Denpasar, Baliglobalnews
Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa meninjau lomba Booth Expo Stunting yang diselenggarakan oleh Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Denpasar pada Jumat (19/12/2025). Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan perayaan Hari Ulang Tahun ke-40 Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Gizi Poltekkes Kemenkes Denpasar.
Wawali Arya Wibawa juga menyerahkan penghargaan juara Best Creative Booth dan juara Favorit kepada para peserta Lomba Booth Expo Stunting.
Arya Wibawa menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia dan peserta yang telah menunjukkan semangat, kreativitas, serta komitmen tinggi dalam menyajikan booth-booth edukatif terkait pencegahan stunting. “Stunting merupakan ancaman serius bagi masa depan generasi penerus bangsa. Stunting bukan hanya persoalan tinggi badan, tetapi juga menjadi indikasi kegagalan tumbuh kembang yang dapat memengaruhi kecerdasan serta produktivitas anak di masa depan,” katanya.
Menurut dia, lomba Booth Expo Stunting ini tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, melainkan juga media edukasi, wadah kolaborasi lintas sektor, serta pemicu aksi nyata dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting, mulai dari pemenuhan gizi pada 1.000 hari pertama kehidupan, penerapan gizi seimbang, sanitasi yang baik, hingga pola asuh yang tepat.
Melalui tema “Gizi Tepat Menyongsong Generasi Hebat”, Arya Wibawa menekankan bahwa pemenuhan gizi seimbang sejak dini merupakan pondasi penting dalam mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi. “Pencegahan stunting adalah tanggung jawab kita bersama. Salah satu upaya nyata adalah memastikan anak-anak mendapatkan makanan bergizi seimbang yang mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral sesuai kebutuhan tumbuh kembang. Saya berharap para peserta lomba dapat menjadi agen edukasi dan menularkan pengetahuan ini kepada lingkungan sekitarnya,” ujarnya.
Sementara Direktur Poltekkes Kemenkes Denpasar Sri Rahayu menyampaikan bahwa puncak perayaan HUT ke-40 HMJ Gizi tahun 2025 mengusung tema “RISE (Resilience Ignites Innovation, Shaping Sustainability and Empowerment)”, yang bermakna bahwa ketangguhan akan memicu inovasi, membentuk keberlanjutan, serta mendorong pemberdayaan.
Dia menyampaikan pameran booth expo stunting menampilkan berbagai inovasi peserta, mulai dari produk pangan fungsional, teknologi tepat guna, hingga inovasi lainnya yang berpotensi berkontribusi dalam menurunkan angka stunting, khususnya di Kota Denpasar dan Bali pada umumnya. “Empat puluh tahun perjalanan HMJ Gizi telah dilalui dengan ketangguhan, inovasi, komitmen terhadap keberlanjutan, serta semangat pemberdayaan untuk menciptakan masa depan yang lebih baik,” katanya.
Dia menyebutkan rangkaian kegiatan HUT ke-40 HMJ Gizi meliputi tirta yatra, bakti sosial, nutrisi olahraga, pemilihan jegeg bagus gizi, lomba essay ilmiah tingkat nasional, lomba kreasi pangan nasional, lomba booth expo stunting se-Bali, hingga puncak perayaan yang diisi dengan berbagai kegiatan simbolis dan hiburan. Seluruh rangkaian kegiatan ini tidak hanya mencerminkan kreativitas dan kolaborasi mahasiswa, tetapi juga memberikan dampak edukatif yang nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya gizi seimbang dan upaya pencegahan stunting. (*/bgn003)25121903