<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>desamengwitani &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/desamengwitani/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Wed, 02 Sep 2026 11:37:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>desamengwitani &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Digelar Setiap 5 Tahun, Desa Adat Mengwitani Gelar Rangkaian Karya Yadnya Massal</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/digelar-setiap-5-tahun-desa-adat-mengwitani-gelar-rangkaian-karya-yadnya-massal-2/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=digelar-setiap-5-tahun-desa-adat-mengwitani-gelar-rangkaian-karya-yadnya-massal-2</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/digelar-setiap-5-tahun-desa-adat-mengwitani-gelar-rangkaian-karya-yadnya-massal-2/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bali Globalnews]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Sep 2026 11:37:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Badung]]></category>
		<category><![CDATA[Pemda Badung]]></category>
		<category><![CDATA[bupatiadiarnawa]]></category>
		<category><![CDATA[desamengwitani]]></category>
		<category><![CDATA[karyayadnyamassal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=132507</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1600" height="1066" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/09/Karya-Yadnya-Massal-2-1.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/09/Karya-Yadnya-Massal-2-1.jpeg 1600w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/09/Karya-Yadnya-Massal-2-1-300x200.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/09/Karya-Yadnya-Massal-2-1-1024x682.jpeg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/09/Karya-Yadnya-Massal-2-1-768x512.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/09/Karya-Yadnya-Massal-2-1-1536x1023.jpeg 1536w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/09/Karya-Yadnya-Massal-2-1-450x300.jpeg 450w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></div>Mangupura, Baliglobalnews Krama Desa Adat Mengwitani, Kecamatan Mengwi, menggelar rangkaian karya yadnya massal pada Selasa (1/9/2026). Kegiatan keagamaan berskala besar yang dipusatkan di Jaba Sisi Pura Dalem Brerong, Desa Adat Mengwitani, tersebut meliputi karya sawa, atma wedana, mapetik, menek kelih, metatah, hingga sanan empeg. Karya massal tersebut menjadi momentum penting bagi krama setempat untuk mengukuhkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1600" height="1066" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/09/Karya-Yadnya-Massal-2-1.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/09/Karya-Yadnya-Massal-2-1.jpeg 1600w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/09/Karya-Yadnya-Massal-2-1-300x200.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/09/Karya-Yadnya-Massal-2-1-1024x682.jpeg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/09/Karya-Yadnya-Massal-2-1-768x512.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/09/Karya-Yadnya-Massal-2-1-1536x1023.jpeg 1536w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/09/Karya-Yadnya-Massal-2-1-450x300.jpeg 450w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></div><p class="v1gmail-MsoNoSpacing">Mangupura, Baliglobalnews</p>
<p class="v1gmail-MsoNoSpacing">Krama Desa Adat Mengwitani, Kecamatan Mengwi, menggelar rangkaian karya yadnya massal pada Selasa (1/9/2026). Kegiatan keagamaan berskala besar yang dipusatkan di Jaba Sisi Pura Dalem Brerong, Desa Adat Mengwitani, tersebut meliputi karya sawa, atma wedana, mapetik, menek kelih, metatah, hingga sanan empeg. Karya massal tersebut menjadi momentum penting bagi krama setempat untuk mengukuhkan nilai gotong royong sekaligus melestarikan tradisi adat dan agama di tengah modernisasi.</p>
<p class="v1gmail-MsoNoSpacing">Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa hadir ngupasaksi sekaligus mengikuti prosesi ngias sangga sebagai bentuk dukungan dan apresiasi nyata dari Pemerintah Kabupaten Badung. Bupati Adi Arnawa menyampaikan bahwa pelaksanaan karya ini merupakan bukti nyata bakti krama Desa Adat Mengwitani kepada para leluhur. &#8220;Semoga dengan pelaksanaan karya ini, leluhur kita yang sudah meninggal mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan yang Maha Esa/Ida Hyang Widhi Wasa,&#8221; ujarnya.</p>
<p class="v1gmail-MsoNoSpacing">Adi Arnawa berharap semangat kebersamaan ini dapat terus dijaga oleh masyarakat demi kedamaian wilayah. &#8220;Astungkara dengan karya ini juga meningkatkan semangat persatuan dan gotong-royong antar-krama serta memberikan keselamatan dan kerahayuan untuk Desa Adat Mengwitani. Semoga pelaksanaan karya ini berjalan lancar dan sukses,&#8221; katanya.</p>
<p class="v1gmail-MsoNoSpacing">Sementara Bendesa Adat Mengwitani I Putu Wendra menyampaikan rangkaian karya telah dimulai sejak 21 Agustus lalu dan puncaknya akan berlangsung pada 3 September 2026. Berdasarkan awig-awig (aturan adat) di Desa Mengwitani, karya massal ini digelar secara berkala setiap lima tahun sekali, atau dalam siklus besar 30 tahun sekali. Dia juga menyampaikan apresiasi mendalam atas sinergi yang kuat antara krama desa dan pemerintah daerah dalam menyukseskan upacara suci ini.</p>
<p class="v1gmail-MsoNoSpacing">Wendra merinci karya sawa dan atma wedana kali ini diawali dengan upacara pengabenan 2 sawa, penglungahan 59, dan penyekahan 102 sawa. Sedangkan untuk manusia yadnya diikuti oleh 57 peserta mesangih (metatah), 15 peserta menek kelih, 76 peserta mepetik, dan 2 peserta prosesi sanan empeg. &#8220;Perlu saya jelaskan, prosesi sanan empeg itu diperuntukkan kepada seseorang yang ditinggal meninggal oleh kakak dan adik,&#8221; katanya.</p>
<p class="v1gmail-MsoNoSpacing">Hadir Anggota DPRD Badung I Made Rai Wirata, jajaran Forkopimda Badung, Camat Mengwi I Nyoman Suhartana beserta unsur Tripika Kecamatan, Bendesa Madya Majelis Desa Adat Kabupaten Badung IB Gede Widnyana, MDA Kecamatan Mengwi, Perbekel Desa Mengwitani I Nyoman Suardana beserta jajaran perangkat desa, dan tokoh masyarakat setempat. (*/bgn003)26090201</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/digelar-setiap-5-tahun-desa-adat-mengwitani-gelar-rangkaian-karya-yadnya-massal-2/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Digelar Setiap 5 Tahun, Desa Adat Mengwitani Gelar Rangkaian Karya Yadnya Massal</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/digelar-setiap-5-tahun-desa-adat-mengwitani-gelar-rangkaian-karya-yadnya-massal/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=digelar-setiap-5-tahun-desa-adat-mengwitani-gelar-rangkaian-karya-yadnya-massal</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/digelar-setiap-5-tahun-desa-adat-mengwitani-gelar-rangkaian-karya-yadnya-massal/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Sep 2026 11:18:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Badung]]></category>
		<category><![CDATA[desamengwitani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=132503</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1600" height="1066" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/09/Karya-Yadnya-Massal-2.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/09/Karya-Yadnya-Massal-2.jpeg 1600w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/09/Karya-Yadnya-Massal-2-300x200.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/09/Karya-Yadnya-Massal-2-1024x682.jpeg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/09/Karya-Yadnya-Massal-2-768x512.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/09/Karya-Yadnya-Massal-2-1536x1023.jpeg 1536w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/09/Karya-Yadnya-Massal-2-450x300.jpeg 450w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></div>Mangupura, Baliglobalnews Krama Desa Adat Mengwitani, Kecamatan Mengwi, menggelar rangkaian karya yadnya massal pada Selasa (1/9/2026). Kegiatan keagamaan berskala besar yang dipusatkan di Jaba Sisi Pura Dalem Brerong, Desa Adat Mengwitani, tersebut meliputi karya sawa, atma wedana, mapetik, menek kelih, metatah, hingga sanan empeg. Karya massal tersebut menjadi momentum penting bagi krama setempat untuk mengukuhkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1600" height="1066" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/09/Karya-Yadnya-Massal-2.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/09/Karya-Yadnya-Massal-2.jpeg 1600w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/09/Karya-Yadnya-Massal-2-300x200.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/09/Karya-Yadnya-Massal-2-1024x682.jpeg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/09/Karya-Yadnya-Massal-2-768x512.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/09/Karya-Yadnya-Massal-2-1536x1023.jpeg 1536w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2026/09/Karya-Yadnya-Massal-2-450x300.jpeg 450w" sizes="auto, (max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></div><p>Mangupura, Baliglobalnews</p>
<p>Krama Desa Adat Mengwitani, Kecamatan Mengwi, menggelar rangkaian karya yadnya massal pada Selasa (1/9/2026). Kegiatan keagamaan berskala besar yang dipusatkan di Jaba Sisi Pura Dalem Brerong, Desa Adat Mengwitani, tersebut meliputi karya sawa, atma wedana, mapetik, menek kelih, metatah, hingga sanan empeg. Karya massal tersebut menjadi momentum penting bagi krama setempat untuk mengukuhkan nilai gotong royong sekaligus melestarikan tradisi adat dan agama di tengah modernisasi.</p>
<p>Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa hadir ngupasaksi sekaligus mengikuti prosesi ngias sangga sebagai bentuk dukungan dan apresiasi nyata dari Pemerintah Kabupaten Badung. Bupati Adi Arnawa menyampaikan bahwa pelaksanaan karya ini merupakan bukti nyata bakti krama Desa Adat Mengwitani kepada para leluhur. &#8220;Semoga dengan pelaksanaan karya ini, leluhur kita yang sudah meninggal mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan yang Maha Esa/Ida Hyang Widhi Wasa,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Adi Arnawa berharap semangat kebersamaan ini dapat terus dijaga oleh masyarakat demi kedamaian wilayah. &#8220;Astungkara dengan karya ini juga meningkatkan semangat persatuan dan gotong-royong antar-krama serta memberikan keselamatan dan kerahayuan untuk Desa Adat Mengwitani. Semoga pelaksanaan karya ini berjalan lancar dan sukses,&#8221; katanya. </p>
<p>Sementara Bendesa Adat Mengwitani I Putu Wendra menyampaikan rangkaian karya telah dimulai sejak 21 Agustus lalu dan puncaknya akan berlangsung pada 3 September 2026. Berdasarkan awig-awig (aturan adat) di Desa Mengwitani, karya massal ini digelar secara berkala setiap lima tahun sekali, atau dalam siklus besar 30 tahun sekali. Dia juga menyampaikan apresiasi mendalam atas sinergi yang kuat antara krama desa dan pemerintah daerah dalam menyukseskan upacara suci ini.</p>
<p>Wendra merinci karya sawa dan atma wedana kali ini diawali dengan upacara pengabenan 2 sawa, penglungahan 59, dan penyekahan 102 sawa. Sedangkan untuk manusia yadnya diikuti oleh 57 peserta mesangih (metatah), 15 peserta menek kelih, 76 peserta mepetik, dan 2 peserta prosesi sanan empeg. &#8220;Perlu saya jelaskan, prosesi sanan empeg itu diperuntukkan kepada seseorang yang ditinggal meninggal oleh kakak dan adik,&#8221; katanya.</p>
<p>Hadir Anggota DPRD Badung I Made Rai Wirata, jajaran Forkopimda Badung, Camat Mengwi I Nyoman Suhartana beserta unsur Tripika Kecamatan, Bendesa Madya Majelis Desa Adat Kabupaten Badung IB Gede Widnyana, MDA Kecamatan Mengwi, Perbekel Desa Mengwitani I Nyoman Suardana beserta jajaran perangkat desa, dan tokoh masyarakat setempat. (*/bgn003)26090201</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/digelar-setiap-5-tahun-desa-adat-mengwitani-gelar-rangkaian-karya-yadnya-massal/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sekda Badung Pimpin Rapat Terkait TPST di Desa Mengwitani</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/sekda-badung-pimpin-rapat-terkait-tpst-di-desa-mengwitani/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=sekda-badung-pimpin-rapat-terkait-tpst-di-desa-mengwitani</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/sekda-badung-pimpin-rapat-terkait-tpst-di-desa-mengwitani/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 Oct 2021 13:12:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemda Badung]]></category>
		<category><![CDATA[desamengwitani]]></category>
		<category><![CDATA[sekdabadung]]></category>
		<category><![CDATA[TPST]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=41088</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="853" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/10/Sekda-rapat-TPST-13.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/10/Sekda-rapat-TPST-13.jpeg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/10/Sekda-rapat-TPST-13-300x200.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/10/Sekda-rapat-TPST-13-1024x682.jpeg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/10/Sekda-rapat-TPST-13-768x512.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/10/Sekda-rapat-TPST-13-450x300.jpeg 450w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>Badung, Baliglobalnews Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung melaksanakan rapat terkait Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Desa Mengwitani. Rapat dipimpin Sekda Badung, I Wayan Adi Arnawa, di Puspem Badung, Jumat (29/10). Sekda Adi Arnawa mengatakan sesuai laporan dari Kepala Dinas LHK, perlu dilakukan langkah-langkah dalam upaya pasca penutupan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="853" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/10/Sekda-rapat-TPST-13.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/10/Sekda-rapat-TPST-13.jpeg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/10/Sekda-rapat-TPST-13-300x200.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/10/Sekda-rapat-TPST-13-1024x682.jpeg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/10/Sekda-rapat-TPST-13-768x512.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/10/Sekda-rapat-TPST-13-450x300.jpeg 450w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>
<p>Badung, Baliglobalnews</p>



<p>Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung melaksanakan rapat terkait Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Desa Mengwitani. Rapat dipimpin Sekda Badung, I Wayan Adi Arnawa, di Puspem Badung, Jumat (29/10).</p>



<p>Sekda Adi Arnawa mengatakan sesuai laporan dari Kepala Dinas LHK, perlu dilakukan langkah-langkah dalam upaya pasca penutupan TPST di suwung. Dimana TPST Samtaku yang berada di wilayah Jimbaran sudah bisa memenuhi dalam pengelolaan sampah, namun dilihat dari keseluruhan volume sampah yang ada di Kabupaten Badung belum bisa terpenuhi.</p>



<p>&#8220;Berangkat dari kondisi itu, Bapak Bupati Badung sudah mendorong untuk melakukan kerjasama dengan pihak Ketiga. Terkait aset milik Pemerintah Kabupaten Badung yang berada di wilayah Desa Mengwitani, dengan memanfaatkan aset yang kita miliki untuk dijadikan langkah awal di samping juga mengkaji daripada pemanfaatan aset pengelolaan barang milik daerah (BMD), sesuai dengan Permendagri Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016, tentang Pedoman Barang Milik, agar tidak terjadi hal yang kita inginkan,&#8221; katanya.</p>



<p>Sementara Kadis LHK I Wayan Puja dalam laporannya mengatakan hasil dari keputusan rapat pada tanggal 27 September 2021, perlu dibangun teknologi di wilayah Desa Mengwitani sekaligus memerintahkan BPKAD untuk melakukan penilaian aset. &#8220;Kami dari DLHK Kabupaten Badung sudah berkoordinasi dengan PT Remaja (Reciki Mantap Jaya) yang akan kita ajak kerjasama dalam penanganan sampah dengan menggunakan teknologi Radial Basis Function (RBF) di Mengwitani dengan kapasitas 300 ton/hari. Lokasi nanti akan menggunakan aset Pemkab Badung berupa tanah dan bangunan, dengan luas tanah TPST Mengwitani 2,6 Ha. Untuk tanah yang disewa seluas 8.100,00m2 (81 are), Bangunan dengan luas 5.966,23 m2, mesin 3 unit. Dari pihak BPKAD menunjuk Applied Research In Society and Organizations (APRESO) untuk melakukan penilaian dengan angka Rp 448.234.000 yang akan kita tawarkan kepada PT Remaja per tahun,&#8221; katanya.</p>



<p>Turut hadir Inspektur Kabupaten Badung sekaligus Plt. BPKAD Luh Suryaniti, Bagian Kerjasama Setda Badung, Bagian Hukum dan HAM serta Direktur PT Remaja I Nyoman Sutarma bersama jajaran selaku pihak ketiga. (bgn003)21102913</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/sekda-badung-pimpin-rapat-terkait-tpst-di-desa-mengwitani/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tim Gabungan Pantau Pelaksanaan PPKM Darurat Desa Mengwi</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/tim-gabungan-pantau-pelaksanaan-ppkm-darurat-desa-mengwi/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=tim-gabungan-pantau-pelaksanaan-ppkm-darurat-desa-mengwi</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/tim-gabungan-pantau-pelaksanaan-ppkm-darurat-desa-mengwi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gusde]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Jul 2021 10:11:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Badung]]></category>
		<category><![CDATA[desamengwitani]]></category>
		<category><![CDATA[PPKM]]></category>
		<category><![CDATA[timyustisigabungan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=35962</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1040" height="780" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG-20210723-WA0027.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG-20210723-WA0027.jpg 1040w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG-20210723-WA0027-300x225.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG-20210723-WA0027-1024x768.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG-20210723-WA0027-768x576.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG-20210723-WA0027-86x64.jpg 86w" sizes="auto, (max-width: 1040px) 100vw, 1040px" /></div>Badung, Baliglobalnews Tim Yustisi gabungan Polri dan instansi terkait memantau langsung penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 di wilayah Desa Mengwitani, Kecamatan Mengwi. Badung, pada Jumat (23/7). Penertiban sesuai Instruksi Mendagri008 No. 15 tahun 2021 maupun Instruksi Inmendagri No. 16 tahun 2021 tentang larangan pedagang non esensial. &#8220;Selain pasar, titik pemantauan kita juga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1040" height="780" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG-20210723-WA0027.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG-20210723-WA0027.jpg 1040w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG-20210723-WA0027-300x225.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG-20210723-WA0027-1024x768.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG-20210723-WA0027-768x576.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG-20210723-WA0027-86x64.jpg 86w" sizes="auto, (max-width: 1040px) 100vw, 1040px" /></div>
<p>Badung, Baliglobalnews</p>



<p>Tim Yustisi gabungan Polri dan instansi terkait memantau langsung penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 di wilayah Desa Mengwitani, Kecamatan Mengwi. Badung, pada Jumat (23/7).</p>



<p>Penertiban sesuai Instruksi Mendagri008 No. 15 tahun 2021 maupun Instruksi Inmendagri No. 16 tahun 2021 tentang larangan pedagang non esensial.</p>



<p>&#8220;Selain pasar, titik pemantauan kita juga menyasar pemukiman warga yang rawan akan kerumunan seperti upacara keagamaan,&#8221; ujar Panit Binmas Polsek Mengwi, Ipda Made Pineh.</p>



<p>Ipda Pineh menyebutkan sekarang yang terpenting adalah menjaga masyarakat tetap disiplin prokes, agar tidak jadi korban berikutnya.</p>



<p>PPKM level 3 ini, kata dia, memperketat beberapa aturan seperti pelaksanaan pembagian BST yang dilaksanakan oleh beberapa desa/kelurahan di Kecamatan Mengwi agar kurangi kerumunan dan pembatasan jam operasional pasar, dan pembatasan jumlah tamu untuk pernikahan sebanyak 30 orang dan&nbsp; dilarang menggelar resepsi. (bgn003)21072316</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/tim-gabungan-pantau-pelaksanaan-ppkm-darurat-desa-mengwi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
