<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#bungakasna &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/bungakasna/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Fri, 04 Sep 2020 07:09:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>#bungakasna &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ingin Angkat Kembali Bunga Kasna, Ny Putri Koster Gandeng BI</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/ingin-angkat-kembali-bunga-kasna-ny-putri-koster-gandeng-bi/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=ingin-angkat-kembali-bunga-kasna-ny-putri-koster-gandeng-bi</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/ingin-angkat-kembali-bunga-kasna-ny-putri-koster-gandeng-bi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[dev]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Sep 2020 07:09:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemprov Bali]]></category>
		<category><![CDATA[TP-PKK]]></category>
		<category><![CDATA[#bungakasna]]></category>
		<category><![CDATA[#putrikoster]]></category>
		<category><![CDATA[#tppkk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://baliglobalnews.com/?p=7100</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="942" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/IMG-20200904-WA0023-1.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/IMG-20200904-WA0023-1.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/IMG-20200904-WA0023-1-300x221.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/IMG-20200904-WA0023-1-1024x754.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/IMG-20200904-WA0023-1-768x565.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/IMG-20200904-WA0023-1-86x64.jpg 86w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Pandemi Covid-19 telah banyak memberikan hikmah bagi masyarakat Bali apalagi saat ini pariwisata benar-benar terpuruk. Untuk itu, Ketua Dekranasda Prov Bali, Ny. Putri Koster berinisiatif untuk mengangkat lagi kerajinan dan UMKM sebagai salah satu tulang punggung perekonomian Bali saat ini. &#8220;Salah satunya adalah para petani bunga kasna di lereng Gunung Agung. Saya ingin [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="942" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/IMG-20200904-WA0023-1.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/IMG-20200904-WA0023-1.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/IMG-20200904-WA0023-1-300x221.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/IMG-20200904-WA0023-1-1024x754.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/IMG-20200904-WA0023-1-768x565.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/09/IMG-20200904-WA0023-1-86x64.jpg 86w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Pandemi Covid-19 telah banyak memberikan hikmah bagi masyarakat Bali apalagi saat ini pariwisata benar-benar terpuruk. Untuk itu, Ketua Dekranasda Prov Bali, Ny. Putri Koster berinisiatif untuk mengangkat lagi kerajinan dan UMKM sebagai salah satu tulang punggung perekonomian Bali saat ini.</p>



<p>&#8220;Salah satunya adalah para petani bunga kasna di lereng Gunung Agung. Saya ingin ke depannya kita kembangkan bunga kasna menjadi salah satu ikon Bali bahkan diangkat menjadi kerajinan,&#8221; demikian disampaikannya saat bertemu dengan Kepala Divisi Tim Pengembangan Ekonomi Kantor BI Perwakilan Bali, Donny Heatubun, saat meninjau pelaksanaan Pasar Gotong-royong di depan Kantor Gubernur Bali di Denpasar, Jumat (4/9).</p>



<p>Pendamping orang nomor satu di Bali tersebut mengatakan jika selama ini, bunga kasna yang masih serumpun dengan bunga edelweiss tersebut biasanya digunakan untuk sarana upacara Hari Raya Galungan. &#8220;Jika kita lihat kegunaan awalnya sebagai sarana upacara untuk Hari Raya Galungan saja, maka otomatis produksinya hanya enam bulan sekali. Itu tentu saja tidak baik bagi perekonomian warga di sana. Maka kita perlu jaga produksinya agar tetap kontinyu,&#8221; ucapnya seraya berharap BI bisa ikut membantu para petani di sana sekaligus membinanya.</p>



<p>Langkah pertama yang ia harapkan adalah para petani di lereng selatan Gunung Agung bisa membentuk koperasi, sehingga hasil panen bunga kasna para petani bisa ditampung di koperasi serta menjaga harga tetap wajar. Untuk itu, dia berharap perbankan di bawah naungan BI bisa ikut memfasilitasi. &#8220;Jika semua bisa terwujud, saya yakin para petani bisa sejahtera,&#8221; katanya.Ny Putri Koster yang juga seorang seniman multitalenta mengatakan bahwa ini sesuai dengan visi misi Gubernur Bali &#8216;Nangun Sat Kerthi Loka Bali&#8217; melalui pembangunan semesta berencana, yang berujung pada pembangunan manusia dan kesejahteraan masyarakat Bali.</p>



<p>&#8220;Jika bisa terwujud, selain mengangkat kesejahteraan masyarakat petani di Desa Temukus lereng Gunung Agung, juga bisa membuat kerajinan dari bahan bunga kasna dengan ciri khas Bali, kemudian bisa dipasarkan hingga ke kancah internasional,&#8221; ujarnya.Sementara itu, Donny Heatubun dari perwakilan BI, mengapresiasi inisiatif Ny Putri Koster untuk mengangkat kembali budidaya bunga kasna. </p>



<p>Untuk itu dia berjanji akan ikut memfasilitasi dengan mempromosikan bung kasna tersebut ke lingkungan masyarakat luas. &#8220;Selama ini warga kan tahunya bunga kasna dijual pas Hari Raya Galungan, kita bisa bikin semacam pasar serta menjualnya secara kontinyu agar masyarakat lebih mengenal bunga tersebut,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Pada kesempatan tersebut Donny juga mengapresiasi pelaksanaan Pasar Gotong Royong yang dilaksanakan oleh Pemprov Bali yang bertujuan untuk mengakat perekonomian petani lokal. Langkah-langkah seperti itu telah ditiru oleh BI, dan ke depan ia berharap BI dan Pemprov Bali bisa terus berkolaborasi untuk menjaga ketahanan pangan serta perekonomian di Bali. (bgn/hms)20090413</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/ingin-angkat-kembali-bunga-kasna-ny-putri-koster-gandeng-bi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ciptakan Bahan Dupa dari Bunga Kasna, Ny. Putri Koster Akan Gandeng Unud</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/ciptakan-bahan-dupa-dari-bunga-kasna-ny-putri-koster-akan-gandeng-unud/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=ciptakan-bahan-dupa-dari-bunga-kasna-ny-putri-koster-akan-gandeng-unud</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/ciptakan-bahan-dupa-dari-bunga-kasna-ny-putri-koster-akan-gandeng-unud/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[dev]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Aug 2020 12:47:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemprov Bali]]></category>
		<category><![CDATA[TP-PKK]]></category>
		<category><![CDATA[#bungakasna]]></category>
		<category><![CDATA[#dupa]]></category>
		<category><![CDATA[#putrikoster]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://baliglobalnews.com/?p=5750</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="853" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/ny-koster-kasna.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/ny-koster-kasna.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/ny-koster-kasna-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/ny-koster-kasna-1024x682.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/ny-koster-kasna-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/ny-koster-kasna-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>Karangasem, Baliglobalnews Ketua Dekranasda Provinsi Bali,&#160;Ny Putri Suastini Koster,&#160;menyatakan akan menggandeng Fakultas Pertanian&#160;Unud,&#160;untuk menciptakan bahan baku dupa dan parfum dari&#160;bunga Kasna (Edelweis). Hal ini dilakukan untuk membangkitkan semangat warga petani dalam meningkatkan pembudidayaan&#160;bunga Kasna, dengan harapan mampu memutar perekonomian di daerah pedesaan dengan stabil. Ny, Putri Koster mengatakan hal itu saat menghadiri upacara ngatag yang bertepatan dengan Tumpek [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="853" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/ny-koster-kasna.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/ny-koster-kasna.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/ny-koster-kasna-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/ny-koster-kasna-1024x682.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/ny-koster-kasna-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/ny-koster-kasna-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>
<p>Karangasem, Baliglobalnews</p>



<p>Ketua Dekranasda Provinsi Bali,&nbsp;Ny Putri Suastini Koster,&nbsp;menyatakan akan menggandeng Fakultas Pertanian&nbsp;Unud,&nbsp;untuk menciptakan bahan baku dupa dan parfum dari&nbsp;bunga Kasna (Edelweis). Hal ini dilakukan untuk membangkitkan semangat warga petani dalam meningkatkan pembudidayaan&nbsp;bunga Kasna, dengan harapan mampu memutar perekonomian di daerah pedesaan dengan stabil.</p>



<p>Ny, Putri Koster mengatakan hal itu saat menghadiri upacara <em>ngatag</em> yang bertepatan dengan <em>Tumpek Uduh</em> di Taman Edelweis, Desa Temukus, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Sabtu (22/8).</p>



<p>Dia menyebutkan bunga Kasna hanya bisa tumbuh di tempat atau di dataran tinggi, bersuhu dingin dan tanah dengan karakter berpasir. Tanaman ini bisa dilihat terhampar di atas lahan seluas 1 hektar di wilayah Desa Temukus, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem.</p>



<p>Dia menyatakan&nbsp;ingin menjadikan&nbsp;bunga Kasna sebagai bahan baku untuk membuat dupa dan parfum. Selain itu, lanjut istri Gubernur Bali itu, juga mengajak warga setempat khususnya petani untuk mulai mengkreasikan bunga Kasna menjadi rangkaian bunga yang berbentuk buklet bunga, atau sebuah ucapan dalam bentuk karangan bunga.</p>



<p>Dengan diketahuinya cara atau sumber pembuatan bahan baku dupa dan parfum dari bunga Kasna, maka ke depan kebutuhan terhadap bunga ini akan semakin banyak, dan petani juga dipastikan akan bersemangat. &#8221;Sasaran kita selain menjadikan bunga Kasna ini sebagai bahan baku dupa dan parfum, juga melalui instansi terkait yang akan mendampingi petani dan pengelola Taman Edelweis, dapat menjadikan Bunga Kasna bisa masuk ke hotel dan restoran, yang tentunya sudah dalam bentuk rangkaian bunga yang dihias dan dipadupadankan dengan bunga lokal,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Ny. Putri Koster juga mengedukasi kepada sejumlah mahasiswa yang sedang melaksanakan kuliah kerja nyata dari salah satu perguruan tinggi di Bali, agar mereka sebagai generasi penerus bangsa turut serta dalam membangun Bali, khususnya yang terlibat langsung di tengah masyarakat, misalnya menemukan metode pengembangan keilmuan dalam menciptakan ide baru yang nantinya dapat digunakan oleh banyak orang.</p>



<p>Ketua Pengelolaan Taman Edelweis Bali,&nbsp;I Wayan Sudiana,&nbsp;mengatakan pertama kali taman ini dibuat lantaran sebelumnya terjadi erupsi Gunung Agung pada tahun 2018 lalu. Destinasi pariwisata dan spot baru bagi wisatawan yang didirikan bersama kelompok masyarakat ini memang memiliki taksu tersendiri untuk mendatangkan pengunjung.&nbsp;&#8221;Nama Edelweis menjadi magnet untuk mengabadikan momen di taman keabadian lembah putih ini,&#8221;&nbsp;ujarnya.</p>



<p>Selain mengedukasi penerapan protokol kesehatan bagi warga dan pengunjung, Ny.&nbsp;Putri Koster juga menyerahkan 100 paket sembako dan 1.000 masker&nbsp;kepada&nbsp;warga setempat.&nbsp;(bgn/hms)20082211</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/ciptakan-bahan-dupa-dari-bunga-kasna-ny-putri-koster-akan-gandeng-unud/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
