<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pilkada Karangasem &#8211; Bali Global News</title>
	<atom:link href="https://baliglobalnews.com/category/bs-pilkadakarangasem/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<description>Media Informasi Masyarakat</description>
	<lastBuildDate>Wed, 09 Oct 2024 11:40:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.7</generator>

<image>
	<url>https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2021/07/wp-1627174163123-100x100.jpg</url>
	<title>Pilkada Karangasem &#8211; Bali Global News</title>
	<link>https://baliglobalnews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Jaga Netralitas Jelang Pilkada, Satgas Netralitas ASN/Non-ASN Sidak ke Karangasem</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/jaga-netralitas-jelang-pilkada-satgas-netralitas-asn-non-asn-sidak-ke-karangasem/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=jaga-netralitas-jelang-pilkada-satgas-netralitas-asn-non-asn-sidak-ke-karangasem</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/jaga-netralitas-jelang-pilkada-satgas-netralitas-asn-non-asn-sidak-ke-karangasem/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Oct 2024 11:40:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Karangasem]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkada Karangasem]]></category>
		<category><![CDATA[#karangasem]]></category>
		<category><![CDATA[#pilkada]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=97977</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="2560" height="1706" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/IMG_20241008_122128-min-scaled.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/IMG_20241008_122128-min-scaled.jpg 2560w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/IMG_20241008_122128-min-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/IMG_20241008_122128-min-1024x683.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/IMG_20241008_122128-min-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/IMG_20241008_122128-min-1536x1024.jpg 1536w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/IMG_20241008_122128-min-2048x1365.jpg 2048w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/IMG_20241008_122128-min-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 2560px) 100vw, 2560px" /></div>Amlapura, Baliglonalnews Satgas Netralitas ASN/Non-ASN yang dipimpin Wakil Ketua yang juga Inspektur Pembantu Wilayah 1 Inspektorat Daerah Provinsi Bali I Nyoman Gde Suarditha sidak ke tiga lokasi di Kabupaten Karangasem, yaitu SMKN 1 Manggis, SMA Amlapura, dan UPTD PPRD Kabupaten Karangasem pada Selasa (8/10/2024). Suarditha menyampaikan bahwa ASN memiliki asas netralitas yang diamanatkan dalam Undang-Undang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="2560" height="1706" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/IMG_20241008_122128-min-scaled.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/IMG_20241008_122128-min-scaled.jpg 2560w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/IMG_20241008_122128-min-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/IMG_20241008_122128-min-1024x683.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/IMG_20241008_122128-min-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/IMG_20241008_122128-min-1536x1024.jpg 1536w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/IMG_20241008_122128-min-2048x1365.jpg 2048w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2024/10/IMG_20241008_122128-min-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 2560px) 100vw, 2560px" /></div><p>Amlapura, Baliglonalnews</p>
<p>Satgas Netralitas ASN/Non-ASN yang dipimpin Wakil Ketua yang juga Inspektur Pembantu Wilayah 1 Inspektorat Daerah Provinsi Bali I Nyoman Gde Suarditha sidak ke tiga lokasi di Kabupaten Karangasem, yaitu SMKN 1 Manggis, SMA Amlapura, dan UPTD PPRD Kabupaten Karangasem pada Selasa (8/10/2024).</p>
<p>Suarditha menyampaikan bahwa ASN memiliki asas netralitas yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN. Dalam aturan tersebut disebutkan bahwa ASN dilarang menjadi anggota dan/atau pengurus partai politik. ASN juga diamanatkan untuk tidak berpihak pada segala bentuk pengaruh dan tidak memihak kepada kepentingan siapa pun. Dia menekankan bahwa ketidaknetralan ASN akan sangat merugikan negara, pemerintah, dan masyarakat. Dia mengajak para ASN/Non-ASN untuk menjaga netralitas, menghindari konflik kepentingan, dan menggunakan media sosial dengan bijak.</p>
<p>Suarditha menyampaikan bahwa Tim Satgas Netralitas ASN dan Non-ASN memiliki tiga tugas utama, yaitu pencegahan, penindakan, dan monitoring. Dijelaskannya, langkah pencegahan telah dilakukan melalui sejumlah kegiatan seperti pengarahan Bawaslu, penandatanganan Pakta Integritas, dan pengucapan ikrar netralitas.</p>
<p>&#8220;Kami ingin memastikan bahwa Bapak/Ibu semua netral dan melaksanakan apa yang sudah Bapak/Ibu tanda tangani dalam Pakta Integritas. Silakan gunakan hak politik di bilik suara saja, jangan mempengaruhi ataupun secara terbuka menyatakan dukungan terhadap salah satu calon,&#8221; katanya.</p>
<p>Hal senada juga disampaikan oleh Sekretaris Satgas, yang juga menjabat sebagai Sekretaris BKPSDM Provinsi Bali, I Made Mahadi Sanatana. Dia mengingatkan bahwa jenis pelanggaran netralitas meliputi aksi pemberian dukungan kepada pasangan calon (Paslon) tertentu, menjadi anggota dan/atau pengurus partai politik, mengadakan kegiatan yang mengarah pada keberpihakan, hingga ikut sebagai peserta kampanye Paslon. Sementara jenis pelanggaran netralitas berupa kode etik mencakup membuat postingan dukungan kepada paslon, like/comment/share terkait paslon tertentu, memasang spanduk, hingga menghadiri deklarasi paslon tertentu. (bgn003)24100904</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/jaga-netralitas-jelang-pilkada-satgas-netralitas-asn-non-asn-sidak-ke-karangasem/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Paslon No 1 DANA-DIPA, Kawal Anggaran Hampir 1 Triliyun untuk Pembangunan Perlindungan Kawasan Suci Besakih</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/paslon-no-1-dana-dipa-kawal-anggaran-hampir-1-triliyun-untuk-pembangunan-perlindungan-kawasan-suci-besakih/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=paslon-no-1-dana-dipa-kawal-anggaran-hampir-1-triliyun-untuk-pembangunan-perlindungan-kawasan-suci-besakih</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/paslon-no-1-dana-dipa-kawal-anggaran-hampir-1-triliyun-untuk-pembangunan-perlindungan-kawasan-suci-besakih/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Dec 2020 14:54:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pilkada Karangasem]]></category>
		<category><![CDATA[dana-dipa]]></category>
		<category><![CDATA[dukungpaslondanadipa]]></category>
		<category><![CDATA[pilkadakarangasem]]></category>
		<category><![CDATA[pilkadaserentak2020]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=16722</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="262" height="245" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/WhatsApp-Image-2020-12-02-at-21.55.00.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" /></div>Karangasem, Baliglobalnews Dalam rangka melaksanakan Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana di Karangasem untuk mewujudkan Karangasem Era Baru, Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Karangasem Nomor Urut 1, Gede Dana dan Wayan Artha Dipa (DANA-DIPA) berkomitmen penuh dengan melaksanakan Program Prioritas Bidang Adat, Agama, Tradisi, Seni, Budaya, dan Kearifan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="262" height="245" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/12/WhatsApp-Image-2020-12-02-at-21.55.00.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" /></div>
<p>Karangasem, Baliglobalnews</p>



<p>Dalam rangka melaksanakan Visi <strong><em>Nangun Sat Kerthi Loka Bali</em></strong> melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana di Karangasem untuk mewujudkan Karangasem Era Baru, <strong>Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Karangasem Nomor Urut 1</strong>, <strong>Gede Dana dan Wayan Artha Dipa (DANA-DIPA)</strong> berkomitmen penuh dengan melaksanakan Program Prioritas Bidang Adat, Agama, Tradisi, Seni, Budaya, dan Kearifan Lokal.</p>



<p>Karangasem merupakan wilayah yang sangat sakral dan <em>tenget</em>, karena terdapat pura kahyangan jagat yaitu: Pura Agung Besakih, Pura Pasar Agung Giri Tohlangkir, Pura Lempuyang, Pura Andakasa, dan Pura Silayukti.</p>



<p>Karangasem memiliki kekayaan dan keunikan adat, tradisi, seni, budaya, dan kearifan lokal yang merupakan warisan adiluhung, sejak berabad-abad yang masih hidup di tengah-tengah masyarakat dan digeluti oleh para pelaku seni dan budaya. Seperti: <em>Tari Sang Hyang Jaran, Gebug Ende (Seraya), Geret Pandan</em>,<em> Genjek, </em>dan <em>Magibung</em>.Selain itu Karangasem juga mewarisi tenun tradisional yang khas, seperti: Tenun Geringsing di Desa Tenganan, Tenun Endek dan Songket di Desa Sidemen, dan Tenun Endek Pewarna Alam di Desa Seraya. Dalam Bidang Sastra, Karangasem memiliki tradisi bersastra yang sangat unik, seperti: penulisan lontar <em>prasi</em> yang bergambar dan sastra <em>yantra</em> yang bersifat kerohanian.</p>



<p><strong>DANA-DIPA</strong> sangat bangga dan bersyukur alam Karangasem  penuh dengan warisan yang kaya dan unik, masih bertahan sampai saat ini. Semua warisan ini harus dilindungi oleh Pemerintah Daerah bersama masyarakat agar eksistensinya tetap terjaga, dicintai oleh masyarakat khususnya generasi milenial, dan diberdayakan untuk membangun kehidupan masyarakat yang berkarakter dengan  memiliki <em>sradha</em> dan <em>bhakti</em>, serta berbudaya.</p>



<p>Oleh karena itu, <strong>DANA-DIPA</strong> berkomitmen sungguh-sungguh dengan program prioritas yang merupakan penguatan dan pemajuan adat, agama, tradisi, seni, budaya, dan kearifan lokal yang meliputi: kelembagaan, sumber daya manusia, sarana, prasarana, dan pranata budaya. Program ini sesuai dengan pelaksanaan Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2019 tentang Desa Adat di Bali; Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2020 tentang Penguatan dan Pemajuan Kebudayaan Bali; Peraturan Gubernur Bali Nomor 79 Tahun 2018 tentang Penggunaan Busana Adat Bali; Peraturan Gubernur Bali Nomor 80 Tahun 2018 tentang Pelindungan dan Penggunaan Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali, serta Penyelenggaraan Bulan Bahasa Bali; Peraturan Gubernur Bali Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pelindungan Pura, Pratima, dan Simbol-Simbol Keagamaan; dan Peraturan Gubernur Bali Nomor 26 Tahun 2020 tentang Sistem Pengamanan Lingkungan Terpadu Berbasis Desa Adat (SIPANDU BERADAT).</p>



<p>Sejalan dengan komitmen tersebut, <strong>DANA-DIPA</strong> mendukung penuh rencana besar Bapak Gubernur Bali, Wayan Koster yang melaksanakan pembangunan  Pelindungan Kawasan Suci Besakih dengan anggaran sebesar Rp. 950 Milyar, mulai tahun 2020 sampai selesai tahun 2022. <strong>DANA-DIPA</strong> akan memfasilitasi bersama-sama masyarakat Kabupaten Karangasem agar program yang sangat fundamental dan monumental tersebut berjalan dengan lancar dan sukses. Karena program ini akan memberi manfaat sangat besar bagi masyarakat Bali dan Karangasem khususnya, bahkan akan menjadi warisan bersejarah bagi generasi muda di masa yang akan datang. (bgn122)20120235</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/paslon-no-1-dana-dipa-kawal-anggaran-hampir-1-triliyun-untuk-pembangunan-perlindungan-kawasan-suci-besakih/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sambut Antusias Dana-Dipa, Masyarakat Karangasem Inginkan Pemimpin Baru yang Mampu Perbaiki Keterpurukan</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/sambut-antusias-dana-dipa-masyarakat-karangasem-inginkan-pemimpin-baru-yang-mampu-perbaiki-keterpurukan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=sambut-antusias-dana-dipa-masyarakat-karangasem-inginkan-pemimpin-baru-yang-mampu-perbaiki-keterpurukan</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/sambut-antusias-dana-dipa-masyarakat-karangasem-inginkan-pemimpin-baru-yang-mampu-perbaiki-keterpurukan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin BGN]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Nov 2020 02:49:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pilkada Karangasem]]></category>
		<category><![CDATA[amlapura]]></category>
		<category><![CDATA[dana-dipa]]></category>
		<category><![CDATA[karangasem]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=15158</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1120" height="688" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/koster-perasi.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/koster-perasi.jpg 1120w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/koster-perasi-300x184.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/koster-perasi-1024x629.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/koster-perasi-768x472.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 1120px) 100vw, 1120px" /></div>Amlapura, Baliglobalnews Bendesa Adat Perasi, I Nengah Suwastika, menegaskan masyarakat Desa Perasi sangat mendukung langkah-langkah Dana-Dipa untuk membangun perubahan di Kabupaten Karangasem. Hal itu ditegaskan I Nengah Swastika ketika menyambut rombongan calon Bupati dan Wakil Bupati Karangasem nomor urut 1, I Gede Dana dan I Wayan Artha Dipa  ( Dana-Dipa) dalam kampanye dialogis di Desa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1120" height="688" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/koster-perasi.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/koster-perasi.jpg 1120w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/koster-perasi-300x184.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/koster-perasi-1024x629.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/koster-perasi-768x472.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 1120px) 100vw, 1120px" /></div>
<p>Amlapura, Baliglobalnews</p>



<p>Bendesa Adat Perasi, I Nengah Suwastika, menegaskan masyarakat Desa Perasi sangat mendukung langkah-langkah Dana-Dipa untuk membangun perubahan di Kabupaten Karangasem.</p>



<p>Hal itu ditegaskan I Nengah Swastika ketika menyambut rombongan calon Bupati dan Wakil Bupati Karangasem nomor urut 1, I Gede Dana dan I Wayan Artha Dipa  ( Dana-Dipa) dalam kampanye dialogis di Desa Adat Perasi, Desa Pertima, Jumat (21/11).</p>



<p>&#8220;Sudah 4,5 tahun pembangunan di Karangasem mandek. Banyak jalan rusak, termasuk jalan kabupaten yang ada di Perasi tak tersentuh perbaikan. Kami ingin pemimpin yang visioner dan mampu memperbaiki keterpurukan Karangasem saat ini. </p>



<p>Kami yakin dengan program satu jalurnya Pak Gede Dana dan Pak Wayan Artha Dipa akan mampu melakukan terobosan ini,&#8221; ucap Suwastika, disambut pekikan Dana-Dipa memang dari masyarakat yang hadir dalam pertemuan itu.Pasangan Dana-Dipa mendapat sambutan yang sangat antusias dari masyarakat. </p>



<p>Begitu masuk wantilan tempat digelarnya kampanye, Dana-Dipa yang didampingi Ketua DPD PDI Perjuangan Bali, I Wayan Koster dan anggota DPR RI I Gusti Ngurah Alit Kesemua Kalakan, serta Ketua Tim Independen, I Nengah Swadi,  langsung disambut dengan yel yel &#8220;Dana Dipa menang&#8217; disertai salam satu jalur sambil mengacungkan jari telunjuk ke atas.</p>



<p>Sambutan  antusias masyarakat serupa, juga terjadi saat menggelar kampanye di Desa Jungutan, Kecamatan Bebandem dan Desa Tiingtali, Kecamatan Abang.   Tokoh masyarakat di dua desa tersebut sangat mengelu-elukan sosok Gede Dana agar bisa membangun perubahan menuju Karangasem era baru.Antusias masyarakat Perasi menghadiri kampanye tersebut, mendapatkan apresiasi dari Dana-Dipa dan Ketua DPD PDI Perjuangan Bali, I Wayan Koster. </p>



<p>Dalam penyampaian visi misinya,  I Gede Dana menegaskan, apabila masyarakat memberikan amanah untuk memimpin Karangasem, dia dan calon wakilnya I Wayan Artha Dipa akan memprioritaskan lima program unggulan, yakni penguatan sektor pertanian, pendidikan, kesehatan, adat budaya dan penguatan pembangunan pariwisata.</p>



<p>&#8220;Desa Perasi memiliki  pantai  berpasir putih, sama halnya dengan Desa Bugbug yang memiliki panorama indah Gili Tepekong dan lekuk pantai yang sangat eksotik. Demi perekonomian masyarakat saya akan serius menggarap potensi pariwisata ini yang sudah bertahun-tahun terabaikan,&#8221; kata Dana.Mantan anggota DPRD Karangasem 4 periode dan mantan Ketua DPRD Karangasem 2 periode itu juga memuji kegigihan Desa Bugbug dalam menggali potensi desanya. </p>



<p>&#8220;Saya tidak menyangka, saat ini Bukit Asah di Bugbug menjadi salah satu tempat kunjungan wisata primadona di Karangasem, Bali dan dunia. Ini tidak terlepas dari kesabaran dan kegigihan masyarakat Bugbug membangun perubahan demi kemajuan desanya. </p>



<p>Untuk pengembangan ke depan  pemerintah wajib hadir membantu penataan dua tempat objek wisata ini,&#8221; katanya.Gede Dana mengakui saat ini Karangasem belum bisa berbuat banyak untuk membangun daerahnya. Hal itu disebabkan minimnya dana yang dimiliki pemerintah.Tingginya kebocoran pada sektor galian C juga menjadi salah satu penyebab pembangunan di Karangasem dalam 4,5 tahun terakhir bergerak mundur.Dulu, kata Gede Dana, ketika Bupati dijabat Wayan Geredeg, Karangasem mampu meraup PAD dari sektor galian C sebesar Rp 82 miliar, satu tahun berganti  pemimpinnya pendapatan dari galian C malah turun sampai sekarang.</p>



<p>Gede Dana meyakini ada salah kelola dalam tata kelola sektor tambang bukan logam itu. Dia juga meyakini apabila terpilih menjadi Bupati, dia bersama Wayan Artha Dipa akan berjuang untuk menaikkan PAD dari sektor galian C Rp 135 miliar.&#8221;Saya yakin bisa menutupi kebocoran di sektor galian C yang terjadi saat ini. Hitung-hitungan dan rumusnya sudah ada. PAD itu uang rakyat dan harus dikembalikan kepada rakyat melalui program yang diturunkan ke bawah.  </p>



<p>Artinya, ketika sekarang PAD kecil yang rugi adalah masyarakat,&#8221; jelasnya.Di sektor pendidikan,  Dana-Dipa juga akan mengupayakan untuk membangun perguruan tinggi negeri (PTN) di Karangasem. Hal itu dilakukan karena  siswa yang taman SMA di Karangasem sangat tinggi, yakni 5.600 orang per tahun. Lahan untuk kampus PTN, kata Gede Dana, sudah ada di wilayah Tulamben. </p>



<p>Luasnya 10 hektar bersebelahan dengan SMKN 2 Kubu, yang saat ini pembangunannya sudah dikerjakan.&#8221;Inilah era baru yang Dana-Dipa tawarkan. Mari bersama-sama memperbaiki Karangasem dari keterpurukan yang terjadi saat ini. Tiang (saya) bersama Bapak Wayan Artha Dipa siap fokus, tulus dan lurus ngayah secara sekala dan niskala demi perubahan Karangasem yang lebih baik,&#8221;tegasnya.</p>



<p>Sementara itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Bali, I Wayan Koster, menambahkan bahwa Karangasem memerlukan pemimpin yang  baik, memiliki integritas tinggi dan lascarya dalam membangun daerahnya. </p>



<p>Tanpa dasar ini sangat sulit visi misi Nangun Sat Kethi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana akan bisa dijalankan di Karangasem.&#8221;Itu sebabnya saya  berharap pada  9 Desember nanti Karangasem bisa melahirkan pemimpin baru, yakni I Gede Dana dan I Wayan Artha Dipa, yang mampu menjalankan visi  misi Nangun Sat Kerthi Loka Bali  secara sekala dan niskala,&#8221; tegas Koster seraya  mengapresiasi kesanggupan masyarakat Perasi untuk memenangkan pasangan calon yang diusung PDI Perjuangan dan Partai Hanura itu.</p>



<p>&#8220;Elingan (ingat) 9 Desember  ketog semprong datang ke TPS dan coblos nomor urut 1, Gede Dana dan I Wayan Artha Dipa,&#8221; pungkasnya. (bgn003)20112201</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/sambut-antusias-dana-dipa-masyarakat-karangasem-inginkan-pemimpin-baru-yang-mampu-perbaiki-keterpurukan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menangkan Dana-Dipa, Koster Ingatkan Warga Tolak Politik Uang</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/menangkan-dana-dipa-koster-ingatkan-warga-tolak-politik-uang/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=menangkan-dana-dipa-koster-ingatkan-warga-tolak-politik-uang</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/menangkan-dana-dipa-koster-ingatkan-warga-tolak-politik-uang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Nov 2020 14:45:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pilkada Karangasem]]></category>
		<category><![CDATA[dana-dipa]]></category>
		<category><![CDATA[karangasem]]></category>
		<category><![CDATA[ketuadpdpdiperjuangan]]></category>
		<category><![CDATA[menangkanpaslon]]></category>
		<category><![CDATA[pilkadakarangasem]]></category>
		<category><![CDATA[provinsibali]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=15155</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="445" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG-20201121-WA0038-800x445-1.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG-20201121-WA0038-800x445-1.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG-20201121-WA0038-800x445-1-300x167.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG-20201121-WA0038-800x445-1-768x427.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>Amlapura, Baliglobalnews Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, Wayan Koster, mengatakan Karangasem mendesak perlu seorang pemimpin yang memiliki komitmen kuat untuk membangun daerah dengan niat baik, berintegritas dan tulus dalam mengabdikan diri. Tidak kalah penting, Karangasem juga membutuhkan seorang pemimpin yang tidak bermain-main dengan proyek APBD. Hal itu dikatakan Koster ketika kampanye secara virtual dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="800" height="445" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG-20201121-WA0038-800x445-1.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG-20201121-WA0038-800x445-1.jpg 800w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG-20201121-WA0038-800x445-1-300x167.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG-20201121-WA0038-800x445-1-768x427.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></div>
<p>Amlapura, Baliglobalnews</p>



<p>Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, Wayan Koster, mengatakan Karangasem mendesak perlu seorang pemimpin yang memiliki komitmen kuat untuk membangun daerah dengan niat baik, berintegritas dan tulus dalam mengabdikan diri. Tidak kalah penting, Karangasem juga membutuhkan seorang pemimpin yang tidak bermain-main dengan proyek APBD.</p>



<p>Hal itu dikatakan Koster ketika kampanye secara virtual dengan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Karangasem nomor urut 1, Gede Dana-Artha Dipa (Dana -Dipa) yang berlangsung di Kantor DPC PDI Karangasem di Amlapura, Sabtu (21/11).</p>



<p>Menurut Koster, terkait seseorang yang kini mendesak dibutuhkan Karangasem, maka pihaknya bekerja keras untuk dapat memenangkan pasangan Dana-Dipa. &#8220;Ini demi Karangasem dan juga demi Bali,&#8221; kata Gubernur Bali itu.</p>



<p>Koster menegaskan Karangasem perlu dipimpin seseorang yang memiliki visi misi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, karena penganggaran pun tidak bisa berdiri sendiri. Realitanya, anggaran yang dimiliki kabupaten di pengujung timur Pulau Dewata ini, begitu terbatas.</p>



<p>&#8220;Sehungan dengan itu, Karangasem perlu pemimpin yang tulus, lurus dan fokus dalam membangun daerah ini ke depannya. Dan ini hanya bisa dilakukan oleh paslon Dana-Dipa,&#8221; kata Koster sembari mengingatkan warga masyarakat untuk siap menolak adanya politik uang.</p>



<p>&#8220;Jangan sampai ada politik uang agar Karangasem nantinya memiliki pemimpin yang berintegritas,&#8221; ucap doktor jebolan ITB Bandung itu di tengah kampanye virtual yang diikuti anggota STT se-Kabupaten Karangasem.</p>



<p>Koster menilai karena terbatasnya anggaran, sejumlah Puskesmas di Karangasem memiliki fasilitas dan layanan yang terbilang buruk. Karena itu, program perbaikan layanan puskesmas akan menjadi salah satu prioritas program Dana-Dipa jika terpilih pada Pilkada 9 Desember 2020 mendatang.</p>



<p>Selanjutnya, calon Bupati Karangasem Gede Dana mempertegas visi misi Nangun Sat Kerthi Loka Bali yang nantinmya akan menekankan 5 program prioritas untuk daerrah yang berjuluk Gumi Lahar.</p>



<p>Program prioritas tersebut di antaranya juga akan menukik pada kebutuhan kaum muda. Dengan banyaknya muda-mudi yang belakangan ini dirumahkan akibat pandemi Covid-19, maka bidang pertanian akan ditingkatkan, sehingga muda mudi akan lebih tertarik untuk mennerjuni bidang ini.</p>



<p>Dengan kata lain, kaum muda nantinya akan ada areal di dunia pertanian guna melangsungkan aktivitas positif yang bermanfaat bagi kelangsungan hidup di masyarakat, ucapnya, menandaskan.</p>



<p>&#8220;Jika terpilih, kami juga akan permudah kran perizinan investasi, sehingga lapangan kerja untuk muda mudi akan menjadi terbuka lebar. Sejak 2018-2019, Karangasem ini mandek investasi, sehingga anak muda kita harus merantau mencari pekerjaan,&#8221; katanya.</p>



<p>Selain itu, Gede Dana juga menyebutkan akan berupa meningkatkan sektor pariwisata dengan memperhatikan sisi bahari. Tidak kalah penting, bidang olahraga juga akan terus dikembangkan. Sejalan dengan itu, Pordes akan kembali diaktifkan.</p>



<p>&#8220;Ini tidak semata menggali bibit muda di bidang olahraga, tetapi lebih dimaksudkan sebagai ajang saling interaksi antargenerasi muda, sehingga hubungan muda mudi antarbanjar akan menjadi lebih solid dan erat,&#8221; kata Gede Dana, menegaskan. (bgn003)20112121</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/menangkan-dana-dipa-koster-ingatkan-warga-tolak-politik-uang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Usai Debat Perdana,Gede Dana Sayangkan Mas Sumantri Hanya Bisa Salahkan Pihak Lain</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/usai-debat-perdanagede-dana-sayangkan-mas-sumantri-hanya-bisa-salahkan-pihak-lain/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=usai-debat-perdanagede-dana-sayangkan-mas-sumantri-hanya-bisa-salahkan-pihak-lain</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/usai-debat-perdanagede-dana-sayangkan-mas-sumantri-hanya-bisa-salahkan-pihak-lain/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Oct 2020 03:06:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pilkada Karangasem]]></category>
		<category><![CDATA[debatpaslon]]></category>
		<category><![CDATA[debatperdana]]></category>
		<category><![CDATA[pilkada9desember2020]]></category>
		<category><![CDATA[pilkadakarangasem]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=12524</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="640" height="416" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/Gede-Dana-Debat-Perdana.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/Gede-Dana-Debat-Perdana.jpg 640w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/Gede-Dana-Debat-Perdana-300x195.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/Gede-Dana-Debat-Perdana-210x136.jpg 210w" sizes="auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px" /></div>Karangasem, Baliglobalnews Debat terbuka perdana pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Karangasem yang berlangsung di Hotel Inna Grand Bali Beach Sabtu (24/10) sepertinya berlangsung berat sebelah. Pasalnya, kualitas jawaban dan pertanyaan Gede Dana membuat sandingannya, Mas Sumatri tidak berkutik. Hal itu tercermin ketika Gede Dana bersama pasangannya, Wayan Arta Dipa, dengan lugas menjawab seluruh pertanyaan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="640" height="416" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/Gede-Dana-Debat-Perdana.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/Gede-Dana-Debat-Perdana.jpg 640w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/Gede-Dana-Debat-Perdana-300x195.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/Gede-Dana-Debat-Perdana-210x136.jpg 210w" sizes="auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px" /></div>
<p>Karangasem, Baliglobalnews</p>



<p>Debat terbuka perdana pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Karangasem yang berlangsung di Hotel Inna Grand Bali Beach Sabtu (24/10) sepertinya berlangsung berat sebelah. Pasalnya, kualitas jawaban dan pertanyaan Gede Dana membuat sandingannya, Mas Sumatri tidak berkutik.</p>



<p>Hal itu tercermin ketika Gede Dana bersama pasangannya, Wayan Arta Dipa, dengan lugas menjawab seluruh pertanyaan panelis. Paslon ini terlihat sangat siap untuk adu kemampuan dalam memimpin daerah. Gede Dana adalah Ketua DPRD Karangasem, tentulah amat paham persoalan daerah dan bagaimana cara mengatasinya. Demikian pula Wayan Artha Dipa, seorang doktor, wakil bupati dan mantan birokrat yang sudah sangat berpengalaman.</p>



<p>Usai debat, Gede Dana menyatakan Mas Sumatri hanya bisa menyalahkan pihak lain. Dia mencontohkan perihal Ranperda Penyertaan Modal senilai Rp 4,5 miliar untuk merealisasikan program perluasan 1.500 sambungan distrbusi air untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Persoalan ini diungkit Mas Sumatri, karena 45 anggota dewan dianggap sebagai biang kerok gagalnya program tersebut terealisasi, lantaran ranperdanya tidak dibahas dewan.</p>



<p>Gede Dana menilai Mas Sumatri tidak memahami mekanisme proses usulan ranperda. Pasalnya, rapat bamus sudah selesai dan tidak mungkin membahas usulan baru lagi. Terlebih, yang dimaksud usulan itu, ternyata baru sebatas usulan angka anggarannya, bukan detail ranperda.</p>



<p>&#8220;Seharusnya ranperda itu diserahkan bersamaan dengan Ranperda APBD 2020 dan rancangan penyertaan modal ke BPD Bali. Tapi draf ranperda penyertaan modal dari Perusda Tirta Tohlangkir diserahkan ketika pembahasan sudah jauh selesai. Keterlambatan ini, jelas membuat bamus Dewan tidak bisa membuatkan jadwal pembahasan dan melakukan pembahasan secara mendadak. Sebab, semua proses pembahasan ada mekanismenya. Tidak bisa main labrak begitu saja,&#8221; katanya.</p>



<p>Contoh lain, Gede Dana mengkritisi PAD terus melorot tiap tahun selama kepemimpinan Mas Sumatri. Padahal, persoalan ini amatlah fundamental dalam keberlangsungan pembangunan daerah. &#8220;Ini menunjukkan dia (Mas Sumatri-red) tidak mampu melakukan lobi-lobi, tidak mampu menjalin kerjasama, baik ke pemda lain seperti Pemkab Badung, Pemprov Bali maupun Pemerintah Pusat. Ini perlu penanganan serius. Dengan kepemimpinan satu jalur, fokus, lurus dan tulus, kita mampu meningkatkan PAD,&#8221; katanya.</p>



<p>Sistem pembelajaran daring (dalam jaringan) pun tak luput dari sorotan Gede Dana. Pasalnya, 60 persen wilayah Karangasem masih blank. Pandemi Covid-19, yang mengharuskan anak-anak belajar di rumah, tak mampu ditangani dengan baik oleh pemerintah daerah. Sehingga satu generasi di semua jenjang pendidikan menjadi korbannya.</p>



<p>Debat terbuka ini sejatinya sangat menguntungkan bagi paslon Dana-Dipa. Kepercayaan publik menjadi jauh meningkat setelah melihat paparan dan penampilan mereka lewat siaran live Bali TV. Tepuk tangan dan apresiasi juga datang dari masyarakat Bali yang menonton debat ini. Mereka menilai Dana-Dipa luar biasa.</p>



<p>Dengan kemampuan dan kematangan mereka, membuat paslon dua makin terlihat sesungguhnya tak memenuhi kualitas untuk dipercaya lagi membangun daerah seperti Karangasem. Terlebih, dengan begitu banyaknya kegagalan dalam memimpin daerah dalam lima tahun terakhir, membuat Karangasem menjadi kabupaten paling terpuruk di Bali. Padahal, Kabupaten Karangasem sempat berkembang pesat di era kepemimpinan dua periode Wayan Geredeg. Debat perdana tersebut menunjukkan kedua paslon jelas beda kualitas. (bgn003)20102604</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/usai-debat-perdanagede-dana-sayangkan-mas-sumantri-hanya-bisa-salahkan-pihak-lain/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Debat Perdana Calon Bupati Karangasem, Dana-Dipa Dinilai Jauh Lebih Berkualitas</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/debat-perdana-calon-bupati-karangasem-dana-dipa-dinilai-jauh-lebih-berkualitas/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=debat-perdana-calon-bupati-karangasem-dana-dipa-dinilai-jauh-lebih-berkualitas</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/debat-perdana-calon-bupati-karangasem-dana-dipa-dinilai-jauh-lebih-berkualitas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Oct 2020 00:12:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pilkada Karangasem]]></category>
		<category><![CDATA[debatpaslon]]></category>
		<category><![CDATA[debatperdana]]></category>
		<category><![CDATA[pilkada9desember2020]]></category>
		<category><![CDATA[pilkadakarangasem]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=12521</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="720" height="480" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/debat-1-1.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/debat-1-1.jpg 720w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/debat-1-1-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/debat-1-1-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 720px) 100vw, 720px" /></div>Karangasem, Baliglobalnews Debat terbuka perdana pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Karangasem berlangsung di Hotel Inna Grand Bali Beach Sabtu (24/10) berlangsung cukup menarik, terutama dalam sesi tanya jawab. Kedua paslon langsung menukik pada persoalan di daerah. Namun, Gede Dana dinilai jauh lebih berkualitas. Pasalnya, sepanjang sesi debat, Gede Dana lebih menguasai permasalahan Karangasem. Paslon [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="720" height="480" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/debat-1-1.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/debat-1-1.jpg 720w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/debat-1-1-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/debat-1-1-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 720px) 100vw, 720px" /></div>
<p>Karangasem, Baliglobalnews</p>



<p>Debat terbuka perdana pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Karangasem berlangsung di Hotel Inna Grand Bali Beach Sabtu (24/10) berlangsung cukup menarik, terutama dalam sesi tanya jawab.</p>



<p>Kedua paslon langsung menukik pada persoalan di daerah. Namun, Gede Dana dinilai jauh lebih berkualitas. Pasalnya, sepanjang sesi debat, Gede Dana lebih menguasai permasalahan Karangasem.</p>



<p>Paslon yang diusung PDI Perjuangan dan Hanura, serta didukung PSI dan PKB ini sejak awal tampil meyakinkan. Paparan program dalam visi misinya, sangat jelas. Fokus, terukur dan lurus, sangat sejalan dengan kebutuhan masyarakat Karangasem. Paslon ini benar-benar mencerminkan dua tokoh yang saling melengkapi dalam segala aspek dan dipercaya mampu mewujudkan gerakan perubahan di Karangasem. Sehingga, di atas panggung debat terbuka, keduanya terlihat dominan. Mereka menunjukkan kualitasnya lewat pemikiran-pemikiran cerdas untuk membangkitkan Karangasem.</p>



<p>Seluruh pertanyaan panelis dijawab dengan lugas. Paslon ini terlihat sangat siap untuk adu kemampuan dalam memimpin daerah. Gede Dana adalah Ketua DPRD Karangasem, tentulah amat paham persoalan daerah dan bagaimana cara mengatasinya. Demikian pula Wayan Artha Dipa, seorang doktor, wakil bupati dan mantan birokrat yang sudah sangat berpengalaman. Misalnya, ketika ditanya visinya dalam membangun potensi kelautan, Gede Dana lugas dengan jawabannya, yakni membangun tempat pelelangan ikan sebagai solusi. Ini sangat tepat untuk menampung hasil panen ikan dari nelayan yang melimpah, agar harga hasil panen tetap stabil dan tidak dipermainkan tengkulak.</p>



<p>Demikian pula ketika mendapatkan kesempatan bertanya. Gede Dana mempertanyakan langkah paslon dua yang kebetulan Bupati Karangasem, dalam menyikapi sistem pembelajaran daring. Di mana, 60 persen wilayah Karangasem masih blank spot. Persoalan ini amat dirasakan anak-anak yang tinggal di daerah perbukitan, karena mereka jelas tidak mampu mengikuti sistem daring. Persoalan akibat pandemi Covid-19, yang mengharuskan anak-anak belajar di rumah ini, tak mampu ditangani dengan baik oleh pemerintah daerah. Sehingga satu generasi di semua jenjang pendidikan menjadi korbannya.</p>



<p>Jawaban-jawaban Gede Dana dan Artha Dipa dalam menanggapi serangan paslon dua, juga diselesaikan dengan lugas. Misalnya, saat ditanya perihal Ranperda Penyertaan Modal senilai Rp 4,5 miliar untuk merealisasikan program perluasan 1.500 sambungan distrbusi air untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Persoalan ini diungkit Mas Sumatri, karena 45 anggota dewan dianggap sebagai biang kerok gagalnya program tersebut terealisasi, lantaran ranperdanya tidak dibahas dewan.</p>



<p>Serangan Sumantri itu justru berbalik arah. Gede Dana atas kapasitasnya sebagai Ketua DPRD Karangasem saat itu, menilai pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Bupati Mas Sumatri lah, yang tidak memahami mekanisme proses usulan ranperda. Pasalnya, rapat bamus sudah selesai dan tidak mungkin membahas usulan baru lagi. Terlebih, yang dimaksud usulan itu, ternyata baru sebatas usulan angka anggarannya, bukan detail ranperda. Seharusnya ranperda itu diserahkan bersamaan dengan ranperda APBD 2020 dan rancangan penyertaan modal ke BPD Bali. Tapi draf ranperda penyertaan modal dari Perusda Tirta Tohlangkir diserahkan saat pembahasan sudah jauh selesai. Keterlambatan ini, jelas membuat bamus Dewan tidak bisa membuatkan jadwal pembahasan dan melakukan pembahasan secara mendadak. Sebab, semua proses pembahasan ada mekanismenya. Tidak bisa main labrak begitu saja. Fakta ini membuat merah wajah Mas Sumatri, yang terlihat kebingungan untuk menanggapinya lagi.</p>



<p>Ketika giliran Gede Dana yang bertanya, sangat prinsip terkait capaian PAD yang terus merosot setiap tahun dalam lima tahun kepemimpinan Mas Sumatri, paslon dua sudah tak mampu memberikan jawaban yang relevan. Sudah kalah mutlak. Padahal, persoalan ini amatlah fundamental, dalam keberlangsungan pembangunan daerah. Apalagi, ketika pertanyaan dipertajam Gede Dana, terkait bagaimana paslon dua mampu menaikan PAD dua kali lipat lagi pada periode berikutnya, sesuai visi misinya. Sementara dalam lima tahun sebelumnya saja sudah gagal total mengelola daerah.</p>



<p>Debat terbuka ini sejatinya sangat menguntungkan bagi paslon Dana-Dipa. Kepercayaan publik menjadi jauh meningkat setelah melihat paparan dan penampilan mereka lewat siaran live Bali TV. Tepuk tangan dan apresiasi juga datang dari masyarakat Bali yang menonton debat ini. Mereka luar biasa. Dengan kemampuan dan kematangan mereka, membuat paslon dua makin terlihat sesungguhnya tak memenuhi kualitas untuk dipercaya lagi membangun daerah seperti Karangasem. Terlebih, dengan begitu banyak kegagalan dalam memimpin daerah dalam lima tahun terakhir, dimana Karangasem menjadi kabupaten paling terpuruk di Bali, setelah sempat berkembang pesat di era kepemimpinan dua periode Wayan Geredeg. Debat ini sudah memberi kesimpulan, bahwa kedua paslon jelas beda kualitas. (bgn003)20102703</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/debat-perdana-calon-bupati-karangasem-dana-dipa-dinilai-jauh-lebih-berkualitas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dinilai Menang Debat Perdana, Gede Dana Kritisi Lambatnya Pengajuan Sambungan Air Minum Untuk Rakyat</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/dinilai-menang-debat-perdana-gede-dana-kritisi-lambatnya-pengajuan-sambungan-air-minum-untuk-rakyat/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=dinilai-menang-debat-perdana-gede-dana-kritisi-lambatnya-pengajuan-sambungan-air-minum-untuk-rakyat</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/dinilai-menang-debat-perdana-gede-dana-kritisi-lambatnya-pengajuan-sambungan-air-minum-untuk-rakyat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Oct 2020 00:04:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pilkada Karangasem]]></category>
		<category><![CDATA[dana-dipa]]></category>
		<category><![CDATA[debatpaslon]]></category>
		<category><![CDATA[pilkada9desember2020]]></category>
		<category><![CDATA[pilkadakarangasem]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=12517</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="640" height="416" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/Gede-Dana-Debat-Perdana.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/Gede-Dana-Debat-Perdana.jpg 640w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/Gede-Dana-Debat-Perdana-300x195.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/Gede-Dana-Debat-Perdana-210x136.jpg 210w" sizes="auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px" /></div>Denpasar, Baliglobalnews Debat perdana antara pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Karangasem nomor urut 1 dan nomor 2 diwarnai adu program yang berlangsung di Hotel Grand Bali Beach Sanur, Denpasar, Sabtu (24/10). Calon Bupati Karangasem nomor urut 1, Gede Dana, secara gamblang menjabarkan tentang visi misi &#8216;Nangun Sat Kerthi Loka Bali&#8217; yang akan menjamin pemerintahan bersih, bebas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="640" height="416" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/Gede-Dana-Debat-Perdana.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/Gede-Dana-Debat-Perdana.jpg 640w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/Gede-Dana-Debat-Perdana-300x195.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/Gede-Dana-Debat-Perdana-210x136.jpg 210w" sizes="auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px" /></div>
<p>Denpasar, Baliglobalnews</p>



<p>Debat perdana antara pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Karangasem nomor urut 1 dan nomor 2 diwarnai adu program yang berlangsung di Hotel Grand Bali Beach Sanur, Denpasar, Sabtu (24/10).</p>



<p>Calon Bupati Karangasem nomor urut 1, Gede Dana, secara gamblang menjabarkan tentang visi misi &#8216;Nangun Sat Kerthi Loka Bali&#8217; yang akan menjamin pemerintahan bersih, bebas korupsi dan satu jalur dengan pusat, sehingga Karangasem tidak akan terkendala jika melaksanakan pembangunan terkait minimnya anggaran.</p>



<p>&#8220;Belakangan ini, pendapatan asli daerah (PAD) Karangasem melorot tajam. Sebelumnya,&nbsp; pada pemerintahan Bupati Geredeg tahun 2015, PAD Karangasem masih mencapai Rp 243 miliar. Setahun berikutnya, ketika berganti pemerintahan, kenapa malah turun menjadi Rp 233 miliar? Bahkan hingga kini, PAD terus merosot turun,&#8221; ujar Gede Dana didampingi calon Wakil Bupati Karangasem Artha Dipa.</p>



<p>Calon Bupati Karangasem nomor urut 2, IGA Mas Sumatri, kemudian mencecar soal Ranperda Penyertaan Modal mengenai bantuan air minum untuk warga kurang mampu yang tidak kunjung dibahas oleh DPRD Karangasem, yang saat itu ketuanya Gede Dana. Padahal sudah diajukan per tanggal 15 November 2019.</p>



<p>Menangkis pernyataan tersebut, Gede Dana mengatakan bahwa draft yang diajukan pihak eksekutif kepada dewan terlalu mepet waktunya. Draf diterima 15 Novenber, sementara di pusat sudah harus ketok palu tanggal 30 November 2019.</p>



<p>&#8220;Mana cukup waktu dua minggu itu digunakan untuk pembahasan Ranperda Penyertaan Modal tersebut? Kalau bicara soal keberpihakan pada rakyat kecil, tentu kami setuju. Tapi kami tetap tidak ingin bekerja dengan mekanisme yang tidak benar, terlebih dengan waktu yang tidak cukup,&#8221; kata Gede Dana, menegaskan.</p>



<p>Usai debat yang berlangsung seru, sejumlah pihak memberi aplaus atas jawaban-jawaban cemerlang pasangan calon Bupati-Wakil Bupati nomor urut 1. Gede Dana menyatakan kepada media massa bahwa dia hanya berharap warga Karangasem lebih sejahtera.</p>



<p>&#8220;Dengan pengalaman saya selama ini di DPRD, tentu sangat memahami permasalahan apa saja yang terjadi di Karangasem. Astungkara, dengan niat ngayah tulus, lurus dan fokus dengan visi misi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, serta dalam satu jalur, niscaya nanti kami bisa membawa Karangasem Era Baru,&#8221; ujarnya, penuh semangat.</p>



<p>Beberapa pengamat yang pada malam itu tidak diperkenankan memasuki ruang debat di Hotel Grand Bali Beach Sanur karena harus patuh pada protokol kesehatan Covid-19, senada menyatakan skor kemenangan berada pada paslon nomor urut 1 dalam debat perdana tersebut.</p>



<p>Tidak hanya itu, beberapa warga yang menonton perdebatan melalui siaran televisi di luar gedung, juga menyatakan kalau paslon Dana-Dipa lebih ungguh dalam memaparkan gagasannya.&nbsp; (bgn003)20102702</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/dinilai-menang-debat-perdana-gede-dana-kritisi-lambatnya-pengajuan-sambungan-air-minum-untuk-rakyat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kampanye Paslon Dana-Dipa Konsisten Gaungkan Visi Nangun Sat Kertih Loka Bali</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/kampanye-paslon-dana-dipa-konsisten-gaungkan-visi-nangun-sat-kertih-loka-bali/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kampanye-paslon-dana-dipa-konsisten-gaungkan-visi-nangun-sat-kertih-loka-bali</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/kampanye-paslon-dana-dipa-konsisten-gaungkan-visi-nangun-sat-kertih-loka-bali/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Oct 2020 03:53:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pilkada Karangasem]]></category>
		<category><![CDATA[#nangunsatkerthilokabali]]></category>
		<category><![CDATA[dana-dipa]]></category>
		<category><![CDATA[kampanyepaslon]]></category>
		<category><![CDATA[pilkada9desember2020]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=12440</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="853" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/WhatsApp-Image-2020-10-26-at-13.03.53.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/WhatsApp-Image-2020-10-26-at-13.03.53.jpeg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/WhatsApp-Image-2020-10-26-at-13.03.53-300x200.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/WhatsApp-Image-2020-10-26-at-13.03.53-1024x682.jpeg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/WhatsApp-Image-2020-10-26-at-13.03.53-768x512.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/WhatsApp-Image-2020-10-26-at-13.03.53-450x300.jpeg 450w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>Karangasem, Baliglobalnews Kampanye dalam bentuk simakrama&#160; pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Karangasem no. urut 1, Gede Dana dan I Wayan Artha Dipa (Dana-Dipa), di Banjar Banyuning, Desa Bunutan, Kecamatan Abang, Minggu (25/10) dihadiri Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, Wayan Koster. Nyoman Oka selaku Bendesa Adat Gulinten mengatakan, wilayah Bunutan&#160; terdiri atas dua desa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="853" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/WhatsApp-Image-2020-10-26-at-13.03.53.jpeg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/WhatsApp-Image-2020-10-26-at-13.03.53.jpeg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/WhatsApp-Image-2020-10-26-at-13.03.53-300x200.jpeg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/WhatsApp-Image-2020-10-26-at-13.03.53-1024x682.jpeg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/WhatsApp-Image-2020-10-26-at-13.03.53-768x512.jpeg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/WhatsApp-Image-2020-10-26-at-13.03.53-450x300.jpeg 450w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>
<p>Karangasem, Baliglobalnews</p>



<p>Kampanye dalam bentuk simakrama&nbsp; pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Karangasem no. urut 1, Gede Dana dan I Wayan Artha Dipa (Dana-Dipa), di Banjar Banyuning, Desa Bunutan, Kecamatan Abang, Minggu (25/10) dihadiri Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, Wayan Koster.</p>



<p>Nyoman Oka selaku Bendesa Adat Gulinten mengatakan, wilayah Bunutan&nbsp; terdiri atas dua desa adat, yakni Desa Adat Sega dengan 9 banjar adat dan Desa Adat Gulinten. Selain sebagian besar bertani, aktivitas keseharian masyarakat di wilayah Bunutan juga ada yang menjadi nelayan dan perajin anyaman sangkar atau guungan ayam.</p>



<p>Menurut Nyoman Oka, permasalahan pokok saat pandemi ini adalah sinyal, karena siswa sekarang harus belajar mempergunakan HP. Masalah yang kedua adalah pariwisata. Akibat Covid-19, semua karyawan tidak bisa lagi bekerja. Demikian juga nasib nelayan, terkait dengan pariwisata.</p>



<p>Warga, kata dia, berharap kalau Dana-Dipa terpilih agar dapat memperhatikan nasib masyarakat. Dia meminta kepada warga nantinya agar bisa menegaskan kepads keluarga masing-masing, agar mencoblos Gede Dana dan Wayan Artha Dipa pada Pilkada mendatang.</p>



<p>Di hadapan para pendukungnya, Gede Dana menyampaikan visi misi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, sekaligus menyebutkan bahwa program yang dijalankan nanti mensinergikan antara pariwisata dan keberadaan para nelayan.</p>



<p>Gede Dana mengatakan Kehidupupan petani dan nelayan akan menjadi prioritas di daerah Bunutan. Begitu juga untuk PKK Banjar Adat, akan mendapat kecuran dana Rp 17 juta, termasuk uang oprasionanal juga akan dinaikkan menjadi Rp 20 juta,</p>



<p>Sementara itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Bali, Wayan Koster, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih sudah menghadiri kampanye pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Karangasem Gede Dana dan Wayan Artha Dipa.</p>



<p>Wayan Koster mengatakan dirinya melihat wilayah di sekitar Bunutan yang penduduknya kebanyakan petani dan nelayan. &#8220;Ini nantinya perlu diperhatikan,&#8221; katanya.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="682" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/IMG-20201026-WA0002-1024x682.jpg" alt="" class="wp-image-12442" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/IMG-20201026-WA0002-1024x682.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/IMG-20201026-WA0002-300x200.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/IMG-20201026-WA0002-768x512.jpg 768w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/IMG-20201026-WA0002-450x300.jpg 450w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/IMG-20201026-WA0002.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Gede Dana menyampaikan visi misi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, sekaligus menyebutkan bahwa program yang dijalankan nanti mensinergikan antara pariwisata dan keberadaan para nelayan.</figcaption></figure>



<p>Koster mengatakan pada ranggal 29 juga akan berkunjung ke Amed, karena akan menata Amed menjadi pelabuhan yang cukup besar. &#8220;Karenanya, Amed akan menjadi perhatian serius, termasuk masalah pariwisata dan keberadaan para nelayan di daerah itu,&#8221; katanya.</p>



<p>Gubernur Bali itu mengingatkan nantinya kalau sudah Gede Dana terpilih menjadi Bupati Karangasem, tentu akan&nbsp; betul-betul bekeja untuk masyarakatnya. &#8220;Visi Nangun Sat Kertih Loka Bali, harus dijalankan dengan komitmen yang baik, fokus, tulus dan lurus,&#8221; katanya.</p>



<p>Nanti setelah pasangan Dana-Dipa terpilih, kata Koster, harus dapat memecahkan permasalahan itu. Terlebih, pembangunan sekolah juga sudah dirancang di Karangasem, dan juga pembangunan Puskesmas yang bagus dan layak bagi masyarakat. &#8220;Dan saya yakin Gede Dana mampu, karena saya sudah tahu betul sejak lama kinerja Gede Dana, yakni polos dengan niat yang tulus,&#8221; katanya.</p>



<p>Kampanye juga dihadiri Ketua Tim Pemenangan Paslon Dana-Dipa, Alit Kusuma Kelakan, Ketua Tim Pemenangan Independen, Nengah Suadi, dan Ketua Relawan Abang Bersatu, Gede Suartama</p>



<p>Mereka menilai Dana Dipa konsisten memakai visi pembangunan daerah Bali: Nangun Sat Kerthi Loka Bali, lengkap dengan aksara Bali. Visi tersebut dicantumkan dan disosialisasikan secara konsisten pada atribut, asesoris tempat kampanye, termasuk kaos.</p>



<p>Paslon selalu menyampaikan visi, misi dan program yang selaras dengan visi Gubernur Bali, sehingga mudah dicerna dan dipahami oleh masyarakat. Setiap acara selalu diisi tos arak yang sangat menggairahkan masyarakat, terkait pelaksanaan Pergub Bali No. 1 thn 2020 tentang Tatakelola Minuman Fermentasi dan/atau Destilasi Khas Bali</p>



<p>&#8220;Suasana pada setiap kampanye saya rasakan sangat hidup, bergairah dan beraura. Astungkare alam merestui, kita menang di Karangasem,&#8221; katanya. (bgn003)20102606</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/kampanye-paslon-dana-dipa-konsisten-gaungkan-visi-nangun-sat-kertih-loka-bali/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Relawan Bergerak, Kelian Adat Se-Kecamatan Abang Janjikan Kemenangan Dana-Dipa</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/relawan-bergerak-kelian-adat-se-kecamatan-abang-janjikan-kemenangan-dana-dipa/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=relawan-bergerak-kelian-adat-se-kecamatan-abang-janjikan-kemenangan-dana-dipa</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/relawan-bergerak-kelian-adat-se-kecamatan-abang-janjikan-kemenangan-dana-dipa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Oct 2020 12:13:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pilkada Karangasem]]></category>
		<category><![CDATA[dana-dipa]]></category>
		<category><![CDATA[menangkanpaslon]]></category>
		<category><![CDATA[pilkada9desember2020]]></category>
		<category><![CDATA[pilkadakarangasem]]></category>
		<category><![CDATA[relawanbergerak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=12196</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="1099" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/dana-1.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/dana-1.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/dana-1-300x258.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/dana-1-1024x879.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/dana-1-768x659.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>Karangasem, Baliglobalnews Baru sepekan dikukuhkan, relawan Abang Bersatu untuk pemenangan pasangan calon Bupati/Wakil Bupati Karangasem nomor urut 1, I Gede Dana dan I Wayan Artha Dipa (Dana-Dipa), langsung tancap gas. Hasilnya, semua kelian adat (bendesa adat)&#160;se-Kecamatan&#160;Abang, dikumpulkan untuk bertemu Gede Dana di gedung Serbaguna, Desa Abang,&#160;Jumat (23/10). Koordinator Relawan Abang Bersatu, I Gede Suartama &#8221;Boncel&#8221; [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="1280" height="1099" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/dana-1.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/dana-1.jpg 1280w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/dana-1-300x258.jpg 300w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/dana-1-1024x879.jpg 1024w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/dana-1-768x659.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></div>
<p>Karangasem, Baliglobalnews</p>



<p>Baru sepekan dikukuhkan, relawan Abang Bersatu untuk pemenangan pasangan calon Bupati/Wakil Bupati Karangasem nomor urut 1, I Gede Dana dan I Wayan Artha Dipa (Dana-Dipa), langsung tancap gas. Hasilnya, semua kelian adat (bendesa adat)&nbsp;se-Kecamatan&nbsp;Abang, dikumpulkan untuk bertemu Gede Dana di gedung Serbaguna, Desa Abang,&nbsp;Jumat (23/10).</p>



<p>Koordinator Relawan Abang Bersatu, I Gede Suartama &#8221;Boncel&#8221; mengatakan pertemuan yang digelar sangat sederhana itu merupakan langkah awal&nbsp;dari gerakan yang dilakukan untuk membangun perubahan menuju Karangasem era baru.</p>



<p>&#8221;Saat ini momentum yang tepat untuk mewujudkan perubahan dengan memenangan Dana-Dipa dalam pilkada nanti,&#8221; ucap mantan anggota DPRD Karangasem 3 periode itu.</p>



<p>Boncel menegaskan relawan Abang Bersatu sengaja mengundang para bendesa adat se Kecamatan Abang, untuk diajak bersama-sama&nbsp;mendengarkan lima program unggulan yang dimiliki Dana-Dipa yang terangkum dalam visi misi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Karangasem era baru.</p>



<p>&#8221;Sebanyak 20 bendesa adat se-Kecamatan Abang bersama dua orang prajuru adat yang hadir saat ini sudah siap mendukung dan memenangkan Dana-Dipa di Kecamatan Abang,&#8221; ucap Suartama.</p>



<p>Pertemuan terbatas yang dihadiri calon Bupati I Gede Dana dan Ketua Tim Independen Pemenangan&nbsp;Dana-Dipa, I Nengah Swadi, berlangsung penuh kekeluargaan.</p>



<p>Dihadapan para bendesa adat tersebut, Gede Dana menyampaikan permohonan maafnya, karena baru kali ini bisa bertemu untuk menyampaikan visi misinya dalam membangun Karangasem lima tahun ke depan.</p>



<p>&#8221;Astungkara mendapatkan amanah masyarakat, saya akan fokus, tulus, dan lurus&nbsp;bekerja untuk memperbaiki pembangunan di Karangasem lima tahun ke depan,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Nangun Sat Kerthi Loka Bali di Karangasem, kata Gede Dana, muatannya sekala niskala dan selaras dengan visi misi Pemprov Bali dan Pemerintah Pusat. Berangkat dari hal itu, dalam kepemimpinannya nanti, dia bersama calon wakilnya I Wayan Artha Dipa &nbsp;akan selalu siap berjuang&nbsp; untuk meningkatkan PAD Karangasem yang terus mengalami penurunan. Bahkan saat ini PAD Karangasem &nbsp;turun tajam hingga Rp 80 miliar.</p>



<p>&#8221;Penurunan PAD terbesar ada di sektor galian C. Besarannya mencapai Rp 60 miliar, terkesan ada kesengajaan untuk dibiarkan sehingga masyarakat tidak bisa menikmati. Astungkara saya dan Pak Wayan Artha Dipa dipercaya masyarakat untuk memimpin Karangasem, kebocoran &nbsp;sektor galian C menjadi target awal untuk dibenahi. Semua ada rumusnya, dan kami yakin bisa meningkatkan PAD Karangasem&nbsp;dari&nbsp;apa yang terjadi sekarang,&#8221; ucapnya.</p>



<p>&nbsp;Ketua Tim Independen Pemenangan Dana Dipa, I Nengah Swadi, mengatakan, secara umum masyarakat Karangasem &nbsp;sangat menginginkan perubahan. Hal itu dilandasi karena dalam 4,5 tahun terakhir pembangunan di Karangasem cenderung bergerak mundur.</p>



<p>&#8221;Selain PAD sangat kecil dan saat ini baru terpenuhi hanya Rp 160&nbsp; miliar. Komisi Pemberantasan Korupsi&nbsp; (KPK) juga memberikan penilaian, bahwa Karangasem gagal dalam&nbsp;membangun daerahnya dalam 4,5 tahun terakhir,&#8221; ucap Swadi seraya berharap para bendesa adat dan prajuru adat yang hadir dalam pertemuan itu untuk bersama-sama menjaga Pilkada Karangasem jujur dan adil, serta melawan&nbsp; kemungkinan adanya money politik.</p>



<p>Sementara Bendesa Adat Purwayu, I Nyoman Jati,&nbsp;menjanjikan kemenangan Dana-Dipa di Kecamatan Abang.&nbsp;Pihaknya&nbsp;juga meyakini Gede Dana akan mampu&nbsp;mewujudkan Nangun Sat Kerthi Loka Bali di Karangasem jika nanti sudah terpilih menjadi Bupati.</p>



<p>&#8221;Karangasem sangat membutuhkan perubahan, secara pribadi saya&nbsp;dan semeton bendesa adat yang hadir dalam pertemuan ini mendoakan Pak Gede Dana bisa terpilih menjadi Bupati,&#8221; ucap Nyoman Jati.</p>



<p>Senada dengan Nyoman Jati, Bendesa Adat Sega, I Komang Oka mengatakan terwujudnya Nangun Sat Kerthi Loka Bali di Karangasem, secara langsung akan&nbsp; membuat keberadaan desa adat semakin kukuh. &#8221;Kalau Pak Gede sudah terpilih nanti, jangan pernah melupakan adat, budaya dan tradisi yang ada Karangasem, karena rohnya Nangun Sat Kerthi Loka Bali semuanya ada di sini,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Munurut Komang Oka, kemiskinan akan selalu menjadi tantangan dalam kepemimpinan Gede Dana dan Wayan Artha Dipa&nbsp;ketika nanti dipercaya memimpin Karangasem. Kendati demikian&nbsp; pihaknya berkeyakinan dengan&nbsp;program satu jalur yang dimiliki,&nbsp;Gede Dana&nbsp;dan Wayan Artha akan mampu berbuat banyak untuk itu.</p>



<p>&#8221;Dana Dipa merupakan harapan kami membangun perubahan menuju Karangasem era baru,&#8221; pungkasnya. (bgn003)20102322</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/relawan-bergerak-kelian-adat-se-kecamatan-abang-janjikan-kemenangan-dana-dipa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Krama Abang Satukan Langkah untuk Menangkan Dana-Dipa</title>
		<link>https://baliglobalnews.com/krama-abang-satukan-langkah-untuk-menangkan-dana-dipa/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=krama-abang-satukan-langkah-untuk-menangkan-dana-dipa</link>
					<comments>https://baliglobalnews.com/krama-abang-satukan-langkah-untuk-menangkan-dana-dipa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[int]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Oct 2020 11:54:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pilkada Karangasem]]></category>
		<category><![CDATA[dana-dipa]]></category>
		<category><![CDATA[kramaabang]]></category>
		<category><![CDATA[menangkanpaslon]]></category>
		<category><![CDATA[pilkada9desember2020]]></category>
		<category><![CDATA[pilkadakarangasem]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://baliglobalnews.com/?p=12190</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="448" height="210" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/dana1.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/dana1.jpg 448w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/dana1-300x141.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 448px) 100vw, 448px" /></div>Karangasem,&#160;Baliglobalnews Calon Bupati Karangasem nomor urut,&#160;1 Gede Dana, menggelar kampanye di Kecamatan Abang, Jumat&#160;(23/10)&#160;setelah mengunjungi sejumlah desa.&#160;Kampanye yang digelar di Balai Serba Guna,&#160;Desa Abang,&#160;tersebut tampak dihadiri para kelian banjar, bendesa adat dan tokoh-tokoh masyarakat se-Kecamatan Abang. Ketua Tim Pemenangan Independen Dana-Dipa, Nengah Suadi,&#160;mengatakan dengan kehadiran tokoh-tokoh masyarakat di daerah ini, mudah-mudahan bisa membawa kemenangan untuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="448" height="210" src="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/dana1.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/dana1.jpg 448w, https://baliglobalnews.com/wp-content/uploads/2020/10/dana1-300x141.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 448px) 100vw, 448px" /></div>
<p>Karangasem,&nbsp;Baliglobalnews</p>



<p>Calon Bupati Karangasem nomor urut,&nbsp;1 Gede Dana, menggelar kampanye di Kecamatan Abang, Jumat&nbsp;(23/10)&nbsp;setelah mengunjungi sejumlah desa.&nbsp;Kampanye yang digelar di Balai Serba Guna,&nbsp;Desa Abang,&nbsp;tersebut tampak dihadiri para kelian banjar, bendesa adat dan tokoh-tokoh masyarakat se-Kecamatan Abang.</p>



<p>Ketua Tim Pemenangan Independen Dana-Dipa, Nengah Suadi,&nbsp;mengatakan dengan kehadiran tokoh-tokoh masyarakat di daerah ini, mudah-mudahan bisa membawa kemenangan untuk pasangan Gede Dana dan Wayan Artha Dipa (Dana-Dipa) sebagai pemimpin untuk Kabupaten Karangasem di masa mendatang.</p>



<p>&#8221;Karangasem membutuhkan pemimpin yang tulus, fokus dan lurus untuk membangun daerah ini lima tahun ke depan. Pemimpin yang bisa menggali seluruh potensi yang ada untuk kesejahteraan masyarakat,&#8221;&nbsp;ucapnya.</p>



<p>Dengan kata lain,&nbsp;kata&nbsp;dia, Karangasem sudah saatnya memiliki pemimpin yang punya visi misi yang pas dan urgen untuk daerah yang berjuluk Gumi Lahar ini.</p>



<p>Berbicara pemimpin yang pas, kata Suardi, tiada lain selain pasangan Dana-Dipa.&nbsp;&#8221;Pak Gede Dana sebagai putra terbaik Karangasem saat ini, adalah orang yang cocok dan mampu melahirkan Karangasem Era Baru. Terlebih, tokoh yang mendampinginya sebagai Wakil Bupati adalah Bapak Artha Dipa yang adalah birokrat ulung,&#8221;&nbsp;katanya, dengan suara lantang.</p>



<p>&#8221;Kenapa Artha Dipa sekarang mau berpasangan dengan putra terbaik Abang?&#8221; tanya Suardi, yang langsung dijawabnya, &#8221;Karena merasa sangat pas dengan visi misi yang diusung Gede Dana, yakni Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Astungkara, berkat doa dan dukungan semua tokoh dan masyarakat, Karangasem akan mempunyai pemimpin yang pas nantinya. Mari Kecamatan Abang satukan langkah untuk menangkan Dana Dipa,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Pada kesempatan itu, Gede Dana mengatakan bahwa dirinya merasa sangat berbahagia bisa berkumpul dan bertemu dengan tokoh-tokoh adat dan masyarakat di Kecamatan Abang. &#8221;Kami percaya, Bapak-bapak dan Ibu-ibu yang hadir sekarang, mampu bersama kami menyatukan dan melaksanakan visi misi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, melalui program pembagunan semesta berencana menuju Karangasem Era Baru,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Menyinggung potensi di Gumi Lahar, Gede Dana menyampaikan bahwa salah satu di antaranya adalah pantai. Pantai yang dimiliki Karangasem merupakan yang kedua terpanjang di Bali. Ini potensi yang sangat bagus untuk dikembangkan menjadi aneka kekayaan pariwisata, dan bahkan untuk kehidupan para nelayan yang lebih menghasilkan.</p>



<p>&#8221;Ini harus terintegrasi antara nelayan dan pariwisata. apalagi pantai adalah tempat yang sakral bagi umat Hindu. Dengan Nangun Sat Kerthi Loka Bali, saya yakin semua akan tercapai,&#8221; ujar Gede Dana seraya menambahkan, astungkara jika bisa menduduki Karangasem Satu, ia memohon warga untuk tidak menjauhi dirinya nanti.</p>



<p>&#8221;Jangan jauhi saya, kasih saya masukan-masukan karena saya maju berkoalisi dengan masyarakat untuk membangun Gumi Lahar,&#8221; katanya, menekankan.</p>



<p>Gede Pasek Gunadi selaku perwakilan Bendesa Adat menyampaikan, bahwa visi misi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, memang sudah terbukti perhatiannya kepada masyarakat dan adat, sehingga adat makin kokoh. Ini penting, karena desa adat adalah bentengnya Bali.</p>



<p>&#8221;Kami berdoa Gede Dana yang didampingi Wayan Artha Dipa, semoga&nbsp;terpilih menjadi pemimpin Karangasem, sehingga Karangasem bisa berubah. Karena kalau dilihat potensi Karangasem tidak kalah, tapi kenapa Karangasem tetap terbelakang. Sekarang kami menaruh harapan yang sangat besar kepada Pak Gede Dana,&#8221;&nbsp;ujar Gede Pasek Gunadi.</p>



<p>Gede Suartama yang akrab di panggil Pak Boncel, selaku Ketua Relawan Independen Abang Bersatu menyampaikan, kampanye simakrama ini terselenggara berkat Relawan Abang Bersatu, yang terdiri atas berbagai komponen elemen masyarakat dari berbagai warna, dari &nbsp;mantan-mantan berbagai &nbsp;tokoh partai.</p>



<p>&#8221;Kami punya keyakinan, kita memilih pemimpin bukan memilih ketua partai, dan meyakini Gede Dana akan bisa membawa Karangasem ke era baru, itu tekad dari tim relawan bersatu,&#8221; ujar pria yang juga mantan anggota DPRD Karangasem tiga periode dari Partai Golkar asal Desa Datah. (bgn003)20102320</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://baliglobalnews.com/krama-abang-satukan-langkah-untuk-menangkan-dana-dipa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
