung-beli-bibit-dari-as/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Guru pesantren di Nagan Raya ditangkap polisi diduga setubuhi santri</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/guru-pesantren-di-nagan-raya-ditangkap-polisi-diduga-setubuhi-santri/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=guru-pesantren-di-nagan-raya-ditangkap-polisi-diduga-setubuhi-santri</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/guru-pesantren-di-nagan-raya-ditangkap-polisi-diduga-setubuhi-santri/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[dev]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Sep 2020 04:07:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[ditangkappolisi]]></category>
		<category><![CDATA[gurupesantren]]></category>
		<category><![CDATA[setubuhisantri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=9300</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/IMG_20190612_212305.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/IMG_20190612_212305.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/IMG_20190612_212305-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/IMG_20190612_212305-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/IMG_20190612_212305-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Nasional, Baliglobalnews &#160;Polres Nagan Raya, Aceh, menangkap MZ (50) seorang guru di sebuah pesantren di Kecamatan Tadu Raya, Kabupaten Nagan Raya, karena diduga menyetubuhi seorang santrinya yang masih berusia sekitar 15 tahun. &#8220;Pelaku sudah kita tangkap dan saat ini sedang diperiksa untuk dimintai keterangan,&#8221; kata Kasat Reskrim Polres Nagan Raya AKP Fadilah Aditya Pratama SIK [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/IMG_20190612_212305.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/IMG_20190612_212305.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/IMG_20190612_212305-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/IMG_20190612_212305-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/IMG_20190612_212305-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Nasional, Baliglobalnews</p>



<p>&nbsp;Polres Nagan Raya, Aceh, menangkap MZ (50) seorang guru di sebuah pesantren di Kecamatan Tadu Raya, Kabupaten Nagan Raya, karena diduga menyetubuhi seorang santrinya yang masih berusia sekitar 15 tahun.</p>



<p>&#8220;Pelaku sudah kita tangkap dan saat ini sedang diperiksa untuk dimintai keterangan,&#8221; kata Kasat Reskrim Polres Nagan Raya AKP Fadilah Aditya Pratama SIK di Suka Makmue, Sabtu malam.</p>



<p>Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku MZ dan Seroja (bukan nama sebenarnya) ditangkap oleh sejumlah warga saat sedang berada di sebuah kamar (bilik) sebuah pesantren pada Jumat (25/9) malam sekira pukul 22.30 WIB.</p>



<p>Sejumlah warga yang penasaran dengan kedua pelaku tersebut berusaha mencari tahu apa yang dilakukan oleh kedua pelaku di dalam kamar.</p>



<p>&#8220;Warga sempat mencoba melihat ke dalam kamar/bilik asrama, namun suasana di dalam bilik gelap tidak ada penerangan,&#8221; kata AKP Fadilah.</p>



<p>Warga kemudian mendobrak pintu asrama dan kemudian menemukan MZ (50) dan Seroja (15) di dalam kamar.</p>



<p>Sejumlah warga kemudian membawa Seroja kepada orangtuanya.</p>



<p>&#8220;Karena keberatan, kemudian kasus tersebut dilaporkan ke Polres Nagan Raya untuk ditindak lanjuti dan diproses secara hukum yang berlaku,&#8221; kata AKP Fadilah menambahkan.</p>



<p>Atas perbuatannya, pelaku MZ diduga telah melakukan tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur.</p>



<p>Pelaku juga diduga melanggar Pasal 76D UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Pasal 81 ayat (1), ayat (2) dan ayat (3) UU.RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah penganti UURI Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan ke dua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi Undang-Undang, kata AKP Fadilah Aditya Pratama menuturkan.(bgn123)20092711</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/guru-pesantren-di-nagan-raya-ditangkap-polisi-diduga-setubuhi-santri/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
