Media Informasi Masyarakat

Satpol PP Denpasar Tipiringkan Pelanggar Perda

Denpasar, Baliglobalnews

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar kembali menggelar sidang tindak pidana ringan (Tipiring) di Pengadilan Negeri Denpasar terhadap para pelanggar Perda Ketertiban Umum, Jumat (7/8).

Sidang Tipiring yang dipimpin Hakim Gede Putra Astawa, S.H., M.H., didampingi Panitera Ni Putu Laria Dewi, S.H. menjatuhkan hukuman denda Rp 200.000 kepada 2 orang pedagang kaki lima (PKL) yang melanggar Perda Ketertiban Umum. Mereka berjualan di trafic light perempatan Jl. Gunung Agung dan Jl. Mahendra Data. Hal itu disampikan Kasatpol PP Kota Denpasar, Dewa Gede Anom Sayoga, saat ditemui usai persidangan.

Menurut Sayoga, dalam menghadapi situasi pandemi Covid-19 pelaksanaan sidang tipiring ini tetap harus dilaksanakan kepada pelanggar Perda. Sebagai upaya atau untuk memberikan efek jera kepada pelanggar dan menciptakan ketertiban di Kota Denpasar.

Semestinya di tengah pandemi Covid-19 masyarakat selain mematuhi protokol kesehatan, juga tetap mematahui Perda yang telah ditetapkan. Dengan demikian, Kota Denpasar tetap aman, nyaman dan bersih.

Dalam pandemi Covid-19 pihaknya menyadari banyak masyarakat yang mengalami kesusahan, karena kehilangan pekerjaan. Namun bukan berarti mereka bebas berjualan di mana pun yang diinginkan. Pasalnya, Pemerintah Kota Denpasar telah menyediakan tempat atau lapak untuk masyarakat yang ingin berjualan di pasar pasar rakyat. ”Bagi yang ingin berjualan jangan sembarangan, karena Pemerintah Kota Denpasar telah menyediakan tempat,” katanya.

Sayoga mengaku sidang tipiring bagi pelanggar perda akan terus di lakukan sampai masyarakat paham akan pentingnya taat aturan, sekaligus memberikan efek jera dan sebagai wahana sosialisasi perda bagi masyarakat. Dengan demikian Sayoga berharap agar masyarakat terus mematuhi peraturan yang ada.

Salah satu pelanggar, M.Yunus, minta maaf, karena berjualan di tempat yang tidak seharusnya. Maka dari itu pihaknya berjanji tidak akan membuat kesalahan lagi. ”Ini sebagai pengalaman saya, saya minta maaf dan tidak akan melanggar lagi,” katanya. (bgn/hms)20080719

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

- Advertisement -

Comments
Loading...