<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#celepukvskupukupu &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/celepukvskupukupu/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Sun, 12 Jul 2020 10:29:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>#celepukvskupukupu &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Wagub Cok Ace Buka Lomba Layangan Virtual Libatkan 380 Rare Angon</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/wagub-cok-ace-buka-lomba-layangan-virtual-libatkan-380-rare-angon/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=wagub-cok-ace-buka-lomba-layangan-virtual-libatkan-380-rare-angon</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/wagub-cok-ace-buka-lomba-layangan-virtual-libatkan-380-rare-angon/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Jul 2020 10:29:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Provinsi Bali]]></category>
		<category><![CDATA[#celepukvskupukupu]]></category>
		<category><![CDATA[#cokace]]></category>
		<category><![CDATA[#covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[#layanglayang]]></category>
		<category><![CDATA[#lomba]]></category>
		<category><![CDATA[#virtual]]></category>
		<category><![CDATA[#wagubbali]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://baliglobalnews.com/?p=1250</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="853" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200712-WA0012.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200712-WA0012.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200712-WA0012-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200712-WA0012-1024x682.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200712-WA0012-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200712-WA0012-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>Denpasar, Bali Global News Wakil Gubernur Bali,&#160;Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace),&#160;membuka lomba layangan virtual&#160;kedua&#160;celepuk vs kupu-kupu vs celepuk di Beach Club Restaurant Puri Santrian,&#160;Sanur, Minggu (12/7). Lomba layangan diikuti 380 peserta yang tak hanya berasal dari Bali, tapi juga melibatkan peserta dari Lombok dan Sulawesi. Dalam sambutan singkatnya, Wagub Cok Ace mengapresiasi ide [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="853" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200712-WA0012.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200712-WA0012.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200712-WA0012-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200712-WA0012-1024x682.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200712-WA0012-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200712-WA0012-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>
<p>Denpasar, Bali Global News</p>



<p>Wakil Gubernur Bali,&nbsp;Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace),&nbsp;membuka lomba layangan virtual&nbsp;kedua&nbsp;celepuk vs kupu-kupu vs celepuk di Beach Club Restaurant Puri Santrian,&nbsp;Sanur, Minggu (12/7). Lomba layangan diikuti 380 peserta yang tak hanya berasal dari Bali, tapi juga melibatkan peserta dari Lombok dan Sulawesi.</p>



<p>Dalam sambutan singkatnya, Wagub Cok Ace mengapresiasi ide kreatif penggagas lomba laying-layang virtual yang digelar di tengah pandemi Covid-19 ini. Selain mengakomodasi aspirasi dan penyaluran hobi para rare angon (sebutan bagi pemain layang-layang).</p>



<p>Menurut&nbsp;Wagub,&nbsp;kegiatan itu&nbsp;menjadi momentum yang baik bagi dunia pariwisata untuk mulai bangkit dari keterpurukan.</p>



<p>Guru Besar ISI Denpasar itu berharap lomba semacam itu dijadikan momentum untuk menunjukkan pada dunia bahwa Bali telah siap memasuki tatanan kehidupan era baru dengan menerapkan protokol kesehatan pada berbagai sektor, termasuk pariwisata. Dia juga berharap ketatnya protokol kesehatan yang diterapkan di objek wisata dan sarana akomodasi terus diunggah di media sosial, sehingga dunia luar tahu bahwa Bali sangat konsen terhadap penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.</p>



<p>&#8221;Mari kita tunjukkan pada dunia luar bahwa Bali dengan pesona keindahan alamnya siap menerima wisatawan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat,&#8221;&nbsp;ujar penglingsir Puri Ubud itu.</p>



<p>Lebih daripada&nbsp;itu,&nbsp;kata dia,&nbsp;kegiatan yang melibatkan peserta dari luar daerah ini diharapkan menjadi media untuk membangun jejaring antar destinasi.</p>



<p>Masih dalam sambutannya, pengemar mobil antik itu&nbsp;menginformasikan bahwa Pemprov Bali secara resmi telah mencanangkan mulai diberlakukannya tatanan kehidupan era baru yang produktif dan aman Covid-19. Skema tatanan kehidupan era baru ini dibagi dalam tiga tahap. Tahap pertama dimulai pada tanggal 9 Juli 2020 untuk aktivitas lokal, lanjut pada 31 Juli 2020 untuk wisatawan domestik dan pada 11 September 2020, Bali akan dibuka bagi wisatawan manca negara.</p>



<p>&#8221;Khusus untuk aktivitas lokal, seringkali asumsi kita hanya pada kegiatan ekonomi seperti pasar dan UMKM.&nbsp;Padahal,&nbsp;aktivitas lokal yan dimaksud dalam skema ini juga termasuk sektor pariwisata dengan sasaran masyarakat lokal Bali,&#8221;&nbsp;katanya.</p>



<p>Menurut Cok Ace, potensi wisatawan lokal sejatinya tak kalah dengan wisatatawan nusantara yang datang dari luar Bali dan mancanegara.&nbsp;&#8221;Baru-baru ini, kawasan wisata Kintamani dipadati masyarakat lokal yang sudah sangat ingin berwisata,&#8221;&nbsp;katanya.</p>



<p>Selama ini, tambah Cok Ace, potensi wisatawan lokal cenderung terabaikan dan pelaku pariwisata cenderung lebih fokus pada wisatawan nusantara dan mancanegara.&nbsp;&#8221;Sambil menunggu kedatangan wisatawan nusantara dan mancanegara, potensi wisatawan lokal harus menjadi perhatian untuk kita garap di tengah situasi pandemi yang belum sepenuhnya berakhir. Istilahnya deglobalisasi, dari kita dan untuk kita,&#8221; tandasnya.</p>



<p>Apresiasi terhadap kegiatan itu juga diutarakan oleh Walikota Denpasar, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra,&nbsp;yang menyampaikan sambutan secara daring.&nbsp;Dia salut dengan kreativitas yang ditunjukkan penggagas lomba layangan virtual ini.</p>



<p>Menurut&nbsp;Rai Mantra, penyelenggaraan lomba layang-layang ini menjadi media bagi para rare angon untuk mengembangkan kreasi.&nbsp;&#8221;Meskipun kita masih harus berjuang melawan pandemi, kreativitas tak boleh mati,&#8221;&nbsp;pungkasnya.</p>



<p>Sementara&nbsp;penggagas acara,&nbsp;Kadek Suprapta Meranggi,&nbsp;menyampaikan&nbsp;lomba layang-layang virtual ini mendapat sambutan yang luar biasa dari para rare angon. Pria yang lebih dikenal dengan nama Deck Sotto itu menginformasikan bahwa&nbsp;lomba kali&nbsp;ini merupakan&nbsp;yang&nbsp;kedua pelaksanaan lomba layang-layang virtual tahun ini. Lomba&nbsp;pertama&nbsp;yang mengusung tema Rare Angon vs Covid-19 dilaksanakan 31 Mei 2020 dengan jumlah peserta 155.</p>



<p>Sukses digelar pada sesi pertama, pihaknya menerima banyak permintaan agar kegiatan serupa digelar kembali. Memenuhi pemintaan tersebut,&nbsp;dia memutuskan untuk mengelar lomba&nbsp;kedua&nbsp;dengan tema Celepuk vs Kupu-Kupu yang diikuti 380 peserta. Sebagai penggemar layang-layang, Deck Sotto mengaku harus memutar otak agar tradisi ini tidak punah dan tetap bisa dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19 yang mensyaratkan pemberlakuan protokol kesehatan.</p>



<p>&#8221;Pada situasi normal, seyogyanya lomba dilaksanakan di lapangan dengan banyak orang. Di tengah situasi pandemi, hal itu tak memungkinkan untuk dilaksanakan. Akhirnya saya menggagas lomba secara virtual,&#8221;&nbsp;katanya.</p>



<p>Menurut&nbsp;dia, lomba ini bukan semata media penyaluran hobi bagi para rare angon. Lebih daripada&nbsp;itu, ajang&nbsp;itu&nbsp;membawa dampak positif bagi sektor perekonomian yang saat ini berada pada titik nadir.</p>



<p>&#8221;Teman-teman pekerja yang dirumahkan banyak mendapat&nbsp;<em>job</em>&nbsp;sebagai pembuat layang-layang.&nbsp;Ini tentunya sangat mengembirakan,&#8221;&nbsp;ucapnya sembari menyebut lomba layang-layang virtual yang digelar di Bali ini adalah yang pertama dan satu-satunya di dunia.</p>



<p>Di sisi lain, Ketua Yayasan Pembangunan Sanur, Ida Bagus Sidartha, menyampaikan apresiasi dan mengaku bangga menjadi bagian dari kegiatan itu. Pembukaan lomba layang-layang virtual ditandai dengan penaikan layang-layang secara simbolis oleh Wagub Cok Ace yang diikuti sejumlah tamu undangan. Acara pembukaan juga dimeriahkan <em>fashion show</em> bertema layang-layang yang digelar di tepi pantai. (bgn/humas)20071203</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/wagub-cok-ace-buka-lomba-layangan-virtual-libatkan-380-rare-angon/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>377 &#8220;Celepuk dan Kupu-kupu&#8221; Ramaikan Lomba Secara Virtual di Denpasar</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/377-celepuk-dan-kupu-kupu-ramaikan-lomba-secara-virtual-di-denpasar/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=377-celepuk-dan-kupu-kupu-ramaikan-lomba-secara-virtual-di-denpasar</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/377-celepuk-dan-kupu-kupu-ramaikan-lomba-secara-virtual-di-denpasar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Jul 2020 11:50:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Badung]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[#celepukvskupukupu]]></category>
		<category><![CDATA[#decksotto]]></category>
		<category><![CDATA[#denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[#layanglayang]]></category>
		<category><![CDATA[#lomba]]></category>
		<category><![CDATA[#raimantra]]></category>
		<category><![CDATA[#virtual]]></category>
		<category><![CDATA[#walikota]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://baliglobalnews.com/?p=1031</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1057" height="640" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200709-WA0056.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200709-WA0056.jpg 1057w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200709-WA0056-300x182.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200709-WA0056-1024x620.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200709-WA0056-768x465.jpg 768w" sizes="(max-width: 1057px) 100vw, 1057px" /></div>Denpasar,&#160;Bali Global News Bangkitkan kreativitas pemuda dalam masa pendemi&#160;Covid-19 ini, sejumlah pemuda Denpasar membuat sebuah kompetisi layang-layang virtual.&#160;Lomba layang-layang virtual ini untuk kedua kalinya diadakan di Denpasar.&#160;Kali ini&#160;lomba&#160;diikuti 377 peserta berasal Bali, Sulawesi Utara, dan Lombok dengan lomba layangan secara virtual pada 12 Juli mendatang di wilayah Sanur, Denpasar. Demikian disampaikan Kreator Lomba Layang-layang Virtual [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1057" height="640" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200709-WA0056.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200709-WA0056.jpg 1057w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200709-WA0056-300x182.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200709-WA0056-1024x620.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200709-WA0056-768x465.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 1057px) 100vw, 1057px" /></div>
<p>Denpasar,&nbsp;Bali Global News</p>



<p>Bangkitkan kreativitas pemuda dalam masa pendemi&nbsp;Covid-19 ini, sejumlah pemuda Denpasar membuat sebuah kompetisi layang-layang virtual.&nbsp;Lomba layang-layang virtual ini untuk kedua kalinya diadakan di Denpasar.&nbsp;Kali ini&nbsp;lomba&nbsp;diikuti 377 peserta berasal Bali, Sulawesi Utara, dan Lombok dengan lomba layangan secara virtual pada 12 Juli mendatang di wilayah Sanur, Denpasar.</p>



<p>Demikian disampaikan Kreator Lomba Layang-layang Virtual Kadek Suprapta Meranggi yang lebih dikenal dengan panggilan Deck Sotto saat audiensi dengan Walikota Denpasar. IB Dharmawijaya Mantra, Kamis (9/7) di Kediaman Walikota.</p>



<p>Menurut Deck Sotto, lomba&nbsp;layang-layang&nbsp;virtual kali ini sebenarnya merupakan sesi kedua. Lomba kembali dilaksanakan setelah&nbsp;yang pertama&nbsp;diselenggarakan&nbsp;pada&nbsp;virtual akhir Juni lalu. Karena dianggap sukses, perlombaan ini kembali dilaksanakan sebagai bentuk promosi baru membangkitkan kepercayaan dunia untuk Bali di tengah masa pandemi Covid-19 yang hingga saat ini belum mereda.</p>



<p>Kadek Suprapta mengatakan lomba layang-layang virtual kali ini memilih tema layangan &#8221;Celepuk vs Kupu-kupu&#8221;, yang akan dinilai adalah konsep pembuatan layangan, segi paduan warna, cara menaikkan atau menarik layangan di udara, dan seperti biasa di wilayah Bali peserta akan meramaikan lomba ini dengan irama pendamping dari baleganjur.</p>



<p>&#8221;Peserta penarik layang-layang virtual disyaratkan menggunakan pakaian adat madya sebagai cara dalam menunjukkan budaya adat di Bali,&#8221;&nbsp;ujarnya.</p>



<p>Sedangkan penilaian akan dilakukan secara virtual dengan menggunakan aplikasi Zoom. Dengan begitu, peserta tidak perlu jauh-jauh datang ke zona&nbsp;<em>live center</em>&nbsp;di kawasan Sanur, Denpasar.</p>



<p>Sementara Walikota Rai Mantra mendukung dan menyambut baik lomba layang-layang virtual ini dan mengucapkan terima&nbsp;kasih kepada para pemuda kreatif ini,&nbsp;karena sudah membantu meningkatkan kreativitas para pemuda saat pandemi&nbsp;Covid-19 dengan melaksanakan lomba layangan virtual.</p>



<p>&#8221;Saya dukung lomba layangan virtual ini. Ini salah satu membangkitkan kreativitas pemuda dan anak-anak tentunya pada masa pandemik ini. Sebab ini salah satu tradisi budaya Bali yang saat ini anak-anak kecil yang sudah jarang bisa membuat layangan. Otomatis dengan adanya lomba virtual ini anak-anak yang dirumah saja bisa ikut berkreasi dalam menuangkan idenya dalam bentuk warna atau corak layangan mereka nanti,&#8221; kata Rai Mantra. (bgn/humas)20070910</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/377-celepuk-dan-kupu-kupu-ramaikan-lomba-secara-virtual-di-denpasar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
