Dukung Data Desa Presisi, Pemkab Tabanan Gelar Rakor dan Alokasikan Bantuan untuk Pendataan di 133 Desa
Tabanan, Baliglobalnews
Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) menggelar rapat koordinasi (rakor) dengan seluruh perbekel (kepala desa) dari 133 desa di Tabanan secara daring pada Senin (25/8/2025). Dalam rakor tersebut, dibahas mengenai mekanisme pemberian bantuan keuangan khusus (BKK) kepada desa untuk pelaksanaan pendataan dan penginputan data ke dalam Sistem Informasi Desa. Selain itu, turut disampaikan rencana tindak lanjut kegiatan pendataan, termasuk penetapan Tim Pendata di masing-masing desa.
Kepala Dinas PMD I Gusti Ayu Nyoman Supartiwi menegaskan bahwa pendataan ini merupakan lanjutan dari pemutakhiran data demografi yang telah tuntas pada semester pertama 2025. “Mulai 1 September 2025, seluruh desa di Tabanan sudah akan memulai pendataan 5 bidang prioritas,” ujarnya.
Dia menyampaikan Pemerintah Kabupaten Tabanan memberikan dukungan melalui BKK APBD Perubahan Tahun 2025. “Dana ini dialokasikan dalam bentuk honorarium bagi Tim Pendata dan penginput data ke Sistem Informasi Desa. Kami juga menugaskan satu orang ASN dari Pemkab untuk memantau langsung pelaksanaan di lapangan, dan berharap pihak kecamatan dapat memfasilitasi percepatan kegiatan ini,” katanya.
Dia merinci lima bidang yang menjadi prioritas pendataan mencakup pangan, sandang, papan; pendidikan dan kesehatan; jaminan sosial dan ketenagakerjaan; agama, adat, tradisi dan budaya; serta pariwisata.
Sementara Kepala Bidang Perencanaan Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah (PPEPD) Gusti Bagus Ariyanto menekankan pentingnya kualitas data yang akan dihimpun. Dia menegaskan bahwa pendataan 5 bidang prioritas ini sangat penting, karena data yang dikumpulkan bukan sekadar angka, tetapi menjadi dasar utama dalam pengambilan kebijakan daerah. “Oleh sebab itu, petugas pendata kami minta untuk benar-benar teliti dan akurat dalam melaksanakan tugasnya,” katanya. (bgn020)25082510