<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>beternakkambing &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/beternakkambing/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Wed, 03 Aug 2022 13:46:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>beternakkambing &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Edukasi Masyarakat Ciptakan Ketahanan Pangan, Desa Sanur Kaja Gelar Padat Karya Tunai Beternak Kambing￼</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/edukasi-masyarakat-ciptakan-ketahanan-pangan-desa-sanur-kaja-gelar-padat-karya-tunai-beternak-kambing%ef%bf%bc/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=edukasi-masyarakat-ciptakan-ketahanan-pangan-desa-sanur-kaja-gelar-padat-karya-tunai-beternak-kambing%25ef%25bf%25bc</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/edukasi-masyarakat-ciptakan-ketahanan-pangan-desa-sanur-kaja-gelar-padat-karya-tunai-beternak-kambing%ef%bf%bc/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Aug 2022 13:46:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[beternakkambing]]></category>
		<category><![CDATA[desasanurkaja]]></category>
		<category><![CDATA[padatkaryatunai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=54501</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1080" height="636" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/08/IMG-20220803-WA0068.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/08/IMG-20220803-WA0068.jpg 1080w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/08/IMG-20220803-WA0068-300x177.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/08/IMG-20220803-WA0068-1024x603.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/08/IMG-20220803-WA0068-768x452.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/08/IMG-20220803-WA0068-357x210.jpg 357w" sizes="(max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Desa Sanur Kaja menggelar program padat karya tunai beternak kambing sebagai upaya berkelanjutan mendukung ketahanan pangan hewani di masa pandemi. Perbekel Desa Sanur Kaja, I Made Sudana, menjelaskan program padat karya tunai itu merupakan upaya berkelanjutan untuk menggugah keahlian masyarakat, utamanya dalam bidang ketahanan pangan, baik nabati maupun hewani. &#8220;Program ini pembiayaannya menggunakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1080" height="636" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/08/IMG-20220803-WA0068.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/08/IMG-20220803-WA0068.jpg 1080w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/08/IMG-20220803-WA0068-300x177.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/08/IMG-20220803-WA0068-1024x603.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/08/IMG-20220803-WA0068-768x452.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/08/IMG-20220803-WA0068-357x210.jpg 357w" sizes="(max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Desa Sanur Kaja menggelar program padat karya tunai beternak kambing sebagai upaya berkelanjutan mendukung ketahanan pangan hewani di masa pandemi.</p>



<p>Perbekel Desa Sanur Kaja, I Made Sudana, menjelaskan program padat karya tunai itu merupakan upaya berkelanjutan untuk menggugah keahlian masyarakat, utamanya dalam bidang ketahanan pangan, baik nabati maupun hewani.</p>



<p>&#8220;Program ini pembiayaannya menggunakan dana desa, yang tujuannya untuk memberikan kesempatan sekaligus wahana edukasi kepada masyarakat untuk menciptakan ketahanan pangan dengan bercocok tanam, berkebun dan beternak,&#8221; ujarnya saat dimintai konfirmasi pada Rabu (3/8)</p>



<p>Sudana menyebutkan program padat karya ternak kambing itu diikuti oleh 17 orang warga yang dipimpin seorang koordinator dengan 6 kambing betina dan 1 ekor pejantan menjadi awal pelaksanaan program.</p>



<p>&#8220;Saat ini kita fokus untuk memperbanyak atau brading dulu, yang mana hasilnya sebesar 20 persen diberikan kepada masyarakat. Ke depan pengelolaanya akan kami serahkan kepada BUMDes, sehingga berkelanjutan dapat meningkatkan PAD desa,&#8221; katanya.</p>



<p>Selain beternak kambing, kata dia, Pemerintah Desa Sanur Kaja juga melaksanakan padat karya nabati. Hal ini dilaksanakan dengan berkebun beberapa jenis sayuran, mulai dari sayur hijau, kangkung cabut, mentimun dan bayam.</p>



<p>&#8220;Sekarang kita coba menanam tomat, terong ungu dan kangkung, karena banyak permintaan. Semoga dengan program ini dapat meningkatkan ketahanan pangan dan mendukung terciptanya peluang kerja baru di sektor pertanian dan peternakan,&#8221; katanya. (bgn003)22080309</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/edukasi-masyarakat-ciptakan-ketahanan-pangan-desa-sanur-kaja-gelar-padat-karya-tunai-beternak-kambing%ef%bf%bc/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
