Wagub Giri Prasta Hadiri Karya Melaspas Kantor Perbekel Patemon, Tekankan Pelestarian Budaya Bali

Singaraja, Baliglobalnews

Wakil Gubernur (Wagub) Bali I Nyoman Giri Prasta mengajak generasi muda Bali untuk terus berkreativitas dan berkarya tanpa meninggalkan akar budaya yang dimiliki.

“Kita lahir dan besar di Bali yang merupakan daerah dengan budaya yang kuat. Oleh karena itu, menjadi kewajiban kita semua untuk bersama-sama menjaga akar budaya daerah kelahiran yang kita miliki. Sekalipun kita menjadi salah satu destinasi pariwisata dunia, kita tidak boleh melupakan dan meninggalkan budaya lokal kita. Karena jika bukan kita yang menjaga, lalu siapa lagi,” katanya saat memberikan sambutan dalam rangkaian upacara melaspas Kantor Perbekel Patemon di Kantor Perbekel Patemon, Banjar Dinas Sema, Desa Patemon, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, pada Rabu (7/1/2025).

Wagub Giri Prasta kembali menegaskan bahwa Buleleng boleh maju, namun jangan sampai tergerus oleh budaya asing. Selain itu, dia juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam membangun desa sebagai acuan yang harus dijalankan agar pondasi kehidupan menjadi kuat dan berjalan selaras.

Pada kesempatan tersebut, Wagub Giri Prasta juga berpesan agar setiap pembangunan yang dilakukan oleh desa atau wilayah tertentu disertai dengan prosedur administrasi yang benar dan sesuai sebagai landasan pertanggungjawaban ke depan.

Hal ini mengingat penyaluran Bantuan Keuangan Khusus (BKK) ke Desa Patemon yang digunakan untuk merenovasi wantilan desa, kantor LPD, tembok, serta pintu gerbang.

Perbekel Desa Patemon Made Selamat mengucapkan terima kasih atas perhatian Pemerintah Provinsi Bali. Dana BKK digunakan untuk pembangunan fisik sekaligus pelaksanaan upacara melaspas, sehingga memiliki makna yang sangat penting bagi warga Patemon. Hal ini menunjukkan bahwa dukungan yang diberikan bukan hanya untuk pembangunan fisik, tetapi juga sebagai bentuk perhatian terhadap kepentingan masyarakat setempat dan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi warga Desa Patemon.

Pada kesempatan ini, Wagub Giri Prasta juga memberikan punia sebesar Rp23 juta yang diperuntukkan bagi sanggar seni Rp10 juta, penari Rp3 juta, kader PKK Rp5 juta, dan anggota Pakis Rp5 juta. (*/bgn003)26010711

wabupgiriprasta
Comments (0)
Add Comment