<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>anakusia12-17 &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/tag/anakusia12-17/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Wed, 07 Jul 2021 06:51:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>anakusia12-17 &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sekda Dewa Indra Tinjau Vaksinasi Anak Usia 12-17 di Gianyar</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/sekda-dewa-indra-tinjau-vaksinasi-anak-usia-12-17-di-gianyar/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=sekda-dewa-indra-tinjau-vaksinasi-anak-usia-12-17-di-gianyar</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/sekda-dewa-indra-tinjau-vaksinasi-anak-usia-12-17-di-gianyar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gusde]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Jul 2021 06:51:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemprov Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Provinsi Bali]]></category>
		<category><![CDATA[anakusia12-17]]></category>
		<category><![CDATA[gianyar]]></category>
		<category><![CDATA[sekdadewaindra]]></category>
		<category><![CDATA[tinjauvaksinasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=34825</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="853" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG-20210707-WA0018.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG-20210707-WA0018.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG-20210707-WA0018-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG-20210707-WA0018-1024x682.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG-20210707-WA0018-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG-20210707-WA0018-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>Gianyar, Baliglobalnews Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali yang juga selaku Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra, meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 12-17 di wilayah Kabupaten Gianyar. Peninjauan yang dilaksanakan pada Rabu (7/7) menyasar tiga sekolah yaitu SMAN 1 Sukawati, SMAN 1 Blahbatuh dan SMAN 1 Gianyar. Peninjauan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="853" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG-20210707-WA0018.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG-20210707-WA0018.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG-20210707-WA0018-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG-20210707-WA0018-1024x682.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG-20210707-WA0018-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/IMG-20210707-WA0018-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>
<p>Gianyar, Baliglobalnews</p>



<p>Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali yang juga selaku Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra, meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 12-17 di wilayah Kabupaten Gianyar. Peninjauan yang dilaksanakan pada Rabu (7/7) menyasar tiga sekolah yaitu SMAN 1 Sukawati, SMAN 1 Blahbatuh dan SMAN 1 Gianyar.</p>



<p>Peninjauan diawali di SMAN 1 Sukawati yang beralamat di Jalan Lettu Wayan Sutha II, Batuan, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Kedatangan Sekda Dewa Indra disambut Kepala SMAN 1 Sukawati I Wayan Widia. Widia menjelaskan, vaksinasi pada hari pertama bagi anak didik usia 12-17 tahun di sekolah tersebut diikuti siswa kelas 11 yang berjumlah 458 orang. Sementara siswa kelas 12&nbsp; berjumlah 418 siswa akan divaksin pada hari kedua, Kamis (8/7). Lanjut di SMAN 1 Blahbatuh, Sekda Dewa Indra memperoleh laporan bahwa jumlah siswa yang divaksin pada hari pertama sebanyak 470 orang.</p>



<p>&#8220;Sisanya akan kami tuntaskan pada pelaksanaan hari kedua,&#8221; ujar Kepala SMAN Blahbatuh, Ketut Sulatra. Peninjauan terakhir dilakukan di SMAN 1 Gianyar yang beralamat di Jalan Ratna, Tegal Tugu Kecamatan Gianyar. Kepala Sekolah SMAN 1 Gianyar Wayan Sudra Astra melaporkan, total jumlah siswa mencapai 788 anak. &#8220;Yang divaksin pada hari pertama sebanyak 400 anak, sisanya kita lanjutkan besok,&#8221; katanya.</p>



<p>Dari pantauan di lapangan, Sekda Dewa Indra menilai pelaksanaan vaksinasi anak usia 12-17 yang dikoordinir sekolah berjalan tertib. Dengan pengaturan sedemikian rupa, anak-anak datang ke sekolah dengan tertib, mematuhi protokol kesehatan seperti menggunakan masker dengan benar dan mencuci tangan dengan sabun di air mengalir sebelum masuk ruangan. Memanfaatkan ruang kelas yang ada, anak-anak pun dibagi ke dalam sejumlah ruangan. Mereka yang baru datang diarahkan ke ruangan khusus pengisian formulir, selanjutnya secara bertahap dipanggil menuju ruangan screening, vaksinasi dan observasi. Pola ini diterapkan untuk mencegah terjadinya kerumunan pada siswa. Dalam peninjauan, Sekda Dewa Indra juga berinteraksi langsung dengan para siswa yang mengikuti vaksinasi. &#8220;Gmana rasanya setelah divaksin, ndak sakit kan,&#8221; tanyanya yang dijawab tidak oleh para siswa. Kepada mereka yang masih menunggu giliran divaksin, Dewa Indra berpesan agar tidak tegang. Ia juga menekankan para guru agar memastikan anak-anak sarapan terlebih dahulu sebelum divaksin.</p>



<p>Sekda Dewa Indra berharap pelaksanaan vaksinasi bagi anak usia 12-17 tahun ini bisa lebih dipercepat. Selain memperluas cakupan herd immunity, vaksinasi bagi kelompok anak ini juga berkaitan dengan percepatan pembelajaran tatap muka (PTM). Selain meninjau pelaksanan vaksinasi, dalam kunjungan di tiga sekolah, birokrat kelahiran Singaraja ini memastikan ketersediaan ruang belajar di tiap sekolah untuk mendukung PTM yang disesuaikan dengan ketentuan protokol kesehatan. Terkait dengan pola pembelajaran, ia berpendapat ke depannya lembaga pendidikan tak mesti hanya berpatokan pada PTM. Menyiasati kurangnya ruang belajar, ia menyarankan pemberlakuan sistem kombinasi PTM dan pembelajaran jarak jauh. (bgn003)21070708</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/sekda-dewa-indra-tinjau-vaksinasi-anak-usia-12-17-di-gianyar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Vaksinasi ibu hamil hingga anak 12-17 tahun di Kepri dimulai Juli</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/vaksinasi-ibu-hamil-hingga-anak-12-17-tahun-di-kepri-dimulai-juli/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=vaksinasi-ibu-hamil-hingga-anak-12-17-tahun-di-kepri-dimulai-juli</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/vaksinasi-ibu-hamil-hingga-anak-12-17-tahun-di-kepri-dimulai-juli/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gusde]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Jul 2021 04:46:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[anakusia12-17]]></category>
		<category><![CDATA[ibuhamil]]></category>
		<category><![CDATA[juli]]></category>
		<category><![CDATA[kepri]]></category>
		<category><![CDATA[vaksinasicovid19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=34176</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="799" height="497" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/kepri-.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/kepri-.jpg 799w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/kepri--300x187.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/kepri--768x478.jpg 768w" sizes="(max-width: 799px) 100vw, 799px" /></div>Nasional, Baliglobalnews Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad menyampaikan vaksinasi bagi ibu hamil, menyusui serta anak usia 12 &#8211; 17 tahun di daerah tersebut mulai dilaksanakan pada Juli. &#8220;Jenis vaksin yang digunakan untuk ibu hamil, ibu menyusui dan anak-anak adalah Sinovac,&#8221; kata Gubernur Ansar di Gedung Daerah Tanjungpinang, Kamis. Ansar meminta dalam dua hari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="799" height="497" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/kepri-.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/kepri-.jpg 799w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/kepri--300x187.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/kepri--768x478.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 799px) 100vw, 799px" /></div>
<p>Nasional, Baliglobalnews</p>



<p>Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad menyampaikan vaksinasi bagi ibu hamil, menyusui serta anak usia 12 &#8211; 17 tahun di daerah tersebut mulai dilaksanakan pada Juli.</p>



<p>&#8220;Jenis vaksin yang digunakan untuk ibu hamil, ibu menyusui dan anak-anak adalah Sinovac,&#8221; kata Gubernur Ansar di Gedung Daerah Tanjungpinang, Kamis.</p>



<p>Ansar meminta dalam dua hari ke depan Dinas terkait sudah selesai melakukan pendataan, kemudian melakukan rasionalisasi jumlah vaksinator yang diperlukan.</p>



<p>Sesuai data, kata dia, jumlah penduduk di Kepri dengan usia 12 sampai 17 tahun sebanyak 227.664 orang, dengan rincian 117.663 orang laki-laki dan 110.001 orang perempuan.</p>



<p>Menurut dia sasaran awal adalah anak sekolah yang berada dalam usia tersebut. Sehingga perlu adanya pemetaan dari Dinas Pendidikan tingkat kabupaten dan kota, serta Kanwil Kemenag yang membawahi sekolah madrasah.</p>



<p>&#8220;Begitu juga pemetaan untuk ibu hamil dan menyusui oleh Dinas Kesehatan bekerja sama dengan instansi terkait lainnya,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Lanjutnya, vaksinasi ini rencananya dimulai pada 5 Juli 2021 di sekolah saat pihaknya melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Natuna.</p>



<p>Gubernur yakin jika efektif, maka pelaksanaan vaksinasi anak sekolah akan tuntas dalam 20 hari.</p>



<p>Ia juga berharap vaksinasi ini tidak sampai mengganggu proses vaksinasi bagi masyarakat umum yang saat ini masih berjalan.</p>



<p>&#8220;Juga agar&nbsp;<em>screening</em>&nbsp;betul-betul dilakukan secara ketat terhadap ibu hamil dan menyusui sebelum dilakukan vaksinasi,&#8221; demikian Ansar.</p>



<p>Secara terpisah, Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi BKKBN Eni Gustina menyampaikan latar belakang dilaksanakannya vaksinasi ini adalah kasus kematian ibu dan bayi yang meningkat akibat fokus rumah sakit terhadap COVID-19.</p>



<p>Kemudian disusul jumlah dokter spesialis obsgyn yang meninggal akibat COVID-19 menempati urutan kedua berdasarkan profesi kedokteran.</p>



<p>&#8220;Belakangan ini, ternyata terdapat satu anak yang terpapar dari 8 kasus terkonfirmasi positif COVID-19 dengan 50 persen di antaranya meninggal dunia&#8221; ujarnya.(bgn123)21070111</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/vaksinasi-ibu-hamil-hingga-anak-12-17-tahun-di-kepri-dimulai-juli/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
