<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>balialamiinflasi &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/balialamiinflasi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Thu, 03 Feb 2022 11:19:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>balialamiinflasi &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bali Alami Inflasi Akibat Lonjakan Permintaan Kebutuhan Pokok</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/bali-alami-inflasi-akibat-lonjakan-permintaan-kebutuhan-pokok/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=bali-alami-inflasi-akibat-lonjakan-permintaan-kebutuhan-pokok</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/bali-alami-inflasi-akibat-lonjakan-permintaan-kebutuhan-pokok/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Feb 2022 11:19:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[Provinsi Bali]]></category>
		<category><![CDATA[balialamiinflasi]]></category>
		<category><![CDATA[BIBali]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=45400</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="854" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/02/1643883987125.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/02/1643883987125.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/02/1643883987125-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/02/1643883987125-1024x683.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/02/1643883987125-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/02/1643883987125-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Bank Indonesia Provinsi Bali mencatat Provinsi Bali kembali mencatat inflasi 1,03% (mtm) pada Januari 2022, meningkat dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang mencatatkan inflasi&#160; 0,88% (mtm). &#8220;Inflasi ini dipicu peningkatan harga, terutama terjadi pada komoditas daging ayam ras, tomat, telur ayam ras, dan minyak goreng,&#8221; kata Kepala Kantor Perwakilan BI Bali, Trisno Nugroho, dalam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="854" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/02/1643883987125.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/02/1643883987125.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/02/1643883987125-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/02/1643883987125-1024x683.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/02/1643883987125-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2022/02/1643883987125-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Bank Indonesia Provinsi Bali mencatat Provinsi Bali kembali mencatat inflasi 1,03% (mtm) pada Januari 2022, meningkat dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang mencatatkan inflasi&nbsp; 0,88% (mtm).</p>



<p>&#8220;Inflasi ini dipicu peningkatan harga, terutama terjadi pada komoditas daging ayam ras, tomat, telur ayam ras, dan minyak goreng,&#8221; kata Kepala Kantor Perwakilan BI Bali, Trisno Nugroho, dalam keterangannya di Denpasar, pada Kamis (3/2).</p>



<p>Menurut Trisno, secara tahunan, Bali mengalami inflasi 2,31% dari tahun ke tahun (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan bulan sebelumnya sebesar 2,07% (yoy) dan juga lebih tinggi dibandingkan dengan inflasi nasional 2,18% (yoy).</p>



<p>Sementara itu, jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, kelompok barang volatile food pada Januari 2022 mengalami inflasi sebesar 2,63% (mtm). &#8220;Peningkatan harga daging ayam ras dan telur ayam ras tidak terlepas dari upaya Pemerintah dalam menjaga kestabilan harga yang sebelumnya tercatat rendah, melalui kebijakan pembatasan telur tetas dan afkir dini,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Sementara itu, peningkatan harga tomat disebabkan oleh terbatasnya pasokan seiring selesainya masa panen tomat, sedangkan meningkatnya harga komoditas minyak goreng seiring dengan tren kenaikan harga minyak sawit dunia. Namun demikian, ke depan tekanan harga pada minyak goreng diperkirakan akan melandai sejalan dengan kebijakan penetapan satu harga oleh Kemendag sejak pertengahan Januari.</p>



<p>Secara spasial, inflasi terjadi di Kota Denpasar dan Kota Singaraja masing-masing 1,09% (mtm) dan 0,64% (mtm). Peningkatan tekanan harga terjadi pada kelompok core inflation, sedangkan tekanan harga pada kelompok volatile food dan administered price tercatat melandai dibandingkan bulan sebelumnya.</p>



<p>&#8220;Kenaikan harga pada kelompok core inflation ini mengindikasikan adanya kenaikan dari sisi permintaan seiring membaiknya daya beli masyarakat,&#8221; katanya.</p>



<p>Untuk kelompok barang administered price mencatat inflasi sebesar 0,23% (mtm). Peningkatan tekanan harga terutama terjadi pada harga bahan bakar rumah tangga (BBRT) yang menunjukkan tren peningkatan sejak akhir tahun. Laju inflasi yang lebih tinggi tertahan oleh normalisasi harga angkutan udara pasca Nataru dan libur sekolah di akhir tahun.</p>



<p>Kelompok barang core inflation juga mengalami inflasi sebesar 0,86% (mtm), lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan inflasi bulan sebelumnya, terutama disebabkan oleh naiknya harga kontrak rumah, upah asisten rumah tangga, biaya Taman Kanak-Kanak, dan harga air kemasan.</p>



<p>&#8220;Peningkatan kelompok core inflation mengindikasikan adanya peningkatan daya beli masyarakat seiring pemulihan ekonomi yang sedang berlangsung,&#8221; katanya.</p>



<p>Inflasi tercatat masih berada dalam rentang target inflasi nasional yang sebesar 3±1% (yoy). Namun demikian inflasi Januari 2022 patut diwaspadai karena secara bulanan sangat tinggi, yaitu lebih dari 1%, terutama VF yang lebih dari 2,5%. Tim Pengendalian Inflasi Daerah perlu memastikan ketersediaan pasokan bahan makanan terutama daging dan telur ayam ras, minyak goreng, dan tomat. Hal yang perlu dilakukan terutama adalah meningkatkan Kerjasama Antar Daerah (KAD), digital farming dan e-commerce. (bgn008)22020307</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/bali-alami-inflasi-akibat-lonjakan-permintaan-kebutuhan-pokok/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Harga Canang Melonjak, Sebabkan Bali Alami Inflasi Agustus 2021</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/harga-canang-melonjak-sebabkan-bali-alami-inflasi-agustus-2021/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=harga-canang-melonjak-sebabkan-bali-alami-inflasi-agustus-2021</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/harga-canang-melonjak-sebabkan-bali-alami-inflasi-agustus-2021/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gusde]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Sep 2021 14:06:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Denpasar]]></category>
		<category><![CDATA[agustus2021]]></category>
		<category><![CDATA[balialamiinflasi]]></category>
		<category><![CDATA[hargacanang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=38299</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1024" height="768" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/09/1601619865794-kepala-perwakilan-bank-indonesia-bi-provinsi-bali-trisno-nugroho.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/09/1601619865794-kepala-perwakilan-bank-indonesia-bi-provinsi-bali-trisno-nugroho.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/09/1601619865794-kepala-perwakilan-bank-indonesia-bi-provinsi-bali-trisno-nugroho-300x225.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/09/1601619865794-kepala-perwakilan-bank-indonesia-bi-provinsi-bali-trisno-nugroho-768x576.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/09/1601619865794-kepala-perwakilan-bank-indonesia-bi-provinsi-bali-trisno-nugroho-86x64.jpg 86w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Bank Indonesia Provinsi Bali mencatat inflasi sebesar 0,30% (mtm), terutama disebabkan oleh naiknya harga canang sari. Peningkatan harga canang sari seiring dengan meningkatnya frekuensi upacara keagamaan sepanjang Agustus 2021 yang dipercaya sebagai bulan baik bagi masyarakat Bali. &#8220;Kelompok barang core inflation disebabkan oleh naiknya harga canang sari,&#8221; kata Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1024" height="768" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/09/1601619865794-kepala-perwakilan-bank-indonesia-bi-provinsi-bali-trisno-nugroho.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/09/1601619865794-kepala-perwakilan-bank-indonesia-bi-provinsi-bali-trisno-nugroho.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/09/1601619865794-kepala-perwakilan-bank-indonesia-bi-provinsi-bali-trisno-nugroho-300x225.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/09/1601619865794-kepala-perwakilan-bank-indonesia-bi-provinsi-bali-trisno-nugroho-768x576.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/09/1601619865794-kepala-perwakilan-bank-indonesia-bi-provinsi-bali-trisno-nugroho-86x64.jpg 86w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Bank Indonesia Provinsi Bali mencatat inflasi sebesar 0,30% (mtm), terutama disebabkan oleh naiknya harga canang sari. Peningkatan harga canang sari seiring dengan meningkatnya frekuensi upacara keagamaan sepanjang Agustus 2021 yang dipercaya sebagai bulan baik bagi masyarakat Bali.</p>



<p>&#8220;Kelompok barang core inflation disebabkan oleh naiknya harga canang sari,&#8221; kata Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Trisno Nugroho, dalam keterangannya, di Denpasar, Jumat (3/9/2021).</p>



<p>Bank Indonesia menilai inflasi Bali sampai dengan akhir tahun cenderung rendah dan stabil. Meskipun demikian, program 4K (Ketersediaan pasokan, Keterjangkauan harga, Kelancaran distribusi dan Komunikasi yang efektif) oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) tetap terus didorong, terutama melalui digitalisasi UMKM pangan, Kerjasama Antar Daerah, digital farming, dan e-commerce.</p>



<p>Diterangkan Trisno, Provinsi Bali mencatat inflasi sebesar 0,10% (mtm), meningkat dibanding bulan sebelumnya yang mencatatkan deflasi sebesar 0,04% (mtm). Secara spasial, inflasi terjadi di Kota Denpasar sebesar 0,12% (mtm).</p>



<p>Sementara Kota Singaraja mengalami deflasi sebesar 0,06% (mtm). Peningkatan tekanan harga terjadi pada kelompok core inflation, sedangkan kelompok administered price dan volatile food tercatat menurun.</p>



<p>&#8220;Secara tahunan, Bali mengalami inflasi sebesar 1,19% dari tahun ke tahun (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang sebesar 0,93% (yoy) namun lebih rendah dibandingkan dengan inflasi nasional yang sebesar 1,59(yoy),&#8221; ucapnya.&nbsp;</p>



<p>Selain itu, beberapa harga kebutuhan pokok lainnya (seperti perlengkapan bayi, kopi bubuk dan vitamin) juga tercatat mengalami peningkatan harga. Secara tahunan, core inflation Agustus 2021 tercatat sebesar 0,30% (yoy), meningkat dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang mengalami deflasi sebesar 0,12% (yoy).</p>



<p>Sementara, kata Trisno, kelompok barang administered price mencatat deflasi sebesar 0,08% (mtm). Penurunan harga terutama terjadi pada harga angkutan udara seiring dengan minimnya aktivitas penerbangan ke Bali.&nbsp;</p>



<p>Sebagaimana diketahui, Provinsi Bali selama bulan Agustus 2021 menerapkan PPKM level 4. Secara tahunan, kelompok administered prices mengalami deflasi sebesar 0,08% (yoy), lebih rendah dari bulan sebelumnya yang tercatat inflasi sebesar 0,10% (yoy).</p>



<p>Kelompok barang volatile food juga mengalami deflasi sebesar 0,60% (mtm). Penurunan harga terutama terjadi pada komoditas cabai rawit, daging ayam ras, dan cabai merah. Penurunan harga cabai rawit dan cabai merah seiring dengan terjaganya pasokan yang didukung oleh panen di berbagai daerah sentra produksi.&nbsp;</p>



<p>&#8220;Seiring dengan itu, penurunan harga daging ayam ras selaras dengan terjaganya pasokan di tengah lemahnya permintaan masyarakat. Secara tahunan, kelompok volatile food mengalami deflasi sebesar 0,60% (yoy), turun dari bulan sebelumnya yang mencatatkan inflasi sebesar 0,17% (yoy),&#8221; ucapnya.(bgn008)21090303</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/harga-canang-melonjak-sebabkan-bali-alami-inflasi-agustus-2021/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
