<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>dideportasi &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/dideportasi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Thu, 04 Jan 2024 04:51:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>dideportasi &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Overstay, WN Inggris Dideportasi</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/overstay-wn-inggris-dideportasi/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=overstay-wn-inggris-dideportasi</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/overstay-wn-inggris-dideportasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Jan 2024 04:51:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BGN 008]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[dideportasi]]></category>
		<category><![CDATA[overstayWNinggris]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=87631</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="960" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/01/17042828776522314373155929425538.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/01/17042828776522314373155929425538.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/01/17042828776522314373155929425538-300x225.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/01/17042828776522314373155929425538-1024x768.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/01/17042828776522314373155929425538-768x576.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/01/17042828776522314373155929425538-86x64.jpg 86w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Denpasar Bali menindak seorang pria warga negara (WN) Inggris berinisial BAH (42) pada awal tahun 2024, dengan cara mendeportasinya, akibat overstay. &#8220;WNA ini melanggar Pasal 78 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, sehingga dilakukan langkah deportasi dan penangkalan,&#8221; kata Kepala Rudenim Denpasar Gede Dudy Duwita, pada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="960" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/01/17042828776522314373155929425538.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/01/17042828776522314373155929425538.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/01/17042828776522314373155929425538-300x225.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/01/17042828776522314373155929425538-1024x768.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/01/17042828776522314373155929425538-768x576.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/01/17042828776522314373155929425538-86x64.jpg 86w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Denpasar Bali menindak seorang pria warga negara (WN) Inggris berinisial BAH (42) pada awal tahun 2024, dengan cara mendeportasinya, akibat overstay.</p>



<p>&#8220;WNA ini melanggar Pasal 78 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, sehingga dilakukan langkah deportasi dan penangkalan,&#8221; kata Kepala Rudenim Denpasar Gede Dudy Duwita, pada Rabu (3/1/2024).</p>



<p>Dia menyebutkan orang asing pemegang izin tinggal yang telah berakhir masa berlakunya dan masih berada dalam wilayah Indonesia kurang dari 60 hari dari batas waktu izin tinggal dikenai biaya beban sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.</p>



<p>Dia menyatakan saat BAH tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada 29 September 2023, pria tersebut menggunakan visa on arrival untuk tujuan berlibur. Sebelumnya pada tahun 2022, BAH sempat diundang oleh seorang temannya yang memiliki sebuah restoran di Canggu, Badung.</p>



<p>Terinspirasi oleh keahlian bisnis temannya, BAH memilih Bali sebagai salah satu tempat tinggalnya. Sedangkan, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari di Bali, BAH bergantung pada pekerjaannya untuk beberapa perusaahan secara daring di Inggris dengan memasarkan produk konstruksi. Meskipun mengetahui pentingnya izin tinggal yang sah, dia mengaku tidak meninggalkan Indonesia saat VoA yang telah dia perpanjang berakhir pada 27 November 2023, karena ketidakmampuannya untuk membeli tiket pulang ke Inggris.</p>



<p>Mengetahui bahwa overstay di Indonesia dikenai biaya sebesar Rp1 juta per hari, dia merasa terjebak, karena situasi ekonomi yang sulit. &#8220;Pekerjaan yang dia jalankan tidak berjalan lancar, karena musim dingin di Inggris membuat banyak orang beristirahat dan tidak aktif bekerja. Kondisi ini membuatnya kesulitan untuk mengumpulkan uang yang dibutuhkan untuk membeli tiket kembali ke negara asalnya,&#8221; katanya.</p>



<p>Upaya untuk mencari bantuan dari Kedutaan Besar Inggris juga tidak membuahkan hasil, karena keluarganya di Inggris juga mengalami kesulitan keuangan. Meskipun kedutaan besar menjanjikan bantuan dalam pembelian tiket pulang, proses ini membutuhkan waktu yang cukup lama.</p>



<p>Atas keadaan tersebut BAH pun diamankan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI I Gusti Ngurah Rai dan didapati petugas bahwa dia telah melampaui izin tinggal yang telah diberikan (overstay) kurang dari 60 hari tepatnya selama 24 hari sehingga telah melanggar Pasal 78 Ayat 2.</p>



<p>&#8220;Walaupun dia berdalih hal tersebut adalah karena kealpaannya, Imigrasi tetap dapat melakukan tindakan administratif keimigrasian pendeportasian yang sejalan dengan asas ignorantia legis neminem excusat (ketidaktahuan akan hukum tidak membenarkan siapa pun, red.)&#8221; pungkas Dudy.</p>



<p>Selanjutnya dikarenakan pendeportasian belum dapat dilakukan maka Kanim Ngurah Rai menyerahkan BAH ke Rudenim Denpasar pada 21 Desember 2023 untuk didetensi dan diupayakan pendeportasiannya lebih lanjut.</p>



<p>Dudy menerangkan setelah BAH didetensi selama 13 hari di Rudenim Denpasar dan jajarannya berupaya ekstra dalam mengupayakan pendeportasiannya, akhirnya BAH dapat dideportasi ke kampung halamannya dengan seluruh biaya ditanggung oleh Konsulat Inggris di Bali dengan skema pinjaman.</p>



<p>Pria tersebut telah dideportasi melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada 2 Januari 2024, dengan tujuan akhir London Heathrow Airport, dengan dikawal petugas Rudenim Denpasar. BAH yang telah dideportasi akan dimasukkan dalam daftar penangkalan ke Direktorat Jenderal Imigrasi.</p>



<p>&#8220;Sesuai Pasal 102 Undang-undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, penangkalan dapat dilakukan paling lama enam bulan dan setiap kali dapat diperpanjang paling lama enam bulan. Selain itu penangkalan seumur hidup juga dapat dikenakan terhadap orang asing yang dianggap dapat mengganggu keamanan dan ketertiban umum. Namun demikian keputusan penangkalan lebih lanjut akan diputuskan Direktorat Jenderal Imigrasi dengan melihat dan mempertimbangkan seluruh kasusnya,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Berkaitan dengan pendeportasian WNA akibat pelanggaran overstay di awal tahun 2024 tersebut Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali, Romi Yudianto mengapresiasi kinerja jajaran Rudenim Denpasar Romi juga mengingatkan kepada seluruh jajaran untuk selalu meningkatkan kewaspadaan serta pengawasan terhadap WNA yang berada di Bali mengingat saat ini masih dalam suasana liburan tahun baru dan Bali merupakan salah satu destinasi wisata favorit di Indonesia. Hal ini membuat Bali menjadi sasaran bagi WNA untuk masuk dan tinggal di Indonesia secara ilegal. (bgn008)24010407</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/overstay-wn-inggris-dideportasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Langgar Administrasi Dan Jual Produk Herbal Di Bali, Dua Bule Rusia Dideportasi</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/langgar-administrasi-dan-jual-produk-herbal-di-bali-dua-bule-rusia-dideportasi/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=langgar-administrasi-dan-jual-produk-herbal-di-bali-dua-bule-rusia-dideportasi</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/langgar-administrasi-dan-jual-produk-herbal-di-bali-dua-bule-rusia-dideportasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Jan 2021 06:18:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Badung]]></category>
		<category><![CDATA[dideportasi]]></category>
		<category><![CDATA[duabulerusia]]></category>
		<category><![CDATA[jualprodukherbal]]></category>
		<category><![CDATA[langgaradministrasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=21602</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="540" height="1170" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20210127-WA0018.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20210127-WA0018.jpg 540w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20210127-WA0018-138x300.jpg 138w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20210127-WA0018-473x1024.jpg 473w" sizes="(max-width: 540px) 100vw, 540px" /></div>Badung, Baliglobalnews Karena melanggar administrasi izin tinggal serta menjual produk herbal di Pulau Bali, dua warga Belarusia bernama Siarhei Bautrukevich dan istrinya Volha Kobets beserta dua anaknya dideportasi ke negara asalnya. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Bali, Jamaruli Manihuruk saat dikonfirmasi di Denpasar, Bali, Rabu (27/1/2021) menerangkan, kedua warga asing ini [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="540" height="1170" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20210127-WA0018.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20210127-WA0018.jpg 540w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20210127-WA0018-138x300.jpg 138w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20210127-WA0018-473x1024.jpg 473w" sizes="auto, (max-width: 540px) 100vw, 540px" /></div>
<p>Badung, Baliglobalnews</p>



<p>Karena melanggar administrasi izin tinggal serta menjual produk herbal di Pulau Bali, dua warga Belarusia bernama Siarhei Bautrukevich dan istrinya Volha Kobets beserta dua anaknya dideportasi ke negara asalnya.</p>



<p>Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Bali, Jamaruli Manihuruk saat dikonfirmasi di Denpasar, Bali, Rabu (27/1/2021) menerangkan, kedua warga asing ini dideportasi karena, telah melakukan perbuatan pelanggaran keimigrasian sesuai dengan Pasal 75 ayat 1 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011, tentang Keimigrasian, dan kembali ke negaranya beserta kedua orang putra yang berusia 4 tahun dan 1 tahun.</p>



<p>&#8220;Pendeportasian terhadap dua warga Belarusia ini dilakukan 26 Januari 2021 Pukul 21.40 WIB, oleh tim Inteldakim Kantor Imigrasi kelas II TPI Singaraja, melalui Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta dengan penerbangan Turkish Airlines TK-57 (Jakarta-Istanbul) dengan tujuan akhir Minsk, Belarusia,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Berawal dari pengaduan masyarakat, Volha Kobets dibantu oleh suaminya Siarhei Bautrukevich terindikasi telah memproduksi, mempromosikan serta memasarkan produk&#8221; natural seperti sabun, shampo, tooth powder di sekitar Amed, Karangasem.</p>



<p>Pelaksanaan pengawasan keberangkatan thd yang bersangkutan dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan. Kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Diharapkan dengan adanya tindakan administratif keimigrasian ini dijadikan sebagai bentuk nyata penegakan hukum keimigrasian di wilayah kerja Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja.(bgn008)21012710</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/langgar-administrasi-dan-jual-produk-herbal-di-bali-dua-bule-rusia-dideportasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Viral Terjun Di Pesisir Laut Karangsem Gunakan Motor, Bule Rusia Berulah Dideportasi Imigrasi Bali</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/viral-terjun-di-pesisir-laut-karangsem-gunakan-motor-bule-rusia-berulah-dideportasi-imigrasi-bali/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=viral-terjun-di-pesisir-laut-karangsem-gunakan-motor-bule-rusia-berulah-dideportasi-imigrasi-bali</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/viral-terjun-di-pesisir-laut-karangsem-gunakan-motor-bule-rusia-berulah-dideportasi-imigrasi-bali/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 Jan 2021 13:50:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Badung]]></category>
		<category><![CDATA[bulerusia]]></category>
		<category><![CDATA[dideportasi]]></category>
		<category><![CDATA[gunakanmotor]]></category>
		<category><![CDATA[imigrasibali]]></category>
		<category><![CDATA[karangasem]]></category>
		<category><![CDATA[terjundipesisirlaut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=21335</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="852" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20210124-WA0047.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20210124-WA0047.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20210124-WA0047-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20210124-WA0047-1024x682.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20210124-WA0047-768x511.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20210124-WA0047-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>Badung, Baliglobalnews Sempat viral pemberitaan seorang WNA dengan akun Instagram @sergey_konsenko mengunggah video tengah melakukan aksi berbahaya dengan terjun ke laut sambil mengendarai sepeda motor pada Desember 2020, kini Bule Rusia ini dideportasi oleh Imigrasi Bali. Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Bali, Jamaruli Manihuruk di Badung, Minggu (24/1/2021) menuturkan video tersebut menjadi trending topik pada media [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="852" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20210124-WA0047.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20210124-WA0047.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20210124-WA0047-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20210124-WA0047-1024x682.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20210124-WA0047-768x511.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20210124-WA0047-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>
<p>Badung, Baliglobalnews</p>



<p>Sempat viral pemberitaan seorang WNA dengan akun Instagram @sergey_konsenko mengunggah video tengah melakukan aksi berbahaya dengan terjun ke laut sambil mengendarai sepeda motor pada Desember 2020, kini Bule Rusia ini dideportasi oleh Imigrasi Bali.</p>



<p>Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Bali, Jamaruli Manihuruk di Badung, Minggu (24/1/2021) menuturkan video tersebut menjadi trending topik pada media sosial maupun media mainstream pada 15 Desember 2020.</p>



<p>&#8220;Pendeportasian dilaksanakan Minggu sore, 24 Januari 2021 melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai menuju Bandara Soekarno-Hatta dan selanjutnya menuju ke negara asalnya,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Terhadap Sergei Kosenko dikenakan Tindakan Administratif Keimigrasian berupa Pendeportasian dan Penangkalan sebagaimana diatur dalam Pasal 75 ayat 1 dan 2 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 Tentang Keimigrasian.</p>



<p>Sehingga pihak Imigrasi mengambil langkah-langkah yang diambil terkait kasus tersebut antara lain, Melakukan pengecekan data perlintasan masuk terhadap Warga Negara Rusia, Sergei Kosenko pemegang Paspor Nomor 7562284 dengan masa berlaku 21 Oktober 2017 hingga 21 Oktober 2027, yang bersangkutan masuk ke Wilayah Indonesia tanggal 31 Oktober 2020 melalui TPI (Tempat Pemeriksaan Imigrasi) Soekarno Hatta dengan menggunakan Visa Kunjungan, Izin Tinggal Kunjungan yang bersangkutan berlaku sampai dengan tanggal 29 Desember 2020 dan telah diperpanjang sampai dengan tanggal 28 Januari 2021.</p>



<p>Berdasarkan data keimigrasian tercatat alamat Sergei Kosenko di Jalan Siligita Nusa Dua, namun yang bersangkutan mengaku tidak pernah mengetahui dan tidak pernah tinggal di alamat tersebut. Sergei Kosenko saat diperiksa mengaku sedang menyewa sebuah private villa di daerah Berawa, Canggu, yang bersangkutan juga pernah berpindah-pindah menginap di beberapa tempat di Bali dan Lombok, dan terakhir Sergei Kosenko tinggal di W Hotel Seminyak.</p>



<p>Dalam proses pemeriksaan terhadap Sergei Kosenko, diketahui yang bersangkutan membuat ulah kembali dengan mengadakan party tanpa memperhatikan protokol Kesehatan di daerah Badung dan diunggah di akun Instagram @sergey_kosenko pada Senin, 11 Januari 2021, kegiatan tersebut telah melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku salah satunya berupa Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 02 Tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional Dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).</p>



<p>Sehingga patut diduga Sergei Kosenko telah melakukan pelanggaran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 75 ayat (1) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 Tentang Keimigrasian, yang menentukan bahwa Pejabat Imigrasi berwenang melakukan Tindakan Administratif terhadap Orang Asing yang berada di Wilayah Indonesia yang melakukan kegiatan berbahaya dan patut diduga membahayakan keamanan dan ketertiban umum atau tidak menghormati atau tidak mentaati peraturan perundang-undangan</p>



<p>Selain itu, dari hasil pemeriksaan diketahui pula bahwa Sergei Kosenko telah melakukan kegiatan-kegiatan seperti menjadi seorang duta yang mewakili kegiatan dari perusahaan tertentu, mengundang investor, dan menjadi seorang marketing dengan mempromosikan produk sebuah perusahaan tertentu, yang dalam hal ini kegiatannya tidak sesuai dengan persetujuan telex visa B211B dibawah seorang penjamin dari sebuah PT.</p>



<p>Sehingga patut diduga Sergei Kosenko telah melakukan pelanggaran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 122 huruf a jo. Pasal 123 huruf b Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.(bgn008)21012401</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/viral-terjun-di-pesisir-laut-karangsem-gunakan-motor-bule-rusia-berulah-dideportasi-imigrasi-bali/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Viral Karena Ajakan LGBT Di Bali, Dua Warga Amerika Dideportasi</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/viral-karena-ajakan-lgbt-di-bali-dua-warga-amerika-dideportasi/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=viral-karena-ajakan-lgbt-di-bali-dua-warga-amerika-dideportasi</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/viral-karena-ajakan-lgbt-di-bali-dua-warga-amerika-dideportasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Jan 2021 03:37:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Badung]]></category>
		<category><![CDATA[amerika]]></category>
		<category><![CDATA[bali]]></category>
		<category><![CDATA[buleamerika]]></category>
		<category><![CDATA[dideportasi]]></category>
		<category><![CDATA[duawarga]]></category>
		<category><![CDATA[lgbt]]></category>
		<category><![CDATA[viral]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=21103</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1024" height="768" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20210121-WA0017.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20210121-WA0017.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20210121-WA0017-300x225.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20210121-WA0017-768x576.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20210121-WA0017-86x64.jpg 86w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></div>Badung, Baliglobalnews Dua wanita warga asal Amerika Serikat yakni Kristen Antoinette Gray (28 tahun) dan Saundra Michelle Alexander (29 tahun) akhirnya dilakukan deportasi, Kamis (21/1/2021) pukul 04.00 WIB, oleh Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar melalui Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta. Kedua wanita ini dideportasi karena cuitannya akun twitter @kristentootietanggal [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1024" height="768" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20210121-WA0017.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20210121-WA0017.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20210121-WA0017-300x225.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20210121-WA0017-768x576.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20210121-WA0017-86x64.jpg 86w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></div>
<p>Badung, Baliglobalnews</p>



<p>Dua wanita warga asal Amerika Serikat yakni Kristen Antoinette Gray (28 tahun) dan Saundra Michelle Alexander (29 tahun) akhirnya dilakukan deportasi, Kamis (21/1/2021) pukul 04.00 WIB, oleh Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar melalui Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta.</p>



<p>Kedua wanita ini dideportasi karena cuitannya akun twitter @kristentootie<br>tanggal 17 Januari 2021 berupa ajakan bagi orang asing untuk pindah ke Bali pada masa pandemic corona dan Pulau Dewata sangat nyaman untuk LGBTQ+.</p>



<p>&#8220;Yang bersangkutan hari ini dideportasi mengunakan pesawat America Airlines operated by japan airlines AA8497 dan AA8408, dengan waktu<br>keberangkatan Pukul 06.35 WIB, dengan tujuan Jakarta – Tokyo – Los Angeles,&#8221; kata Kepala Kantor Wilayah Bali Jamaruli Manihuruk saat dikonfirmasi di Denpasar.</p>



<p>Kedua wanita asal Amerika ini juga dilakukan pencekalan datang lagi ke Indoensia umumnya dan Bali khususnya akibat perbuatannya itu.</p>



<p>&#8220;Deportasi dilaksanakan dengan lancar. Dimana sebelumnya, kedua WNA ini sempat ditahan di ruang deteni Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Sebelumnya, Kristen Antoinette Gray sempat viral karena cuitannya akun twitter @kristentootie tanggal 17 Januari 2021 berupa ajakan bagi orang asing untuk pindah ke Bali pada masa pandemi corona.</p>



<p>Kristen Gray tinggal di Bali bersama kekasihnya, Saundra Michelle<br>Alexander. Yang bersangkutan juga menyatakan bisa memberikan kemudahan masuk ke Bali melalui agen yang direkomendasikan serta menawarkan biaya hidup di Bali yang murah, nyaman dan ramah bagi LGBTQ+.</p>



<p>Selain di Twitter hal tersebut juga dimuat dalam ebook dengan harga 30 dolar Amerika dan dilanjutkan dengan konsultasi seharga 50 dolar Amerika selama 45 menit.</p>



<p>Sehubungan dengan hal tersebut, kedua Warga Negara Amerika Serikat tersebut telah melanggar Pasal 75 Undang-undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian dan namanya dimasukkan dalam daftar Penangkalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 75 ayat 2 huruf (a) dan (f) Undang-undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.(bgn008)21012103</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/viral-karena-ajakan-lgbt-di-bali-dua-warga-amerika-dideportasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Warga Turki Lebihi Izin Tinggal Di Bali Dideportasi</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/warga-turki-lebihi-izin-tinggal-di-bali-dideportasi/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=warga-turki-lebihi-izin-tinggal-di-bali-dideportasi</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/warga-turki-lebihi-izin-tinggal-di-bali-dideportasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Jan 2021 03:09:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[bali]]></category>
		<category><![CDATA[dideportasi]]></category>
		<category><![CDATA[lebihiizintinggal]]></category>
		<category><![CDATA[wargaturki]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=20625</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="768" height="1024" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20210114-WA0013.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20210114-WA0013.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20210114-WA0013-225x300.jpg 225w" sizes="auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Seorang warga Turki bernama Mehmet Kamil Kucuk dilakukan upaya deportasi karena melebihi izin tingal (overstay) di Pulau Dewata, dimana pendeportasian warga Rusia ini diawasi ketat saat keberangkatannya oleh tim Inteldakim Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja, Bali, Kamis (14/1/2021). Kakanwil Kemenkumham Bali, Jamaruli Manihuruk saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pengawasan keberangkatan dan pendeportasian yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="768" height="1024" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20210114-WA0013.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20210114-WA0013.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20210114-WA0013-225x300.jpg 225w" sizes="auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Seorang warga Turki bernama Mehmet Kamil Kucuk dilakukan upaya deportasi karena melebihi izin tingal (overstay) di Pulau Dewata, dimana pendeportasian warga Rusia ini diawasi ketat saat keberangkatannya oleh tim Inteldakim Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja, Bali, Kamis (14/1/2021).</p>



<p>Kakanwil Kemenkumham Bali, Jamaruli Manihuruk saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pengawasan keberangkatan dan pendeportasian yang semula dilaksanakan pada Rabu (13 Januari 2021) pukul 21.40 WIB, akhirnya diundur pada Kamis (14 Januari 2020) pukul 01.00 WIB.</p>



<p>&#8220;Ini dikarenakan pesawat mengalami keterlambatan kedatangan sehingga keberangkatan pada pagi dini hari tadi, yang diterbangkan di Bandar Udara Internasional Soekarno &#8211; Hatta dengan penerbangan Turkish Airlines TK 57 tujuan Istanbul, Turki,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Ia menerangkan, Mehmet diketahui melebihi izin tinggal Kunjungan, yang hanya berlaku hingga 30 September 2020, sehingga bule Turki ini dikenakan Tindakan Administratif Keimigrasian berupa Deportasi.</p>



<p>&#8220;Dia juga dilakukan penangkalan karena telah melakukan pelanggaran keimigrasian sesuai dengan Pasal 78 ayat 3 Undang &#8211; Undang Nomor 6 Tahun 2011, tentang keimigrasian, dimana yang bersangkutan overstay selama 82 hari,&#8221; katanya.</p>



<p>Dengan adanya tindakan administratif keimigrasian ini, lanjut Jamaruli, dapat dijadikan sebagai bentuk nyata penegakan hukum keimigrasian di wilayah kerja Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja.</p>



<p>&#8220;Pelaksanaan pengawasan keberangkatan terhadap yang bersangkutan dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar,&#8221; terangnya.(bgn008)21011407</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/warga-turki-lebihi-izin-tinggal-di-bali-dideportasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
