Dua Hari Dilaporkan Hilang, Lansia di Selemadeg Barat Ditemukan Selamat
Singasana, Baliglobalnews
Upaya pencarian marathon selama dua hari dari tim gabungan Polsek Selemadeg Barat, Sat Samapta Polres Tabanan, BPBD Kabupaten Tabanan, dan warga setempat akhirnya berhasil menemukan lanjut usia (lansia) perempuan Ni Wayan Natri (70) alias Mbah Mardi dalam keadaan selamat pada Senin (26/10/2026) pagi sekitar pukul 10.15 Wita.
Lansia yang diketahui memiliki riwayat linglung akibat faktor usia tersebut sempat dilaporkan hilang meninggalkan rumah tanpa izin sejak Sabtu (24/10/2026) subuh di Banjar Dinas Tegal Kontang, Desa Lumbung Kauh, Kecamatan Selemadeg Barat, Kabupaten Tabanan.
Kasi Humas Polres Tabanan Iptu Ni Luh Putu Wiwik Endrawati membenarkan penemuan lansia tersebut setelah dilakukan operasi penyisiran oleh tim gabungan. “Korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat namun dalam kondisi lemas di Pangkung Selonding, tepatnya di bawah talang air saluran irigasi Tukad Balian, Banjar Dinas Tegal Kontang, Desa Lumbung Kauh. Lokasi penemuan berjarak sekitar 1 kilometer dari rumah korban,” ujarnya.
Iptu Wiwik mengatakan berdasarkan laporan yang diterima, peristiwa ini berawal pada Sabtu (24/10/2026) sekitar pukul 05.00 Wita saat pelapor yang merupakan anak korban I Nyoman Alit (57) mendapati Ni Wayan Natri sudah tidak ada di rumah. “Pihak keluarga bersama warga sekitar sempat menyisir kawasan tegalan dekat rumah dan hanya menemukan barang bawaan korban, sehingga melapor ke Polsek Selemadeg Barat,” katanya.
Menerima laporan tersebut, kata dia, personel Polsek Selemadeg Barat langsung menggelar operasi pencarian di seputaran perkebunan warga. Namun, proses penyisiran hari pertama sempat dihentikan lantaran terkendala cuaca hujan deras dan kondisi yang mulai gelap. Polsek Selbar kemudian berkoordinasi dengan Sat Samapta Polres Tabanan dan BPBD Tabanan untuk memperluas jangkauan pencarian.
Iptu Wiwik menyebutkan pencarian yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Selemadeg Barat bersama tim gabungan dan masyarakat akhirnya membuahkan hasil pada Senin pagi, setelah menyusuri area saluran irigasi Tukad Balian hingga menemukan korban dalam posisi lemas di bawah talang air.
Usai dievakuasi dari dasar pangkung, korban langsung dibawa ke rumah untuk mendapatkan pemeriksaan awal oleh bidan desa setempat.
“Selanjutnya korban dirujuk ke Puskesmas Selemadeg Barat guna mendapatkan perawatan serta observasi medis lebih lanjut untuk memulihkan kondisi fisiknya,” pungkasnya. (bgn020)26102612
