<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>desakpemerintahperketatPSBB &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/desakpemerintahperketatpsbb/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Fri, 18 Jun 2021 12:52:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>desakpemerintahperketatPSBB &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>WHO Soroti Covid di Indonesia, Desak Pemerintah Perketat PSBB</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/who-soroti-covid-di-indonesia-desak-pemerintah-perketat-psbb/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=who-soroti-covid-di-indonesia-desak-pemerintah-perketat-psbb</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/who-soroti-covid-di-indonesia-desak-pemerintah-perketat-psbb/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Marley]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Jun 2021 12:52:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[desakpemerintahperketatPSBB]]></category>
		<category><![CDATA[WHOsorsotidiindonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=32822</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="915" height="611" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/14666.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/14666.jpg 915w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/14666-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/14666-768x513.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/14666-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 915px) 100vw, 915px" /></div>Jakarta, Baliglobalnews&#160; Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)&#160;menyoroti peningkatan kasus infeksi&#160;Covid-19 di Indonesia yang dipicu oleh varian-varian baru. WHO mendesak Pemerintah Indonesia untuk memperketat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). WHO, seperti diberitakan&#160;news.detik.com, mencatat peningkatan drastis tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit atau&#160;bed occupancy ratio (BOR) telah menjadi kekhawatiran besar dan memerlukan penerapan langkah-langkah kesehatan dan sosial [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="915" height="611" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/14666.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/14666.jpg 915w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/14666-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/14666-768x513.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/06/14666-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 915px) 100vw, 915px" /></div>
<p>Jakarta, Baliglobalnews&nbsp;</p>



<p><a href="https://detik.com/tag/who" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)&nbsp;</a>menyoroti peningkatan kasus infeksi&nbsp;Covid-19 di Indonesia yang dipicu oleh varian-varian baru. WHO mendesak Pemerintah Indonesia untuk memperketat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).</p>



<p>WHO, seperti diberitakan&nbsp;<a href="http://news.detik.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">news.detik.com</a>, mencatat peningkatan drastis tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit atau&nbsp;<em>bed occupancy ratio (BOR</em>) telah menjadi kekhawatiran besar dan memerlukan penerapan langkah-langkah kesehatan dan sosial masyarakat yang lebih ketat, termasuk PSBB.</p>



<figure class="wp-block-table"><table><tbody><tr><td>&#8221;Dengan meningkatnya penularan karena&nbsp;<em>variants of concern</em>, diperlukan tindakan segera untuk mengatasi situasi di banyak provinsi,&#8221; kata&nbsp;<a href="https://detik.com/tag/who" target="_blank" rel="noreferrer noopener">WHO</a>&nbsp;dalam laporan situasinya pada Kamis (17/6) yang diberitakan<em>&nbsp;Associated Press</em>, Jumat (18/6).</td></tr></tbody></table></figure>



<p>Lonjakan infeksi virus Corona telah terlihat minggu ini di Provinsi DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur. Semuanya berlokasi di Jawa, pulau terpadat di Indonesia dengan lebih dari 17.000 pulau.</p>



<p>Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) DKI Jakarta Widyastuti, mengungkapkan tiga varian baru Corona telah ditemukan di wilayah Jakarta. Tiga varian tersebut adalah Alpha, yang ditemukan pertama kali di Inggris; Beta di Afrika Selatan; dan terakhir, varian Delta di India.</p>



<p>Diketahui 19 kasus varian baru Covid-19 telah masuk ke Ibu Kota. Sebagian besar dari mereka yang terpapar virus tersebut adalah pekerja migran. Widyastuti menyebut 5 dari 19 orang tersebut merupakan warga negara Indonesia. Saat ini kelima orang tersebut telah dinyatakan sembuh. Yang lima berasal dari warga negara Indonesia, tapi sudah sembuh dan sehat.</p>



<figure class="wp-block-table"><table><tbody><tr><td>Hingga saat ini Widyastuti belum mengetahui asal penularan virus dari kelima orang tersebut. Adapun keempat belas orang yang belum dinyatakan sembuh kini masih menjalani karantina di Wisma Atlet Pademangan, Jakarta Utara.</td></tr></tbody></table></figure>



<p>Indonesia telah melaporkan<a rel="noreferrer noopener" href="https://www.detik.com/tag/virus-corona" target="_blank"> lebih dari 1,9 juta kasus Corona </a>sejak pandemi dimulai, dengan lebih dari 53.700 kematian, jumlah korban tertinggi di Asia Tenggara. Angka-angka itu dianggap lebih kecil dari angka sebenarnya, karena kurangnya pengujian yang meluas. (bgn003)21061823</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/who-soroti-covid-di-indonesia-desak-pemerintah-perketat-psbb/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
