Media Informasi Masyarakat

Pemkab Tabanan Terima Studi Lapangan Peserta Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Mahkamah Agung RI

Tabanan, Baliglobalnews

Sekda I Gede Susila mewakili Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, menyambut baik study lapangan peserta Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Mahkamah Agung RI, di ruang rapat Utama Jayaning Singasana Kantor Bupati Tabanan, pada Selasa (11/6/2024).

Sekda Susila mengapresiasi pimpinan dan jajaran Pusdiklat Manajemen dan Kepemimpinan Mahkamah Agung RI, yang telah memilih Kabupaten Tabanan sebagai lokus benchmarking pelatihan, di mana pelatihan ini diharapkan mampu menjadi pelecut semangat bagi upaya pemerintah Kabupaten Tabanan dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan di Kabupaten Tabanan.

Dia berpesan agar senantiasa meningkatkan kewajiban dalam mempersiapkan diri memasuki society 5.0 yang ditandai dengan penggunaan ilmu pengetahuan berbasis teknologi modern dalam menyelesaikan semua urusan. “Agar bisa tetap survive, tentunya peningkatan profesionalitas melalui pengedepanan mindset berpikir kritis dan kreatif mutlak diperlukan. Cara berpikir kritis dan kreatif ini merupakan cikal bakal sikap inovasi yang sejalan dengan apa yang dipelajari rekan-rekan peserta pelatihan saat ini,” ujarnya.

Pihaknya menyampaikan untuk bisa nyaman berinovasi tentunya memiliki banyak tantangan khususnya adalah menciptakan sebuah ekosistem yang mampu melahirkan inovasi-inovasi bermanfaat. Pemerintah Kabupaten Tabanan memiliki jargon “inovasi harga mati”, dengan jargon ini  diharapkan cara-cara yang lama dalam mengelola manajemen pemerintahan sudah sewaktunya untuk direvitalisasi dengan cara-cara yang baru baik dalam berpikir baru, bertindak yang baru dan berwawasan yang baru.

Untuk mewujudkan ekosistem yang terstruktur dalam merangsang perangkat daerah berinovasi, jajaran Pemerintah Kabupaten Tabanan telah melakukan modifikasi dalam perjanjian kinerja Kepala Perangkat Daerah dan Bupati Tabanan. “Dalam tiga tahun terakhir, perjanjian kinerja tersebut telah mengakomodir sebuah kewajiban 1 OPD, 1 inovasi. Hal ini menunjukkan keseriusan Kabupaten Tabanan dalam berinovasi dalam berbagai hal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Tabanan dan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan,” katanya.

Sementara Kepala Pusdiklat Manejemen dan Kepemimpinan MA RI, Darmoko Yuti Witanto, menerangkan dengan inovasi-inovasi yang sudah dikembangkan oleh Kabupaten Tabanan ini tentunya menjadi inspirasi bagi para peserta, karena pelatihan kepemimpinan ini bukan hanya sekedar menyelesaikan secara tuntas jam Pelajaran yang sudah ditentukan, tetapi juga kewajiban peserta untuk membuat aksi perubahan.

Selain Kabupaten Tabanan ini adalah Kabupaten yang sangat berprestasi, di Tabanan dikatakan juga banyak sekali bermunculan inovasi. “Inovasi ini tidak hanya untuk membuat hal-hal yang baru, tetapi perlu ada faktor kepemimpinan yang kuat, supaya inovasi ini bisa berjalan. Oleh sebab itu, saya yakin, Kabupaten Tabanan ini mempunyai figur pimpinan yang kuat untuk mendorong organisasi bisa maju dan berprestasi,” katanya. (bgn003)24061112

Comments
Loading...