Media Informasi Masyarakat

Bupati Sedana Arta Buka Acara Duta Genre Bangli 2024

Bangli, Baliglobalnews

Bupati Bangli, SN Sedana Arta, membuka acara Grand Final Pemilihan Duta Generasi Berencana Kabupaten Bangli di Ruang Rapat Bukti Mukti Bhakti Kantor Bupati Bangli, pada Minggu (7/4/2024).

Bupati Sedana Arta mengatakan perkembangan teknologi membuat para genre di dunia pola pikirnya semakin maju dan modern sehingga dunia bisa dikendalikan hanya lewat jempol saja. Namun di satu sisi juga terdapat hal yang negatif, di mana anak muda harus benar-benar bisa memahami tekhnologi mana yang bisa bermanfaat bagi kehidupan kita.

“Jika kita lihat, generasi muda saat ini 90% kesehariannya hanya memegang gadget. Maka dari itu saya tekankan agar para orangtua lebih mengawasi anak-anaknya. Jangan sampai perkembangan teknologi yang seharusnya membuat dampak positif malah bisa terbawa ke arah negatif,” katanya.

Menurut Bupati, perkembangan teknologi juga merupakan bentuk penjajahan baru ilmu pengetahuan teknologi dan komunikasi yang memang sengaja dirancang oleh mereka yang terlebih dahulu menguasai perkembangan artificial intelejen itu sendiri. “Maka dari itu, pemahaman terhadap seluruh norma etika dan kesopanan harus diajarkan dengan baik oleh orangtuanya sendiri agar bisa lebih siap untuk menerima kompetisi dan tantangan yang lebih ketat dalam kehidupan mereka ke depan,” ujarnya.

Sementara Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, Ni Made Ari Listiani, mengatakan BKKBN sebagai salah satu instansi yang berperan aktif membantu maupun membina dan menyiapkan masa depan remaja agar dapat merencanakan kehidupan berkeluarga serta menjawab tantangan yang terjadi kepada remaja. Program genre, kata dia, merupakan salah satu program dari BKKBN dalam rangka menyiapkan kehidupan dalam berkeluarga pada remaja sehingga mampu melangsungkan jenjang pendidikan, berkarir dalam pekerjaan serta menikah dengan penuh perencanaan sesuai sirkulasi kesehatan reproduksi.

“Sebagai orangtua tentunya kita tidak ingin para remajanya melakukan seks bebas, pernikahan di usia dini ataupun bermasalah dengan narkoba dan yang lainnya. Untuk mewujudkan remaja yang bisa menjadi panutan dan tauladan bagi teman sebayanya, perlu membentuk dan memilih duta genre di antara para remaja agar bisa mencerminkan dan merefleksikan remaja yang sehat, cerdas dan ceria. Ujarnya dalam kesempatan tersebut,” katanya.

Ketua Forum Genre Kabupaten Bangli, Ni Putu Reyna Pricilia P, mengatakan Pildugen (pemilihan duta genre) adalah sebuah program di Indonesia yang bertujuan untuk memilih remaja putra dan putri yang akan menjadi figur teladan dan motivator bagi generasi muda. Mereka memiliki peran penting dalam memberikan wawasan tentang kesehatan reproduksi, serta menciptakan lingkungan yang bebas dari narkoba, seks bebas, dan HIV/AIDS. Pildugen Bangli mengusung tema “Krya Ananda Shanti” yang memiliki makna tindakan yang dilakukan selalu memberikan kebahagiaan dan kedamaian dalam upaya saling merangkul dan memupuk rasa kemanusiaan. 

“Duta genre memiliki beberapa peran kunci, seperti penggerak kesadaran kesehatan reproduksi, pemberi inspirasi, pembina karakter dan etika, pendukung pendidikan, promotor kesehatan mental. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas kehidupan remaja dan mendukung visi Indonesia Emas 2045. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh hadirin untuk berkenan mengikuti pildugen ini dengan penuh semangat, antusiasme, dan tanggung jawab. Mari kita manfaatkan kesempatan ini sebaik- baiknya untuk meningkatkan kualitas diri kita sebagai generasi penerus bangsa,” ujarnya.

Pelaksanaan grand final pemilihan duta genre tingkat kabupaten diikuti oleh perwakilan PIK-R Desa dan perwakilan sekolah tingkat SMA/SMK se-Kabupaten Bangli. Dewan juri telah melaksanakan penilaian dengan cermat meliputi sikap dan kepercayaan diri, kesesuaian jawaban dengan pertanyaan, orisinalitas dan keinovatifan jawaban.

Kategori putra posisi pertama diraih I Putu Sudiarsa SMAN 1 Bangli dengan nilai 420,3, posisi kedua I Putu Adiarta SMAN 1 Kintamani dengan nilai 414,1 dan posisi ketiga diraih oleh I Gede Rahardi SMAN 1 Susut dengan nilai 410,8. Kategori Putri peringkat pertama yaitu Putu Isyana Gayatri dengan nilai 427,3 SMAN 1 Bangli, posisi kedua Ni Luh Suci Parwati SMKN 1 Susut dengan nilai 402,1 dan posisi ketiga Ni Kadek Ary Ragita SMAN 1 Kintamani dengan nilai 394,4.

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua DPRD Kabupaten Bangli, Ketua TP PKK Bangli, Kepala Dinas PMDPPKB, Kepala Dinas Pendidikan, Kementrian Agama, Satgas Stunting Provinsi Bali di Bangli, Kepala SMA/SMK Lingkup Kabupaten Bangli, Ketua LPKB Bangli, Perwakilan Forum Genre se-Bali, serta undangan lainnya. (bgn003)24040701

Comments
Loading...