<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>biofarma &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/biofarma/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Mon, 29 Mar 2021 08:10:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>biofarma &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Indonesia masuk 10 besar negara terdepan lakukan vaksinasi Covid-19</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/indonesia-masuk-10-besar-negara-terdepan-lakukan-vaksinasi-covid-19/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=indonesia-masuk-10-besar-negara-terdepan-lakukan-vaksinasi-covid-19</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/indonesia-masuk-10-besar-negara-terdepan-lakukan-vaksinasi-covid-19/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[dev]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Mar 2021 08:10:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[biofarma]]></category>
		<category><![CDATA[indonesiabebascovid]]></category>
		<category><![CDATA[vaksinasi]]></category>
		<category><![CDATA[vaksinasicovid19]]></category>
		<category><![CDATA[vaksincovid-19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=25950</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, Baliglobalnews &#160;Direktur Utama (Dirut) PT Bio Farma (Persero) Honesti Basyir mengatakan Indonesia masuk dalam jajaran 10 negara terdepan di dunia yang telah melakukan vaksinasi terhadap warganya. &#8220;Alhamdulillah&#160;Indonesia termasuk negara yang cukup terdepan dalam program vaksinasi. Posisi 27 Maret 2021 sebanyak 10,4 juta dosis vaksin telah diberikan ke masyarakat dan kita masuk 10 besar dibanding [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Jakarta, Baliglobalnews</p>



<p>&nbsp;Direktur Utama (Dirut) PT Bio Farma (Persero) Honesti Basyir mengatakan Indonesia masuk dalam jajaran 10 negara terdepan di dunia yang telah melakukan vaksinasi terhadap warganya.</p>



<p>&#8220;<em>Alhamdulillah</em>&nbsp;Indonesia termasuk negara yang cukup terdepan dalam program vaksinasi. Posisi 27 Maret 2021 sebanyak 10,4 juta dosis vaksin telah diberikan ke masyarakat dan kita masuk 10 besar dibanding negara lain di dunia,&#8221; katanya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI di Jakarta, Senin.</p>



<p>Berdasarkan paparan tersebut, Indonesia berada di urutan ke sembilan, di bawah Amerika Serikat, China, India, Inggris, Brasil, Turki, Jerman, dan Rusia. Di bawah Indonesia, ada Prancis, Israel, Italia, dan Uni Emirat Arab.</p>



<p>&#8220;Posisi kita bahkan lebih bagus dari beberapa negara di Eropa. Tentu ini harus kita pertahankan dan terus meningkatkan kecepatan vaksinasi karena memang kita berpacu juga dengan perkembangan mutasi dari virus itu sendiri,&#8221; katanya.</p>



<p>Honesti menuturkan capaian kecepatan vaksinasi Covid-19 di Indonesia didukung oleh kesiapan suplai vaksin itu sendiri. Selain telah melakukan komitmen sejak jauh hari dengan sejumlah pengembang vaksin, Indonesia juga menjadi negara yang melakukan uji klinis vaksin Covid-19.</p>



<p>Selain itu dukungan sejumlah kementerian/lembaga dalam mendukung program vaksinasi juga menjadi faktor yang mendorong kecepatan program vaksinasi.</p>



<p>&#8220;Kecepatan ini sangat menentukan bagaimana Indonesia bisa mencapai&nbsp;<em>herd immunity&nbsp;</em>dalam waktu lebih kurang 15 bulan. Mungkin mudah-mudahan kalau bisa lebih cepat,&#8221; katanya.</p>



<p>Lebih lanjut, Honesti menjelaskan hingga 28 Maret 2021 sebanyak 7,2 juta dosis vaksinasi tahap pertama sudah diberikan. Ada pun untuk vaksinasi tahap kedua mencapai 3,2 juta dosis.</p>



<p>Sementara itu untuk 2021 Indonesia telah mengamankan sebagian besar kebutuhan vaksinasi untuk bisa mencapai&nbsp;<em>herd immunity</em>&nbsp;yakni sebanyak 426 juta dosis vaksin. Pemerintah Indonesia melalui Bio Farma telah melakukan kontrak pembelian bahan baku vaksin dan vaksin jadi dengan sejumlah pengembang vaksin yang totalnya mencapai 329,5 juta dosis.</p>



<p>&#8220;Selain itu ada opsi meningkatkan suplai tersebut. Kami optimis kebutuhan vaksin itu dipenuhi. Sebagian besar akan dilakukan di 2021. Kalau seandainya menyeberang ke 2022 pun, kita harap pada kuartal I 2022 semuanya sudah bisa diselesaikan,&#8221; kata Honesti.(bgn123)21032913</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/indonesia-masuk-10-besar-negara-terdepan-lakukan-vaksinasi-covid-19/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bio Farma produksi 16 juta -17 juta dosis vaksin Sinovac per bulan</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/bio-farma-produksi-16-juta-17-juta-dosis-vaksin-sinovac-per-bulan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=bio-farma-produksi-16-juta-17-juta-dosis-vaksin-sinovac-per-bulan</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/bio-farma-produksi-16-juta-17-juta-dosis-vaksin-sinovac-per-bulan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Oct 2020 07:25:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[biofarma]]></category>
		<category><![CDATA[BPOM]]></category>
		<category><![CDATA[farmasichina]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[vaksincovid-19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=11745</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="784" height="472" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/07/covid.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/07/covid.jpg 784w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/07/covid-300x181.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/07/covid-768x462.jpg 768w" sizes="(max-width: 784px) 100vw, 784px" /></div>Nasional, Baliglobalnews PT Bio Farma mampu memproduksi sekitar 16 juta -17 juta dosis vaksin COVID-19 dari kerja sama pengadaan dan pengembangan vaksin dengan perusahaan farmasi China, Sinovac Biotech Ltd. &#8220;Kira-kira sekitar 16 juta sampai 17 juta dosis per bulan yang bisa kita produksi tapi ini juga nanti tergantung dari ketersediaan atau waktu suplai dari Sinovac,&#8221; [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="784" height="472" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/07/covid.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/07/covid.jpg 784w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/07/covid-300x181.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/07/covid-768x462.jpg 768w" sizes="(max-width: 784px) 100vw, 784px" /></div>
<p>Nasional, Baliglobalnews</p>



<p>PT Bio Farma mampu memproduksi sekitar 16 juta -17 juta dosis vaksin COVID-19 dari kerja sama pengadaan dan pengembangan vaksin dengan perusahaan farmasi China, Sinovac Biotech Ltd.</p>



<p>&#8220;Kira-kira sekitar 16 juta sampai 17 juta dosis per bulan yang bisa kita produksi tapi ini juga nanti tergantung dari ketersediaan atau waktu suplai dari Sinovac,&#8221; kata Corporate Secretary PT Bio Farma Bambang Heriyanto dalam gelar wicara yang diadakan virtual dari Media Center Satuan Tugas Penanganan COVID-19 di Kantor Graha BNPB, Jakarta, Senin.</p>



<p>Bambang menuturkan Bio Farma memiliki kapasitas untuk memproduksi sebanyak 250 juta dosis vaksin per tahun. Dia menuturkan komitmen sementara saat ini vaksin yang disuplai dari Sinovac adalah sebesar 260 juta dosis.</p>



<p>Bio Farma akan memulai produksi vaksin tersebut secara bertahap jika sudah mendapatkan izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).</p>



<p>Namun, Bambang menuturkan persiapan-persiapan bisa dilakukan oleh Bio Farma sejak awal yakni pada November dan Desember 2020 untuk mendatangkan vaksin karena masih perlu dilakukan sejumlah pengujian berikutnya sebelum melakukan produksi vaksin di Bio Farma dalam rangka memastikan mutu, keamanan dan efikasi atau kemanjuran vaksin.</p>



<p>&#8220;Persiapan-persiapan mungkin bisa kita lakukan dari awal dari November dan Desember vaksin sudah coba kita datangkan karena akan ada uji-uji dulu sebelum dilakukan produksi ada &#8216;stability&#8217; (stabilitas) &#8216;quality control&#8217; (pengendalian mutu) karena semuanya ini harus dilakukan secara hati-hati untuk menjaga mutu, keamanan maupun efikasi dari vaksinnya,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Bambang mengatakan seluruh bahan untuk produksi vaksin tersebut tidak mungkin datang sekaligus, lalu diproses dan diproduksi dalam satu waktu seluruhnya. Tapi vaksin akan diproses dan diproduksi secara bertahap di mana kapasitas produksi vaksin Bio Farma adalah 250 juta dosis per tahun.</p>



<p>&#8220;Ini datang secara bertahap dan kemudian kami lakukan juga produksi secara bertahap,&#8221;ujar Bambang.</p>



<p>Indonesia sendiri memerlukan vaksin COVID-19 sebanyak 340 juta dosis dalam kurun waktu setahun atau sekitar 60 persen dari total jumlah penduduk Indonesia.</p>



<p>Presiden Jokowi pada 5 Oktober 2020 telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) No 99 tahun 2020 tentang Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi Dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).</p>



<p>Pasal 1 ayat 2 disebutkan cakupan pelaksanaan pengadaan vaksin dan pelaksanaan vaksinasi COVID- 19 meliputi pengadaan vaksin COVID-19, pelaksanaan vaksinasi COVID-19, pendanaan pengadaan vaksin COVID- 19 dan pelaksanaan vaksinasi COVID- 19, dan dukungan dan fasilitas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.</p>



<p>Sebelumnya diberitakan, hingga saat ini menurut Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional yang juga Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, pemerintah sudah mengamankan pengadaan vaksin COVID-19 untuk 135 juta warga dengan jumlah vaksin sekitar 270 juta dosis. (bgn123)20101917</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/bio-farma-produksi-16-juta-17-juta-dosis-vaksin-sinovac-per-bulan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bio Farma pastikan harga vaksin tidak beratkan pemerintah</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/bio-farma-pastikan-harga-vaksin-tidak-beratkan-pemerintah/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=bio-farma-pastikan-harga-vaksin-tidak-beratkan-pemerintah</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/bio-farma-pastikan-harga-vaksin-tidak-beratkan-pemerintah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Oct 2020 07:02:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[biofarma]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[nasional]]></category>
		<category><![CDATA[vaksincovid-19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=11151</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="777" height="447" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/farmasi.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/farmasi.jpg 777w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/farmasi-300x173.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/farmasi-768x442.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/farmasi-750x430.jpg 750w" sizes="(max-width: 777px) 100vw, 777px" /></div>Nasional, Baliglobalnews PT Bio Farma (Persero) menyampaikan harga untuk vaksin COVID-19 di Indonesia di kisaran Rp200 ribu tidak akan memberatkan pemerintah. &#8220;Kisaran harganya Rp200 ribu,&#8221; ujar Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa. Menanggapi pemberitaan yang menyatakan bahwa Sinovac sudah menandatangani kontrak pengadaan vaksin dengan Brazil yang akan menjualnya dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="777" height="447" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/farmasi.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/farmasi.jpg 777w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/farmasi-300x173.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/farmasi-768x442.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/farmasi-750x430.jpg 750w" sizes="auto, (max-width: 777px) 100vw, 777px" /></div>
<p>Nasional, Baliglobalnews</p>



<p>PT Bio Farma (Persero) menyampaikan harga untuk vaksin COVID-19 di Indonesia di kisaran Rp200 ribu tidak akan memberatkan pemerintah.</p>



<p>&#8220;Kisaran harganya Rp200 ribu,&#8221; ujar Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa.</p>



<p>Menanggapi pemberitaan yang menyatakan bahwa Sinovac sudah menandatangani kontrak pengadaan vaksin dengan Brazil yang akan menjualnya dengan harga 1,96 dolar AS per dosis, Honesti Basyir menyampaikan, sudah dibantah oleh pihak Sinovac, melalui surat resmi yang dikirimkan ke Bio Farma.</p>



<p>&#8220;Informasi harga vaksin COVID-19 di Brazil, telah kami klarifikasi ke pihak Sinovac. Mereka sudah mengirimkan surat elektronik resmi ke Bio Farma, yang memastikan, bahwa informasi dalam pemberitaan tentang kontrak pembelian 46 juta dosis dengan nilai kontrak 90 juta dolar AS dengan pemerintah Brazil tidak tepat, dan mengenai harga 1,96 dolar AS per dosis pun tidak tepat,&#8221; paparnya.</p>



<p>Sebab, lanjut dia, biaya pengirimannya untuk tiap dosisnya sekitar 2 dolar AS. Atas berita ini, Sinovac tengah menelusuri asal informasinya.</p>



<p>&#8220;Intinya, Bio Farma berkomitmen untuk mendukung upaya pemerintah menghadirkan vaksin COVID-19 dengan harga yang terjangkau untuk memberi perlindungan bagi penduduk Indonesia,&#8221; kata Honesti.</p>



<p>Dalam surat resmi yang disampaikan oleh Sinovac, Honesti menyampaikan, ada beberapa faktor dalam menentukan harga vaksin COVID-19, salah satunya adalah pada investasi studi klinis fase 3 terutama dalam uji efikasi dalam skala besar.</p>



<p>&#8220;Demikian juga dengan penentuan harga di Indonesia. Dengan kata lain, skema pemberian harga vaksin COVID-19 tidak dapat disamakan,&#8221; katanya.</p>



<p>Untuk menjaga dan menjamin kualitas vaksin COVID-19 mulai dari bahan baku dan lainnya, ia mengemukakan, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) akan terbang ke Sinovac China untuk visit audit proses pengembangan dan produksi vaksin corona di fasilitas Sinovac di Beijing, China, termasuk LP POM MUI untuk melaksanakan audit halal.</p>



<p>Ia menambahkan, BPOM juga akan memastikan fasilitas dan proses produksi vaksin COVID-19 di Bio Farma memenuhi standar Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB)/Good Manufacturing Practice (GMP).</p>



<p>Saat ini, uji klinis fase 3 vaksin COVID-19 masih berjalan di minggu kedua Bulan Oktober 2020 ini. Data terakrhir menunjukan sampai dengan tanggal 9 Oktober 2020, 843 relawan yang sudah<br>mendapat penyuntikan kedua, dan 449 relawan dalam tahap pengambilan darah pasca penyuntikan kedua/masuk periode monitoring.</p>



<p>&#8220;Hingga saat ini Uji Klinis tajap 3 berjalan lancar dan belum ada dilaporkan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) serius akibat pemberian suntikan calon vaksin<br>COVID-19,&#8221; katanya. (bgn123)20101323</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/bio-farma-pastikan-harga-vaksin-tidak-beratkan-pemerintah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
