<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>dewanpers &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/dewanpers/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Sat, 18 Jun 2022 12:31:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>dewanpers &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dewan Pers Apresiasi Pejabat Publik yang Dukung Profesionalisme Pers￼</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/dewan-pers-apresiasi-pejabat-publik-yang-dukung-profesionalisme-pers%ef%bf%bc/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=dewan-pers-apresiasi-pejabat-publik-yang-dukung-profesionalisme-pers%25ef%25bf%25bc</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/dewan-pers-apresiasi-pejabat-publik-yang-dukung-profesionalisme-pers%ef%bf%bc/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Jun 2022 12:31:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[dewanpers]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=52104</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1080" height="592" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/06/IMG-20220618-WA0046-1.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/06/IMG-20220618-WA0046-1.jpg 1080w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/06/IMG-20220618-WA0046-1-300x164.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/06/IMG-20220618-WA0046-1-1024x561.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/06/IMG-20220618-WA0046-1-768x421.jpg 768w" sizes="(max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /></div>Jakarta, Baliglobalnews Video viral tentang audiensi jurnalis dengan Kapolres Sampang, AKBP Arman, di Mapolres Sampang, Jawa Timur, pada Selasa (14/6) mendapat perhatian serius dari Dewan Pers. Dalam cuplikan video itu, Kapolres menyatakan hanya akan melayani insan pers yang tersertifikasi dan perusahaan pers yang sudah terverifikasi di Dewan Pers. Pernyataan Kapolres ini sempat dipersoalkan oleh beberapa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1080" height="592" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/06/IMG-20220618-WA0046-1.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/06/IMG-20220618-WA0046-1.jpg 1080w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/06/IMG-20220618-WA0046-1-300x164.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/06/IMG-20220618-WA0046-1-1024x561.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/06/IMG-20220618-WA0046-1-768x421.jpg 768w" sizes="(max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /></div>
<p>Jakarta, Baliglobalnews</p>



<p>Video viral tentang audiensi jurnalis dengan Kapolres Sampang, AKBP Arman, di Mapolres Sampang, Jawa Timur, pada Selasa (14/6) mendapat perhatian serius dari Dewan Pers. Dalam cuplikan video itu, Kapolres menyatakan hanya akan melayani insan pers yang tersertifikasi dan perusahaan pers yang sudah terverifikasi di Dewan Pers. Pernyataan Kapolres ini sempat dipersoalkan oleh beberapa jurnalis.</p>



<p>Menanggapi video yang viral itu, Dewan Pers langsung mengadakan diskusi pada Jumat (17/6) di Jakarta. Anggota Dewan Pers yang hadir dalam diskusi adalah M Agung Dharmajaya (Wakil Ketua), Asmono Wikan (Anggota dan Ketua Komisi Pemberdayaan Organisasi), Ninik Rahayu (Anggota dan Ketua Komisi Penelitian, Pendataan, dan Ratifikasi), serta Paulus Tri Agung Kristanto (Anggota dan Ketua Komisi Pendidikan dan Pengembangan Profesi).</p>



<p>Berikut ini pernyataan Dewan Pers dalam siaran pers yang diterima Redaksi Baliglobalnews pada Sabtu (18/6) tentang audiensi pernyataan Kapolres Sampang:</p>



<p>1. Dewan Pers mendukung penuh setiap upaya para pejabat publik, termasuk TNI/Polri dalam mendorong wartawan dan perusahaan pers semakin profesional.</p>



<p>2. Profesionalisme wartawan dan perusahaan pers dalam hemat Dewan Pers ditandai antara lain oleh sertifikasi bagi wartawan dan verifikasi perusahaan pers yang diselenggarakan oleh Dewan Pers.</p>



<p>3. Pernyataan Kapolres Sampang, AKBP Arman, di hadapan jajaran Polres dan media di Sampang beberapa waktu lalu, yang meminta agar wartawan harus tersertifikasi dan perusahaan pers sudah lulus verifikasi oleh Dewan Pers, patut diapresiasi. Dewan Pers berharap semakin banyak pejabat publik dan penegak hukum bersikap senada dengan Kapolres Sampang, guna mendorong kian mekarnya profesionalisme wartawan dan perusahaan pers di Indonesia.</p>



<p>4. Dewan Pers berharap agar wartawan dan perusahaan pers yang sudah lulus mengikuti sertifikasi dan verifikasi senantiasa bekerja berlandaskan UU Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Perlu ditegaskan, bahwa Dewan Pers tidak mengakui kegiatan sertifikasi wartawan yang diselenggarakan oleh organisasi lain, di luar yang dilaksanakan oleh Dewan Pers bersama para lembaga uji yang telah ditunjuk.</p>



<p>(bgn003)22061810<a href="https://baliglobalnews.com/tahun-2023-transaksi-bbtf-ditargetkan-rp-52-triliun%ef%bf%bc/"></a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/dewan-pers-apresiasi-pejabat-publik-yang-dukung-profesionalisme-pers%ef%bf%bc/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dewan Pers Optimis MK Menolak Judical Review UU 40 Tahun 1999 Tentang Pers</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/dewan-pers-optimis-mk-menolak-judical-review-uu-40-tahun-1999-tentang-pers/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=dewan-pers-optimis-mk-menolak-judical-review-uu-40-tahun-1999-tentang-pers</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/dewan-pers-optimis-mk-menolak-judical-review-uu-40-tahun-1999-tentang-pers/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gusde]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Oct 2021 01:43:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[dewanpers]]></category>
		<category><![CDATA[menolakjudicalreview]]></category>
		<category><![CDATA[mk]]></category>
		<category><![CDATA[uu40th1999]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=40326</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="639" height="458" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/10/pers.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/10/pers.jpg 639w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/10/pers-300x215.jpg 300w" sizes="(max-width: 639px) 100vw, 639px" /></div>Jakarta, Baliglobalnews Dewan Pers berharap Mahkamah Konstitusi (MK) menolak judical review atau uji materi Undang-undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Permohonan judicial review UU Pers 40/1999 ini diajukan/dimohonkan oleh Heintje Grontson Mandagie, Hans M. Kawengian dan Soegiharto Santoso selaku para pemohon melalui kuasanya pada Kantor Hukum Mustika Raja Law pada 12 Agustus 2021. Mereka [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="639" height="458" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/10/pers.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/10/pers.jpg 639w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/10/pers-300x215.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 639px) 100vw, 639px" /></div>
<p>Jakarta, Baliglobalnews</p>



<p>Dewan Pers berharap Mahkamah Konstitusi (MK) menolak judical review atau uji materi Undang-undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.</p>



<p>Permohonan judicial review UU Pers 40/1999 ini diajukan/dimohonkan oleh Heintje Grontson Mandagie, Hans M. Kawengian dan Soegiharto Santoso selaku para pemohon melalui kuasanya pada Kantor Hukum Mustika Raja Law pada 12 Agustus 2021. Mereka mengatasnamakan anggota Dewan Pers Indonesia.</p>



<p>Adapun pasal-pasal dalam UU Pers 40/1999 yang diujimaterikan yakni pasal 15 ayat (2) huruf f dan Pasal 15 ayat (3). Pasal 15 ayat (2) huruf f berbunyi &#8220;Dewan Pers melaksanakan fungsi-fungsi sebagai berikut: Dalam huruf f menyebut Dewan Pers memfasilitasi organisasi-organisasi pers dalam menyusun peraturan-peraturan di bidang pers dan meningkatkan kualitas profesi kewartawanan.&#8221;</p>



<p>Sementara Pasal 15 ayat (3) menyebut Keanggotaan Dewan Pers sebagaimana dimaksud dalam ayat (3) pasal ini ditetapkan dengan Keputusan Presiden.</p>



<p>Para pemohon dalam petitumnya meminta kepada Mahkamah Konstitusi untuk memutuskan bahwa Pasal 15 ayat (2) huruf f dan Pasal 15 ayat (5) UU Pers 40/1999 bertentangan dengan UUD NRI 1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat.</p>



<p>Tiga orang pemohon dalam petitumnya beralasan Pasal 15 ayat (2) huruf f dan Pasal 15 ayat (5) UU tersebut bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat.</p>



<p>Ketua Dewan Pers Muhammad Nuh mengatakan, pemerintah selaku salah satu termohon melalui keterangan resminya pada persidangan 11 Oktober 2021 di MK, yang dibacakan oleh Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Kementerian Komunikasi dan Informatika, Usman Kansong, dengan komitmen yang kuat dan tegas, mengakui keberadaan Dewan Pers yang lahir melalui mandat dan amanat UU Pers 40/1999 hingga saat ini.</p>



<p>Persidangan itu turut dihadiri Dewan Pers selaku pihak terkait, dan para perwakilan konstituen Dewan Pers. &#8220;Pemerintah menyebut para pemohon dalam hal ini tidak dalam posisi dirugikan, dikurangi, atau setidak-tidaknya dihalang-halangi hak konstitusionalnya dengan keberlakuan ketentuan Pasal 15 ayat (2) huruf f dan Pasal 15 ayat (5) UU Pers,&#8221; kata M. Nuh.</p>



<p>Selain itu, masih kata M. Nuh, pemerintah juga menyebut para pemohon tidak memiliki kerugian atas hak konstitusional berdasarkan UUD NRI 1945. Dalil para pemohon dalam permohonan judicial review tidak jelas (obscuur libel).</p>



<p>Berkenaan implementasi Pasal 15 ayat (2) huruf f UU Pers 40/1999, M. Nuh mengatakan, hal tersebut lebih kepada konsensus di antara organisasi-organisasi pers agar terciptanya suatu peraturan-peraturan bidang pers yang kohesif yang dapat memayungi seluruh insan pers.</p>



<p>&#8220;Sehingga tidak terdapat peraturan-peraturan organisasi pers yang bersifat terpisah, sporadis, dan bahkan justru bertentangan antara satu dengan yang lainnya, yang akan menyebabkan ketidakpastian hukum dalam penyelenggaraan kemerdekaan pers dan menghambat terciptanya peningkatan kehidupan pers nasional yang sehat,&#8221; terang M. Nuh.</p>



<p>Pemerintah juga menyebut dalam Pasal 15 ayat (1) UU Pers 40/1999 telah jelas memberikan nomenklatur &#8220;Dewan Pers&#8221; dan tidak ada nomenklatur-nomenklatur lainnya dalam Pasal 15 UU Pers. Sehingga apabila Para Pemohon mendalilkan &#8220;organisasinya&#8221; bernama &#8220;Dewan Pers Indonesia&#8221; maka itu bukanlah nomenklatur dan entitas yang dimaksud dalam Pasal 15 ayat (1) UU Pers.</p>



<p>&#8220;Berdasarkan hal tersebut, Dewan Pers Indonesia tidak memerlukan penetapan dari Presiden dalam bentuk Keputusan Presiden, dan tidak ditanggapinya permohonan penetapan Anggota Dewan Pers Indonesia oleh Presiden bukanlah suatu perlakuan diskriminatif yang melanggar Pasal 28D ayat (1) dan Pasal 28I ayat (2) UUD NRI 1945 melainkan suatu tindakan yang telah sesuai hukum yang berlaku,&#8221; papar M. Nuh.</p>



<p>Dengan demikian organisasi dan/atau forum yang menamakan dirinya Dewan Pers Indonesia bukanlah Dewan Pers sebagaimana diatur dalam Pasal 15 UU Pers 40/1999.</p>



<p>Pasal 15 ayat (5) UU Pers 40/1999 yang merujuk Pasal 15 ayat (3) UU Pers 40/1999 perihal pelaksanaan pemilihan Anggota Dewan Pers oleh insan pers, sesungguhnya normanya telah mencerminkan suatu tindakan yang demokratis pada masing-masing organisasi sesuai lingkup kewenangannya.</p>



<p>&#8220;Dan Presiden bukanlah orang yang menentukan terpilih atau tidaknya seseorang menjadi Anggota Dewan Pers karena Anggota Dewan Pers telah dipilih oleh masing-masing organisasi yang menaungi setiap unsur dalam Pasal 15 ayat (3) UU PERS 40/1999,&#8221; lanjutnya.</p>



<p>Dalam keterangan resminya, pemerintah juga berpendapat Para Pemohon tidak memenuhi kualifikasi sebagai pihak yang memiliki kedudukan hukum (legal standing) sebagaimana ditentukan dalam Pasal 51 ayat (1) UU MK sebagaimana telah diubah dengan UU 8/2011, maupun berdasarkan putusan-putusan MK terdahulu (vide Putusan Nomor: 006/PUU-III/2005 dan Putusan Nomor 11/PUU-V/2007).</p>



<p>&#8220;Dewan Pers menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh insan pers termasuk konstituen Dewan Pers dan seluruh elemen masyarakat lainnya yang telah bersama-sama mengawal kemerdekaan pers dengan memberikan perhatian terhadap perkara permohonan judicial review di Mahkamah Konstitusi ini,&#8221; katanya.</p>



<p>M. Nuh menegaskan bahwa Dewan Pers tetap dan selalu berkomitmen melaksanakan tugas dan fungsinya sebagaimana amanat UU Pers 40/1999 dalam rangka mengembangkan kemerdekaan pers dan meningkatkan kehidupan pers nasional. Tentunya bersama-sama konstituen Dewan Pers dan masyarakat sipil lainnya menjaga dan melawan adanya upaya mendelegitimasi Dewan Pers dan UU Pers 40/1999 dari pihak manapun.</p>



<p>M. Nuh juga menegaskan bahwa berbagai peraturan-peraturan pers dibuat dan disusun oleh para konstituen yang difasilitasi oleh Dewan Pers, secara keseluruhan memberikan pedoman dan standar yang diikuti oleh organisasi pers baik organisasi wartawan maupun organisasi perusahaan pers.</p>



<p>Dia mengimbau masyarakat insan pers dan elemen masyarakat lainnya agar tidak terpengaruh dan terprovokasi dengan adanya upaya dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk mediskreditkan Dewan Pers melalui segala cara dan segala saluran informasi apapun.</p>



<p>&#8220;Karena itu diharapkan selalu menguji dan memverifikasi informasi tersebut kepada Dewan Pers dan perwakilan Konstituen Dewan Pers,&#8221; katanya.</p>



<p>Dia pun mengajak semua insan pers tetap menjaga pers Indonesia sebagai salah satu pilar demokrasi, menjaga dan melawan terhadap upaya-upaya pelemahan kemerdekaan pers yang profesional dan bertanggung jawab yang terus menerus disempurnakan. (bgn003)21101701</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/dewan-pers-optimis-mk-menolak-judical-review-uu-40-tahun-1999-tentang-pers/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dewan Pers: Kebebasan pers hadapi disrupsi media sosial</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/dewan-pers-kebebasan-pers-hadapi-disrupsi-media-sosial/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=dewan-pers-kebebasan-pers-hadapi-disrupsi-media-sosial</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/dewan-pers-kebebasan-pers-hadapi-disrupsi-media-sosial/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gusde]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 May 2021 03:46:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[dewanpers]]></category>
		<category><![CDATA[disrupsimedsos]]></category>
		<category><![CDATA[kebebasanpers]]></category>
		<category><![CDATA[mediasosial]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=28329</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/IMG_20191008_171509.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/IMG_20191008_171509.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/IMG_20191008_171509-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/IMG_20191008_171509-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/IMG_20191008_171509-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Nasional, Baliglobalnews Anggota Dewan Pers Ahmad Djauhar mengatakan kebebasan pers yang semakin membaik saat ini, dihadapkan pada disrupsi yang salah satunya berasal dari perkembangan media sosial. &#8220;Masih terdapat beberapa &#8216;kerikil tajam&#8217; yang sering mendisrupsi kemerdekaan dan kebebasan pers itu, terutama di provinsi tertentu. Disrupsi itu kadang berasal dari teknologi, yakni media sosial yang tidak mengusung [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="533" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/IMG_20191008_171509.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/IMG_20191008_171509.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/IMG_20191008_171509-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/IMG_20191008_171509-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/05/IMG_20191008_171509-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Nasional, Baliglobalnews</p>



<p>Anggota Dewan Pers Ahmad Djauhar mengatakan kebebasan pers yang semakin membaik saat ini, dihadapkan pada disrupsi yang salah satunya berasal dari perkembangan media sosial.</p>



<p>&#8220;Masih terdapat beberapa &#8216;kerikil tajam&#8217; yang sering mendisrupsi kemerdekaan dan kebebasan pers itu, terutama di provinsi tertentu. Disrupsi itu kadang berasal dari teknologi, yakni media sosial yang tidak mengusung jurnalisme,&#8221; ujar Ahmad Djauhar dihubungi dari Jakarta, Senin.</p>



<p>Pernyataan itu disampaikan Ahmad Djauhar bertepatan dengan peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia atau World Press Freedom Day 3 Mei 2021.</p>



<p>Dia mengatakan kondisi kebebasan pers secara keseluruhan cenderung semakin membaik. hal itu terbukti dari hasil survei Indeks Kemerdekaan Pers (IKP) yang diselenggarakan Dewan Pers di 34 provinsi seluruh Indonesia.</p>



<p>Namun disrupsi dari pelaku media sosial yang tidak mengusung jurnalisme, menjadi tantangan tersendiri bagi kemerdekaan dan kebebasan pers.</p>



<p>&#8220;Karena mereka, untuk beberapa kasus justru membuat keruh informasi yang seharusnya diterima dengan jernih oleh masyarakat,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Ahmad Djauhar yang juga merupakan Ketua Komisi Penelitian, Pendataan dan Ratifikasi Pers Dewan Pers menyampaikan, jika saja para pelaku media sosial menjiwai jurnalisme, maka apa yang disampaikan akan memperkaya khasanah informasi di kalangan masyarakat.</p>



<p>Jurnalisme, kata dia, pada dasarnya adalah prinsip memverifikasi setiap informasi yang disampaikan kepada khalayak. Sehingga, khalayak menerima informasi yang betul-betul valid atau sahih.</p>



<p>Dalam hal ini, menurut dia, apabila terdapat informasi yang kurang jernih, maka pers sebagai institusi media pengusung jurnalisme bertugas untuk membuatnya sejernih mungkin dan memperkaya informasi itu dari berbagai sudut pandang.</p>



<p>&#8220;Sehingga sempurna lah informasi tersebut selayaknya kebutuhan masyarakat di alam demokrasi ini,&#8221; jelasnya.(bgn123)21050306</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/dewan-pers-kebebasan-pers-hadapi-disrupsi-media-sosial/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dewan Pers Imbau Semua Pihak tak Layani Permintaan THR dari Media</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/dewan-pers-imbau-semua-pihak-tak-layani-permintaan-thr-dari-media/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=dewan-pers-imbau-semua-pihak-tak-layani-permintaan-thr-dari-media</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/dewan-pers-imbau-semua-pihak-tak-layani-permintaan-thr-dari-media/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gusde]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Apr 2021 15:22:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Badung]]></category>
		<category><![CDATA[dewanpers]]></category>
		<category><![CDATA[imbausemuapihak]]></category>
		<category><![CDATA[media]]></category>
		<category><![CDATA[permintaanthr]]></category>
		<category><![CDATA[tidakmelayani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=28082</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="763" height="568" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/04/IMG-20210429-WA00432.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/04/IMG-20210429-WA00432.jpg 763w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/04/IMG-20210429-WA00432-300x223.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/04/IMG-20210429-WA00432-86x64.jpg 86w" sizes="auto, (max-width: 763px) 100vw, 763px" /></div>Badung, Baliglobalnews Dewan Pers mengimbau kepada semua pihak untuk tidak melayani permintaan tunjangan hari raya (THR), permintaan barang, permintaan sumbangan dalam bentuk apapun dari yang mengatasnamakan media baik dari organisasi pers, perusahaan pers, maupun organisasi wartawan. Hal itu disampaikan Ketua Dewan Pers, Muhammad Nuh, untuk menghindari penipuan dan penyalahgunaan profesi wartawan oleh para oknum yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="763" height="568" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/04/IMG-20210429-WA00432.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/04/IMG-20210429-WA00432.jpg 763w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/04/IMG-20210429-WA00432-300x223.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/04/IMG-20210429-WA00432-86x64.jpg 86w" sizes="auto, (max-width: 763px) 100vw, 763px" /></div>
<p>Badung, Baliglobalnews</p>



<p>Dewan Pers mengimbau kepada semua pihak untuk tidak melayani permintaan tunjangan hari raya (THR), permintaan barang, permintaan sumbangan dalam bentuk apapun dari yang mengatasnamakan media baik dari organisasi pers, perusahaan pers, maupun organisasi wartawan.</p>



<p>Hal itu disampaikan Ketua Dewan Pers, Muhammad Nuh, untuk menghindari penipuan dan penyalahgunaan profesi wartawan oleh para oknum yang mengaku-ngaku sebagai wartawan, organisasi wartawan, organisasi perusahaan pers, ataupun media.</p>



<p>Menurut Muhammad Nuh, sikap Dewan Pers tersebut dilandasi sikap moral dan etika profesi dalam menjaga kepercayaan publik dan menegakan integritas serta menjunjung tinggi nilai-nilai profesionalisme kewartawanan. Juga untuk mendukung upaya pemberantasan praktik korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN).</p>



<p>&#8220;Dewan Pers tidak bisa menolerir adanya praktik buruk dimana wartawan, perusahaan pers, atau organisasi wartawan yang semakin banyak bermunculan pada saat ini meminta-minta sumbangan, bingkisan ataupun THR,&#8221; katanya Kamis (29/4).</p>



<p>Dia menegaskan pemberian THR kepada wartawan menjadi kewajiban setiap perusahaan pers kepada pegawai dan wartawannya. &#8220;Bila ada oknum wartawan yang mengaku dari media ataupun sebuah organisasi wartawan menghubungi Bapak/Ibu, wajib untuk menolaknya. Apabila mereka meminta dengan cara memaksa, memeras, dan/atau bahkan mengancam, sebaiknya mencatat identitas atau nomor telepon atau alamat mereka dan melaporkannya ke kantor polisi terdekat. &#8220;Selain itu Bapak/Ibu bisa melaporkannya kepada Dewan Pers,&#8221; tandasnya. (bgn003)21042928</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/dewan-pers-imbau-semua-pihak-tak-layani-permintaan-thr-dari-media/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
