Denpasar, Baliglobalnews
Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa membuka secara resmi Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Denpasar Barat Tahun Anggaran 2027 yang ditandai dengan memukul gong pulu di Quest San Hotel pada Rabu (21/1/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Peningkatan Kualitas Daya Saing SDM Serta Inovasi Pelayanan Publik yang Berbasis Budaya Melalui Tranformasi Digital menuju Denpasar Maju” ini diharapkan mampu menjaring partisipasi seluruh elemen dalam mendukung pembangunan di Kota Denpasar, khususnya di Kecamatan Denpasar Barat.
Wakil Walikota I Kadek Agus Arya Wibawa mengatakan guna pencapaian pembangunan yang maksimal, diperlukan perencanaan pembangunan. Dia mengharapkan musrenbang ini menjadi wadah dalam membahas usulan guna menciptakan terobosan dan program prioritas.
Dia menyatakan musyawarah pembangunan desa/kelurahan ini menghasilkan program yang menjadi bahan acuan dalam menyusun program pembangunan di kecamatan. Dan setiap program pembangunan yang diusulkan agar diseleksi sebagai penajaman prioritas guna memberikan kemanfaatan bagi masyarakat. “Tentu kami berharap melalui Musrenbang ini seluruh peserta dapat memberikan kontribusi berupa ide atau gagasan konstruktif sehingga mampu menghasilkan keputusan dan rumusan tentang usulan program atau kegiatan pembangunan yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat di Kota Denpasar,” pungkasnya.
Wawali Arya Wibawa juga mengajak seluruh perangkat kecamatan, desa, lurah, serta masyarakat untuk menjaga dan merawat infrastruktur jalan dan drainase yang telah dibangun. Di samping itu meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, dan menumbuhkan budaya tertib membuang sampah serta menjaga fasilitas umum. Wawali Arya Wibawa juga menekankan agar mengoptimalkan pengelolaan TPS3R, teba modern dan komposter. Memberikan edukasi dalam memilah serta mengelola sampah rumah tangga. “Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan peserta musrenbang kecamatan atas partisipasi aktif dan pemikirannya. Semoga hasil musrenbang ini dapat menjadi dasar perencanaan pembangunan yang tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara Camat Denpasar Barat I Wayan Yusswara melaporkan pembangunan desa/kelurahan merupakan bagian integral dari pembangunan nasional. Sehingga keterlibatan masyarakat baik dalam perencanaan, pelaksanaan, pengendalian dan pengawasan sangatlah penting, guna meningkatkan rasa tanggung jawab masyarakat dalam pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Dia menyampaikan dalam Musrenbang Kecamatan Denpasar Barat Tahun 2027 ini terdapat 54 usulan, yang seluruhnya merupakan usulan infrastruktur. Adapun usulan infrastruktur jalan dan drainase 46 usulan. Di antaranya usulan pembangunan gedung ruang belajar 2 usulan, infrastruktur sungai 5 usulan dan pertamanan 1 usulan.
“Tentu kami berharap dengan adanya 54 usulan tersebut dapat menjadi prioritas guna mewujudkan kesejahteraan rakyat di Kecamatan Denpasar Barat dan Kota Denpasar pada umumnya,” ujarnya.
Hadir Kepala Bappeda I Wayan Putra Sarjana, Camat Denpasar Barat I Wayan Yusswara, unsur TNI/Polri, perbekel/lurah se-Kecamatan Denpasar Barat serta undangan lainnya. (*/bgn003)26012104