Media Informasi Masyarakat

Eko Roni Saputra kembali menang, Abbasov pertahankan juara dunia ONE

Nasional, Baliglobalnews

Petarung Indonesia Eko Roni Saputra kembali meraih kemenangan, dan Kiamrian Abbasov sukses mempertahankan gelar juara dunia ONE Welterweight pada laga tarung bebas ONE Championship di Singapura, Jumat malam (6/11).

Eko Roni Saputra berdasarkan data resmi dari ONE Championship, Sabtu, sukses mengalahkan petarung Filipina Ramon “The Bicolano” Gonzales pada ronde pertama. Kemenangan ini membuat Eko menang empat kali berturut-turut.

“Terima kasih atas dukungan yang diberikan tim, pelatih dan pendukung saya,” kata Eko Roni seusai laga bertajuk ONE: INSIDE THE MATRIX II itu.

Petarung asal Kalimantan Timur itu melepaskan dua tendangan sesaat pertarungan dimulai, menggunakan keahlian gulatnya untuk membawa lawannya ke matras dimana ia memiliki keunggulan.

Di atas matras, Eko terbukti tidak terbendung, memajukan posisinya hingga mampu merebut punggung Gonzales dan meneggelamkannya dalam cengkeraman melalui teknik rear naked choke. Gonzales pun tidak punya pilihan selain menyerah.

Namun, kemenangan Eko Roni Saputra tidak diikuti petarung putri Indonesia Priscilla Hertati Lumban Gaol yang harus menyerah dari petarung China, Meng Bo pada ronde pertama. Pukulan mengarah ke dagu membuat petarung yang akrab dipanggil Thathie ini tersungkur.

Sementara itu, di pertandingan utama, juara dunia ONE Welterweight Kiamrian “Brazen” Abbasov dari Kyrgyzstan meraih kemenangan teknikal KO yang sensasional atas pesaing yang sebelumnya tidak terkalahkan James Nakashima dari Amerika Serikat.

Sebenarnya sang juara bertahan ini terus mendapatkan tekanan di tiga ronde awal dari Nakashima. Bahkan Kiamrian terus kesulitan untuk mengembangkan permainan mengingat sang lawan terus memberikan tekanan.

Baru pada ronde keempat, jalannya pertandingan berubah ketika Abbasov mengejutkan Nakashima dengan sebuah hantaman lutut saat sang penantang itu mencoba melancarkan double-leg.

Hantaman lutut Abbasov membuat Nakashima terguncang, dan “Brazen” menutup pertarungan dengan rentetan serangan yang memaksa wasit untuk menghentikan pertandingan. (bgn123)20110708

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

- Advertisement -

Comments
Loading...