Media Informasi Masyarakat

Sekda Adi Arnawa Terima Kunja Komite I DPD RI, Badung Dinilai Terbaik Implementasikan UU 23/ 2014

Mangupura, Baliglobalnews

Sekda Badung, Wayan Adi Arnawa, menyatakan berdasarkan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014, kewenangan pemerintahan daerah meliputi menyelenggarakan urusan pemerintahan menurut asas otonomi dan tugas pembantuan dengan prinsip otonomi seluas-luasnya sesuai dalam sistem Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Esensinya adalah pemerintah daerah diberikan kewenangan oleh pemerintah pusat untuk mengatur rumah tangganya sendiri, seperti kewenangan pelayanan dasar kewenangan absolut dan kewenangan lainnya,” ujar Adi Arnawa mewakili Bupati Badung saat menerima kunjungan kerja (kunja) Komite I DPD RI dalam rangka pengawasan atas pelaksanaan Undang-Undang 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah di Provinsi Bali, bertempat di Ruang Kriya Gosana Puspem Badung, Senin (30/5).

Adi Arnawa juga menyebutkan semua urusan pemerintahan yang berkaitan dengan pelayanan kepada masyarakat maupun pembangunan di segala sektor, bisa diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Badung dengan sangat baik, seperti pelayanan di bidang pendidikan, kesehatan, pembangunan infrastruktur, perlindungan sosial, pemukiman maupun keamanan dan ketertiban.

“Maaf, bukannya bagaimana, semua yang ada di Kabupaten Badung ini sangat memadai, karena kondisi fiskal juga sangat memadai. Dimana dalam kondisi normal PAD kami bisa mencapai Rp 4-5 triliun/tahun. Namun dengan adanya pandemi Covid-19, Kabupaten Badung mengalami dampak yang sangat luar biasa. Karena kebetulan kami minus sumber daya alam dan fokus pendapatan kami berasal dari pajak hotel dan restoran, industri pariwisata,” katanya.

Sementara Ketua Delegasi Komite I DPD RI, Fachrul Razi, mengatakan kunjungan kerjanya bersama anggota Komite I DPD RI ke Kabupaten Badung dalam rangka pengawasan atas pelaksanaan Undang-undang 23/2014 tentang pemerintah daerah di Provinsi Bali.

Hal itu dikemukakan Fachrul Razi ketika diterima oleh Sekda Badung, Wayan Adi Arnawa mewakili Bupati Badung di Ruang Kriya Gosana Puspem Badung, pada Senin (30/5).

Fachrul Razi menyatakan Badung merupakan kabupaten yang memiliki sistem tata pemerintahan sangat baik dan sudah dijadikan rujukan studi tiru oleh pemerintah daerah di seluruh Indonesia.

“Kehadiran kami ke Kabupaten Badung, karena ingin tahu lebih banyak terkait sistem tata kelola pemerintahan daerah dan kita anggap Kabupaten Badung terbaik di Indonesia. Di sini anggota yang hadir mewakili 34 provinsi, namun yang hadir saat ini 12 provinsi dimana beliau-beliau ini ada sebagai mantan kepala daerah baik itu bupati maupun gubernur,” ucapnya.

Anggota DPD RI perwakilan Bali, Arya Wedakarna, menyebutkan Kabupaten Badung sampai saat ini menjadi satu-satunya kabupaten yang memberikan bagi hasil pajak hotel dan restoran kepada kabupaten lain dengan PAD kecil di Provinsi Bali.

“Badung merupakan soko guru ekonomi Pulau Bali. Maka dari itu, kalau Badung ini baik-baik saja itu artinya Bali juga baik-baik saja. Tapi ketika Badung ini berdarah-darah, maka seluruh Bali akan mendapatkan dampaknya. Untuk itu, kami mengajak semua senator untuk membantu Badung, baik itu terkait masalah anggaran maupun fiskal,” katanya.

Turut hadir jajaran Forkopimda Badung, pimpinan OPD terkait, Ketua PHRI Badung dan perwakilan Universitas Dhyana Pura. (bgn003)22053019

Comments
Loading...
Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam